Technology

Facebook Ads: Cara Kerja, Benefit, Jenis Iklan, dan Cara Membuat Akunnya

Published on
Min read
7 min read
time-icon
Algonz D.B. Raharja

A passionate ecological researcher and writer who loved to learn about SEO and content writing for marketing purposes

H1_Facebook_Ads.jpg

Hampir semua media sosial yang tidak hanya berbasis pada layanan pengiriman pesan seperti Twitter, Instagram, dan Facebook memiliki iklan berbayar. Iklan-iklan berbayar ini menjadi salah satu strategi komersial yang dimiliki berbagai media sosial dan juga mempermudah proses bisnis melalui pemasaran terarah, salah satunya adalah Facebook Ads. Apa itu Facebook Ads? Simak ulasan berikut ini untuk mengenal layanan iklan berbayar milik Facebook ini.

Baca juga: 8 Tren Digital Marketing 2022 yang Patut Pemilik Brand Ketahui

Apa itu Facebook Ads?


Facebook Ads merupakan layanan iklan yang dimiliki oleh Facebook dan diterapkan di berbagai platform miliknya (Sumber: Pexels)

Pada dasarnya, Facebook Ads merupakan layanan iklan berbayar lewat media sosial Facebook. Menurut Instapage, Facebook mendapati data bahwa ada 1,32 miliar pengguna aktif harian di platform mereka yang membuat investasi untuk Facebook Ads adalah hal menguntungkan.

Selain potensi profit, Facebook Ads hadir dengan model iklan pay per click (PPC) dimana pengguna membayar jaringan setiap kali ada yang mengklik iklan. Facebook Ads membantu para pengiklan untuk memasarkan produknya dengan visibilitas tinggi di Facebook. Peningkatan basis pengguna, grup konsumen, dan juga celah kontrol iklan berbasis kebiasaan pengguna di media sosial menjadi salah satu keunggulan Facebook Ads.

Dilansir Adweek, pengguna Facebook rata-rata menghabiskan waktu sekitar 35 menit di platform media sosial tersebut. Jumlah ini berada di urutan tertinggi kedua setelah YouTube. Dengan kata lain, rata-rata seorang pengguna Facebook memiliki potensi sekitar setengah jam untuk dapat “terpapar” oleh Facebook Ads setiap harinya. Rentang waktu ini amat penting digunakan oleh para pebisnis dalam memasarkan produknya.

Secara umum, Facebook Ads merupakan iklan yang dijalankan secara eksklusif melalui platform Facebook. Facebook Ads muncul di beranda pengguna Facebook dan juga di berbagai aplikasi turunannya seperti Messenger. Facebook Ads muncul dalam format gambar, video, slide, dan sejenisnya dan menargetkan pada audiens dengan sangat spesifik tergantung kebiasaan pengguna.

Baca juga: Digital Marketing adalah: Pengertian, 7 Jenis, dan Manfaatnya

Benefit Facebook Ads dibandingkan platform lainnya


Keuntungan menggunakan Facebook Ads salah satunya adalah mendapatkan reach up dan spesifikasi target audiens (Sumber: Pexels)

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, Facebook Ads memiliki keuntungan yang potensial karena umumnya diakses banyak pengguna dalam waktu cukup lama yaitu sekitar 35 menit setiap harinya untuk tiap pengguna.

Pengguna aktif bulanan Facebook yang terus meningkat dengan banyak data pengguna seperti usia, lokasi, dan minat di setiap akun membuat Facebook Ads menjadi amat relevan untuk dijadikan alat pemasaran. Facebook Ads memiliki peluang yang besar untuk dilihat oleh target audiens sebagai calon konsumen. Penyesuaian produk yang ditawarkan dengan data pengguna juga dapat membantu pengiklan untuk mendapatkan calon pelanggan spesifik.

Instapage juga menjelaskan bahwa pertumbuhan ukuran audiens di Facebook memiliki total dua miliar pengguna aktif bulanan dengan data spesifik yang dapat mempersempit target audiens pengiklan. Secara khusus, Facebook Ads memiliki keunggulan positif dikarenakan penyampaian dan penempatan iklan di Facebook dapat disesuaikan dengan minat pengguna maupun grup-grup hobi yang diikuti pengguna di platform tersebut.

