Careers

10 Topik Pembicaraan yang Dapat Kamu Mulai di Tempat Kerja

Published on
Min read
5 min read
time-icon
0-topik-pembicaraan.jpg

Keterampilan untuk memulai percakapan dan menemukan topik pembicaraan yang pas dengan lawan bicara adalah kemampuan yang sangat baik untuk membantu membangun jaringan dan hubungan. Namun, faktanya menemukan topik pembicaraan yang cocok dengan lawan bicara tidak selalu mudah.

Hal ini menjadikan suatu tantangan tersendiri untuk menemukan kata-kata yang tepat, terutama saat pertama kali bertemu dengan seseorang. Terlepas dari situasi atau kepribadian orang yang kamu ajak bicara, ada beberapa cara efektif untuk memulai percakapan di tempat kerja. Selengkapnya, simak pembahasan dalam ulasan singkat berikut!

Baca juga: Mengenal Kepribadian ESTJ dan 8 Rekomendasi Pekerjaan yang Cocok untuk Ditekuni

8 Tips memulai obrolan dengan rekan kerja


Temukan kesamaan untuk memulai obrolan dengan kolega (sumber: pexels)

Memulai obrolan dengan orang lain, khususnya rekan kerja memang dapat dikatakan sebagai sebuah pengalaman baru yang harus kamu hadapi. Memang, mencari ide memulai obrolan adalah hal yang sedikit membuat kita merasa rendah diri, terutama dengan risiko obrolan yang tidak sesuai ekspektasi lawan bicara. Namun, ada beberapa tips yang dapat kamu pertimbangkan untuk memulai obrolan dengan rekan kerja, berikut penjelasannya.

1. Temukan kesamaan

Orang-orang cenderung suka berbicara mengenai diri mereka sendiri. Manfaatkanlah hal ini! Ajukan beberapa pertanyaan yang akan membuat mereka membicarakan hal-hal favorit mereka, seperti film, buku, hobi, dan lain-lain. Jika kamu adalah pekerja baru, maka kamu bisa melakukan pengamatan, termasuk nama dan posisi, serta hal-hal yang akan menggambarkan dirinya, seperti kebiasaan, penampilan, dan penampakan meja kerja.

2. Mulai dengan obrolan ringan

Membangun hubungan dengan rekan kerja baru dapat dimulai dengan obrolan ringan. Misal, pertanyaan yang akan dilakukan rekan kantor sepulang kerja. Kamu dapat mulai dari pertanyaan, “Di akhir pekan, kamu biasanya ngapain?”. Kamu juga dapat membangun obrolan yang berhubungan dengan minat rekan kerja. Hal ini dapat kamu amati dari barang-barang yang mungkin kamu jumpai di meja kerjanya, atau kebiasaan orang tersebut yang selalu tampak rapi.

3. Jujur untuk memulai percakapan

Tempat kerja bisa menjadi tempat yang bagus untuk bertemu dengan orang-orang yang memiliki minat sama di luar pekerjaan. Kamu mungkin akan menjadi akrab apabila mampu menemukan rekan yang memiliki minat yang sama. Namun, jangan membuat topik pembicaraan yang menjadi terlalu pribadi, terutama di awal obrolan.

Ada pula beberapa hal tidak sepatutnya untuk dijadikan topik pembicaraan karena dapat menjadi topik yang sensitif. Topik ini sebaiknya hati-hati untuk dibicarakan, bahkan haram ditanyakan. Hindari topik pembicaraan yang berkaitan dengan kehidupan asmara, pemasukan, dan langkah selanjutnya yang ingin dicapai dalam hidup.

Sebisa mungkin, mulailah dengan topik pembicaraan yang ringan, karena jika ternyata kamu memiliki keyakinan yang berbeda, mungkin saja hal ini dapat menyebabkan perselisihan di kemudian hari. Jadi, tetap santai hingga kamu dapat mengenal rekan kerjamu dengan lebih baik.

