Published on

Careers

Supplier adalah: Pengertian, fungsi, 4 jenis, dan cara menjadi supplier

Sylvia Rheny

Supplier_adalah_Pengertian__fungsi__4_jenis__dan_cara_menjadi_supplier.jpg

Kamu mungkin pernah mendengar istilah supplier, saat ini banyak orang yang menyamakan arti supplier dengan distributor, distributor hanya fokus menjual ataupun menyalurkan produknya kepada pihak pengecer agar bisa disalurkan ke konsumen akhir, sedangkan supplier menjual bahan baku kepada perusahaan yang memerlukan bahan mentah agar bisa diolah menjadi barang matang yang siap dijual. 

Nah, untuk mengetahui apa itu fungsi, cara kerja, jenis, dan cara menjadi supplier, simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

Apa itu supplier?

Apa itu supplier?
Supplier adalah pihak perorangan atau perusahaan yang menjual bahan mentah ke pihak lain. (Sumber: pexels.com)

Supplier adalah pihak perorangan atau perusahaan yang memasok atau menjual bahan mentah ke pihak lain, baik itu ke perorangan atau perusahaan agar bisa dijadikan produk barang atau jasa yang matang. Kemudian, dilansir dari website Maxmanroe, supplier adalah pihak (perorangan/ perusahaan) yang menjual atau memasok sumber daya dalam bentuk bahan mentah kepada pihak lain (perorangan/ perusahaan) untuk diolah menjadi barang atau jasa tertentu.

Dari kedua pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa supplier adalah pihak perorangan atau perusahaan, atau biasanya disebut sebagai pemasok, yang memberikan suplai kepada pihak lain, bisa perorangan atau perusahaan, berupa bahan mentah untuk diolah menjadi barang atau jasa tertentu.

Baca juga: 5 Contoh surat jalan yang baik dan benar beserta kegunaanya

Fungsi supplier

Fungsi supplier
Supplier memiliki fungsi dan peranan yang penting di dalam rantai suplai produk untuk konsumen, baik itu barang maupun jasa. (Sumber: pexels.com)

Supplier memiliki fungsi dan peranan yang penting di dalam rantai suplai produk untuk konsumen, baik itu barang maupun jasa. Berikut ini beberapa fungsi yang bisa kamu ketahui tentang supplier:

  1. Sebagai pihak yang memastikan ketersediaan bahan
    Sebagai pihak yang memastikan ketersediaan bahan baku atau bahan mentah untuk pihak individu atau perusahaan yang membutuhkan supplier.
  2. Memastikan bahan baku yang dipasok
    Memastikan bahan baku yang dipasok dalam keadaan baik saat diterima oleh pihak pembeli.
  3. Mengatur proses penyimpanan bahan baku 
    Mengatur proses penyimpanan bahan baku agar tetap baik dan berkualitas sebelum dikirim ke perusahaan yang membutuhkan.

Baca juga: UMKM adalah: Pengertian, jenis, dan 3 kontribusinya bagi perekonomian

Bagaimana cara kerja supplier?

Bagaimana cara kerja supplier?
Perkembangan teknologi yang pesat sekarang, banyak kegiatan yang dijalankan pihak supplier untuk memenuhi kebutuhan pembelinya. (Sumber: pexels.com)

Di zaman dengan perkembangan teknologi yang pesat sekarang, banyak kegiatan yang dijalankan pihak supplier untuk memenuhi kebutuhan pembelinya. Ada lima hal yang perlu dilakukan oleh pihak supplier yaitu:

  • Supplier harus memenuhi ketersediaan bahan mentah.
  • Supplier memberikan penjelasan informasi yang terkait dengan bahan baku.
  • Melakukan proses pemasaran yang ampuh.
  • Menjalin kerjasama dengan para pebisnis.
  • Menjaga kualitas bahan baku agar tetap layak.

Baca juga: Kenali quarter life crisis, penyebab, dan 5 cara mengatasinya

Hubungan supplier dengan perusahaan

Hubungan supplier dengan perusahaan
Supplier memiliki peranan yang penting dalam kelangsungan bisnis suatu perusahaan. (Sumber: pexels.com)

Supplier memiliki peranan yang penting dalam kelangsungan bisnis suatu perusahaan karena supplier termasuk ke dalam mata rantai utama. Keberadaan supplier pun tidak jarang masuk ke dalam bagan organisasi dalam suatu perusahaan karena adanya hubungan timbal balik antara perusahaan dan supplier. Perusahaan memerlukan supplier untuk memenuhi kebutuhannya demi kelangsungan bisnis perusahaan. Bukan hanya sekedar memenuhi, namun juga menggantungkan kualitas produk dan layanan kepada supplier. Untuk itu, hubungan baik antara supplier dan perusahaan perlu dibina dengan baik. 

Perusahaan biasanya juga memposisikan supplier sebagai rekan yang penting untuk perkembangan dan masa depan perusahaan. Kerjasama yang dibangun dengan baik di antara keduanya juga akan berdampak pada peningkatan pelayanan pelanggan dan efisiensi produk atau perbaikan kemampuan produk perusahaan.

