Published on

Lainnya

Kartel Adalah: Pengertian, Cara Kerja, Karakteristik, dan 6 Jenisnya

Sartika Nuralifah

H1_Kartel_Adalah_Pengertian__Cara_Kerja__Karakteristik_dan_Jenisnya.jpg

Kartel adalah pembentukan kerjasama antar pihak produsen untuk menetapkan harga pada tingkat yang lebih tinggi dengan tujuan memberikan batasan pada supply produk serta persaingan bisnis. Dalam buku yang berjudul Economic Analysis of Law karya Richard Posner, kartel adalah suatu kontrak yang terjadi antara penjual yang saling bersaing untuk menetapkan harga produk yang akan dijual.

Apa itu kartel?


Kartel adalah kerjasama beberapa produsen untuk memenangkan pasar. Sumber: Pexels

Kartel adalah suatu kegiatan yang berbentuk kerjasama antar beberapa perusahaan yang dilakukan demi menetapkan suatu harga untuk menguasai produksi serta penjualan dan melakukan kegiatan monopoli atas suatu komoditas atau industri tertentu. Alasan terjadinya kegiatan kartel adalah karena munculnya persaingan usaha dalam dunia bisnis atau industri, sehingga muncul ide untuk saling melakukan kerjasama agar memenangkan persaingan tersebut.

Baca juga: 4 keuntungan perdagangan online bagi Indonesia

Cara kerja kartel


Cara kerja kartel dimulai dengan menentukan konsentrasi pasar. Sumber: Pexels

Terdapat beberapa kondisi pasar yang mendukung terjadinya suatu kegiatan kartel. Cara ini umumnya digunakan oleh para kelompok kartel demi kelancaran operasinya.

1. Konsentrasi pasar

Cara kerja yang pertama dari kartel adalah konsentrasi pasar. Konsentrasi pasar merupakan dimana perusahaan yang bergerak dalam bidang yang sama beroperasi di pasar yang akan memudahkan mereka membentuk suatu kesepakatan.

2. Hambatan masuk pasar

Cara kerja yang kedua dari kartel adalah hambatan masuk. Hambatan masuk pasar merupakan cara yang biasanya erat kaitannya dengan penetapan harga biaya masuk pasar. Kegiatan ini dilakukan untuk menghambat perusahaan baru yang bergerak dalam bidang yang sama agar tidak bersaing dengan perusahaan yang sudah ada sejak lama.

3. Metode penjualan

Cara kerja yang ketiga dari kartel adalah metode penjualan. Metode penjualan biasanya dilakukan dalam suatu pelelangan. Pihak penjual akan membuka harga, sedangkan anggota kartel yang lain akan menanggapi dengan harga tertentu yang telah disepakati sebelumnya oleh mereka.

4. Homogenitas produk

Cara kerja yang keempat dari kartel adalah homogenitas produk. Cara ini bertujuan untuk mempermudah tugas dari tiap anggota kartel beroperasi, khususnya pada bidang usaha yang memiliki karakter unik dari bidang usaha pada umumnya.

5. Sarana kerjasama

Cara kerja yang kelima dari kartel adalah sarana kerjasama. Kartel dapat dengan efektif mengoptimalkan penetapan harga bila ada sarana kerjasama, misalnya seperti standarisasi produk, pengumuman harga penjualan, pengiriman pola harga dasar, dan lain-lain.

6. Tekanan terhadap penawaran

Cara kerja yang keenam dari kartel adalah tekanan terhadap penawaran. Tekanan terhadap penawaran adalah satu atau beberapa penawar setuju untuk menahan diri dengan tidak ikut serta dalam pelelangan.

7. Penawaran saling melengkapi

Cara kerja yang ketujuh dari kartel adalah penawaran saling melengkapi. Penawaran saling melengkapi adalah adanya kesepakatan antara dua atau lebih penawar mengenai siapa yang akan memenangkan pelelangan.

8. Perputaran penawaran

Cara kerja yang kedelapan dari kartel adalah perputaran penawaran. Perputaran penawaran adalah sebuah pola yang sengaja dibuat antara satu penawar setuju untuk kembali sebagai penawar yang paling rendah.

9. Pembagian pasar

Cara kerja yang terakhir dari kartel adalah pembagian pasar. Pembagian pasar adalah pola penawaran pelelangan yang terdiri dari beberapa cara untuk membagi wilayah pasar yang nantinya akan menjadi target.

Baca juga: Mengenal perusahaan dagang beserta 4 hal penting yang harus diperhatikan

Karakteristik kartel


Kegiatan kartel memiliki karakteristik seperti mempunyai kontrol pasar. Sumber: Pexels

Karakteristik dari kegiatan kartel adalah seperti berikut.