Penargetan di Facebook Ads juga menjadi kelebihan tersendiri karena platform media sosial tersebut memiliki kolom pengisian data diri yang cukup lengkap dibandingkan media sosial lain. Data dari kolom isian itu nantinya juga akan berpengaruh pada pengiklanan berbasis akun perseorangan. Ditambah lagi adanya kebiasaan pengguna dalam mesin pencarian yang bisa direlevansikan oleh Facebook dengan menampilkan produk-produk serupa di beranda.

Baca juga: Ini 8 Strategi Digital Marketing yang Tepat untuk Bisnismu

Jenis iklan dalam Facebook Ads


Jenis iklan boosted page post di Facebook Ads (Sumber: instapage.com)

Facebook Ads memiliki beberapa jenis iklan yang disesuaikan dengan jenis tampilan iklan maupun media yang digunakan. Adapun beberapa jenis Facebook Ads itu antara lain adalah sebagai berikut.

  • Link click ads, jenis iklan ini merupakan iklan tautan yang mempromosikan berbagai penawaran dan mengarahkan pengguna ke halaman atau situs pasca-klik
  • Boosted page post, Facebook Ads jenis ini secara umum digunakan untuk meningkatkan jangkauan unggahan sebuah akun dengan mempromosikannya ke audiens secara langsung di beranda mereka
  • Video ads, iklan jenis ini cukup umum di media sosial karena berbentuk audio video dengan visual menarik yang menonjol atau nampak di beranda dengan tautan tertentu bagi pengguna untuk call to action (CTA)
  • Lead ads, jenis Facebook Ads yang satu ini merupakan iklan prospek yang dapat membantu pengguna untuk mengumpulkan prospek melalui iklan. Iklan ini umumnya memiliki isian formulir atau ajakan untuk mengisi alamat surel, subscribing, dan tawaran promosi diskon
  • Messenger ads, jenis Facebook Ads yang satu ini secara umum digunakan dalam platform pesan singkat Messenger yang diselaraskan dengan kebutuhan pemasaran langsung oleh pengguna
  • Carousel ads, iklan jenis ini umum digunakan oleh perusahaan peralatan rumah tangga, aplikasi booking hotel, dan sejenisnya dimana mereka menampilkan lebih dari lima gambar atau video dalam satu baris iklan dengan tombol CTA pada satu unit iklan
  • Dynamics ads, iklan jenis ini umumnya berupa pemasaran ulang dengan target pengguna berdasarkan tindakan atau kebiasaan mereka sebelumnya. Misal, seorang pengguna seringkali mencari soal harga kemeja batik di suatu situs atau Google, maka Facebook Ads akan menyasar mereka dengan katalog produk kemeja batik di beranda Facebook
  • Canvas ads, Facebook Ads jenis ini ditampilkan secara penuh pada layar pengguna Facebook di telepon seluler untuk mengoptimalkan perhatian audiens. Iklan ini umumnya berisi video, foto, atau carousel dengan halaman penuh jika diklik
  • Collection ads, iklan jenis ini hampir sama dengan fitur keranjang penjualan di Instagram yang memudahkan pengguna untuk menemukan, menelusuri, dan membeli produk atau layanan melalui ponsel. Umumnya, iklan jenis ini juga ditampilkan dengan layar penuh
  • Mobile apps install ads, iklan jenis ini menyasar para pengguna untuk mengklik suatu iklan yang langsung terhubung pada permintaan untuk menginstal aplikasi lewat Google Play Store maupun App Store
  • Event ads, jenis Facebook Ads ini ditujukan untuk mempromosikan kegiatan atau event seperti layaknya iklan buzzering pada media sosial. Tujuan dari iklan ini adalah agar memudahkan promosi dan juga CTA dalam pemesanan tiket pengunjung
  • Offer claim ads, iklan jenis ini juga cukup umum ditemukan karena memberikan penawaran khusus yang langsung mendorong pengguna untuk membeli suatu produk
  • Local awareness ads, iklan jenis ini bekerja cukup efisien untuk pelanggan yang berada dalam basis lokasi terdekat. Umumnya, iklan jenis ini menampilkan CTA dengan jenis “Call now”, “Get directions”, dan “Send message” untuk dapat langsung mengakses toko atau lokasi produksi yang tengah dipasarkan

Baca juga: Tren Digital Marketing Terbaru untuk Tingkatkan Konversi

Cara membuat akun Facebook Ads


Kolom untuk mengisi target audiens di akun Facebook Ads (Sumber: instapage.com)

Untuk membuat dan menyiapkan Facebook Ads, pengguna harus terlebih dahulu membuat akun tertentu dengan tujuan mengoptimalkan promosi sesuai substansi produk. Adapun cara membuat Facebook Ads adalah sebagai berikut.