Adapun tugas utama perusahaan untuk menjaga hubungan baik dengan supplier adalah sebagai berikut:

  • Mengidentifikasi dan menentukan syarat kualitas produk yang baik.
  • Mengevaluasi alternatif supplier yang mampu memberikan suplai bahan produksi dengan baik.
  • Memilih supplier yang memiliki kualitas terbaik.
  • Merencanakan kualitas produk produksi bersama supplier.
  • Bekerja sama dengan baik dengan supplier selama masa kontrak.
  • Mendokumentasi bukti kesesuaian bahan produksi.
  • Pemberian sertifikat oleh Departemen Quality Control (QC) pada supplier yang mampu memenuhi syarat.
  • Menyebarkan kuesioner kepuasan dan harapan pelanggan untuk meningkatkan kualitas bahan pokok dari supplier

Sebagai catatan yang perlu digaris bawahi bahwa berbagai aspek terkait kepuasan pelanggan penting untuk dipahami dengan baik antara supplier dan perusahaan karena tujuan utama kerjasama adalah peningkatan kepuasan pelanggan.

Baca juga: Resume adalah: Ketahui pengertian, 4 jenis, bedanya dengan CV, dan panduan membuatnya

4 Jenis supplier

4 Jenis supplier
Supplier terbagi menjadi 2 bagian yaitu supplier produk barang dan jasa. (Sumber: pexels.com)

Berdasarkan produk yang dihasilkan, supplier terbagi menjadi 2 bagian yaitu supplier produk barang dan jasa yaitu:

1. Supplier produk jasa

Supplier produk jasa adalah supplier yang mampu memasok bahan mentah untuk diolah menjadi produk jasa. pihak supplier hanya menyuplai bahan mentah agar bisa diolah oleh pihak selanjutnya agar menjadi produk jasa yang bisa disalurkan untuk konsumen.

2. Supplier produk barang

Supplier produk barang adalah jenis supplier yang menyuplai produk bahan mentah dan diolah agar menjadi produk jadi. pihak supplier hanya akan memasok bahan baku saja agar bisa diolah oleh pihak yang membutuhkan. Berdasarkan jenisnya, supplier terbagi menjadi dua bagian, yaitu supplier bahan material fabrikasi, dan supplier bahan non fabrikasi. Berikut ini penjelasannya:

3. Supplier bahan material fabrikasi

Supplier bahan material fabrikasi adalah supplier yang mampu untuk menyediakan bahan atau material yang akan dipesan oleh perusahaan, tetapi harus terlebih dahulu diproses di tempat supplier sesuai kesepakatan pihak yang telah ditentukan.

4. Supplier bahan material non-fabrikasi

Supplier bahan material non-fabrikasi adalah supplier yang memasok bahan produksi atau  material tanpa harus melewati proses pembuatan khusus di tempat supplier untuk kebutuhan pihak yang diperlukan.

Cara menjadi supplier

Cara menjadi supplier
Untuk menjadi supplier yang sukses, kamu harus menyiapkan beberapa langkah. (Sumber: pexels.com)

Jika kamu tertarik untuk menjadi supplier yang sukses, kamu harus menyiapkan beberapa langkah dibawah ini:

1. Memiliki stok bahan sendiri

Kamu harus tau bahwa pihak supplier pihak yang menjadi rantai pertama dalam suatu industri. Karena itu, kamu harus memiliki stok bahan mentah sendiri, jangan sampai membeli bahan pada pihak lain. karena itu, keuntungan yang akan kamu peroleh juga akan menjadi lebih banyak karena tidak mengambil pihak lain. Bahkan, keuntungan yang didapat dari seorang supplier memiliki nilai yang bisa dibilang tinggi.

2. Mencari perusahaan untuk bekerjasama

Setelah memastikan diri bahwa kamu mempunyai bahan mentah sendiri, selanjutnya carilah perusahaan yang mau bekerjasama dengan kamu. sehingga, nanti  keuntungan kamu akan menjadi lebih stabil.

3. Mempelajari produk yang disalurkan

Kamu juga harus bisa menguasai informasi produk yang akan kamu salurkan. Karena itu, cobalah untuk menggali informasi tentang bagaimana cara untuk menjaga kualitas produk yang baik dan tetap berkualitas agar kegiatan produksi bisa berjalan secara berkelanjutan. Selain itu, dapatkan informasi tentang pemasaran produk yang baik agar nantinya kamu bisa mendapatkan keuntungan yang tepat.

Baca juga: CEO adalah: Skill-set, perbedaan dengan direktur, dan 5 peran pentingnya

Nah, itulah penjelasan tentang pengertian supplier hingga bagaimana cara menjadi supplier. Jika perusahaan kamu ingin lebih sukses dan lebih maju, menjaga kerjasama yang baik dengan supplier tidaklah cukup, kamu juga harus mempunyai strategi pemasaran, manajemen keuangan, dan manajemen produk yang baik, ya!

Nah, selanjutnya jika kamu tertarik untuk berpindah kerja ke perusahaan baru impianmu, kamu bisa mendaftarkan diri melalui EKRUT. Di sini terdapat berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu. Sebagai tambahan, kamu juga bisa mengasah skill untuk pengembangan karier melalui YouTube EKRUTtv. Semoga membantu, ya!

daftar EKRUT

Sumber:

  • accurate
  • accountingtools
  • marketbusinessnews
  • oberlo
  • maxmanroe

Tags

Share