Published on

Careers

Mengenal Kepribadian ESTJ dan 8 Rekomendasi Pekerjaan yang Cocok untuk Ditekuni

Farah Reginda

H1_Mengenal_Kepribadian_ESTJ_dan_8_Pekerjaan_yang_Cocok_untuk_ESTJ_(1).jpg

Saat ini, kepribadian dari Myers-Briggs Type Indicator atau MBTI begitu digemari. Banyak yang mengambil tesnya secara online hanya untuk bersenang-senang atau bahkan untuk direktori karier. Apakah hasil tesmu menunjukkan bahwa kamu ESTJ? Kalau iya, mari pahami dirimu lebih dalam untuk mendapatkan pilihan karier yang cocok bagi ESTJ!

Apa itu ESTJ?


ESTJ langganan menjadi pemimpin, ketua, atau manajer. (Sumber: Unsplash)

Karakter ESTJ terdiri atas 4 komponen: a) Extraversion, mengindikasikan cara mendapatkan energi dengan berkumpul bersama orang lain; b) Sensing, mengindikasikan mengindikasikan tendensinya terhadap hal-hal konkret dan detail daripada hal-hal abstrak seperti ide dan teori; c) Thinking, mengindikasikan proses pengambilan keputusan berdasar logika; d) Judging, mengindikasikan tendensi untuk penuh dengan persiapan daripada fleksibel.

Berkat komponen karakter ini, seorang ESTJ mendapatkan banyak julukan, mulai dari The Executive, The Director, sampai The Guardian Supervisor. Meskipun berbeda-beda, sebutan ini mengacu pada sifat-sifat yang serupa—ESTJ adalah karakter yang sangat terorganisir, tradisionalis, percaya diri, tegas, dan teguh pendirian.

Semua sifat tadi membuat ESTJ mampu menjadi seorang pemimpin atau pelaksana (The Executive) yang akan bergerak sesuai inisiatifnya sendiri dan mampu diandalkan. Mereka adalah tipe orang yang mudah diprediksi karena kecenderungan menjauhi ketidakpastian. Mengikuti hal ini, ESTJ lebih suka melakukan sesuatu sesuai tradisi atau cara yang telah dilakukan sebelumnya dan terbukti efektivitasnya.

ESTJ pandai mengorganisir atau mengelola suatu hal, termasuk manusia. Sifat teguh dan tegas membuatnya ahli dalam menentukan tujuan, keputusan, dan cara melakukannya. Makanya, ESTJ cenderung mendapatkan peran sebagai leader dan manager. Meskipun begitu, ESTJ akan cukup kesulitan dan keras kepala apabila dihadapkan dengan situasi di mana mereka harus beradaptasi secara konstan dan memiliki harapan besar bagi orang lain untuk “sepaham” dengan mereka.

Dalam kesehariannya, ESTJ selalu memastikan adanya peraturan yang menjadi acuan untuk beraktivitas. Apabila hal tersebut tidak ada, merekalah yang mengambil inisiatif untuk menyusunnya dan memengaruhi orang-orang untuk menaatinya. Orang dengan karakter ini sering ditemukan dalam klub sekolah, organisasi, dan kelompok masyarakat.

Baca juga: Inilah tes MBTI, 16 hasil untuk mendapatkan karier yang ideal

Karakteristik umum ESTJ


Kecenderungan terhadap aturan membuat ESTJ teliti. (Sumber: Pexels)

Individu dengan kepribadian ESTJ terbilang cukup banyak. Artinya, tidak setiap ESTJ akan persis satu sama lain, begitu juga dengan kepribadian lainnya. Kamu tetap bisa mengenali mereka melalui karakter umumnya seperti di bawah ini.

1. Menjunjung tradisi dan keteraturan

Memiliki satu set peraturan yang dapat dipakai dalam kehidupan individu maupun dengan orang lain menjadi hal yang penting bagi ESTJ. Peraturan ini akan lebih baik apabila telah teruji efektivitas dan efisiensinya. Dengan begitu, mereka merasa lebih nyaman dan aman karena hal-hal di sekitar ESTJ sudah diatur sedemikian rupa dan tidak berubah secara mendadak.

