Published on

Careers

8 Tips presentasi efektif dan menarik

Maria Tri Handayani

tips-presentasi---EKRUT.jpg

Meski sering dihadapkan pada presentasi di saat bekerja, namun sebagian orang seringkali tetap merasa grogi dan takut presentasi yang dilakukan tidak berhasil memukau atasan, tim, atau klien perusahaan. 

Kunci dari presentasi yang menarik dan efektif ada pada persiapan yang matang dan teknik presentasi yang baik. Agar kamu semakin mahir melakukan presentasi tersebut, perhatikan tips presentasi berikut ini. 

1. Buatlah pembuka yang mengena

tips presentasi - EKRUT
Pembuka yang baik akan mempengaruhi respon terhadap keseluruhan presentasi - EKRUT

Salah satu cara membuat presentasi yang menarik adalah dengan membuat pembuka yang langsung bisa menarik perhatian audiens. 

Pembukaan yang sukses mengena di benak audiens akan berdampak positif pada respon terhadap keseluruhan presentasi. 

Ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk menciptakan pembuka yang menarik. Misalnya memulai presentasi dengan icebreaker yang melibatkan audiens sejak menit pertama. 

Meski begitu saat merancang pembukaan presentasi kamu harus tetap memperhatikan siapa audiens yang kamu hadapi. 

Pada presentasi kerja di hadapan atasan dan calon investor tentu tidak selalu pas bila kamu memulai presentasi dengan lelucon yang berlebihan. 

Baca juga: Elevator pitch: deskripsi dan cara menguasainya

2. Siapkan slide presentasi yang jelas tapi tetap menarik 

tips presentasi - EKRUT
Slide presentasi yang menarik akan membuat perhatian audiens terjaga - EKRUT

Saat presentasi, audiens akan memerhatikan slide presentasi yang akan kamu sampaikan. Itu sebabnya taruh perhatian lebih pada materi yang kamu buat dengan mempertimbangkan beberapa hal seperti:

  • Tambahkan visual

Tips presentasi berikutnya adalah tambahkan visual dalam slide presentasi untuk membuat audiens lebih terkesan. 

Kebanyakan orang adalah visual learner yang lebih mampu belajar dan mengingat lewat gambar dibanding hanya membaca atau mendengar. 

Meski demikian kamu harus ingat bahwa gambar yang digunakan dalam presentasi tidak melulu soal cantik atau menarik mata, tetapi juga harus berhubungan dengan poin penting yang hendak kamu sampaikan dalam presentasi. 

Gunakanlah gambar yang dapat menjelaskan konsep dari inti presentasimu seperti dengan membuat infografis

  • Kurangi terlalu banyak penggunaan bullet point

Mungkin kamu ingin menggunakan banyak bullet points untuk meringkas presentasi. Tidak ada yang salah dengan menggunakan ini, namun hindarilah menggunakan terlalu banyak di dalam slide presentasimu. 

Pasalnya bullet point yang terlalu banyak justru akan membuat audiens tidak fokus pada apa yang kamu bicarakan. 

Untuk mencegah terlalu banyak menggunakan bullet point gunakan bantuan visual dalam slide presentasi kamu. 

  • Hindari penggunaan transisi yang berlebihan 

Bila kamu terbiasa menggunakan animasi atau transisi pada slide presentasi, maka pertimbangkanlah lagi transisi yang kamu gunakan tersebut. 

Jangan gunakan terlalu banyak transisi yang berlebihan seperti transisi terbang atau melayang. Audiens bisa jadi akan bosan dan justru terganggu ketika harus memintamu menahan slide atau kembali ke slide sebelumnya. 

3. Kemas penutup dengan tepat 

tips presentasi - EKRUT
Penutup yang berkesan akan membuat kesan tersendiri yang baik oleh audiens - EKRUT

Sama seperti tips presentasi yang menekankan pada pentingnya pembukaan, bagian penutup dalam presentasi juga penting dalam meningkatkan pengalaman dan daya ingat seseorang terhadap sebuah presentasi. 

Itu sebabnya jangan lupa untuk mengakhiri presentasi dengan ringkasan atau kesimpulan yang bisa menjadi catatan kuat bagi audiens. 

Baca juga: Pengertian pitch deck dan rahasia cara membuatnya

4. Siapkan struktur penyampaian yang tepat

tips presentasi - EKRUT
Gunakan struktur penyampaian yang tepat agar audiens memahami presentasi kamu - EKRUT

Ketika sedang mempersiapkan presentasi, pertimbangkan teknik presentasi yang hendak kamu lakukan. Salah satunya dengan membuat poin-poin yang kamu anggap paling utama dalam keseluruhan presentasi. 

