Published on

Careers

Ini alasan BLT BPJS Ketenagakerjaan dihentikan sementara

Nur Lella Junaedi

Ini-alasan-BLT-BPJS-Ketenagakerjaan-dihentikan-sementara-EKRUT.jpg

Sejak dicanangkan pada bulan Agustus lalu, kabarnya Bantuan Langsung Tunai (BLT) BPJS Ketenagakerjaan bagi karyawan yang memiliki gaji di bawah Rp 5.000.000 sementara akan dihentikan pencairannya pada 2021 ini.

Alasannya menurut Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah adalah karena anggaran untuk BLT BPJS Ketenagakerjaan tidak masuk dalam APBN 2021.

“Sementara memang APBN 2021 BSU (Bantuan Subsidi Upah) atau BLT tidak dialokasikan. Nanti dilihat bagaimana kondisi ekonomi berikutnya,”ujar Ida Fauziah dikutip dari Antara.com. 

Memang sebelumnya pada Rabu 27 Januari lalu, ketika Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan tentang anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kala itu dia tidak menyebutkan adanya anggaran subsidi gaji dalam bansos 2021. 

Saat itu hanya ada 8 bansos yang disinggung yaitu bansos tunai bagi 10 juta KPM, subsidi kuota PJJ, diskon listrik, Kartu Prakerja, kartu sembako, BLT dana desa, PKH bagi 10 juta KPM serta bantuan UMKM. 

Baca juga: Mengenal Kartu Pra Kerja dan cara untuk mendapatkannya

Kendati keputusan perpanjangan BLT masih belum jelas, namun Kemenaker tidak berdiam diri. Kelembagaan tersebut tengah menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak salah satunya dengan dunia usaha dan dunia industri untuk bisa mempersiapkan SDM yang unggul. 

Bentuk dari kolaborasi ini dilakukan dengan penandatanganan MoU antara BBPLK Medan dan Ditjen Binalattas dengan PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia). 

Untuk program seperti pelatihan, pemagangan hingga penempatan kerja bagi calon pekerja. 

Sebagai pengingat, bahwa wacana BLT Ketenagakerjaan ini pertama kali dicanangkan pada Agustus 2020 lalu dengan tujuan untuk membantu karyawan serta mendongkrak daya beli masyarakat. 

Skema pemberian BLT ini direncanakan diberikan dalam 6 bulan dimana setiap bulannya karyawan swasta yang terdampak Covid-19 dan mengalami pemotongan gaji hingga di bawah Rp 5.000.000 akan mendapatkan BLT sebesar Rp 600.000 per bulan. 

Baca juga: Wacana BLT pemerintah bagi karyawan bergaji di bawah Rp 5 juta

Data-data peserta yang menerima dana BLT ini diambil dari data BPJS Ketenagakerjaan yang telah divalidasi. 

Setidaknya diketahui pada gelombang kedua tahap ke 4 jumlah penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan atau Bantuan Subsidi Upah mencapai 2,44 juta pekerja/ buruh dengan total anggaran mencapai sekitar Rp 2.93 Triliun. 

Menurut kamu sendiri, apakah BLT BPJS Ketenagakerjaan ini akan cair atau tidak?

Ini alasan BLT BPJS Ketenagakerjaan  dihentikan sementara EKRUT
 Last update 2 February 2021

Sumber: 

Tags

Share

Artikel Terkait

pexels-cottonbro-4861355.jpg

Lainnya

8 Pekerjaan yang Cocok untuk ISFJ, Kamu yang Mana?

Chrissila Jessica

25 May 2022
5 min read
H1_1._Simak!_Cara_Mencari_Median__Mean_dan_Modus_Dengan_Mudah.jpg

Careers

Simak! Cara Mencari Median, Mean, dan Modus dengan Mudah

Anisa Sekarningrum

25 May 2022
5 min read
H1_ISTJ_adalah.jpg

Lainnya

11 Pekerjaan yang Sesuai untuk Tipe Kepribadian ISTJ (2022)

Alvina Vivian

25 May 2022
5 min read

Terpopuler Bulan Ini

01

10 Contoh Deskripsi Diri Sendiri yang Profesional dan Menarik HRD

Maria Tri Handayani

07 April 2022
6 min read
02

Jadwal FYP TikTok 2022: Pelajari dan Terapkan Tren Terbaru Agar Kontenmu Ramai!

Nurina Ulfah

04 April 2022
5 min read
03

5 Cara Cek Nomor Smartfren Sendiri dengan Cepat dan Mudah 2022

Algonz D.B. Raharja

27 April 2022
5 min read
04

Tips Menyampaikan Kata-Kata Perpisahan Kerja yang Berkesan

Maria Tri Handayani

07 April 2022
5 min read
05

12 Jenis Strategi Pemasaran yang Paling Efektif Beserta Contohnya

Tsalis Annisa

07 April 2022
5 min read