Published on

Expert's Corner

Drafter: Definisi, Peran dan Tanggung Jawab, serta Skill yang Harus Dimilikinya

Felixitas Yolanda

H1.jpg

Para lulusan arsitektur apakah sudah pasti menjadi arsitek? Belum tentu, karena ada juga posisi yang dinamakan drafter. Seperti apa peran dan tanggung jawab seorang drafter? Apa saja skill yang harus dimiliki untuk menjadi seorang drafter? Bukan hanya arsitektur, seorang drafter juga bisa bekerja di bidang lainnya. Ada banyak hal-hal teknis yang harus dikuasai oleh seorang drafter karena pekerjaan mereka bukan hanya sekadar membuat konsep desain, namun juga mengaplikasikannya ke dalam gambar yang detail untuk membantu para pekerja di lapangan. Kalau kamu tertarik menggelutinya, simak penjelasan lengkapnya di sini!

Apa itu drafter?


Drafter bertugas menuangkan konsep desain dalam bentuk gambar. (Sumber: Pexels)

Drafter berasal dari Bahasa Inggris, drafting yang berarti menyusun, merancang, atau merangkai. Ini berarti seorang drafter adalah orang yang menuangkan sebuah konsep desain ke dalam bentuk gambar yang detail, lengkap dengan ukuran, tata letak, dan fitur-fitur di dalamnya. Gambaran seorang drafter lalu akan digunakan untuk membantu eksekusi pembangunan atau produksinya.

Di bidang arsitektur, ini berarti drafter bekerja bersama desainer atau sang arsitek untuk menciptakan gambaran atau floor plan yang detail. Bukan hanya tata letak ukuran dan tampilan, tetapi juga detail struktural untuk menciptakan bangunan yang kokoh dan sesuai kebutuhan penghuni. Bukan hanya di bidang rancang bangunan, drafter juga sangat dibutuhkan di berbagai industri terutama yang berhubungan dengan manufaktur.

Jadi, posisi drafter sangat dibutuhkan tiap kali ada kebutuhan untuk merancang sesuatu, mulai dari merancang struktur jalan, jembatan, mesin, mainan, perabot, mobil, hingga pesawat terbang.Kini drafter bekerja dengan bantuan software desain seperti AutoCAD, Sketchup, Tekla, 3D Studio Max, dan masih banyak lagi. Dengan bantuan software yang canggih, drafter dapat menciptakan dan menyimpan gambar mereka secara elektronik yang kemudian dapat dicetak atau diprogram ke dalam sistem manufaktur secara langsung.

Baca juga: Mengenal Profesi Arsitek Mulai dari Pengertian, Tanggung Jawab Hingga Skill-set yang Dibutuhkan

Peran dan tanggung jawab drafter


Tugas utama drafter adalah menyiapkan desain dan rancangan yang efektif. (Sumber: Pexels)

Kini kamu telah memahami definisi dari profesi drafter secara garis besar. Bagaimana dengan peran dan tanggung jawab mereka secara lebih detail? Tergantung pada spesialisasi dan produk apa yang mereka rancang, perang seorang drafter bisa berbeda-beda. Tugas seorang drafter secara umum adalah sebagai berikut.

  • Menggambar dan menyiapkan rancangan menggunakan software CADD (computer-aided design and drafting)
  • Menciptakan desain produk yang efektif berdasarkan pengetahuan mereka tentang ilmu arsitektur, manufaktur, dll. sesuai spesialisasi
  • Menambahkan detail berupa diagram, sketsa, catatan, pemetaan dan kalkulasi teknik pada desain
  • Menentukan dimensi, material dan prosedur dalam proyek pembangunan gedung atau manufaktur produk baru
  • Menyiapkan beberapa versi desain untuk ditinjau oleh arsitek atau desainer dan melakukan revisi jika diperlukan
  • Mengoordinasikan presentasi perencanaan bangunan secara visual yang dapat dipahami oleh orang lain dengan mudah

Baca juga: Prospek Kerja Teknik Sipil, Kompetensi yang Dimiliki, dan Kisaran Gajinya di Tahun 2022

Skill yang harus dimiliki drafter


Salah satu skill penting yang harus dikuasai adalah penggunaan CADD. (Sumber: Pexels)

Tugas dan tanggung jawab drafter di atas sekilas terdengar cukup sulit dan rumit. Tentunya ada beberapa ilmu dan skill yang harus dimiliki seseorang jika ingin menjadi seorang drafter. Selain soft skill yang tentunya juga sangat penting dan perlu dikembangkan, berikut ini adalah beberapa hard skill yang wajib kamu kuasai.

1. Pengetahuan ilmu sesuai spesialisasi

Seorang drafter bukan hanya “tukang gambar”, mereka harus memahami seluk beluk bidang yang digeluti karena gambar yang dibuat sangat penting dalam pembangunan atau produksi di lapangan. Misalnya seorang civil drafter harus punya pengetahuan di bidang topologi atau geografi. Seorang electrical drafter tentu harus menguasai bidang kelistrikan, dll.

2. Kemampuan menggambar

Tentunya ini salah satu skill yang penting, karena seorang drafter menuangkan ide dan hal-hal teknis ke dalam sebuah gambar yang akan dijadikan referensi banyak orang. Namun, mereka tidak perlu punya kemampuan menggambar tingkat tinggi karena akan dibantu pula dengan aplikasi/software.