1. Siapkan basis sasaran bisnis dan audiens

Langkah pertama dalam membuat Facebook Ads adalah menentukan sasaran bisnis yang akan dijalankan oleh pengguna. Selanjutnya, pengguna bisa melakukan riset sederhana untuk mengetahui siapa target audiens yang ingin dituju. Lantas, pengguna bisa mulai mencari tahu anggaran untuk memasang iklan serta menyiapkan dokumen gambar atau video yang ingin digunakan dalam promosi.

2. Pilih tujuan kampanye iklan

Langkah kedua adalah menentukan tujuan pengguna dalam mengiklankan suatu produk lewat Facebook. Umumnya, Facebook Ads akan menawarkan beberapa tujuan seperti brand awareness, local awareness, reach, traffic, engagement, all installs, video view, conversion, product catalog sales, dan store visits. Tujuan-tujuan bisnis iklan ini lantas dikelompokkan menjadi tiga kategori yang meliputi:

  • Awareness, kelompok tujuan ini berarti menjalankan iklan untuk membangkitkan minat pada penawaran tertentu dari suatu produk agar dapat menjangkau target audiens. Tujuan ini dilakukan dengan bantuan boosting posts, promoting your page, reaching out, increase brand awareness, dan peningkatan cakupan audiens
  • Consideration, kelompok tujuan ini dilakukan ketika target audiens sudah mengetahui tentang bisnis yang dijalankan dan melakukan pendekatan dengan pertimbangan merek. Hal ini bisa didukung dengan menginstal aplikasi berbasis klik  maupun penayangan video
  • Conversion, tujuan ini secara umum dilakukan untuk mendorong orang yang tertarik dengan produk/layanan agar membeli atau menggunakan produk dengan bantuan iklan. Kategori ini bisa dilakukan dengan tombol klik ke situs resmi produk, keterlibatan pengguna di aplikasi, penawaran diskon, dan juga ajakan untuk mengunjungi toko lewat marketplace maupun get direction

3. Memberi nama pada kampanye iklan

Langkah berikutnya adalah memilih nama kampanye dengan mengisi nama dan tanggal kampanye iklan yang hendak diajukan ke Facebook Ads.

4. Menentukan target audiens

Pengguna bisa mendapatkan opsi untuk target audiensi ini dengan menyimpan target iklan sebelumnya. Pengguna juga bisa menetapkan target audiens baru dengan memilih opsi berdasarkan lokasi, usia, jenis kelamin, bahasa, dan juga secara rinci sesuai demografis, minat, dan perilaku tambahan.

Opsi detail ini dapat didasarkan pada apa yang dibagikan pengguna di linimasa mereka hingga iklan apa saja yang mereka klik. Pengguna juga bisa secara rinci menetapkan kriteria khusus dengan halaman apa saja yang diikuti oleh target audiens. Namun, usahakan daftar atau kriteria audiens ini untuk tidak terlalu spesifik karena akan membuat audiens terlalu kecil.

5. Menetapkan penempatan iklan

Facebook Ads bisa muncul sebagai unggahan bersponsor di antara unggahan-unggahan biasa di beranda pengguna. Selain itu, iklan juga bisa muncul di kolom sisi kanan Facebook maupun dalam artikel instan di aplikasi ponsel dan Messenger. Tak hanya itu, Facebook Ads bisa ditempatkan lewat sebuah video in-stream atau video pendek.

Langkah selanjutnya adalah menentukan penempatan iklan di beranda Facebook. Pihak Facebook akan merekomendasikan “Automatic Placement”, namun pengguna bisa menyunting penempatan tersebut. Meski disebut otomatis, namun penempatan Facebook umumnya langsung mencakup di semua lini media sosial terkait Facebook seperti Instagram dan Messenger.

