Published on

Expert's Corner

5 Tips rekrutmen startup beserta strategi yang efektif untuk diterapkan

Widyanto Gunadi

tips_rekrutmen_startup.png

Setiap perusahaan, termasuk perusahan rintisan (startup) pasti menghadapi tantangan tersendiri saat harus merekrut karyawan. Pastinya dibutuhkan waktu, biaya, dan tenaga, untuk menemukan kandidat yang berkualitas. Meski demikian, rekrutmen merupakan sesuatu yang krusial, terutama bagi startup, dalam tahap awal pengembangannya. Sebab, kandidat yang nantinya akan bergabung dalam tim, menentukan masa depan startup.

Apakah kamu memiliki startup atau bekerja di dalamnya, dan ingin merekrut karyawan? Berikut ini tips rekrutmen yang efektif untuk kamu!

Baca juga: Manfaatkan data analytics untuk kembangkan bisnis!

Pentingnya proses rekrutmen yang efektif untuk startup

Pentingnya proses rekrutmen yang efektif untuk startup
Tips rekrutmen startup adalah menciptakan proses rekrutmen yang efektif. (Sumber: Pexels)

Di dalam dunia bisnis yang bergerak cepat, sering terdapat kendala waktu, anggaran, dan kurangnya keterampilan manajemen bakat, yang menjadikan manajer perekrutan terjebak dengan situasi di mana proses rekrutmen menjadi lebih lama dan kurang efektif. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk startup agar bisa menciptakan proses rekrutmen yang efektif.

Rekrutmen yang efektif lebih dari sekadar mempekerjakan orang yang tepat. Rekrutmen yang efektif untuk startup itu penting karena dapat mengurangi biaya, meningkatkan reputasi perusahaan baik dari perspektif pasar maupun kandidat, dan memastikan bahwa talenta terbaik diidentifikasi, dilibatkan, dan dibawa ke dalam bisnis.

Baca juga: Siapkan staf ahli perusahaan untuk perangi serangan siber IoT

5 Tips rekrutmen untuk perusahaan startup

5 Tips rekrutmen untuk perusahaan startup
Tips rekrutmen startup adalah membangun hubungan positif dengan talent. (Sumber: Pexels)

Sebagai perusahaan startup yang memiliki tujuan untuk membuat proses rekrutmen yang efektif, kamu dapat mempertimbangkan 5 tips rekrutmen startup berikut ini.

1. Cek profil kandidat

Bergabunglah dengan talent marketplace untuk mendapatkan kandidat-kandidat sesuai dengan spesifikasi yang kamu cari. Marketplace ini memudahkan kamu melakukan penyaringan kandidat. Sehingga, kamu bisa menghemat waktu. Setelah kamu mendapatkan beberapa kandidat, cek profil mereka. kamu bisa melakukan pengecekan ganda dengan mencari profil mereka di LinkedIn. Untuk mendapatkan kandidat terbaik bagi perusahaan, kamu bisa melakukan dua langkah di bawah ini.

2. Pasang standar kemampuan teknis

Langkah ini penting untuk dilakukan, terutama jika startup kamu berbasis teknologi, dan sedang mencari kandidat dengan kemampuan teknis tertentu. Menyertakan keterangan standar keterampilan teknis yang diperlukan, akan mengurangi potensi kandidat yang tidak sesuai spesifikasi, melamar ke perusahaan kamu. Dengan demikian, kamu bisa memanfaatkan waktu dengan efisien dalam rekrutmen.

Baca juga: 6 tips eksplorasi AI untuk bisnis kamu

3. Beri kuis kecil sebagai tes

Saat ini, tak jarang perusahaan menyodorkan tes online yang harus dikerjakan kandidat. Tujuannya, untuk mengukur kemampuan teknis kandidat. Nah, kamu pun bisa melakukan hal serupa. Selain materi teknis, kamu bisa memberikan kuis yang berisi pertanyaan seputar karir dan startup

4. Bangun hubungan positif dengan kandidat

Setelah kamu memposting lowongan pekerjaan dan menyaring aplikasi-aplikasi yang masuk melalui kuis, jalinlah hubungan baik dengan semua kandidat. Sebab, startup kamu pasti membutuhkan reputasi positif. Apalagi, perusahaan rintisan kamu masih dalam tahap awal pengembangan. Hal ini penting, agar kandidat yang sudah tertarik bekerja di perusahaan kamu, tidak berubah pikiran. 