  • Kartel biasanya hadir dalam pasar oligopoli dan oligopsoni
  • Setiap anggota kartel mempunyai kontrol pasar yang lebih sedikit daripada monopoli
  • Harga produk yang lebih tinggi dan tidak stabil
  • Timbul usaha untuk mengurangi bahkan menghapus persaingan bisnis
  • Adanya persekongkolan antar beberapa pelaku usaha agar memenangkan persaingan bisnis

Baca juga: Ingin menjadi entrepreneur muda? Ini 6 tips suksesnya

6 Jenis kartel


Salah satu jenis kartel adalah kartel pool. Dimana setiap keuntungan dikumpulkan dalam kas bersama. Sumber: Pexels

Jenis-jenis kegiatan kartel sangat beragam. Kegiatan kartel adalah suatu kegiatan persekongkolan yang dikerjakan oleh beberapa produsen. Berikut enam jenis kegiatan kartel yang perlu kamu ketahui.

1. Kartel produksi

Kartel produksi adalah kartel yang menyepakati jumlah maksimum produk yang diproduksi setiap anggota dengan tujuan agar tidak terjadi kelebihan produksi yang mengakibatkan turunnya harga.

2. Kartel syarat

Kartel syarat merupakan kartel yang biasanya menetapkan syarat tertentu dalam beberapa aspek. Misalnya dalam penjualan, standar kualitas produk serta pengiriman, dan kemasan. Kartel syarat bertujuan untuk menciptakan keseragaman produk serta atributnya agar tidak terjadi persaingan antar produsen.

3. Kartel pool

Kartel pool adalah suatu keuntungan yang didapat oleh tiap anggota kartel, yang biasanya dikumpulkan dalam suatu kas bersama. Nantinya keuntungan tersebut akan dibagikan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.

4. Kartel harga

Kartel harga merupakan jenis kartel yang mengatur harga jual minimum suatu produk yang akan diproduksi para produsen anggota kartel. Tiap anggota dari kartel dilarang untuk menjual produk dengan harga yang lebih rendah dari harga minimum yang telah disepakati.

5. Kartel rayon

Kartel rayon adalah suatu penetapan wilayah penjualan dan penetapan harga untuk setiap wilayah. Dengan ada penetapan wilayah, anggota kartel dilarang untuk memasarkan produk ke wilayah lain.

6. Sindikat penjualan

Sindikat penjualan merupakan kegiatan yang dilakukan anggota kartel untuk menyerahkan barang hasil produksi terhadap kantor penjualan pusat untuk dijual dengan satu harga.

Baca juga: Apakah Mata Uang Digital dapat Mengatasi Inflasi?

Dampak positif dan negatif kartel


Beberapa dampak perdagangan dihasilkan oleh kegiatan kartel. Sumber: Pexels

Kegiatan kartel memberikan dampak positif serta dampak negatif dalam dunia perdagangan. Berikut dampak positif dan dampak negatif dari kartel dalam dunia perdagangan.

1. Dampak positif

Dampak positif kartel adalah dapat membangun hubungan kerja antar perusahaan dan karyawan lebih kondusif, karena upah kenaikan upah akan lebih mudah untuk dilakukan. Selain itu, anggota kartel memiliki posisi yang baik dalam persaingan pasar bebas, sehingga risiko PHK pun sangat minim. Dampak positif lain dari kartel adalah perusahaan dapat mengurangi risiko kerugian akibat rendahnya tingkat penjualan karena produksi atau penjualan yang telah diatur dan dijamin jumlahnya.

2. Dampak negatif

Dampak negatif dari kartel adalah menciptakan tidak adanya persaingan pada setiap produsen, sehingga suasana dalam dunia bisnis menjadi tidak kondusif. Karena suasana tidak kondusif, maka adanya kartel juga berpengaruh terhadap kestabilan harga yang mempengaruhi daya beli konsumen. Selain itu, dampak negatif dari kartel adalah mengakibatkan sedikitnya inovasi antar pengusaha karena perusahaan telah mendapatkan laba yang pasti dengan stabil.

Demikian informasi mengenai pengertian kartel, cara kerja, karakteristik, dan jenis kartel. Kegiatan kartel tidak akan membuat perusahaan menjadi besar, karena perlahan daya beli masyarakat akan semakin menurun.

Sekarang, melamar pekerjaan sangat mudah karena kamu bisa langsung melamar dari rumah dengan menggunakan platform EKRUT. EKRUT punya banyak informasi tentang dunia pekerjaan, lho! Kamu bisa mencari informasi seputar lowongan pekerjaan, diskusi tentang pekerjaan, dan berbagai kebutuhan lainnya terkait dengan pekerjaan.

Selain melalui artikel dari EKRUT Media, berbagai informasi dan tips menarik tersedia pula di YouTube EKRUT Official. Jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • kamus.tokopedia.com
  • liputan6.com
  • accurate.id

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1_Motif_Ekonomi.jpg

    Lainnya

    Sebutkan 4 Macam Motif Ekonomi? Berikut Informasi Selengkapnya!

    Lita Lia

    06 July 2022
    6 min read
    H1_GMV.jpg

    Lainnya

    GMV (Gross Merchandise Value): Pengertian dan Cara Menghitungnya

    Algonz D.B. Raharja

    06 July 2022
    5 min read
    H1_(1).jpg

    Lainnya

    Ingin Punya Event Organizer? Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Menjalankannya!

    Gloria Renatha

    05 July 2022
    5 min read

    Video