3. Kemampuan membaca atau menerjemahkan gambar

Sebelum bisa menggambar, seorang drafter juga harus bisa membaca gambar. Gambar seorang drafter sangat lekat dengan hal-hal teknis sehingga belum tentu bisa dibaca oleh orang awam. Seorang drafter yang mampu membaca dan menafsirkan gambar tentu akan bisa menggambar dengan lebih baik.

4. Kemampuan menggunakan software CADD

Dulu seorang drafter hanya dibekali pensil dan kertas dalam menggambar, tetapi kini pekerjaannya jadi lebih mudah dengan bantuan computer-aided design and drafting (CADD). Beberapa contoh CADD adalah AutoCad, 3D Studio Max, SOLIDWORKS, dll.

5. Mampu bekerja di bawah tekanan

Seorang drafter melakukan pekerjaan umumnya berdasarkan penugasan atau permintaan klien. Karena itu, hal-hal seperti feedback, revisi berkali-kali dan deadline yang ketat sudah tidak asing lagi. Mereka juga harus mampu bekerja sama dengan berbagai pihak. Dengan tekanan dari berbagai arah, seorang drafter tetap harus dapat bekerja dengan optimal.

6. Berpikir kritis dan memecahkan masalah

Drafter harus memiliki pemikiran yang analitis dan kritis. Mereka melihat permasalahan di lapangan dan mencari solusi melalui desain dan gambar yang mereka buat. Karena itu, penting bagi seorang drafter untuk memiliki kemampuan problem solving.

Baca juga: Mengenal Critical Path Method Dalam Manajemen Proyek

Jenis-jenis drafter


Ada banyak industri dan bidang pekerjaan yang membutuhkan drafter. (Sumber: Pexels)

Seperti yang disebutkan di atas, posisi drafter dibutuhkan bukan hanya di bidang arsitektur saja, namun juga ada banyak jenis drafter lainnya. Masing-masing tentu punya peran yang berbeda dan dibutuhkan skill yang berbeda pula. Berikut ini beberapa jenis drafter lainnya.

1. Civil/structural drafter

Civil drafter membuat detail gambar untuk proyek sipil yang besar seperti jalan raya, jembatan, bendungan, stadion, flyover, dll. Mereka akan bekerja membuat gambar topografi, peta kontur, dan gambar-gambar teknis lainnya.

2. Electrical drafter

Tugas seorang electrical drafter adalah membuat diagram atau layout perkabelan dan jalur listrik berdasarkan lokasinya. Gambar mereka akan digunakan para petugas listrik dalam melakukan instalasi atau reparasi peralatan listrik di gedung-gedung, pembangkit listrik, atau pusat komunikasi.

3. Electronic drafter

Meskipun memiliki nama yang mirip, namun seorang electronic drafter dan electrical drafter punya pekerjaan yang berbeda. Seorang electronic drafter bertanggung jawab menggambar papan sirkuit yang digunakan oleh perusahaan manufaktur peralatan elektronik seperti televisi, kulkas, microwave, dll.

4. Aeronautical drafter

Seorang aeronautical drafter bertugas menyiapkan gambar teknikal dari transportasi, senjata atau mesin lainnya yang digunakan di udara. Ini termasuk pesawat terbang, roket, rudal, dll.

5. Piping drafter

Piping drafter bertugas membuat gambar layout jalur cairan dalam pipa. Gambar ini digunakan di kilang minyak, saluran air, pabrik kimia, dan tempat-tempat lainnya yang membutuhkan jalur pengairan dari pipa.

6. Marine drafter

Kalau aeronautical drafter bertugas membuat diagram pesawat udara, maka marine drafter bertugas membuat diagram atau detail gambar kapal atau transportasi yang digunakan di air. Bukan hanya menggambar kapalnya saja, tapi marine drafter juga menggambar layout jalur transportasi kapal tersebut dari tempat pembuatan hingga peluncuran ke laut.

Baca juga: Prospek kerja Ekonomi Pembangunan dengan gaji tertinggi tahun 2022

Nah, itu dia seluk beluk pekerjaan seorang drafter. Jika kamu memiliki minat di bidang desain, ini bisa jadi pilihan karier yang tepat untukmu. Pastikan kamu mengembangkan skill dan kompetensi yang sesuai dengan bidangnya, ya.

Selain dari artikel EKRUT Media ini, kamu masih bisa memperoleh informasi dan berbagai tips bermanfaat lainnya melalui YouTube EKRUT OfficialNah, jika ingin mengembangkan karier dan mencari pekerjaan baru, kamu cukup sekali sign up di EKRUT untuk mendapatkan lebih dari satu kali undangan interview oleh berbagai perusahaan ternama!

Sumber:

  • drafter.id
  • investopedia.com
  • careerexplorer.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    shutterstock_1682336344.jpg

    Careers

    9 Tips Menghadapi Interview Kerja Setelah Terkena Layoff

    Fakhrizal Muttaqien

    23 September 2022
    7 min read
    cara-membalas-email-panggilan-interview---EKRUT.jpg

    Careers

    Cara Membalas Email Panggilan Interview beserta Contohnya

    Maria Tri Handayani

    23 September 2022
    7 min read
    tujuan-karier-EKRUT.jpg

    Careers

    Simak! 7 Tips Membuat Tujuan Karir Kamu Lebih Terarah

    Nelson Simbolon

    23 September 2022
    4 min read

    Video