Careers

Marketing Plan: Pengertian, Contoh, dan Cara Membuatnya

Published on
Min read
6 min read
time-icon
H1_marketing_plan.jpg

Membuat marketing plan adalah suatu hal yang krusial, sebab tanpa adanya marketing plan, perusahaan akan sulit untuk mencapai target-target pemasaran. Dengan kata lain, pencapaian tidak akan sesuai ekspektasi tanpa adanya marketing plan yang baik. Marketing plan berisikan beberapa unsur, salah satunya adalah tindakan apa yang dipilih perusahaan untuk mendapatkan target pasar. Untuk itu, ketahui pengertian, contoh, dan cara membuat marketing plan di artikel ini.

Apa itu marketing plan?


Marketing plan adalah panduan rencana pemasaran. (sumber: pexels)

Marketing plan atau rencana pemasaran adalah panduan menyeluruh yang menggambarkan upaya pemasaran suatu perusahaan. Marketing plan ini berisi informasi penting untuk mengubah pembeli potensial menjadi loyal customer. Kemudian, komponen marketing plan yang digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan, yaitu target demografi, tujuan perusahaan, dan strategi pemasaran. Walaupun prinsip dasar marketing plan semua cenderung sama, namun pengaplikasiannya tentu berbeda antara satu bisnis dengan yang lain. Pasalnya, pengaplikasian marketing plan harus sesuai dengan kondisi bisnis masing-masing, baik secara eksternal maupun internal.

Baca juga: Pengertian Guerilla Marketing dan 10 Contohnya dalam Strategi Pemasaran

Tujuan marketing plan


Marketing plan bertujuan untuk mencari tahu tentang perusahaan. (sumber: pexels)

Membuat marketing plan secara terperinci adalah sesuatu yang penting bagi sebuah perusahaan. Tanpa marketing plan, konsumen dan klien tidak bisa mencari tahu tentang perusahaanmu. Nah, berikut ini adalah tujuan marketing plan yang bermanfaat untuk kebutuhan perusahaanmu.

  • Memudahkan koordinasi kegiatan marketing
  • Proses identifikasi pengembangan usaha lebih mudah
  • Sebagai referensi untuk melakukan perubahan usaha
  • Sebagai dasar dalam menentukan kebijakan perusahaan
  • Mengetahui target pasar dengan lebih jelas
  • Mengetahui dan memperbanyak informasi perubahan pasar dan kompetitor
  • Menciptakan hubungan dan jaringan kerja yang lebih luas dengan organisasi-organisasi lain
  • Meningkatkan keuntungan dengan usaha yang efisien dan efektif

Baca juga: 20 Tools Digital Marketing Terbaik di Tahun 2022

Cara membuat marketing plan


Menyusun strategi pemasaran sangat penting dalam marketing plan. (sumber: pexels)

Berikut ini adalah cara membuat marketing plan yang dapat membantu pekerjaanmu.

1. Identifikasi visi dan misi bisnis

Langkah pertama dan yang paling penting dalam membuat marketing plan adalah dengan menentukan visi dan misi bisnis. Dengan visi misi yang spesifik, diharapkan strategi pemasarannya nanti bisa lebih terarah.

2. Tentukan target pasar

Menentukan target pasar penting dilakukan agar kamu bisa menerapkan marketing plan yang efektif. Dengan target pasar, kamu akan lebih fokus dalam memasarkan produk dan mengembangkan usaha. Salah satu cara yang efektif untuk menentukan target pasar, yaitu dengan melakukan riset pasar dan membuat buyer persona.

3. Analisis kompetitor

Menganalisis kompetitor merupakan salah satu bagian dari marketing plan yang penting. Pasalnya, dengan cara ini kamu dapat mengetahui tren apa yang ada di industrimu. Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan strategi dan campaign bisnismu dengan tren yang sedang berlangsung tadi.