5. Siapkan benefit atau manfaat yang menarik

Tawarkan manfaat menarik bagi karyawan baru. Misalnya, kesempatan mengembangkan karir dalam waktu relatif singkat. Opsi lainnya, beri tawaran kesempatan bagi karyawan untuk mengikuti berbagai pelatihan peningkatan keterampilan secara gratis. Jangan beri janji-janji kosong yang malah akan mengecewakan, sekaligus membuat reputasi startup kamu kurang baik.

Strategi rekrutmen efektif perusahaan startup

Strategi rekrutmen efektif perusahaan startup
Tips rekrutmen startup adalah menggunakan metode gamification. (Sumber: Pexels)

Merekrut talenta terbaik membutuhkan kombinasi antara kreativitas dan ketekunan. Adanya teknologi memang membuatnya publikasi lowongan kerja lebih mudah, namun untuk benar-benar menemukan kandidat yang memenuhi syarat dan menciptakan rekrutmen yang efektif untuk perusahaan startup, Anda bisa mencoba beberapa strategi rekrutmen di bawah ini.

1. Metode gamification

Profesor Allen Huffcutt dari Bradley University, seorang ahli dalam wawancara kerja, telah mengidentifikasi beberapa masalah dengan proses rekrutmen yang khas. Dia percaya bahwa pertanyaan wawancara kerja yang umum seringkali tidak efektif. Maka dari itu tercipta ide gamification dalam rekrutmen. Gamification adalah upaya strategis untuk menciptakan kembali pengalaman dan skenario yang menyerupai pekerjaan dalam bentuk gameplay untuk memotivasi dan melibatkan kandidat. Dalam gamification, kandidat akan bersaing dan pada akhirnya mereka yang berkinerja terbaik kemungkinan besar akan dipekerjakan.

Gamification bukanlah konsep baru melainkan sudah populer sekitar tahun 2010 dan sejak itu telah bertahan sebagai cara yang sukses untuk meningkatkan keterlibatan kandidat. Sederhananya, gamification memperkenalkan elemen game ke dalam situasi non-game, dalam hal ini yaitu rekrutmen. Khususnya dalam rekrutmen, gamification menambah persaingan yang sehat dan peluang untuk berkembang, serta, memotivasi orang untuk belajar dan memecahkan masalah dengan cara yang tidak konvensional. Gamification sendiri sudah banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar, salah satunya yaitu Google. Gamification juga bisa menjadi tips rekrutmen startup saat ini.

2. Employer branding

Strategi dan tips rekrutmen startup selanjutnya adalah employer branding, yaitu kombinasi dari reputasi perusahaan dan nilai-nilai yang ditawarkan kepada calon karyawan, seperti budaya, proyek, peluang kemajuan, dan banyak lagi. Employer branding sangat dipengaruhi oleh karyawan saat ini, referrals, word of mouth, dan hubungan vendor yang mungkin dimiliki. Employer branding yang positif akan meningkatkan perekrutan, keterlibatan karyawan, dan retensi. Saat membentuk employer branding, Anda harus pertimbangkan elemen-elemen seperti budaya, reputasi, dan inovasi perusahaan.

Terdapat beberapa cara untuk membangun employer branding perusahaan, antara lain memaksimalkan penggunaan media sosial perusahaan dengan benar, advokasi karyawan, dan menggabungkan strategi eksekutif. Sebuah laporan dari Universum menemukan bahwa 60 persen CEO memandang employer branding sebagai tanggung jawab mereka.

Baca juga: 8 Pertanyaan remote workers yang wajib diajukan saat interview

3. Membuat konten menarik dan relevan

Strategi dan tips rekrutmen startup yang berikutnya yaitu berkaitan dengan konten. Sekarang ini, konten adalah konsumsi sehari-hari masyarakat. Oleh sebab itu, membuat konten yang menarik bisa menjadi tips rekrutmen startup yang efektif. Perusahaan dapat memproduksi berbagai jenis konten untuk menarik perhatian kandidat. Strategi ini jika berhasil juga bisa memperkuat employer branding dari perusahaan. Konten yang menarik ini bisa berupa unggahan foto atau video yang memberikan gambaran tentang budaya perusahaan atau juga bisa berupa artikel pendek yang bersifat informatif dan memberi value untuk kandidat.

Misalnya dengan membuat konten yang menarik tentang perusahaan akan membuat kandidat membayangkan bagaimana jika mereka menjadi bagian dari perusahaan dan akhirnya tertarik untuk mendaftar di perusahaan tersebut.

