Register

startup

Kenali apa itu IPO sebelum membeli saham

Tsalis Annisa

13 June 2020

ipo-adalah-EKRUT.jpg

Initial Public Offering atau IPO adalah kondisi ketika perusahaan menjual sahamnya kepada masyarakat untuk pertama kali. Melalui IPO, masyarakat umum bisa membeli saham dan perusahaan dapat memperoleh dana tambahan.

Berinvestasi dalam saham akan meningkatkan peluang keuntungan yang amat tinggi, tapi kamu juga tidak luput dari risiko investasi. Maka dari itu, ada baiknya kamu memahami terlebih dulu mekanisme IPO sebelum membeli saham.

Mengenal IPO dalam jual-beli saham

ipo adalah EKRUT
Perusahaan yang melakukan IPO disebut telah go public - EKRUT

Sebelum adanya IPO, suatu perusahaan bersifat pribadi dan hanya memiliki beberapa pemegang saham. Para pemegang saham biasanya merupakan pendiri perusahaan, keluarga atau teman-teman mereka, serta investor profesional.

Masyarakat umum tidak memiliki akses untuk membeli saham kecuali memintanya langsung kepada pemilik perusahaan. Namun, para pemilik perusahaan belum tentu berniat menjual sahamnya kepada pihak luar mana pun.

Begitu suatu perusahaan melakukan IPO, maka perusahaan tersebut dapat dikatakan telah go public. Tujuannya tidak lain untuk mengumpulkan modal dan membuat saham tersedia bagi masyarakat untuk dibeli.

Proses pembelian saham dalam IPO dijamin oleh bank investasi, pialang (perantara), atau sekelompok pialang. Mereka membeli saham dari perusahaan, lalu menjual dan mendistribusikannya kepada investor melalui IPO.

IPO biasanya menarik banyak investor, tapi tidak semua investor akan memperoleh saham yang mereka inginkan. Investor besar sekalipun belum tentu berhasil membeli saham karena penjualan saham dalam IPO umumnya terbatas.

Baca juga: Tokopedia rencanakan IPO 3 tahun ke depan

Apa keuntungan melakukan IPO?

IPO adalah - EKRUT
Perusahaan akan mendapatkan modal tambahan jika melakukan IPO - EKRUT

Berikut adalah beberapa keuntungan jika perusahaan melakukan IPO: 

Perusahaan mendapatkan modal tambahan

IPO adalah salah satu opsi di antara beragam cara yang dapat ditempuh perusahaan guna mendapatkan modal. Dengan go public, suatu perusahaan bisa meningkatkan pemasukan untuk memenuhi biaya operasional ataupun membuka peluang bisnis baru.

Perusahaan sebenarnya bisa memperoleh modal tambahan dari meminjam, mencari investor tambahan, atau melalui akusisi. Meski demikian, IPO masih menjadi cara paling efektif untuk mendapatkan pemasukan tambahan.

Membuka peluang keuntungan besar bagi perusahaan

IPO juga memiliki manfaat lain untuk perusahaan. Di antaranya, perusahaan akan memiliki suku bunga yang lebih tinggi ketika memberikan pinjaman karena peningkatan pengawasan dari analis dan investor.

Perusahaan pun dapat menerbitkan lebih banyak saham untuk dijual selama terdapat permintaan pasar. Dengan kedua keunggulan tersebut, lebih mudah bagi perusahaan untuk mengatur merger dan akuisisi.

Investor mendapatkan likuiditas

Jika kamu adalah pemegang saham perusahaan swasta, akan sulit untuk menjual saham yang kamu miliki. Bahkan lebih sulit lagi untuk menilainya. Inilah sebabnya investasi saham digadang-gadang sebagai salah satu bentuk investasi paling menguntungkan.

Investor juga memiliki andil besar dalam kenaikan harga saham. Hal ini diperoleh jika kinerja perusahaan dinilai baik oleh investor. Penilaian yang baik berpeluang meningkatkan nilai saham di masa depan.

Baca juga: Memahami perbedaan konsolidasi, merger dan akuisisi

Saham IPO dapat dijual dengan cepat

Ketika saham LinkedIn dipublikasi untuk pertama kali, nilainya melejit dari 45 dolar menjadi 94,25 dolar pada hari yang sama. Peningkatan inilah yang menjadi daya tarik utama IPO di mata investor.

Saham yang dibeli dapat dijual kapan saja, baik secara online maupun melalui panggilan telepon. Investor juga dapat membuka pemesanan terbatas dengan harga dan jumlah saham yang telah ditetapkan.

Meningkatkan citra perusahaan 

Ketika perusahaan melakukan IPO maka secara tidak langsung media dan penyedia data dan analis di perusahaan sekuritas akan sering meliput perusahaan untuk mengetahui informasi maupun berita tentang perusahaan secara cuma-cuma. Biasanya ini dilakukan agar publik atau calon investor dapat memantau perusahaan yang akan ia beli sahamnya. 

Di sisi lain publikasi ini akan meningkatkan citra dan eksposure terhadap produk ataupun perusahaan itu sendiri. Sehingga ini akan membuka peluang pada munculnya calon-calon pelanggan produk atau perusahaan pula. 

Mendapat insentif pajak 

Pemerintah memberikan insentif pajak melalui penerbitan Peraturan Pemerintah Nomor 56 tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2013 tentang Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka. 

Dengan aturan ini perusahaan yang melakukan go public dapat memperoleh penurunan tarif PPh sebesar 5% lebih rendah dari tarif PPh Wajib Pajak badan dalam negeri, dengan catatan sepanjang 40% sahamnya tercatat dan diperdagangkan di Bursa, serta memiliki minimal 300 pemegang saham  

IPO adalah momen yang menguntungkan bagi perusahaan maupun investor. Tidak hanya meningkatkan modal, perusahaan juga bisa mendapatkan eksposur, prestise, dan citra yang baik di mata masyarakat.

Faktor yang menjadi rintangan bagi IPO biasanya berasal dari masalah hukum, manajemen, atau harga IPO yang tidak disetujui dalam pasar saham. Meski begitu, hal ini sebenarnya dapat diantisipasi oleh perusahaan dari jauh hari sebelum IPO dilakukan.

IPO adalah - EKRUT
Last update: 13 Juni 2020

Sumber:

Tags

Share