Published on

jobs

Cara membuat kalender konten media sosial dan contohnya

Maria Tri Handayani

kalender-konten-media-sosial---EKRUT.jpg

Kalender konten media sosial menjadi hal yang sangat berguna untuk membantu setiap social media specialist atau manajer tetap fokus, terorganisir dan menghemat waktu saat merancang strategi dan menjalani rutinitas tugasnya. 

Tapi, bagaimana cara membuat kalender konten media sosial yang tepat? 

Berikut ulasan, tips dan contoh template kalender konten media sosial yang bisa kamu jadikan panduan. 

Pengertian dan manfaat kalender konten media sosial 

kalender konten media sosial - EKRUT
Kalender konten media sosial berisi jadwal dan isi konten yang akan dibagikan di media sosial - EKRUT

Pada dasarnya kalender konten media sosial adalah jadwal yang membantu kamu mengatur jenis dan waktu konten yang akan kamu posting pada beragam media sosial yang kamu gunakan. 

Seperti yang dijelaskan sebelumnya kalender konten media sosial akan sangat menunjang pekerjaan seorang social media specialist. Beberapa manfaat utama dari membuat dan mengelola kalender konten media sosial, yaitu: 

  • Membantu kamu terorganisir. Dengan kalender konten media sosial kamu dapat merencanakan konten media sosial dari minggu atau bulan sebelumnya. Tidak perlu lagi menghabiskan waktu setiap hari hanya untuk mencari ide konten. 
  • Membantu merancang pesan di setiap platform media sosial. Kalender media sosial juga akan membantu kamu menyesuaikan konten dan pesan yang tepat di setiap platform media sosial brand.
  • Membantu perencanaan di masa depan.  Pasalnya, dari kalender konten media sosial kamu bisa konten mana yang memiliki performa yang baik dan dapat menyesuaikannya ke dalam strategi social media marketing yang akan datang. 

Cara membuat kalender konten media sosial dan menerapkannya 

kalender konten media sosial - EKRUT
Lakukan audit media sosial sebelum membuat kalender konten - EKRUT

Ada beberapa langkah yang perlu kamu lakukan dalam membuat dan menerapkan kalender konten media sosial, yaitu: 

1. Lakukan audit media sosial 

Mulailah dengan mengidentifikasi channel mana yang butuh peningkatan atau jenis konten apa yang memiliki peluang untuk dikembangkan. Caranya yaitu dengan melakukan audit saluran media sosial. 

Lakukan audit media sosial sederhana untuk mencari tahu beberapa hal, seperti: 

Di mana audiens kamu?

Cari tahu di platform media sosial mana keterlibatan target audiens kamu lebih aktif. 

Platform mana yang paling banyak alami pertumbuhan? 

Lihat platform yang pertumbuhannya paling tampak, lalu tarik data  dan analisa untuk melihat penyebabnya. Analisa apakah ada jenis konten tertentu yang lebih disukai dan menarik lebih banyak engagement audiens, atau kampanye apa yang mendorong pertumbuhan itu. 

Lihat asal traffic dan engagement

Lakukan analisa untuk melihat channel mana yang menarik traffic lebih banyak. Selain itu pelajari perlakuan apa yang berbeda dan membuat channel tersebut  memiliki traffic dan engagement yang lebih tinggi. 

Dengan kata lain, melalui audit media sosial kamu bisa mengetahui demografi audiens, sasaran dan KPI untuk setiap akun brand, postingan atau kampanye dan strategi paling sukses, perbaikan yang diperlukan, dan key metric untuk mengukur keberhasilan di setiap platform.  

Baca juga: Inilah prediksi tren media sosial 2020 yang perlu kamu ketahui

2. Rancang strategi 

Setelah melakukan tahapan pertama, rancanglah strategi ke dalam kalender konten media sosial dengan mempertimbangkan:

Tujuan 

Tentukan apa yang sebenarnya ingin dicapai dari konten-konten media sosial tersebut. Apakah hanya untuk sekedar brand awareness atau leads? Menentukan tujuan akan membantumu memetakan fondasi dasar saat menyiapkan kalender konten. 

