Published on

Careers

Bolehkah menulis hobi dalam CV? Berikut pertimbangan dan contohnya

Anisa Sekarningrum

1._Bolehkah_menulis_hobi_dalam_CV__Berikut_pertimbangan_dan_7_contohnya.jpg

Saat menulis CV, ada beberapa informasi yang perlu kamu pertimbangkan sebelum meletakkannya di dalam CV. Salah satunya adalah menuliskan hobi yang kamu sukai. Apakah menuliskan hobi dalam CV adalah keputusan yang tepat? Simak ulasan lengkapnya di artikel berikut ini!

Apakah boleh menuliskan hobi pada CV?

Apakah boleh menuliskan hobi pada CV?
Hobi menulis menjadi hobi yang menarik untuk ditulis dalam CV - EKRUT

Menuliskan hobi dalam CV mungkin tidak selumrah menuliskan pengalaman dan pendidikan. Namun bukan berarti hal ini tidak dapat dilakukan. Kamu boleh menuliskan hobi pada CV kamu. Menuliskan hobi dalam CV dapat membantu recruiter memahami karakter kamu lebih dalam. Menulis hobi dalam CV juga dapat membantu kamu terlihat lebih unggul, terutama jika hobi yang kamu tuliskan memiliki keterkaitan dengan industri atau posisi yang kamu lamar. 

Namun menuliskan hobi dalam CV tetap harus memperhatikan situasi, misalnya menghindari menulis hobi yang kurang produktif atau kurang interaktif, hobi yang berbahaya atau berkaitan dengan kekerasan, hobi yang mencerminkan perilaku antisosial, atau hobi yang berafiliasi politik atau agama.

Kamu bisa menuliskan hobi dalam CV kamu di bagian paling akhir, setelah kamu menuliskan informasi yang lebih esensial seperti pendidikan dan pengalaman kerja, seperti contoh berikut ini:

Hobi dan minat:

  • Bermain voli: 5 tahun berlatih dan bermain voli bersama tetangga di lingkungan rumah setiap minggu, termasuk dalam tim untuk mewakili RW saat ada pertandingan antar kecamatan.
  • Pengabdian masyarakat: Aktif bergabung sebagai karang taruna di lingkungan rumah untuk membantu membagikan bantuan sosial dari pemerintah kepada tetangga yang kurang mampu saat pandemi covid-19.

Baca juga: 5 Contoh CV kreatif untuk pekerja profesional 

Kapan sebaiknya menuliskan hobi dalam CV?

Kapan sebaiknya menuliskan hobi dalam CV?
Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis hobi dalam CV - EKRUT

Menulis hobi dalam CV mungkin bisa membantu kamu terlihat lebih unggul dan membantu recruiter mengenal diri kamu secara lebih personal. Berikut saat-saat terbaik untuk menuliskan hobi dalam CV kamu.

1. Kurang punya pengalaman dalam bekerja

Di dalam CV pelajar atau fresh graduate mungkin tidak ditemukan banyak pengalaman kerja profesional, yang cenderung membuat CV mereka terlihat kosong. Untuk membantu mengisi CV dengan informasi yang relevan, inilah saatnya kamu bisa menuliskan hobi dalam CV kamu.

2. Memiliki hobi yang sesuai dengan posisi yang dilamar

Menuliskan hobi dalam CV dapat membantu recruiter mengenal kepribadian kamu secara lebih personal lewat kegiatan lain selain sekolah dan bekerja. Terutama jika hobi yang kamu miliki terkait dengan posisi yang kamu lamar. Contohnya, saat kamu ingin melamar sebagai SEO writer, menuliskan hobi menulis dalam CV tentunya akan membantu kamu terlihat lebih memiliki passion terhadap posisi yang kamu lamar.