4. Memulai percakapan yang kreatif

Biasanya memang cukup sulit untuk memulai percakapan dan menemukan sesuatu yang baru untuk dibicarakan setiap saat. Terutama jika kamu bekerja di tempat dimana karakter masing-masing orang yang jarang berbicara, kamu mungkin perlu beberapa inspirasi topik pembicaraan yang tidak biasa.

Jika hal ini kamu jumpai, kamu dapat ajukan beberapa pertanyaan terbuka yang lebih abstrak daripada spesifik. Misal, “Jika kamu bisa pergi ke mana saja di dunia, ke mana kamu akan pergi?" atau “Apa satu tujuan yang selalu kamu miliki, tetapi sepertinya tidak pernah tercapai?”.

Baca juga: 5 Prinsip Zen Untuk Menghindari Stres Saat Bekerja

5. Cari topik cadangan

Saat memulai percakapan dengan rekan kerja, kamu mungkin tidak akan selalu menemukan sesuatu yang baru untuk dikatakan. Oleh karena itu, kamu dapat menyiapkan beberapa topik cadangan untuk berjaga-jaga. Misal, bicarakan tentang film atau acara TV, skandal politik terbaru, atau gosip selebriti terbaru. Kamu dapat bertanya kepada rekanmu tentang sudut pandang mereka tentang hal permasalahan tersebut. Mungkin saja kamu juga menemukan hal baru dari diskusi ini.

6. Mulai dengan berbagi pengalaman

Kamu juga dapat memulai obrolan dengan meminta beberapa saran mengenai pengalaman-pengalaman apa saja selama bekerja. Misalnya, tips supaya betah bekerja di kantor yang baru kamu tempati tersebut, karakter masing-masing orang, dan sebagainya.

7. Meminta saran tempat favorit

Di tempat kerja, kamu dapat berbaur dengan mencoba menanyakan beberapa hal yang relevan selama nantinya kamu bekerja, bahkan termasuk tempat kopi atau istirahat makan siang yang nyaman. Kamu dapat bertanya mengenai beberapa tempat favorit yang bisa dijadikan untuk sekadar minum kopi, atau bahkan bertanya mengenai rekomendasi tempat wisata terdekat untuk akhir pekan, misalnya.

8. Percaya diri

Cara terbaik untuk membuat seseorang memulai percakapan dengan kamu nantinya adalah dengan memproyeksikan kepercayaan diri. Berikan kesan bahwa kamu pandai menempatkan diri dan percaya dengan kemampuan yang kamu miliki. Jika mereka ingin berbicara, bagus, dan jika tidak, ada banyak orang lain yang akan dengan senang hati mengobrol.

Baca juga: Eudaimonia: Mencapai Tujuan Hidup yang Lebih Bahagia

10 Topik pembicaraan dengan rekan kerja


Minta pendapat dapat menjadi topik pembicaraan di tempat kerja (sumber: pexels)

Sangat penting untuk dapat memahami berbagai macam topik pembicaraan yang sesuai dengan lingkungan kerja. Percakapan awal dengan rekan kerja atau kontak profesional akan terlihat berbeda dibandingkan dengan teman atau kenalan baru. Upaya yang dapat kamu lakukan adalah memulai percakapan untuk membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja dan kolega. Berikut adalah beberapa topik pembicaraan dengan rekan kerja yang dapat kamu coba.

1. Meminta informasi

Meminta informasi adalah salah satu topik pembicaraan yang cukup bagus untuk memulai percakapan dengan orang baru. Topik ini juga cukup efektif dan alami untuk membangun hubungan baik dengan seseorang. Misalnya, jika kamu menghadiri suatu acara dan melihat rekan kerja yang belum kamu ajak bicara, maka kamu dapat menanyakan mengenai acara tersebut kepada mereka.

Contoh:Apakah Kamu tahu jika Direktur Regional akan berbicara setelah sesi pembukaan?”.

Dengan ini, Kamu dapat melanjutkan percakapan lebih jauh dengan menyebutkan sesuatu yang kamu sukai tentang pembicara, dan seterusnya.