2. Kaku tetapi pantang menyerah

Karena karakternya tadi, ESTJ dapat dianggap sebagai orang yang kaku karena cenderung menutup diri terhadap perubahan. Namun, sekali ESTJ memfokuskan pikirannya pada tujuan yang ingin diraih, kegigihannya tidak dapat dipatahkan. Mulai dari menyusun rencana sampai mengevaluasi eksekusinya, mereka dapat menjadi sangat kritis.

3. Berjiwa pemimpin

Tidak jarang bahwa seorang ESTJ adalah kepribadian yang sering dipercaya untuk memegang kontrol dan menjadi pemimpin. Mereka adalah seorang natural leader yang dapat mengelola sumber daya manusianya dengan baik dan tepat. ESTJ juga dapat mengarahkan “bawahannya” untuk bekerja sesuai arahan agar hasil yang didapatkan tidak melenceng.

4. Disiplin

Bagian dari leadership seorang ESTJ adalah sense of discipline-nya. Mereka adalah pribadi yang bertanggung jawab dan dapat membuat keputusan dengan cepat. Saat mode bekerja, ESTJ berorientasi pada penyelesaian tugas terlebih dahulu agar tidak mengganggu agenda selanjutnya—lagi-lagi, teratur bahkan dalam aspek waktu.

5. Menyukai fakta

ESTJ memang menjunjung tinggi tradisi dan peraturan, tetapi bukan berarti mereka menggemari hal-hal teoretis. Mereka cenderung menyukai fakta konkret dan hal-hal yang bisa diterapkan secara langsung. Bagi mereka, hal-hal abstrak adalah bentuk ketidakpastian yang membuat mereka tidak nyaman.

Baca juga: 7 Tips tes psikologi kerja ini bantu kamu lolos seleksi

Kelebihan dan kekurangan umum kepribadian ESTJ


Kelebihan dan kekurangan ESTJ bak 1 koin 2 sisi. (Sumber: Pexels)

Kepribadian ESTJ terdengar seperti sosok yang dibutuhkan untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik dari sekarang. Meski begitu, mereka tetaplah manusia dengan segala kelebihan dan kekurangan yang melengkapinya. Kira-kira, apakah kamu bisa relate dengan pasangan plus-minus di bawah ini?

1. Jujur dan tanpa basa-basi – insensitif dan tertutup

Salah satu kelebihan ESTJ adalah mereka akan berterus terang dan jujur. Bagi mereka, beating around the bush hanya akan menghambat pekerjaan mereka. ESTJ menyenangi dan menuntut informasi yang jelas dan faktual. Bahkan, kabar semenyakitkan apapun akan diberikan sedemikian rupa.

Sisi negatif dari kelebihan ini adalah mereka jadi terlihat tidak punya hati dan tidak pandai mengkonsiderasikan pihak lain yang mungkin sedang kesusahan ataupun sedih. ESTJ juga dapat menyiksa dirinya tanpa disadari karena memaksakan diri untuk menyelesaikan tugas dengan sempurna. Hal inilah yang perlu dilatih oleh ESTJ untuk mengetahui batasan diri dan orang lain serta memikirkan kondisi mereka saat akan berbuat maupun berkomunikasi.

2. Gigih dan pantang menyerah – susah rileks

Sekali mereka ingin mencapai tujuannya, ESTJ tidak akan kehilangan fokus dan semangat sampai mereka tiba di tujuan. Meskipun ada rintangan yang dihadapi, ESTJ akan terus mempertahankan prinsipnya sampai ada hal yang dapat membuktikan kecacatan prinsipnya. Maka dari itu, tujuan apapun yang ingin diraih menjadi mungkin.

