Published on

Technology

XAMPP adalah: Pengertian, fungsi, 5 komponen, dan cara menggunakanya

Anisa Sekarningrum

H1_1._XAMPP_adalah_Pengertian__fungsi__5_komponen__dan_cara_menggunakanya.png

Kamu seorang pengembang software atau website? Tool yang satu ini dapat membantu kamu mengembangkan software atau tampilan website dengan mudah, cepat, juga gratis. Tools tersebut adalah XAMPP, simak penjelasan selengkapnya berikut ini. 

Baca juga: DevOps, salah satu provesi paling dicari di bidang Software Engineer 

Apa itu XAMPP?

Apa itu XAMPP?
XAMPP adalah software yang bisa digunakan di berbagai sistem operasi - Pexels

XAMPP adalah software atau aplikasi komputer yang banyak digunakan dalam dunia web developer yang juga bisa dipelajari untuk membuat website. XAMPP adalah perangkat lunak berbasis web server yang bersifat open source (bebas) serta mendukung di berbagai sistem operasi seperti OS Linux, OS Windows, Mac OS, dan juga Solaris.

XAMPP bisa dilakukan untuk menghemat anggaran karena mampu menggantikan peran web hosting dengan cara menyimpan file website ke dalam hosting lokal agar bisa dipanggil lewat browser. Software XAMPP dikembangkan oleh tim bernama Apache Friends pada tahun 2002, yang bisa didapatkan secara gratis dengan label GNU (General Public License).

XAMPP adalah singkatan dari X (cross platform), A (Apache), M (MySQL/MariaDB), P (PHP), dan P (Perl) yang adalah program-program yang tersedia di software ini. 

  • X = Cross platform
    Kode penanda dari software cross platform yang berarti dapat dijalankan di banyak sistem operasi seperti Windows, Linus, Mac OS, dan Solaris. 
     
  • A = Apache
    Aplikasi web server gratis dan bisa dikembangkan oleh banyak orang (open source) untuk menciptakan halaman website yang benar berdasarkan kode program PHP yang ditulis oleh pengembang web developer. 
     
  • M = MySQL / MariaDB
    Aplikasi database server yang menerapkan bahasa pemrograman SQL (Structured Query Language) yang berfungsi untuk mengelola dan membuat sistem database yang terstruktur dan sistematis seperti mengolah, mengedit, dan menghapus daftar melalui database
     
  • P = PHP
    Bahasa pemrograman khusus berbasis web untuk kebutuhan pada sisi server (back end), sehingga bisa digunakan untuk membuat halaman website menjadi lebih dinamis dengan menerapkan server-side scripting
     
  • P = Perl
    Bahasa pemrograman untuk memenuhi berbagai kebutuhan (cross platform) yang bisa berjalan di banyak sistem operasi sehingga sangat fleksibel, misalnya sebagai penunjuk eksistensi dari PHP. Biasanya digunakan untuk membuat website dinamis seperti CMS (Content Management System) WordPress.

Baca juga: Software Engineer: Tanggung jawab, kualifikasi, dan proyeksi karier 2021 

Fungsi XAMPP

Fungsi XAMPP
XAMPP biasanya digunakan mahasiswa untuk melihat desain website yang dibuat secara offline - Pexels

Fungsi utama XAMPP adalah sebagai server lokal untuk menyimpan berbagai jenis data website yang sedang dalam proses pengembangan.

1. Mengakses dan memodifikasi database PhpMyAdmin

XAMPP bisa digunakan untuk mengatur halaman database pada PhpMyAdmin, dengan hanya mengakses server lokal komputer tanpa koneksi internet. PhpMyAdmin memungkinkan kamu untuk bebas mengedit, menghapus, memperbarui atau menambahkan user, dan juga database dengan mudah. 

2. Menguji fitur dan mengakses website tanpa internet

XAMPP bisa digunakan untuk menguji kinerja fitur juga menampilkan konten yang ada di dalam website kepada orang lain tanpa koneksi internet, cukup dengan mengakses XAMPP control panel. XAMPP dapat bekerja secara offline seperti web hosting biasa namun tidak bisa diakses banyak orang, sehingga dapat digunakan untuk mempelajari WordPress tanpa koneksi internet sehingga lebih mudah dalam proses pengerjaan front end dan back end. XAMPP biasanya digunakan oleh mahasiswa ataupun pelajar untuk melihat hasil desain website sebelum dipublikasikan.