3. Seseorang yang akan berganti karir

Pergantian karir adalah keadaan yang cukup sulit terutama jika kamu tidak memiliki cukup pengalaman profesional untuk posisi yang ingin kamu lamar atau pendidikan yang terkait. Menuliskan hobi dalam CV dapat membantu kamu memiliki keunggulan lain selain pengalaman kerja dan pendidikan. 

Contohnya, jika kamu ingin berganti karir menjadi seorang programmer, namun kamu belum memiliki pengalaman kerja atau pendidikan yang sesuai. Kamu bisa menuliskan belajar coding atau pemrograman komputer, untuk membantu recruiter mengerti bahwa kamu setidaknya memiliki pengetahuan dasar di bidang tersebut.

Baca juga: Resume adalah: Pengertian, 4 jenis, bedanya dengan CV, dan panduan membuatnya 

Kapan sebaiknya tidak perlu menuliskan hobi dalam CV?

Kapan sebaiknya tidak perlu menuliskan hobi dalam CV?
Kamu tidak perlu menuliskan hobi dalam CV jika punya pengalaman kerja profesional yang cukup - EKRUT

Menuliskan hobi dalam CV tidak perlu kamu lakukan jika kamu mengalami atau menemukan informasi seperti ini.

1. Sudah punya pengalaman kerja profesional bertahun-tahun 

Seperti yang sudah disebutkan di atas, menulis hobi dalam CV dapat berfungsi untuk mengisi kekosongan dalam CV jika kandidat tidak memiliki pengalaman yang cukup. Lain halnya jika kamu sudah memiliki pengalaman kerja profesional yang cukup lama, mungkin bertahun-tahun untuk sebuah posisi yang sama. Kamu tidak perlu lagi mencoba membuat diri kamu terlihat lebih unggul dengan menulis hobi dalam CV, karena pengalaman kerja profesional tentunya akan lebih diperhatikan oleh recruiter

2. Perusahaan terlalu kaku, tradisional dan kurang terbuka

Kamu perlu melihat situasi dan budaya dari institusi tempat kamu melamar kerja. Jika perusahaan tersebut memiliki budaya yang kaku dan kurang terbuka, menulis hobi dalam CV bukan pilihan yang tepat. 

Misalnya, kamu ingin menuliskan hobi bermain game dalam CV kamu. Kamu perlu melihat apakah perusahaan yang kamu lamar tersebut adalah perusahaan rintisan yang trendi yang mungkin menerima informasi bahwa bermain game dapat membantu kamu berkembang. Namun jika kamu melamar untuk pekerjaan yang lebih tradisional di perusahaan yang kurang terbuka, sebaiknya kamu menuliskan informasi selain hobi dalam CV kamu. 

Baca juga: 12 Website membuat CV yang menarik dan profesional 2021 

7 Contoh hobi dalam CV

7 Contoh hobi dalam CV
Melukis adalah contoh hobi yang bisa ditulis dalam CV - EKRUT

Menuliskan hobi dalam CV bisa kamu lakukan, tapi kamu perlu mempertimbangkan jenis hobi yang ingin kamu tulis. Berikut adalah beberapa contoh hobi yang bisa ditulis dalam CV.

1. Hobi menulis

Memiliki hobi menulis tidak hanya membantu kamu menunjukkan ketertarikan kamu di bidang penulisan. Menulis juga dapat menunjukkan kemampuan kamu dalam melakukan riset, menyusun rencana yang baik, kemampuan copywriting dan storytelling serta berpikir kritis. Kamu juga bisa menunjukkan kemampuan kamu dalam menulis dengan menyertakan blog sebagai hasil dari hobi menulis kamu. Tidak hanya membuktikan bahwa kamu benar-benar memiliki hobi menulis, tapi blog tersebut juga akan menjadi portofolio yang bisa dilihat recruiter.