2. Memberikan pujian

Memberi pujian pada seseorang dapat menghidupkan hari dan meningkatkan kepercayaan diri rekan kerja yang kamu ajak bicara. Kamu dapat memilih sesuatu topik yang berkaitan dengan orang yang kamu sukai dan menyebutkan mengapa kamu menyukainya.

Contoh:Saya sangat menyukai rambut Kamu Potongannya cocok untukmu.

Ada beberapa pertanyaan lanjutan yang dapat kamu ajukan untuk melanjutkan percakapan, seperti ke mana mereka pergi untuk memotong rambut atau bagaimana mereka memilih gaya potong rambut yang sesuai.

3. Komentari sesuatu yang menyenangkan

Sesuatu yang positif tentang suatu peristiwa atau situasi juga dapat dijadikan sebagai topik pembicaraan dengan rekan kerja. Kesempatan itu bisa jadi merupakan happy hour kantor terakhir atau mengenai suatu acara. Jika orang tersebut berbagi pengalamannya, maka kemungkinan besar kamu akan menuju ke percakapan yang menarik.

Contoh:Apakah kamu menonton pertandingan sepak bola tadi malam? Saya pikir tim dukungan kami akhirnya mencapai goals mereka.

Dari sana, percakapan bisa masuk lebih dalam permainan, atau subjek, seperti tim olahraga yang berbeda.

4. Memperkenalkan diri

Meskipun mungkin topik pembicaraan ini tidak cocok untuk setiap situasi, tetapi perkenalan diri adalah cara langsung untuk menunjukkan bahwa kamu tertarik untuk bertemu seseorang. Jika kamu baru saja memulai pekerjaan baru dan belum pernah bertemu seseorang di departemen lain, Kamu dapat mencoba mendekati mereka dan memperkenalkan diri.

Contoh: Hai, saya Lisa. Saya baru di tim dan ingin memperkenalkan diri.

Kamu kemudian dapat mengajukan pertanyaan lanjutan tentang posisi mereka atau sudah berapa lama mereka bekerja di perusahaan.

5. Menawarkan bantuan

Jika kamu berada dalam posisi untuk membantu seseorang yang ingin diajak bicara, manfaatkan momen itu dan tawarkan bantuan kepada mereka. Menawarkan bantuan dapat membuatmu disukai dan mendapatkan kepercayaan dari orang lain, terutama ketika kamu menunjukkan perhatian yang tulus.

Contoh:Bisakah saya membantu Anda menyimpan beberapa memo itu?" atau "Apakah Anda butuh tempat duduk?”.

Dari sana, kamu dapat mengarah ke percakapan yang terkait dengan tugas, seperti apa yang ada di dalam memo.

Baca juga: Wabi Sabi: Filosofi Jepang Dalam Menghargai Keindahan Dari Ketidaksempurnaan

6. Minta bantuan

Meminta bantuan adalah topik pembicaraan lain yang juga cukup efektif. Topik ini kemungkinan besar berhasil karena mampu membuat orang lain merasa dapat membantu, terutama jika hal tersebut cukup mudah dilakukan. Jika seseorang membantumu, kemungkinan besar mereka akan menganggap bahwa kamu adalah orang yang leluasa dan mempercayaimu. Meminta bantuan dapat membantu kamu memulai percakapan yang bersahabat, tetapi pastikan permintaanmu nyaman untuk pihak lain.

Contoh:Bisakah Anda memberitahu saya di mana ruang konferensi ini berada?” atau “Bisakah saya meminjam pena dari Anda?”.

7. Berbagi pengalaman

Jika kamu ingin berbicara dengan seseorang yang dikenal memiliki kesamaan denganmu, maka kamu akan dapat menemukan topik sebagai pokok pembicaraan. Pengalaman yang relevan dengan minat yang sama mampu membuat hubungan menjadi lebih mudah, dan juga membantu menentukan aliran percakapan serta membangun hubungan.

Contoh:Kapan terakhir kali Kamu melihat teman kita Rachel?” atau “Hal apa yang Kamu suka bekerja di kantor ini?”.