Karena ingin membuktikan bahwa dirinya bisa, ESTJ cenderung tertekan tetapi tidak akan mau berhenti sampai cita-citanya tercapai. Menurut mereka, hal itu adalah harga diri yang harus dipertahankan. Akhirnya, mereka tidak bisa jadi lebih rileks bahkan dalam konteks bercandaan atau tidak seserius pekerjaan.

Sama seperti sebelumnya, ESTJ harus belajar untuk bisa lebih rileks, terutama dalam melakukan pekerjaan. Kegigihan baik dalam aksi maupun prinsip yang terbukti toxic hanya akan menjauhkannya dari tujuan dan merusak dirinya lebih parah.

3. Terorganisir – infleksibel

ESTJ suka keteraturan dan pandai mengatur. Mereka tidak akan kebingungan dalam pembagian tugas ataupun urutan pelaksanaannya. ESTJ dapat menjamin keamanan dari hal-hal yang tidak diinginkan dengan peraturan yang diberlakukan apabila belum ada.

Tendensi ini membuat mereka memilih menggunakan cara lama daripada bereksperimen. Di masa yang serba dinamis, ESTJ mungkin tidak dapat bertahan karena mereka tidak bisa fleksibel dan sulit beradaptasi dengan perubahan. Mereka perlu melatih adaptabilitasnya agar dapat bersaing dalam karier.

4. Leadership kuat – bossy

Semua sifat di atas merujuk kepada salah satu kelebihan ESTJ, yaitu keahliannya dalam memimpin. Mereka dapat mengelola sumber daya manusianya dengan adil dan baik. ESTJ akan fokus pada tujuan yang ingin dicapai bersama dan memastikan bahwa anggotanya dapat bekerja dengan maksimal dan sesuai.

Namun, mereka dapat terlihat seperti bos yang bossy. ESTJ berpotensi tidak mendengarkan saran baru dari bawahannya dan “memaksa” mereka untuk bekerja sesuai inisiasi awal. Orang-orang akan melihat mereka sebagai yang “hanya bisa menyuruh”. ESTJ harus menemukan cara agar mereka menjadi leader yang dapat diterima dan disegani anggotanya.

5. Percaya diri – argumentatif

Mereka memiliki keyakinan yang kuat terhadap apa yang mereka lakukan dan caranya. ESTJ percaya bahwa dengan apa yang dianut, pekerjaan mereka akan berhasil dan berkualitas. Karenanya, mereka tidak suka ketika orang mempertanyakan metode mereka, menjadi agresif, dan berpotensi berdebat dengan mereka. Hal ini dapat memengaruhi fokus mereka yang seharusnya kepada pekerjaan di depan mata. Tidak hanya menghambat pekerjaan, sifat argumentatif dapat memengaruhi hubungannya dengan orang lain.

ESTJ perlu memahami bahwa mereka memerlukan keseimbangan antara prinsip individu, pekerjaan, dan hubungan dengan orang lain. Mereka harus bisa berdiskusi dan terbuka dengan segala kemungkinan yang ada tanpa terlihat keras kepala.

Baca juga: 8 Tips pengembangan karier untuk kesuksesan di masa depan

Perbedaan ESTJ-A dan ESTJ-T


Perbedaan tipe A dan T terletak pada kedalaman emosionalnya. (Sumber: Pexels)

Pada dasarnya, pembeda assertive dan turbulent dalam setiap kepribadian MBTI terletak pada kapasitas emosional mereka dalam bersikap atau menghadapi sesuatu. Kelompok assertive cenderung lebih rasional dan santai daripada turbulent yang impulsif dengan emosional yang tinggi. Bukan berarti hal ini menjadikan ESTJ-A lebih baik daripada ESTJ-T, ya.

Secara umum, mereka senang berteman dan bertemu orang baru. Hanya saja, ESTJ-T menganggap pertemanan (dan hubungan apapun) seberharga itu sehingga sangat menghindari untuk mengecewakan mereka. Dibandingkan ESTJ-A, mereka “lebih” merasa bertanggung jawab atas segala hal yang terkait dengannya.

