Published on

Careers

Panduan kerja: 100 hari pertama sebagai Marketing Director

Nur Rosita Dewi

panduan-kerja-marketing-director-EKRUT.jpg

Sebagai pejabat penting dalam perusahaan, 100 hari pertama sebagai Marketing Director pasti penuh dengan berbagai kecemasan. Mulai dari apakah kamu bisa melakukan pekerjaan dengan baik hingga apakah kamu bisa memberikan perubahan yang berarti di perusahaan. 

Agar lebih memudahkanmu, ada beberapa persiapan menjadi Marketing Director di kantor baru yang bisa kamu lakukan. Simaklah uraiannya berikut ini.

Kenapa 100 hari pertama sebagai Marketing Director begitu sulit?

Ada beberapa alasan yang menjadi latar belakang kecemasan seorang Marketing Director yang baru. Misalnya, alokasi budget marketing sering kali tidak linear dengan business outcomes. Hal ini tentu akan membuatmu stres karena tanggung jawabnya begitu besar.

Selain itu, posisi Marketing Director juga seringkali berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Posisi ini juga sering bersinggungan dengan divisi lainnya. Oleh sebab itulah, terkadang Marketing Director terkadang memiliki reputasi yang buruk di perusahaan.

Bagaimana caranya menghindari masalah sebagai Marketing Director?

100 hari pertama sebagai Marketing Director mungkin akan sedikit kompleks. Supaya perjalanan karier kamu di kantor baru bisa berjalan lancar, ada beberapa tips supaya kamu bisa menghindari konflik yang mungkin akan terjadi di masa depan.

  • Memahami tiga bidang (sumber daya, peran, dan situasi) sedetail mungkin
  • Memahami koneksi dan rasa saling membutuhkan antara ketiga area tersebut
  • Memahami peran mereka sendiri (dan kendala budaya) dalam mengoptimalkan setiap area
  • Memberikan perhatian untuk memaksimalkan sinergi antara tiga bidang tersebut

Memahami bisnis dengan baik

Selain dua hal di atas, sebagai Marketing Director kamu juga harus memahami bisnis yang dijalani perusahaan sebaik mungkin. Ketahui dan berkenalanlah dengan sistemnya, rekan kerjamu, dengan penjualan, serta dengan customer.

Kamu juga harus mengenali operator, klien, para pemegang jabatan di perusahaan, media, para analis, hingga kompetitor.

Membentuk strategi pemasaran yang baik

Dalam 100 hari pertama sebagai Marketing Director, kamu juga harus mulai membangun strategi pemasaran. 

Analisa apa saja keunggulan dan kekuatan yang dimiliki perusahaan tempat kamu bekerja. Lalu, kenali juga apa saja kelemahan yang dimiliki perusahaan.

Kemudian, lihat apa saja peluang yang bisa kamu ambil untuk memajukan perusahaan. Setelah itu, kamu harus menentukan dan memutuskan tindakan yang akan kamu ambil.

Membuat taktik

Buatlah taktik dalam menjalankan strategi pemasaran yang telah kamu buat. Buatlah review customer bersama segmentasi dan targetnya:

  • Keuntungan atau profit yang akan didapatkan 
  • Geografi
  • Pain points & hot buttons

Buat juga review yang menganalisis tentang proses pembelian atau buying cycle. Analisa juga management process bersama matriknya. Itu akan memudahkan kamu dalam menjalankan strategi pemasaran.

Membuat laporan dan review dari hasil kerja

Lakukan penilaian untuk membuat rencana kerja berikutnya:

  • Kesuksesan campaign dengan target yang dibuat
  • Customer feedback
  • Channel feedback

Setelah itu, bagikan matrik yang telah kamu analisa kepada anggota tim lainnya.

Itulah beberapa strategi dan hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat 100 hari pertama sebagai Marketing Director menjadi lebih mudah.

Rekomendasi bacaan: 

Sumber: 

Tags

Share