Published on

startup

Apa itu revenue? Pengertian, 3 cara menghitung, dan perbedaanya dengan income

Sylvia Rheny

Apa_itu_revenue__Pengertian__3_cara_menghitung__dan_perbedaanya_dengan_income.jpg

Sering mendengar istilah revenue, tapi apa kamu sudah mengetahui secara benar pengertian revenue? Seringkali revenue ini disamakan dengan income, namun tahukah kamu keduanya ternyata berbeda? 

Kedua istilah finansial ini penting untuk dipahami secara benar, apalagi jika kamu bekerja di bidang terkait, sebab jika digunakan secara tidak tepat, bisa berdampak pada kerugian finansial atau kesalahan dalam penyampaian laporan keuangan. 

Yuk, pahami lebih dalam pengertian revenue, perbedaannya dengan income, dan cara menghitung keduanya dengan tepat!

Baca juga: Mudah, ini 6 cara dapatkan penghasilan tambahan

Apa itu revenue?

Apa itu revenue?
Revenue adalah pendapatan yang berhasil diterima oleh sebuah perusahaan melalui kegiatan operasional utamanya. (Gambar: pexels.com)

Dilansir dari Investopedia, revenue adalah pendapatan yang dihasilkan dari operasi bisnis normal, termasuk diskon dan pengurangan untuk barang dagangan yang dikembalikan namun tanpa dikurangi dengan biaya operasional.

Sedangkan dilansir dari Indeed, revenue adalah pendapatan yang diperoleh oleh individu atau bisnis dari penjualan produk atau layanan apa pun yang ditawarkan. Revenue atau yang sering dikenal dengan “sales” adalah satu dari dua hal pada laporan laba rugi yang menentukan seberapa baik kinerja bisnis.

Revenue bisa datang dalam berbagai bentuk, misalnya revenue penjualan, revenue sewa, revenue dividen, dan sebagainya. Dua bagian penting dari revenue adalah biaya dan jumlah unit yang terjual dari setiap produk atau layanan.

Untuk setiap bisnis baru, tujuan utamanya adalah menghasilkan revenue dengan cepat dan efektif dan menjaga biaya produksi atau layanan serendah mungkin. Salah satu caranya adalah mendatangkan klien sebanyak mungkin atau menghasilkan penjualan sebanyak mungkin untuk memaksimalkan keuntungan dan tetap kompetitif.

Apa bedanya revenue dengan income?

Apa bedanya revenue dengan income?
Revenue adalah pendapatan yang belum dikurangi biaya operasional dan biaya tambahan lain. (Gambar: pexels.com)

Seperti yang telah dijelaskan pada poin di atas, revenue adalah pendapatan yang mana total uang yang didapatkan saat menjual suatu produk atau jasa dalam periode waktu tertentu tanpa dikurangi dengan biaya operasional yang kamu keluarkan. Bagaimana dengan income? Income lebih mengacu pada laba bersih, yang artinya total uang yang kamu dapatkan dari penjualan tersebut sudah dikurangi dengan biaya operasional ataupun pendapatan tambahan yang ada. 

Biaya operasional bisa mencakup biaya pokok penjualan, gaji karyawan, bunga pinjaman, peralatan usaha, biaya penyusutan, biaya sewa tempat, biaya pajak, maupun biaya darurat lainnya. Sementara itu, pendapatan tambahan biasanya meliputi bunga dari investasi atau uang yang berasal dari penjualan aset, baik yang berwujud maupun tidak. 

Cara menghitung revenue

Cara menghitung revenue
Tiga cara menghitung revenue adalah total, average, dan marginal revenue. (Gambar: pexels.com)

Tiga cara menghitung revenue adalah dengan total revenue, average revenue, dan marginal revenue. Penjelasan lebih rincinya adalah sebagai berikut:

1. Total revenue (TR)

Cara pertama menghitung revenue adalah dengan total revenue. Menghitung revenue dengan cara ini adalah yang paling dasar. Rumus menghitung total revenue adalah sebagai berikut:

Total revenue = harga jual x jumlah produksi

2. Average revenue (AR)

Cara kedua menghitung revenue adalah dengan mengetahui pendapatan rata-rata pada perusahaan tersebut. Caranya adalah membagi total pendapatan dengan nilai jumlah produk yang mampu dijual. Rumus menghitung average revenue adalah sebagai berikut:

Average revenue = Total pendapatan : jumlah produk terjual

3. Marginal revenue (MR)

Cara ketiga menghitung revenue adalah dengan menghitung marginal revenue atau MR. Marginal revenue adalah suatu pendapat tambahan karena adanya tambahan pada tiap unit barang yang dijual. Rumus menghitung average revenue adalah sebagai berikut:

Marginal revenue = tambahan TR (total revenue) : tambahan jumlah barang yang terjual