4. Sistem rekrutmen referral

Sistem rekrutmen referral ini juga merupakan salah satu tips rekrutmen startup yang sudah banyak diterapkan. Dalam sistem referral internal, perusahaan akan memberikan insentif bagi siapapun karyawan yang berhasil merekomendasikan kandidat yang cocok untuk posisi yang sedang dicari oleh perusahaan. Strategi ini terbukti memberikan manfaat positif untuk perusahaan diantaranya menghemat biaya rekrutmen dan mempertahankan karyawan, serta kandidat yang diterima bekerja dari sistem rekrutmen referral ini cenderung lebih mudah beradaptasi.

5. Talent marketplace

Tips rekrutmen startup yang terakhir adalah dengan menggunakan talent marketplace. Jika ingin mengetahui seperti apa talent marketplace ini, Anda bisa membayangkan e-commerce, yaitu marketplace atau wadah bagi para pembeli untuk menemukan produk-produk yang mereka butuhkan. Bedanya terdapat pada ‘produk’ yang ditawarkan. Di talent marketplace, talent berperan seakan-akan sebagai produk, dan employer yang sedang mencari kandidat, adalah pembelinya.

Para talent yang masuk ke dalam marketplace akan mendapat kesempatan untuk direkrut oleh employer berdasarkan kriteria yang menjadi persyaratan. Biasanya, talent marketplace fokus pada bidang-bidang tertentu saja. Misalnya, EKRUT yang fokus dalam bidang Informasi, Komunikasi, dan Teknologi. Tentunya ini akan mempermudah kandidat mendapatkan peluang, dan membantu employer untuk merekrut kandidat.

Baca juga: Manfaat talent marketplace EKRUT untuk mendapatkan pekerjaan impian

Simplify your recruitment process with EKRUT

Simplify your recruitment process with EKRUT
EKRUT adalah salah satu jasa rekrutmen karyawan di Indonesia yang dapat diandalkan. (Gambar: Pexels)

Untuk membantu memaksimalkan pelaksanaan fungsi talent management, kamu bisa memanfaatkan platform EKRUT. Didirikan pada tahun 2016, EKRUT merupakan sebuah platform rekrutmen yang menggunakan perpaduan antara teknologi dan jaringan recruiter untuk melakukan proses rekrutmen yang efektif dan berkualitas.

Setiap talent yang mendaftar dan lolos ke dalam marketplace EKRUT telah melalui proses verifikasi yang dilakukan oleh Talent Advocates EKRUT.

Beberapa manfaat yang bisa kamu peroleh dengan menggunakan EKRUT antara lain yaitu:

  • Keuntungan eksklusif dari paket yang disediakan EKRUT.
  • Mengelola kandidat dengan mudah menggunakan tracking system yang dimiliki EKRUT.
  • Memperoleh kandidat yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan.
  • Akses langsung ke talent pool berkualitas yang telah melalui proses kurasi.
  • Konsultan profesional yang akan memberikan bantuan selama proses perekrutan. 

Perlu diketahui bahwa EKRUT menggunakan teknologi data science seperti Marketplace Curation Algorithm (MCA) untuk menyaring dan mengkurasi 5-10% kandidat kompetitif teratas yang mencari peluang kerja berdasarkan permintaan secara real-time. Maka dari itu, talent yang ditampilkan dalam marketplace adalah talent berkualitas dan terkini.

Untuk mencari dan menemukan kandidat yang sesuai dengan kriteria, EKRUT menggunakan teknologi bernama EKRUT Recommender System (ERS). Kelebihannya, variabel pencarian tidak hanya terbatas pada pengalaman, preferensi, dan keterampilan saja, namun masih banyak lagi. Selain itu,  EKRUT juga menggunakan Budget Prediction Algorithm (BPA) untuk mengukur, memprediksi, dan merekomendasikan kisaran ekspektasi gaji untuk masing-masing job posting berdasarkan kondisi market terkini secara efektif.

Untuk saat ini, terdapat 2 subscribe plan yang bisa kamu pilih di EKRUT:

1. Platform plan
Tersedia untuk langganan tahunan dan per-kuarter. Dengan subscribe plan ini, perusahaan kamu mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan unlimited hires tanpa harus membayar lagi biaya per hire.

2. Headhunting plan
Tidak ada membership fee untuk plan ini, perusahaan kamu hanya perlu membayar ketika terjadi hire.

Baca juga: 3 Contoh peraturan perusahaan dan panduan membuatnya

Sekarang, kamu sudah mengetahui tips mendapatkan karyawan berkualitas untuk startup kamu, kan? Untuk mencari kandidat terbaik dengan keterampilan di bidang teknologi, silakan kunjungi EKRUT.

smart hiring

Sumber:

  • dailysocial.com
  • entrepreneur.com
  • recruiter.com
  • rocketspace.com
  • recruiterbox.com

Tags

Share