8. Minta pendapat

Meminta pendapat orang lain bisa menjadi topik pembicaraan yang menunjukkan bahwa kamu menghargai dan tertarik dengan apa yang mereka katakan. Jika rekan kerjamu terbiasa dengan topik tersebut, kemungkinan banyak orang akan dengan senang hati menjawab pertanyaan yang kamu ajukan. Topik pembicaraan ini adalah cara yang sempurna untuk memulai percakapan. Saat meminta pendapat, pilih topik yang relevan dengan momen tersebut.

Contoh:Bagaimana kamu menyukai kopi dari kafe baru?” atau “Apakah itu sepatu (nama merek)? Apakah mereka nyaman?

9. Tanyakan tentang diri mereka

Orang-orang secara alami suka berbicara tentang diri mereka sendiri. Coba temukan topik yang memungkinkan orang tersebut berbicara tentang minat, keluarga, atau pengalamannya.

Contoh:Itu foto keluargamu yang di meja kamu cukup bagus, sekarang berapa umur anak-anak kamu?”atau “Kudengar kamu baru-baru ini mengambil waktu liburan untuk mengunjungi Hawaii, bagaimana pengalamanmu di sana?”.

10. Lakukan pengamatan

Lingkungan tempat kerja di mana kamu berada dapat menawarkan banyak opsi pembuka percakapan. Mengomentari gedung, suhu, atau karya seni semuanya bisa menjadi topik yang bagus untuk membuat seseorang berbicara denganmu.

Contoh: Mereka melakukan pekerjaan yang bagus dalam mendekorasi kantor ini” atau ”Pemandangan dari jendela ini sangat indah!”.

Seseorang akan cenderung merespons secara alami apabila hal yang dibicarakan terkait dengan sesuatu di sekeliling mereka atau yang mereka ketahui. Maka, kamu dapat memanfaatkan hal ini untuk mencoba lebih akrab dengan rekan kerjamu.

Baca juga: Apa yang Dimaksud Moodbooster? Mari Kenali lebih Jauh dan 3 Tipsnya di Sini!

Itulah beberapa topik pembicaraan yang dapat kamu jadikan bahan sebagai obrolan dengan rekan kerja. Beberapa topik sebaiknya dihindari saat memulai percakapan di tempat kerja. Mengajukan pertanyaan yang terlalu pribadi atau sensitif dapat menyebabkan hubungan yang kamu bangun salah jalan. Topik-topik ini termasuk:

  • Gaji atau tunjangan
  • Politik
  • Agama
  • Usia
  • Kontroversi
  • Gosip

Kunci dalam memulai percakapan adalah mencoba menghindari percakapan negatif yang mungkin membuat orang kesal. Jaga agar percakapan tetap positif, dan kamu dapat memulai hubungan yang baik dengan rekan atau kolega kerja.

Bagi kamu yang memiliki mimpi untuk dapat berkarier di startup ternama, yuk, sign up EKRUT sekarang! Jangan khawatir, karena semua proses dan bantuan profesional di talent marketplace EKRUT bisa kamu dapatkan secara gratis. Selain artikel-artikel di EKRUT Media, kamu juga bisa mendapatkan informasi seputar pekerjaan, career insight, serta tips bermanfaat seputar dunia kerja melalui YouTube Official EKRUT.

Sumber:

  • indeed.com
  • thebalancework.com
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    evaluasi_kinerja_EKRUT.jpg

    Careers

    Cara Melakukan Evaluasi Kinerja yang Efektif di Perusahaan

    Tsalis Annisa

    05 December 2022
    5 min read
    H1_contoh_cerpen.jpg

    Careers

    3 Contoh Cerpen Singkat beserta Cara Menulisnya

    Nurina Ulfah

    05 December 2022
    7 min read
    cara-membalas-email-panggilan-interview---EKRUT.jpg

    Careers

    10 Cara Membalas Email Panggilan Interview beserta Contohnya

    Maria Tri Handayani

    05 December 2022
    7 min read

    Video