2. Hobi bermain dan mendengarkan musik

Orang yang memiliki hobi bermain dan mendengarkan musik seringkali dianggap memiliki ketekunan, fokus, dan disiplin. Penelitian menunjukkan bahwa mendengarkan musik dapat mengurangi kecemasan, tekanan darah, dan rasa sakit serta meningkatkan kualitas tidur, suasana hati, kewaspadaan mental, dan memori. Sehingga memiliki hobi yang berkaitan dengan musik mungkin dapat membantu kamu terlihat sebagai seorang pribadi yang dapat mengontrol diri dengan baik.

3. Hobi bermain game

Hobi bermain game mungkin masih dinilai sebagai kegiatan yang kurang produktif, namun sebenarnya bermain game tidak selalu berarti buruk. Terutama jika game tersebut dapat mengasah kemampuan kamu dalam berpikir, melakukan analisis dan mengatur strategi. 

Forbes menyebutkan bahwa ada keadaan di mana banyak pelamar kerja yang menulis bermain video game World of Warcraft dalam resume mereka untuk menunjukkan keterampilan mereka dalam memimpin dan bekerja dalam tim. Namun kamu harus tetap melihat situasi, jika posisi yang kamu lamar berkaitan dengan hobi kamu dalam bermain game, mungkin hal ini bukan ide buruk untuk dicoba.

4. Hobi olahraga

Hobi berolahraga tidak hanya menunjukkan bahwa kamu adalah pribadi yang aktif dan sehat. Melakukan olahraga, terutama olahraga tim dapat memupuk kepercayaan, solidaritas, kerja sama, dan komunikasi. Sehingga hobi ini dapat menunjukkan bahwa kamu adalah pribadi yang bisa berkomunikasi dengan baik dan dapat bekerjasama dalam tim.

5. Hobi yang kreatif/kesenian

Hobi kesenian seperti melukis dapat membuktikan bahwa kamu adalah orang yang kreatif. Menuliskan hobi melukis dalam CV kamu akan sangat membantu kamu melamar posisi, misalnya sebagai desainer grafis. 

Baca juga: 5 Cara membuat CV di Canva dengan mudah  

6. Hobi membaca

Kamu pasti sudah sering mendengar bahwa buku adalah jendela dunia, sehingga menuliskan hobi membaca dalam CV kamu dapat membantu kamu terlihat sebagai seseorang dengan pengetahuan yang luas. Hobi membaca juga dapat meningkatkan imajinasi kamu, sehingga kamu juga bisa dianggap sebagai kandidat yang selalu ingin tahu banyak hal dan ingin belajar hal baru. 

7. Hobi fotografi atau editing

Hobi fotografi dan editing dapat menunjukkan sisi kreatif dalam diri kamu. Hobi ini juga dapat menunjukkan bahwa kamu terampil dalam menggunakan tools seperti kamera dan software editing. Saat menuliskan hobi fotografi dan editing dalam resume, jangan lupa untuk menyertakan akun Instagram untuk memperlihatkan hasil jepretan kamu supaya dapat dinilai juga oleh recruiter.

Baca juga: Tips dan contoh CV Bahasa Inggris yang profesional dan menarik 

Kamu sudah siap merapikan CV kamu untuk mencari pekerjaan? Coba juga daftarkan diri kamu menjadi talent di EKRUT untuk meningkatkan keberhasilan kamu mendapat pekerjaan. Semua proses dan bantuan professional di talent marketplace EKRUT gratis. Kamu – sebagai talent atau employer – bisa langsung direkrut dan merekrut kandidat yang sesuai.

Itu tadi penjelasan mengenai apakah sebaiknya kamu menuliskan hobi dalam CV kamu. Kamu juga bisa menonton video berikut tentang cara membuat format CV yang profesional, untuk membantu kamu menulis CV yang dapat meningkatkan kemungkinan kamu diterima di pekerjaan yang kamu lamar. Semoga berhasil!

sign up EKRUT

Sumber: 

  • indeed
  • hopskinmedicine
  • forbes

Tags

Share