4. Susun strategi pemasaran

Menjalankan strategi pemasaran akan memudahkanmu meraih tujuan perusahaan. Terutama untuk menarik perhatian target pasar hingga mengajak mereka berlangganan. Semua marketing plan yang dibuat tentu harus diukur keberhasilannya. Cara mengukurnya, yaitu dengan menentukan key performance indicator (KPI). KPI atau indikator kinerja adalah metrik yang dapat mengukur berbagai elemen dari marketing campaign organic traffic sebuah website, social media traffic, dan lain-lain.

5. Tetapkan anggaran

Tiap marketing plan tentu membutuhkan biaya. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk membuat anggaran marketing.

6. Gunakan marketing tools

Marketing tools dapat digunakan untuk memudahkanmu dalam menjalankan cara memulai bisnis dari nol yang baik. Ada berbagai macam aplikasi digital marketing yang bisa kamu gunakan untuk mengelola bisnismu. Berikut ini adalah beberapa marketing tools yang bisa kamu gunakan untuk membantu menjalankan bisnis.

  • Canva. Membuat desain grafis untuk kebutuhan marketing.
  • Trello. Mencatat dan mengelola to-do-list.
  • Mailchimp. Membuat berbagai campaign dan mengirimkannya ke konsumen.
  • SociaBuzz. Mencari influencer untuk diajak berkolaborasi mempromosikan produk.
  • Hootsuite. Mengelola beberapa akun media sosial bersama tim.
  • Social Mention. Mengetahui apa yang dibicarakan audiens tentang topikmu atau topik yang lain.
  • SEMRush. Menyusun strategi pemasaran berdasarkan performa kompetitor dan website sendiri.
  • Google Analytics. Mendapatkan informasi trafik, penilaian performa, dan gambaran visitor.

Baca juga: Campaign Adalah: Manfaat, Jenis, Cara Membuat, dan 4 Contoh Marketing Campaign

Contoh marketing plan


Kamu bisa menggunakan marketing model AIDA untuk membuat marketing plan. (sumber: pexels)

Berikut ini adalah berbagai contoh marketing plan berdasarkan jenis produknya yang bisa dipelajari.

Contoh marketing plan

Contoh marketing plan yang terpenting adalah fokus pada tahap awareness dari marketing model AIDA (attention, interest, desire, action). Kamu harus fokus meningkatkan awareness karena umumnya produk baru belum banyak yang tahu, sehingga kamu perlu menarik perhatian target pasar agar mereka tahu produkmu.

  • Tipe: perusahaan skincare XYZ
  • Visi: menjadikan skincare XYZ sebagai pilihan favorit perempuan
  • Misi: membangun brand awareness skincare XYZ
  • Target pasar: remaja hingga perempuan dewasa
  • Strategi konten: video “daily skincare routine” di Instagram dan TikTok
  • KPI: reach mencapai lebih dari 10.000 akun
  • Anggaran: Rp10.000.000 untuk ads
  • Marketing tools: Hootsuite dan Social Mention

Baca juga: 14 Digital Marketing Agency Terbaik di Indonesia beserta Daftar Layanannya

Itulah pengertian, contoh, dan cara membuat marketing plan untuk kebutuhan bisnis dan perusahaanmu. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untukmu, ya!

Selain melalui artikel dari EKRUT Media, kamu juga bisa memperoleh berbagai informasi dan tips menarik seputar karier melalui YouTube EKRUT Official. Tak hanya itu, jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • hubspot.com
  • investopedia.com
  • corporatefinanceinstitute.com
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    optimasi_instagram_ads.jpg

    Expert's Corner

    Optimasi Instagram Ads: 4 Metrik Utama untuk Mengukur Performa Campaign

    Nelson Simbolon

    07 December 2022
    5 min read
    BEP_(Break_Event_Point)_Pengertian__konsep__tujuan__3_komponen_dan_cara_perhitunganya.jpg

    startup

    BEP (Break Event Point): Pengertian, Tujuan, dan 3 Komponennya

    Sylvia Rheny

    06 December 2022
    5 min read
    manajemen-pemasaran-adalah---EKRUT.jpg

    Expert's Corner

    Manajemen Pemasaran: Pengertian, Tujuan, Tugas, dan Strateginya

    Maria Tri Handayani

    06 December 2022
    8 min read

    Video