Tipe konten yang tepat 

Tentukan pula tipe konten paling baik untuk setiap saluran media sosial. Gunakan analisis demografi audiens dan preferensi konten target audiens dari media sosial sebagai acuan. 

3. Tentukan frekuensi posting di setiap platform 

Pilih media sosial yang ingin kamu manfaatkan dan tentukan seberapa sering kamu harus membagikannya di setiap saluran tersebut. Lihat kembali platform mana yang sering dikunjungi target audiens kamu.

Perusahaan B2B mungkin akan lebih cocok menggunakan LinkedIn dan Twitter daripada Instagram. Sementara untuk platform e-commerce, format visual Instagram mungkin akan lebih menunjang. 

Tentukan pula frekuensi posting yang tepat. Kamu bisa mendasarkan frekuensi dan jadwal posting pada hasil analisa performa media sosial kamu selama ini atau dari berbagai riset seperti yang dikeluarkan Sprout Social. 

4. Tentukan tools untuk membuat kalender konten media sosial 

Pilih tools yang akan kamu gunakan untuk membuat kalender konten media sosial. Pada dasarnya ada beberapa tools yang bisa digunakan seperti:

  • Kalender manual. Kamu hanya menggunakan pena dan kertas atau kalender biasa. Tools ini  cocok untuk brand atau bisnis yang tidak terlalu sering membagikan konten di media seosial. Hal yang perlu ditulis adalah catatan tentang apa yang direncanakan dalam sebulan atau durasi waktu tertentu.
  • Google sheets. Manfaatkan excel atau Google Sheet untuk membuat kalender konten media sosial yang lebih teratur dengan daftar topik konten beserta tanggal dan waktu untuk setiap postingan. 
  • Tools berbayar. Ada pula berbagai tools social media management yang bisa digunakan tidak hanya untuk membuat kalender konten tapi juga mengatur postingan konten secara otomatis. Beberapa contohnya seperti Hootsuite, CoSchedule, dan lain-lain. 

5. Isi kalender secara rutin dan bagikan dengan tim 

Setelah mengetahui mengetahui struktur dasar dan tools yang tepat, isilah kalender konten media sosial secara teratur. Masukkan topik, tipe konten, link konten, jenis platform yang digunakan hingga jadwal posting. 

Bagikan kalender ini kepada tim sehingga semua bisa memantau dan memberi feedback

6. Buat content library

Ketika sudah merancang konten dan jadwal postingan media sosial, kamu bisa memiliki waktu untuk membuat dan mengedit konten dari jauh-jauh hari. 

Simpan semua materi konten dalam content library atau database sehingga kamu bisa lebih mudah mencari ketika dibutuhkan. 

7. Jadwalkan konten

Untuk memudahkan kerja, kamu bisa menjadwalkan langsung konten yang sudah jadi agar langsung dapat dibagikan secara otomatis ketika waktunya tiba. 

8. Monitor dan improvisasi

Meski sudah menjadwalkan postingan, pastikan untuk selalu mengawasi setiap konten yang diposting. Pantau dan analisa setiap performa konten. Dengan begitu kamu bisa mengetahui perbaikan atau improvisasi apa yang dibutuhkan segera.

Baca juga: 5 Tips social media marketing yang wajib kamu ketahui

Contoh template kalender konten media sosial 

kalender konten media sosial - EKRUT
Modifikasi contoh template kalender konten yang kamu temukan di internet - EKRUT

Setelah mengetahui cara membuat kalender konten media sosial, kini saatnya kamu merancang sendiri kalender konten media sosial yang kamu inginkan. Berikut contoh template kalender konten media sosial sederhana yang bisa kamu jadikan acuan.

kalender konten media sosial - EKRUT

Untuk mendapatkan contoh template kalender ini, silahkan langsung download di link berikut

Selain contoh template kalender di atas, kamu juga dapat mengunduh beberapa template kalender konten media sosial lainnya dari Hootsuite atau HubSpot berikut.

Dengan melihat  cara dan contoh template yang ada, sekarang waktunya untuk merancang kalender konten media sosial kamu sendiri ya! 

kalender konten media sosial

Sumber: 

  • influencermarketinghub.com
  • coschedule.com
  • hootsuite.com
     

Tags

Share