Baca juga: 6 Cara menghasilkan uang dari blog

Cara menghitung income

Cara menghitung income
Cara menghitung income adalah dengan gross profit dan net profit. (Gambar: pexels.com)

Untuk menghitung income, terdapat dua cara yaitu dengan cara gross profit dan juga net profit. Penjelasannya adalah sebagai berikut:

1. Gross profit

Gross profit atau biasa disebut dengan laba kotor dihitung dengan cara membagi total keuntungan bruto dengan nilai total pendapatan ataupun penjualan. Rumus menghitung gross profit adalah sebagai berikut:

GP = Jumlah laba bruto : total penjualan

2. Net profit

Net profit atau biasa disebut dengan nilai keuntungan bersih adalah nilai yang dihitung dengan cara membagi total keuntungan bersih dengan nilai penjualan. Rumus menghitung net profit adalah sebagai berikut:

NP = Total keuntungan bersih : total penjualan

Baca juga: 5 Situs survey berbayar untuk penghasilan tambahan

Tips menaikkan revenue

Tips menaikkan revenue
Tips menaikkan revenue adalah meningkatkan nilai jual. (Gambar: pexels.com)

Setiap bisnis pasti menjadikan revenue sebagai salah satu tolak ukur perkembangan bisnisnya. Oleh karena itu, setiap perusahaan pasti menginginkan peningkatan revenue dari waktu ke waktu. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menaikkan revenue yang bisa kamu pertimbangkan: 

  • Mengontrol arus kas perusahaan.
  • Mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran perusahaan secara rinci. 
  • Memaksimalkan kegiatan marketing agar tidak overspending.
  • Menambah produk atau layanan.
  • Meningkatkan nilai jual.
  • Memperluas bidang industri.
  • Mencari target konsumen baru.
  • Menekan pengeluaran atau biaya operasional.

Beberapa tips di atas hanyalah sebagian kecil cara yang bisa dilakukan untuk menaikkan revenue. Setiap perusahaan pasti memiliki rumusan sendiri untuk meningkatkan revenue. Untuk itu, kamu harus jeli dan teliti untuk membaca laporan keuangan dan menilik fakta di lapangan. Pastikanlah setiap kegiatan perusahaan berjalan seefisien mungkin.

Baca juga: 5 Pekerjaan online ini bisa jadi alternatif penghasilan tambahan

Revenue sebagai tolak ukur suksesnya bisnis

Revenue sebagai tolak ukur suksesnya bisnis
Revenue adalah salah satu tolak ukur suksesnya bisnis. (Gambar: pexels.com)

Revenue ini sering menjadi indikator kesuksesan pada suatu perusahaan. Untuk mencapai revenue yang ditargetkan, terdapat beberapa aspek yang harus diperhatikan. Berikut ini contohnya: 

  1. Menentukan harga jual produk barang atau jasa. 
    Lakukan riset pasar, jangan asal menentukan harga jual. Hal ini nantinya berkaitan langsung dengan minat beli konsumen dan nilai keuntungan yang bisa diperoleh perusahaan.
     
  2. Lakukan analisis kompetitor. 
    Lakukan analisis terhadap kompetitor untuk mendapatkan informasi yang berharga, informasi ini bisa terkait harga jual standar untuk produk yang sama. Tidak ada salahnya juga mengambil nilai positif dari pengalaman kompetitor yang sudah lebih lama berkecimpung dalam bisnis serupa.
     
  3. Yield management
    Yield management adalah manajemen strategi harga bagaimana perusahaan dapat menjual produk yang tepat, target konsumen yang tepat, dan juga waktu yang tepat. Yield management sifatnya hanya sementara atau tidak baku dan sangat bergantung dengan 5C, yaitu cost, calendar, clock, capacity, dan consumer
     
  4. Aktivitas marketing. 
    Aktivitas marketing ini penting agar produk dikenal oleh konsumen. Kamu sebaiknya melakukan aktivitas marketing yang tepat dan sesuai dengan produk atau layananmu. Jangan overspending atau bahkan tidak melakukan aktivitas marketing sama sekali karena bisa berdampak langsung pada nilai revenue.

Baca juga: Ide kerja sampingan ini bantu kamu dapat penghasilan lebih

Nah, itulah beberapa hal mendasar yang bisa kamu ketahui tentang revenue. Semoga penjelasan di atas bisa bermanfaat untuk menambah wawasan kamu di bidang bisnis dan finance. Selain itu, jika kamu tertarik untuk berpindah kerja, kamu bisa mendaftarkan diri melalui EKRUT. Di EKRUT terdapat berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu. 

Dapatkan juga berbagai tips & insight menarik untuk pengembangan karier kamu melalui YouTube EKRUTtv, salah satunya “Cara meningkatkan kemampuan presentasi” di bawah ini.

sign up EKRUT

Sumber:

  • Investopedia
  • Indeed
  • Jurnal.id
  • Accurate.id

Tags

Share