3. Menjalankan Laravel

XAMPP bisa menjalankan Laravel (framework milik PHP yang berfungsi untuk mempermudah programmer mengembangkan tampilan website) melalui perangkat komputer. Sehingga dapat melakukan modifikasi kode program atau scrip dan juga membuat fitur baru dengan lebih cepat dan lebih mudah.

Baca juga: Kebutuhan rekrutmen tenaga IT meningkat 5x lipat sepanjang tahun 2018 

5 Komponen penting dalam XAMPP

5 Komponen penting dalam XAMPP
XAMPP memiliki beberapa komponen seperti control panel dan htdocs - Pexels

Lima komponen penting dalam XAMPP adalah sebagai berikut.

  1. Control panel
    ayanan yang memberikan akses lebih leluasa dalam mengatur database, mengunggah file, mengelola fitur juga melakukan konfigurasi terkait proyek website.
  2. Htdocs
    Merupakan nama sebuah folder bagian dari XAMPP yang berfungsi untuk menyimpan berbagai file dan dokumen yang akan ditampilkan di website. Kapasitas penyimpanan dalam Htdocs bergantung pada storage harddisk yang ada di komputer.
  3. PhpMyAdmin
    Program untuk mengolah database website yang sedang dikembangkan. Kamu bisa mengakses PhpMyAdmin dengan berkunjung ke situs http://localhost/phpMyAdmin.
  4. Config
    Menu yang digunakan untuk melakukan beberapa konfigurasi dasar XAMPP.
  5. Netstat
    Menu yang digunakan untuk memastikan apakah ada aplikasi lain yang menggunakan port XAMPP pada perangkat yang digunakan.

Baca juga: Ketahui 7 fakta menarik tentang Software Engineer 

Cara menggunakan XAMPP

Cara menggunakan XAMPP
Software XAMPP dapat diunduh secara gratis - Apachefriends

Berikut adalah beberapa tahapan untuk menggunakan XAMPP, yaitu: 

1. Cara menginstal XAMPP 

  1. Siapkan file XAMPP, caranya dengan mengunduh lewat tautan berikut secara gratis www.apachefriends.org/en/index.html.
  2. Siapkan ruang pada harddisk di laptop atau komputer kamu, yaitu menyisakan storage yang besar untuk menampung gambar, teks, video, dan dokumen website.
  3. Setelah file berhasil terunduh, jalankan file installer XAMPP untuk memulai tahap instalasi sesuai dengan petunjuk dan instruksi yang tertera.
  4. Buka jendela baru untuk proses instalasi, setelah itu kamu akan diminta memilih komponen yang akan digunakan. Untuk standar untuk server web berbasis CMS, centang menu Server. Jika kamu butuh fitur programming languages, centang kedua menu Program Languages. Kemudian klik next
  5. Kemudian pilih lokasi file XAMPP yang akan diinstal untuk menentukan file direktori penyimpanan XAMPP, gunakan local disk system dan pilih pengaturan default lalu klik next/install
  6. Tunggu beberapa menit sampai proses instalasi XAMPP selesai, yaitu jika bar proses telah sepenuhnya berubah menjadi hijau. 
  7. Sekarang kamu bisa menjalankan program XAMPP di laptop atau PC Windows untuk membuat website secara offline menggunakan local host.

2. Cara menggunakan XAMPP

Untuk menjalankan XAMPP, buka aplikasi XAMPP dan tekan tombol start untuk menjalankan modul Apache dan MySQL. Setelah aplikasi dapat berjalan tanpa kendala apa pun, kamu bisa mengakses localhost dengan menuliskan alamat URL pada web browser kamu. 

Baca juga: 10 Tech company terbaik sepanjang tahun ini 

Itu tadi informasi mengenai XAMPP, semoga bisa membantu kamu mengembangkan website kamu dengan cara lebih mudah. Apakah kamu sudah jago menggunakan XAMPP? Atau kamu ahli dalam bidang IT, tapi kamu belum memiliki pekerjaan? Coba daftarkan diri kamu untuk menjadi talent di EKRUT.

Untuk mengetahui selengkapnya mengenai EKRUT, kamu juga bisa tonton video berikut ini.

sign up EKRUT

Sumber: 

  • javatpoint 
  • educba

Tags

Share