Maka dari itu, ESTJ-T cenderung lebih mudah marah, agresif, dan defensif. Sementara, meskipun ESTJ-A juga protektif, mereka lebih mudah menghadapi masalah dan lebih “kalem” karena mereka percaya dapat mengatasinya. ESTJ-A termasuk kepribadian yang mudah memaafkan.

Kedua karakter ini sama-sama menemukan kekuatan dari orang lain. Namun, ESTJ-A tidak membiarkan kebahagiaannya didikte oleh orang lain juga. Mereka lebih menyukai apabila orang lain menyeganinya sebagai dirinya sendiri tanpa perlu menyesuaikan diri dengan orang lain. Sementara, ESTJ-T memandang bahwa conformity adalah sebuah kebutuhan untuk dapat diterima di lingkungan lain.

Bagaimana tipe A dan T menyikapi perlakuan atau asumsi orang lain terhadap mereka juga berbeda. ESTJ-A cukup masa bodoh apabila orang lain tidak menyukai dirinya—mereka menganggap persetujuan dan penerimaan orang lain tidak sepenting itu sehingga mereka lebih individual dan bebas dalam beraktivitas. Sebaliknya, ESTJ-T akan sangat mementingkan feedback orang lain. Tipe A tetap mendapatkan energi dari orang lain, tetapi mereka tidak akan ambil pusing terhadap ketidak sukaan terhadapnya.

Baca juga: 8 Jenis pekerjaan yang banyak dicari di startup

8 pekerjaan yang cocok untuk kepribadian ESTJ


Bekerja di bidang saintek dan bisnis sesuai dengan kepribadian ESTJ. (Sumber: Shutterstock)

Berdasarkan analisis karakter ESTJ, kamu bisa memilih untuk fokus ke pekerjaan yang cocok untuk kepribadian ini, lho! Karier di bawah ini tentunya berdasarkan kelebihan yang dapat dikembangkan dari ESTJ. Coba simak, apakah pekerjaan di bawah ini sesuai dengan minat dan bakatmu?

1. Staf sekolah: guru, kepala sekolah, staf administrasi

Dedikasi dan kesukaan terhadap informasi faktual membuat ESTJ pantas menjadi seorang guru. Hal ini dapat terlihat dari usahanya membuat kurikulum tanpa cela. Selain itu, mereka akan sangat bertanggung jawab sebagai kepala sekolah yang menaungi seluruh bagian sekolah dan membuatnya menjadi lingkungan yang baik bagi siswa dan gurunya. ESTJ yang tekun dan teliti dapat menjadi staf administrasi yang gerak cepat.

2. Hakim dan pengacara

ESTJ menyukai fakta dan tidak suka bertele-tele. Baik menjadi wakil dari pihak yang dibela maupun memutuskan hukuman, mereka dapat menjadi pengacara dan hakim yang taat peraturan. Prinsip mereka yang menjunjung keadilan akan susah digoyahkan dan dapat menjamin penegakan hukum yang sesuai. Pihak lawan akan susah beradu argumen dengan mereka yang argumentatif dengan fakta. Hal ini bisa berefek negatif apabila pihak yang dibela adalah yang “bersalah”, tetapi mereka akan sangat menguntungkan pihak yang mengalami kerugian.

3. Eksekutif: CEO, manajer bisnis, dan manajer penjualan

Kemampuan leadership ESTJ sudah dielukan berulang kali sebelumnya. Mereka akan sangat pas menduduki posisi eksekutif sebagai CEO ataupun manajer. Mereka dapat memimpin anggota mereka sehingga dapat bekerja dengan efektif. Selain itu, mereka sangat teliti dan punya penilaian bagus yang dapat meningkatkan performa dan profit bisnis. Ketika ada rintangan, mereka dapat menyusun strategi yang baik dan membuat keputusan yang tepat.