Pasalnya pada presentasi yang terbilang kompleks, audiens hanya akan fokus pada beberapa ide kunci saja. 

Setelah mengetahui poin-poin penting yang ingin kamu sampaikan, baru kemudian kamu memikirkan struktur penyampaian yang tepat. 

Pertimbangkan beberapa hal seperti siapa audiens dan pertanyaan apa yang kemungkinan akan kamu hadapi. 

Identifikasi siapa audiens yang ada sehingga kamu bisa mengetahui gaya berbicara dan teknik penyampaian yang sesuai. Lalu pikirkan kemungkinan pertanyaan yang kamu hadapi. 

Bila perlu susun ulang bahan presentasi hingga menurutmu dapat memudahkan penjelasan terkait kemungkinan pertanyaan yang akan kamu hadapi. 

5. Melakukan story telling 

Melakukan story telling dalam tips presentasi - EKRUT 
Presentasi yang disampaikan dengan cara story telling lebih menarik bagi audiens - EKRUT

Tahukah kamu bahwa penyampaian presentasi dengan cara story telling atau menceritakan sesuatu lebih disukai oleh audiens ketimbang presentasi biasa. Pasalnya lewat penyampaian secara story telling membuat audiens memerhatikan dan mampu mengingat banyak hal. 

Kemungkinan mereka akan terlibat dalam cerita yang kamu bangun. Jangan terlalu panjang, kamu bisa menggunakan model story telling ini di awal persentasi saja untuk memenangkan perhatian audiens. 

Mulailah dengan menceritakan satu tokoh, berdasarkan data yang kamu punya. Namun pastikan juga agar kamu bisa membedakan dari story telling tersebut data yang harus diubah dan data yang tidak diubah agar story telling tersebut sejalan dengan data-data di presentasimu. 

6. Libatkan audiens 

tips presentasi - EKRUT
Libatkan audiens untuk menarik minat terhadap presentasi - EKRUT

Tips presentasi selanjutnya adalah jangan ragu untuk melibatkan audiens saat menyampaikan presentasi . Alih-alih hanya terpaku pada layar presentasi, cobalah untuk melibatkan peserta pada presentasi. 

Salah satu cara seperti dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada audiens yang dapat menumbuhkan minat pada topik pembahasan presentasi. 

7. Perhatikan suara dan bahasa tubuh 

tips presentasi - EKRUT
Jangan buat bahasa tubuh yang terlalu berlebihan saat presentasi - EKRUT

Meskipun saat presentasi kamu akan mengandalkan banyak bantuan materi visual untuk menarik perhatian audiens, bukan berarti kamu melupakan pentingnya cara berbicara yang efektif dan bahasa tubuh yang tepat, ya. 

Pastikan untuk menjaga kecepatan saat berbicara dan gunakan nada suara yang berbeda untuk menekankan poin-poin yang penting dan menarik perhatian audiens

Perhatikan pula bagaimana bahasa tubuh kamu selama presentasi, sebab bahasa tubuh akan sangat memengaruhi bagaimana pesan kamu tersampaikan. Hindari menyilangkan lengan di dada, memasukkan tangan di saku belakang atau mondar-mandir di atas panggung. Buatlah gerakan yang lebih terbuka, percaya diri, dan alami selama kamu presentasi. 

8. Jadilah diri sendiri 

tips presentasi - EKRUT
Jangan terjebak dengan rasa takut salah saat presentasi - EKRUT

Saat melakukan presentasi cobalah untuk tetap menjadi dirimu sendiri. Terlalu fokus ingin memberi kesan yang bukan diri kamu yang asli justru bisa mengacaukan presentasi. 

Jangan pula terjebak dalam rasa takut melakukan kesalahan saat presentasi. Rasa takut itu justru dapat membuatmu merasa lebih gugup ketika presentasi. Lagipula jikalau terjadi kesalahan,  yang kamu perlukan hanyalah mengatasinya dengan tepat dan tenang.  Akui kesalahan yang kamu lakukan dan lanjutkan presentasi seperti biasa. 

Itulah 8 tips presentasi yang efektif dan menarik yang bisa kamu coba. Teruslah berlatih dan jangan biarkan rasa gugup justru menghalangimu memberikan presentasi yang baik di tempat kerja, ya.

tips presentasi - EKRUT
Last update: 31 January 2021

Sumber:

  • themuse.com
  • forbes.com
  • businessinsider.sg
  • skillsyouneed

Tags

Share