6. Menetapkan anggaran (budgeting) dan jadwal 

Selanjutnya, pengguna akan dihadapkan pada kolom berisi rencana anggaran dan jadwal penayangan iklan. Anggaran (budget) merupakan jumlah yang sedianya dibayarkan untuk menjalankan suatu iklan. Anggaran juga dapat digunakan sebagai kontrol biaya dan membantu mengontrol pengeluaran keseluruhan untuk set iklan dengan dua opsi yaitu:

  • Daily budget, merupakan anggaran harian atau jumlah rata-rata yang bersedia dibelanjakan untuk set iklan per hari. Jumlah ini bervariasi untuk hari yang berbeda tergantung pada peluang iklan di Facebook. Jika suatu anggaran ditetapkan misalnya Rp2.500.000 maka suatu hari mungkin Facebook bisa membelanjakan Rp550.000 dan Rp1.200.000 di hari lainnya sesuai dengan peluang iklan di hari itu
  • Lifetime budget, merupakan anggaran dengan jumlah selama durasi set iklan yang ingin dibuat. Pengguna bisa memilih “Standard Delivery” untuk runtime set iklan secara merata dan opsi “Accelerated Delivery” untuk anggaran yang bisa dipilih langsung sesuai hari peluang iklan dan bisa habis dalam waktu kurang dari sehari

Selanjutnya adalah penentuan jadwal untuk set iklan yang akan ditampilkan dari tanggal tertentu hingga tanggal tertentu. Jika pengguna menggunakan lifetime budget maka set iklan harus memiliki tanggal akhir. Sedangkan, untuk daily budget tidak perlu menetapkan tanggal akhir, sebab Facebook akan menghentikan iklan saat mencapai batas anggaran pengeluaran akun.

7. Buatlah iklan yang diinginkan

Langkah selanjutnya adalah memilih format Facebook Ads yang diinginkan dengan memasukkan gambar maupun video. Pengguna bisa memiliki beberapa format iklan seperti berikut.

  • Carousel, untuk iklan dengan dua atau lebih gambar atau video yang dapat digeser
  • Single image, format ini berupa tampilan maksimal enam iklan dengan masing-masing satu gambar tanpa biaya tambahan
  • Single video, format iklan ini diterapkan lewat iklan berupa satu video
  • Slideshow, untuk iklan berupa video berulang dengan maksimal sepuluh gambar, format ini bisa menunjang promosi produk
  • Collection, format iklan ini hadir dengan bentuk koleksi item yang terbuka di layar ponsel secara penuh

Baca juga: 8 Digital Marketing Tools yang Wajib untuk Kamu Tahu

Itulah tadi beberapa hal mengenai Facebook Ads yang bisa digunakan oleh pengguna Facebook untuk mempromosikan produk atau layanannya secara mudah. Facebook Ads secara umum dapat memudahkan pebisnis untuk mempromosikan produknya, entah itu lewat iklan produk maupun undangan event terkait produk tersebut.

Keberadaan Facebook Ads juga dapat menunjang pertumbuhan usaha kecil mikro dan menengah, sehingga kamu bisa menggunakan hal ini untuk digital marketing sederhana. Ditambah, kini pembayaran Facebook Ads bisa dilakukan dengan transfer menggunakan mata uang rupiah dan bank lokal Indonesia. Kamu bisa membangun bisnismu dengan cara ini.

Nah, bagi kamu yang ingin belajar mengenai digital marketing berbasis media sosial, maka pengetahuan mengenai Facebook Ads bisa kamu gunakan secara baik dan relevan. Sedangkan, bagi kamu yang sudah menguasai berbagai bentuk digital marketing dan tengah mencari karier terbaik buat kamu, maka EKRUT bisa menjadi jawabanmu.

EKRUT hadir sebagai rekan profesional bagi siapa saja yang ingin berkarier di berbagai bidang, khususnya di bidang teknologi dan digital. Kamu bisa mendaftar lewat EKRUT untuk mendapatkan berbagai informasi mengenai karier dan potensi rekrutmen dari perusahaan-perusahaan bonafide di Indonesia. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu menyiapkan CV dan portofolio terbaik yang kamu punya lalu klik tautan di bawah ini untuk langsung mendaftar lewat EKRUT.

Sumber:

  • facebook.com
  • instapage.com
  • mailchimp.com
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    optimasi_instagram_ads.jpg

    Expert's Corner

    Optimasi Instagram Ads: 4 Metrik Utama untuk Mengukur Performa Campaign

    Nelson Simbolon

    07 December 2022
    5 min read
    manajemen-pemasaran-adalah---EKRUT.jpg

    Expert's Corner

    Manajemen Pemasaran: Pengertian, Tujuan, Tugas, dan Strateginya

    Maria Tri Handayani

    06 December 2022
    8 min read
    H1_tiktok_affiliate.jpg

    Technology

    Cara Daftar TikTok Affiliate Terbaru 2022 untuk Menambah Penghasilan

    Alvina Vivian

    05 December 2022
    6 min read

    Video