4. TNI dan polisi

Sebagai petugas militer dan penegak hukum, mereka menjunjung tinggi peraturan dan “menuntut” keteraturan masyarakat sipil agar dapat hidup berdampingan dan tanpa konflik besar. Mereka juga berdedikasi dalam melindungi warga dan loyal pada negara. Dengan TNI dan polisi yang jujur dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat, keamanan negara makin terjamin.

5. Teknologi dan informasi: administrator jaringan dan analis sistem komputer

Teknologi komputer yang mengakomodasi komunikasi antarkaryawan dan keamanan sistem perusahaan perlu dirawat dan ditingkatkan kualitasnya—ESTJ yang teliti dan fokus sekalinya bekerja dapat membuat keputusan cepat dan solusi tepat untuk melakukannya. Mereka juga dapat mengusulkan simplifikasi sistem untuk integrasi yang lebih baik. Kemampuan analisis dan organisasinya akan sangat bermanfaat dalam bidang ini.

6. Auditor dan akuntan

Lagi-lagi, kegemaran ESTJ terhadap keteraturan sangat cocok dengan deskripsi pekerjaan auditor dan akuntan yang meninjau dan mengawasi urusan finansial individu atau perusahaan. Mereka memastikan kliennya untuk tidak mangkir dari kewajiban dan kondisi finansialnya tetap stabil. Kemampuan observasi dan problem-solving akan sangat diandalkan dalam pekerjaan ini.

7. Insinyur

Tidak terelakkan lagi bahwa karier dalam bidang saintek cocok untuk ESTJ. Dengan menjadi insinyur, mereka dapat berkontribusi lebih terhadap komunitasnya dalam bidang yang cukup luas, seperti agrikultur, biomedis, elektronik, dan lingkungan. Utamanya, mereka akan membantu mengembangkan teknologi, sistem, dan prosesnya untuk menjamin keamanan dan prediktabilitas.

8. Dokter: dokter umum, dokter gigi, dan ahli bedah

Menjadi tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab profesi dan moral yang sangat besar. Sebagai individu dengan kredibilitas dan ketekunan yang tinggi, karier dokter sesuai dengan karakter ESTJ. Mulai dari check-up, diagnosis, pengobatan, dan perawatan lebih lanjut dapat diberikan dengan baik. Dalam proses pengobatan dan perawatan, mereka tidak akan salah langkah karena ketaatannya terhadap metode yang teruji dan teratur.

Baca juga: Perusahaan startup mulai pakai tes MBTI, apa fungsinya?

Karakter ESTJ yang condong pada aspek kepemimpinan, kepatuhan, keteraturan, dan ketelitian akan sangat berguna dalam alternatif karier tadi. Pilihan ini tidak menjadi hal yang saklek untukmu, kok—kamu selalu bisa mengeksplor diri lebih dalam dan mengetahui dream job-mu yang sesungguhnya.

Selain di EKRUT Media, kamu bisa mendapatkan informasi serta tips menarik dari EKRUT di YouTube EKRUT Official. Yuk, kembangkan kariermu bersama EKRUT! Sign up EKRUT sekarang juga, agar kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang sesuai dengan minat kamu.

Sumber:

  • truity.com
  • verywellmind.com
  • halodoc.com
  • 16personalities.com
  • high5test.com
  • ziprecruiter.com
  • bestcolleges.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    0-kata-kata-motivasi.jpg

    Lainnya

    25+ Kata-kata Motivasi untuk Penyemangat Diri Sendiri!

    Arin Khurota

    01 July 2022
    7 min read
    H1_10__Rekomendasi_Peralatan_Kantor_Beserta_Fungsinya_yang_Wajib_Kamu_Miliki.jpg

    Careers

    10+ Rekomendasi Peralatan Kantor beserta Fungsinya yang Wajib Kamu Miliki

    Farah Reginda

    01 July 2022
    6 min read
    H1_user_experience_adalah.jpg

    Technology

    User Experience: Pengertian, Tujuan, dan 7 Aspek yang Penting dalam Membangunnya

    Alvina Vivian

    01 July 2022
    6 min read

    Video