Published on

Careers

Pentingnya GAP Analysis dan Panduan untuk Melakukannya

Lita Lia

H1-Pentingnya_GAP_Analysis_dan_Panduan_untuk_Melakukannya.jpg

Setiap pelaku bisnis pasti ingin mengetahui bagaimana performa perusahaan yang dijalankannya. Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk mengukur tingkat performa perusahaan, GAP analysis adalah salah satunya. Selain itu, GAP analysis juga bisa digunakan untuk menentukan solusi dalam memecahkan masalah yang sedang dihadapi atau untuk membuat rencana kedepannya agar kinerja perusahaan lebih baik.

Apa itu GAP analysis?


GAP analysis adalah sebuah metode untuk mengukur tingkat performa perusahaan (Sumber: Pexels)

GAP analysis adalah sebuah metode penilaian kinerja yang digunakan perusahaan untuk membandingkan performa perusahaan saat ini dengan performa atau tujuan yang diharapkan. Dengan analisis ini, maka perusahaan bisa tahu apakah tujuan yang ditentukan di awal sudah tercapai atau belum. Selain itu, perusahaan juga jadi tahu apakah sudah menggunakan sumber daya dengan efektif.

Dengan GAP analysis, perusahaan bisa mengukur kondisi yang ada saat ini. Misalnya, dari segi waktu yang diperlukan untuk mengerjakan sebuah proyek, berapa biaya yang dihabiskan dan berapa sumber daya manusia yang dikerahkan. Lalu, membandingkannya dengan target yang dibuat sebelum proyek dikerjakan. Dari sini, perusahaan bisa membuat rencana untuk dijalankan ke depannya.

Rencana yang dibuat setelah melewati GAP analysis diharapkan bisa mengisi GAP atau kesenjangan yang ada. Misalnya, rencana awal hanya mengeluarkan modal 1000, tapi setelah GAP analysis ternyata diketahui modal yang dihabiskan adalah 2000. Maka akan dibuat rencana agar proyek selanjutnya GAP yang 1000 ini bisa ditekan.

Baca juga: Mengenal Work Performance dan 4 Cara Meningkatkannya untuk Pengembangan Karier

Manfaat melakukan GAP analysis


GAP Analysis juga bisa digunakan untuk menentukan solusi agar performa perusahaan bisa meningkat (Sumber: Pexels)

Manfaat utama GAP analysis adalah untuk mengetahui apakah performa yang dilakukan perusahaan pada periode tertentu sudah memenuhi target atau belum. Kalau belum atau tidak sesuai, bisa ditemukan akar permasalahannya. Sehingga perusahaan pun bisa mencari solusi untuk mengatasinya agar kedepannya kesenjangan ini bisa tertutup atau setidaknya diperkecil. Jadi, target perusahaan makin mendekati golnya.

Baca juga: Begini cara lakukan penilaian kinerja karyawan di saat pandemi

Panduan melakukan GAP Analysis


Ada 4 langkah dalam melakukan GAP Analysis Sumber: Pexels)

GAP analysis adalah sebuah metode karena itu harus dilakukan dengan langkah-langkah yang tepat. Tahapan GAP analysis adalah sebagai berikut.

1. Menganalisis kondisi saat ini

Perusahaan harus terlebih dahulu menganalisis situasi dan kondisi mereka saat ini, area mana yang perlu diperhatikan terlebih dahulu. Jadi, perhatian tidak terpecah-pecah dan solusi yang lebih baik pun bisa didapat. Misalnya, permasalahan utama saat ini adalah untuk mendapatkan konsumen loyal. Sementara, kenyataan di pasar ada banyak konsumen yang beralih ke perusahaan lain. Kalau masalah sudah ditemukan, perusahaan jadi lebih mudah menetapkan target gol divisi atau perusahaan.

2. Menetapkan goal atau target perusahaan

Langkah berikutnya dalam GAP analysis adalah perusahaan harus menentukan tujuannya terlebih dahulu. Tujuannya ini harus spesifik dan terukur. Selain itu, tujuan perusahaan juga harus realistis dan ada batas waktunya.

3. Mengumpulkan data

Untuk bisa melakukan GAP analysis, tentu saja perusahaan membutuhkan data. Karena itu, semua aktivitas harus tercatat dengan baik. Dengan begitu, data terkini bisa menjadi patokan mengukur dengan target yang telah dibuat di awal.

4. Menganalisis data yang terkumpul dan membuat laporan

Setelah data terkumpul, berikutnya tahap GAP analysis adalah mulai menganalisis. Analisis harus dilakukan dengan tepat agar hasilnya pun akurat. Baru setelah itu, langkah terakhir GAP analysis adalah membuat laporan berdasarkan data kuantitatif dan alasan kualitatif kenapa hasil analisis itu dibuat. Biasanya aksi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan perusahaan juga dimasukkan ke dalam laporan.

