Published on

Careers

Elevator pitch: begini penjelasan dan cara menguasainya

Tsalis Annisa

elevator-pitch-EKRUT.jpg

Elevator pitch adalah jenis presentasi bisnis singkat antara hingga sekitar 10 menit yang biasa dipakai untuk mempresentasikan bisnis kita saat bertemu dengan calon customer maupun investor di waktu yang sangat singkat.

Prinsipnya, karena durasi pertemuan dengan klien tidak panjang, maka kamu harus memanfaatkan sebaik-baiknya waktu itu untuk mempromosikan jasa atau produk kita. Berikut ini deskripsi dan hal penting yang harus kamu ketahui tentang elevator pitch.

Kapan dan bagaimana cara menggunakan elevator pitch

elevator pitch - EKRUT
Elevator pitch bisa kamu gunakan saat dalam sesi wawancara kerja - EKRUT

Ketika kamu mencari pekerjaan, kamu bisa menjumpai elevator pitch di pameran karir, Linkedin dan platform lainnya. Elevator pitch merupakan cara yang bagus untuk mendapatkan kepercayaan diri dalam melakukan personal branding, maupun memperkenalkan produk yang kamu bawa dari perusahaan.

Kamu juga dapat menggunakan elevator pitch untuk memperkenalkan diri di berbagai acara maupun untuk menjangkau jaringan. Jika kamu menghadiri program, dan acara asosiasi profesional maupun jenis pertemuan lainnya siapkan pitch untuk dibagikan kepada orang yang kamu temui.

Elevator pitch juga dapat kamu gunakan saat wawancara kerja terutama ketika kamu ditanya tentang dirimu sendiri. Karena seringkali perekrut memulai dengan pertanyaan, “Ceritakan tentang diri kamu”.

Baca juga: Pengertian pitch deck dan rahasia cara membuatnya

Cara membuat elevator pitch 

elevator pitch - EKRUT
Buatlah elevator pitch yang membangkitkan rasa penasaran untuk mengenal kamu atau bisnismu lebih lanjut - EKRUT

Pastikan dalam elevator pitch kamu menjawab tiga pertanyaan penting yaitu siapa kamu, apa yang kamu kerjakan dan apa yang kamu inginkan. Karena waktu presentasi yang singkat, rancanglah elevator pitch agar membangkitkan rasa penasaran orang tentang hal yang kamu sampaikan. 

Untuk memudahkanmu dalam membuat atau menulis elevator pitch, perhatikan enam langkah berikut: 

  • Perkenalkan diri. Tulis satu kalimat tentang diri kamu sebagai perkenalan diri. 
  • Apa yang kamu lakukan atau tawarkan? Gunakan pernyataan terkait misi dan daftar produk atau layanan yang kamu tawarkan sebagai panduan. Tulis pula satu  atau dua kalimat tentang apa yang kamu lakukan setiap hari dalam bisnis. Misal jika kamu ingin menekankan pada teknik hemat waktu, secara ringkas jelaskan bagaimana strategi kamu bekerja. 
  • Masalah apa yang kamu pecahkan? Identifikasi nilai yang kamu tawarkan pada pelanggan atau klien dan terjemahkanlah menjadi manfaat. 
  • Apa keunikanmu? Gunakan uniqe selling proposition (USP) sebagai panduan dan tulis apa yang membedakan kamu atau bisnis kamu dari yang lain. 
  • Ajukan pertanyaan. Libatkan calon pelanggan dengan mengajukan pertanyaan yang berhubungan dengan pelanggan dan bisnis. 
  • Tambahkan Call to Action. Setelah pitch selesai berikan ajakan untuk bertindak atau melakukan sesuatu. Misalnya menyerahkan kartu nama kamu sambil menjelaskan bahwa mereka bisa menghubungi kamu bila ingin mengetahui informasi tersebut dengan lebih jelas. 

Baca juga: 5 Tips presentasi efektif dan menarik

Hal yang bisa kamu lakukan agar terbiasa menggunakan elevator pitch

elevator pitch EKRUT
Atur urutan pembicaraan agar elevator pitch berjalan lancar - EKRUT

Penggunaan elevator pitch memang belum terlalu familiar, maka dari itu untuk membiasakannya cobalah melakukan hal-hal berikut ini:

1. Brainstorming ide

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah melakukan brainstorming dengan mencatat semua ide yang muncul, kemudian pilih dan rangkum ide mana saja yang bisa digunakan untuk menceritakan dirimu saat interview, maupun menjelaskan bisnismu saat presentasi dengan singkat.

Jika kamu menggunakan elevator pitch untuk menjelaskan bisnis, biasanya yang dicatat adalah mengenai seputar apa bisnis kamu, bagaimana peluang ke depan, kondisi bisnis dibandingkan kompetitor, prestasi yang telah diraih. Hindarilah pembicaraan yang berbelit-belit dan penyebutan angka yang rumit.

2. Atur urutan pembicaraan

Agar pembicaraanmu enak didengar dan lebih efektif, maka ada baiknya kamu membuat urutan dengan gaya bahasa praktis serta mudah dipahami.

Kamu bisa memulainya dengan menjelaskan portofolio, profil, dan kelebihanmu.

Jika yang kamu presentasikan adalah bisnis dan produk maka yang kamu harus tunjukkan adalah produk yang kamu hendak jual, investasi yang diperlukan, serta seberapa besar profit yang bisa dihasilkan.

3. Buatlah kalimat pembuka yang mengesankan

Kalimat pembuka, baik itu dalam sebuah pembicaraan ataupun tulisan, memang bisa menentukan segalanya.

Jika pembukaan saja sudah membuat orang lain tidak tertarik, maka kecil kemungkinan dia benar-benar mendengarkan apa yang sedang kamu bicarakan.

Maka dari itu kamu sangat disarankan untuk membuat kalimat pembuka yang mengesankan yang membuat targetmu terkesan.

4. Berlatih hingga gaya bicara kamu terlihat natural

Kamu bisa meminta bantuan teman untuk mempraktikkan elevator pitching kamu. Cobalah minta pengawasan dan evaluasi dari teman, mintalah mereka memberikan kritik jika gaya bicaramu masih terlihat kaku.

Jika kamu berbicara dengan kaku, pembeli atau calon investor bisnis tidak akan tertarik.

Sedangkan jika kamu sedang mempersiapkan untuk wawancara kerja, ketika kamu berbicara kaku maka perekrut tidak akan tertarik merekrutmu. Teknik pitching seperti ini memang masih awam digunakan, namun sangat berguna.

5. Hindari kata dan frasa khusus 

Mungkin kamu sangat menguasai berbagai istilah dibidangmu, namun alangkah baiknya saat kamu berusaha melakukan elevator pitch pada orang lain sebaiknya hindari frasa-frasa khusus terutama dalam istilah pekerjaan. 

Kenapa? karena frasa ini bisa membatasi nada elevatormu yang membuat audien merasa asing dengan istilah tersebut. 

Oleh karena itu, cobalah ganti frasa tersebut dengan bahasa umum yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Agar maksud dan tujuanmu dapat tersampaikan dengan baik.

Baca juga: 8 Cara meningkatkan kemampuan komunikasi demi kemajuan karier

Nah, sekarang kamu sudah tahu apa itu elevator pitch dan cara menggunakannya, bukan? Mulailah untuk melatihnya sejak dini, dengan begini kamu akan semakin siap untuk melakukannya, dan dapat menjemput kesuksesanmu lebih mudah.

elevator pitch - EKRUT
Last update: 18 March 2021

Sumber:

Tags

Share