Published on

Careers

Bahaya, ini tanda micromanagement kepemimpinan ini di tempat kerja

Tsalis Annisa

tanda-micromanagement-EKRUT.jpg

Saat ini, gaya kepemimpinan micromanagement sering kali dijumpai di berbagai macam organisasi atau lingkungan kerja. Secara definisi, micromanagement merupakan gaya kepemimpinan yang ditandai adanya pengawasan dan pengarahan berlebihan dari atasan. 

Umumnya seseorang yang melakukan micromanagement tidak sadar dengan apa yang ia lakukan. Nah, agar lebih paham, kamu perlu tahu apa saja tanda gaya kepemimpinan micromanagement dan cara menghadapinya

5 Tanda kamu menerapkan gaya kepemimpinan micromanagement

tanda micromanagement - EKRUT
Salah satu tanda micromanagement adalah tidak pernah puas dengan kinerja tim - EKRUT

Berikut ini adalah beberapa tanda gaya kepemimpinan micromanagement yang perlu kamu ketahui. 

  1. Berpikir tim tidak dapat melakukan tugas lebih baik darimu. Jika kamu mengalami hal ini, kamu akan cenderung mengambil alih pekerjaan. 
  2. Kamu akan mengambil alih pekerjaan seseorang jika menemukan kesalahan kecil pada orang tersebut. Hal ini juga menunjukkan bahwa kamu memiliki rasa tidak percaya dengan bawahan kamu.
  3. Tidak pernah puas dengan kinerja tim. Jika kamu selalu merasa kecewa dengan hasil kerja anak buah, ini merupakan tanda bahwa kamulah yang menjadi masalahnya, bukan orang lain.
  4. Kamu selalu berpikir setiap hal harus berjalan sesuai dengan caramu sendiri. Sehingga semua anggota tim harus mengikuti caramu dalam mengerjakan sesuatu.
  5. Kamu akan mencegah orang lain membuat keputusan tanpa berkonsultasi denganmu terlebih dahulu. 

Jika kamu melakukan hal tersebut dengan sengaja, kamu akan membuat tim merasa bahwa mereka tidak diberi kebebasan untuk mengambil keputusan tanpa persetujuan kamu.

Pada dasarnya, jika segala sesuatu hanya berputar di sekitar kamu, kamu berpotensi melakukan hal yang berlebihan. Beberapa orang mungkin menganggap kamu terlalu bersemangat. 

Namun, pasti ada juga yang menyebutmu suka mengendalikan orang lain. Bagaimana pun hal ini sebaiknya dihindari dalam lingkungan kerja. Sebab yang utama adalah bagaimana sebuah tim dapat bekerja sama.

Baca juga: 9 Tipe-tipe kepemimpinan, bos kamu yang mana?

Bagaimana cara menghentikan perilaku micromanagement?

micromanagement - EKRUT
Mulailah berikan kepercayaan kepada tim dalam mencapai target tanpa perlu mendikte - EKRUT

Jika kamu melakukan beberapa tanda di atas, ada baiknya kamu mengetahui beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghentikan perilaku ini. 

Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan. 

  • Cukup tentukan target tim tanpa mendikte bagaimana cara kerjanya
  • Mulai percayakan timmu dalam melakukan tugasnya
  • Biarkan timmu belajar dari kesalahan
  • Hindari keinginan untuk menang sendiri
  • Berikan tanggung jawab lebih kepada tim

Baca juga: 12 Cara menjadi manajer yang baik dan sukses

Lakukan ini jika atasanmu yang justru melakukan micromanagement

micromanagement - EKRUT
Bangun komunikasi yang baik dengan atasan adalah hal yang perlu kamu lakukan jika mengalami micromanagement - EKRUT

Nah, jika kamu merasa atasanmu yang memiliki gaya kepemimpinan micromanagement, berikut adalah beberapa cara baik yang bisa kamu lakukan untuk menanganinya.

  1. Pahami bagaimana sikap dari atasan atau manajer kamu, belajarlah untuk melihat sesuatu dari sudut pandang mereka. Dengan memahami tanda-tanda micromanagement, kamu mungkin bisa membantu mereka untuk mewujudkan tujuan. Mengejar tujuan bersama-sama akan membangun kepercayaan dan akan memberimu lebih banyak kebebasan.
  2. Lakukan meeting untuk sepakat melakukan sesuatu yang dapat membantu mencapai tujuan. Jika atasan kamu ikut campur, ingatkan bahwa ada bagian dan porsi kerja yang harus diterapkan masing-masing. Selalu minta kepada atasan untuk memberimu kesempatan melakukan tugas sendiri.
  3. Berkomunikasi dengan atasan kamu secara rutin. Komunikasi adalah cara terbaik untuk berurusan dengan seorang micromanagement. Oleh karena itu, selalu berikan update tentang hasil kerjaanmu pada setiap kesempatan.
  4. Buktikan kredibilitas. Manajer kamu mungkin merasa harus melakukan micromanagement karena mereka merasa tidak bisa melepaskan atau mendelegasikan tugas dengan mudah. Untuk mengatasi hal ini cobalah meyakinkan manajer kamu untuk percaya pada kinerja kamu di kantor dengan membuktikan krediblitasmu dalam melakukan pekerjaan. 

Itulah beberapa tanda dan cara menghadapi perilaku micromanagement yang perlu kamu ketahui. Meski memberikan dampak negatif, hal ini sebenarnya masih bisa dihadapi dengan komunikasi yang baik antara atasan dengan anggota tim. Jadi, jangan sungkan untuk mengutarakan pendapatmu, ya.

Baca juga:
Pengguna Internet Indonesia habiskan 5,5 jam per hari dengan ponsel

Tips alokasi bonus akhir tahun dengan bijak

Amankan CPU, Google tambah pengaman Chrome

Lakukan 5 tips ini jika kamu berselisih dengan atasan

 

tanda micromanagement - EKRUT
Last update: 19 September 2020

Sumber: 

  • hugets.com
  • leadershipthoughts.com
  • forbes.com

Tags

Share