Published on

Careers

Kenali risiko dan tips pacaran dengan teman sekantor

Tsalis Annisa

pacaran-dengan-teman-sekantor-EKRUT.jpg

Selayaknya hubungan percintaan yang memiliki fase bulan madu hingga fase pertengkaran, begitu pula jika kamu memiliki hubungan istimewa dengan rekan kerjamu. Agar kamu semakin paham, yuk kenali risiko pacaran dengan teman sekantor dan tips menjalaninya. 

Ini risikonya jika kamu pacaran dengan teman sekantor

Keputusan untuk pacaran satu kantor atau tidak tentu ada di tanganmu. Tapi sebelum kamu maju semakin dalam, ada baiknya kamu kenali risikonya di bawah ini. 

1. Kasmaran

Kamu mungkin tidak merasa akan menemukan masalah pada momen ini. Padahal nyatanya, ketika kamu sedang kasmaran kamu pasti akan selalu memikirkannya. 

Bahkan tidak menutup kemungkinan kamu ingin selalu bertemu dengannya, hingga fokus kerjamu terganggu dan pekerjaanmu pun terabaikan. Jika kamu tidak pintar-pintar mengendalikan diri, fase ini bisa menjadi awal kegoyahan kariermu.

2. Pertengkaran

Saat kamu bertengkar dengan pasanganmu, tentu kamu merasa lebih baik jika memberikan jarak dan tidak bertemu dengannya untuk sementara waktu. Tapi bagaimana jika kamu mau tidak mau harus bertemu dengannya seharian karena kalian satu kantor? Hal ini pasti cukup mengganggu. 

Lagi-lagi, sangat tidak menutup kemungkinan kondisi ini membuat kamu tidak fokus bekerja. Jadi, pastikan kamu bisa bersikap profesional dengan tidak membawa masalah pribadi ke kantor, ya!

3. Rekan kerja tidak nyaman

Baik saat sedang kasmaran, atau bahkan sedang bertengkar, sikapmu dan pasangan yang terlalu nampak terkadang dapat membuat rekan kerja menjadi tidak nyaman. 

Jika kamu tidak berhati-hati, rekan kerja yang tidak menyukaimu bisa saja menjadi kondisi ini sebagai alat untuk melawanmu. Selain itu, tidak menutup kemungkinan kamu akan menjadi topik gosip di lingkungan kerja. 

4. Momen putus bisa lebih menyakitkan

Ketika kamu pacaran satu kantor, fokus bekerja mungkin bisa menjadi salah satu jalan pelarian. Lalu bagaimana jika kamu justru putus namun tetap harus bertemu seharian? 

Jika sudah begini, tentu bekerja dengan giat tak lagi menjadi pelarian yang tepat, bukan? Terlebih lagi jika ternyata setelah itu si Dia justru berpacara dengan rekan kerjam yang lain. Kontan kamu harus melihat mantan kekasihmu dengan pacar barunya setiap hari. 

5. Kemungkinan resign lebih tinggi

Baik jika hubunganmu semakin serius atau hubungan kalian putus, kemungkinan resign akan menjadi lebih tinggi. Pertama, jika hubunganmu semakin serius hingga ke jenjang pernikahan, tidak semua perusahaan mengizinkan pasangan suami istri dalam satu perusahaan atau divisi. 

Kedua, jika hubungamu dengan si Dia kandas, tidak menutup kemungkinan hal menyakitkan yang disebutkan di atas dapat terus menyiksamu dan mengganggu kinerjamu. 

Itulah beberapa risiko pacaran dengan teman sekantor yang sebaiknya kamu ketahui sebelum memutuskan untuk menjalin kasih dengan rekan kerja. Tapi, jika kamu tetap teguh ingin menjalin hubungan dengan si Dia, masih ada beberapa tips yang mungkin bisa kamu lakukan.

pacaran - EKRUT
Hindarilah berpacaran dengan atasan atau bawahanmu karena dapat berpotensi memicu kamu menjadi subjektif - ERKUT

Tips pacaran satu kantor

Meski ada beberapa yang berakhir tidak menyenangkan, ada pula beberapa pasangan satu kantor yang berakhir bahagia dan bisa tetap menjaga suasana kantor profesional. Berikut ini adalah beberapa tipsnya. 

Jaga profesionlitas kerja

Agar hubunganmu dengan si Dia dapat tetap berjalan lancar, sebaiknya jangan biarkan hubungan kalian memengaruhi efesiensi dan kualitas kerjamu. 

Kamu tidak perlu merahasiakan hubunganmu dengan pasangan, tapi juga bukan berarti kamu mengumbar-umbar kemesraan atau bahkan pertengkaran dengan rekan kerjamu hingga membuat kamu nampak tidak profesional. 

Hindari berpacaran dengan yang kriterianya seperti ini

Pacaran dengan atasan atau bawahan adalah hal yang tidak dianjurkan. Pasalnya hal ini dapat sangat berpotensi kamu menjadi tidak objektif dengan pasanganmu. 

Bukan tidak mungkin hubunganmu dengan pasangan bisa menjadi perbincangan di lingkungan kantormu, bukan

Pastikan kamu sudah yakin dengan hubunganmu

Setelah melihat beberapa risiko di atas, sebelum kamu terus melangkah maju ada baiknya kamu sudah yakin dengan hubungan tersebut. Jangan sampai perasaan tersebut hanyalah perasaan kagum semata atau hanya main-main. 

Jangan sampai kamu membuang-buang waktumu untuk sesuatu yang hanya dapat mengacaukan masa depan kariermu. 

Cinta memang bisa datang begitu saja tanpa diperkirakan, jika menurut kamu perasaanmu begitu kuat cobalah untuk mempraktikan beberapa tips di atas.  

Rekomendasi bacaan: 

Sumber: 

  • thebalancecareers.com
  • career-intelligence.com​​​​​​​
  • thebalancecareers.com

Tags

Share