Baca juga: 4 Indikator Kinerja Karyawan Untuk Penilaian Evaluasi Dari Perusahaan

Divisi pekerjaan yang memerlukan GAP analysis


Bagian keuangan dan sales adalah contoh divisi yang butuh GAP Analysis (Sumber: Pexels)

Di dalam perusahaan, GAP analysis bisa digunakan pada perusahaan yang skalanya kecil maupun besar. Sama sekali tidak ada batasan untuk penggunaan GAP analysis hanya pada area tertentu saja. Justru ada banyak divisi dalam perusahaan yang bisa menggunakan metode ini. Beberapa divisi yang membutuhkan GAP analysis adalah sebagai berikut:

  • Sales atau penjualan
  • Kontrol kualitas
  • Keuangan
  • Human resources atau sumber daya manusia

Dengan GAP analysis, perusahaan juga bisa mengetahui tingkat kepuasan karyawan. Tak hanya pasar saja yang harus dipuaskan, tetapi sumber daya manusia di dalamnya juga. Untuk bisa memuaskan pasar, maka dibutuhkan karyawan yang bahagia juga agar tercipta ide dan inovasi terbaik.

Baca juga: Performance Appraisal: Pengertian, Fungsi, serta Metode

Contoh GAP analysis


SWOT dan PEST adalah contoh GAP Analysis. (Sumber: Pexels)

Salah satu contoh yang paling banyak digunakan dalam metode GAP analysis adalah analisis SWOT. Bisa dibilang ini adalah salah satu aset marketing yang paling tua. SWOT sendiri merupakan kependekan dari Strengths, Weakness, Opportunities, Threats atau Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman. Analisis SWOT dapat membantu perusahaan mengenali ancaman internal dan eksternal perusahaan.

Analisis SWOT juga bisa memberi petunjuk di sisi apa perusahaan menonjol jika dibandingkan dengan perusahaan lainnya. Analisis SWOT dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Contohnya adalah seperti berikut ini:

INTERNAL

KEKUATAN:

  • Basis konsumen yang kuat
  • Promosi di media cetak
  • Arus kas
KELEMAHAN:
  • Tim sales baru yang masih kurang berpengalaman
  • Promosi di media sosial yang masih sangat kurang
EKSTERNAL PELUANG:
  • Memperluas pasar ke negara di Asia Tenggara
  • Mengalahkan kompetitor
ANCAMAN:
  • Muncul kompetitor baru
  • Kurang punya ciri khas dibanding kompetitor

Metode selanjutnya yang juga sering digunakan dalam GAP analysis adalah PEST. Mirip dengan SWOT, metode ini mengecek ancaman dan peluang apa saja yang sedang dihadapi sebuah usaha. Caranya dengan memeriksa keempat faktor utama yang disingkat PEST, yaitu faktor Politik, Ekonomi, Sosiologi, dan Teknologi. Jadi, lebih mengacu ke dampak isu terkini dan hubungannya dengan perkembangan pasar. Contohnya:

POLITIK EKONOMI SOSIOLOGI TEKNOLOGI
Pengaruh global Perkembangan ekonomi Distribusi pendapatan Pengaruh internasional
Potensi perubahan karena pemilihan legislatif Tingkat tenaga kerja Pengaruh demografis Perubahan pada teknologi informasi
Stabilitas pemerintahan Tingkat inflasi Faktor gaya hidup  
  Kebijakan moneter    
  Daya beli konsumen    

Baca juga: Mengetahui Pentingnya Manajemen Kinerja Perusahaan

Itulah pembahasan lengkap soal GAP analysis. Kamu juga bisa temukan berbagai artikel menarik lainnya di Ekrut Media. Informasi dan tips menarik tersedia pula di YouTube EKRUT Official. Jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • lucidchart.com
  • techtarget.com
  • investopedia.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    Workshop_adalah_Pengertian__manfaat__3_jenis__dan_perbedaanya_dengan_training.jpg

    Careers

    Definisi Workshop, Manfaat, Jenis, Bedaanya dengan Training

    Sylvia Rheny

    06 October 2022
    7 min read
    H1_8_Cara_Memilih_Jurusan_Kuliah_Sesuai_Minat_dan_Bakat_Kamu__Jangan_Salah_Pilih!.jpg

    Lainnya

    8 Cara Memilih Jurusan Kuliah Sesuai Minat dan Bakat Kamu, Jangan Salah Pilih!

    Sartika Nuralifah

    06 October 2022
    5 min read
    10_Tips_mendapatkan_first_impression_yang_positif_di_tempat_kerja.jpg

    Careers

    10 Tips mendapatkan first impression yang positif di tempat kerja

    Ningtyas Dewanasari Kinasih

    05 October 2022
    6 min read

    Video