Published on

Expert's Corner

Product Manager: Tanggung jawab dan 5 kualifikasi yang dibutuhkan

Muhammad Bimo Meifri Saptiawan

product_manager.jpeg

Bagi sebuah perusahaan yang memiliki produk digital berupa aplikasi atau website, salah satu posisi pekerjaan yang perlu dimiliki adalah Product Manager. Seorang Product Manager memiliki tugas dan tanggung jawab mengembangkan produk sesuai dengan visi perusahaan dan kebutuhan pasar.
 
Bagi kamu yang tertarik mengambil jalur karier sebagai Product Manager, simak apa saja kriteria yang dibutuhkan. Di bawah ini akan dijelaskan secara rinci pengertian, kualifikasi, hingga tanggung jawab yang wajib dimiliki oleh seorang Product Manager.

Mengenal profesi Product Manager 

Mengenal profesi Product Manager
Cara kerja dan tanggung jawab Product Manager bergantung pada perusahaan dan produk yang ingin dikembangkan - EKRUT

Product management adalah sebuah bidang yang kian diminati di lima tahun terakhir. Bidang ini semakin banyak dicari karena pertumbuhan teknologi yang semakin pesat di dunia bisnis.  Adapun inti dari pekerjaan Product Manager adalah menghasilkan suatu produk dengan kualitas yang baik, begitu pula dengan strategi bisnis dari produk tersebut

Nah, untuk menghasilkan produk digital berkualitas, tentunya diperlukan manajemen tim yang tertata. Oleh karena itu, menjadi seorang Product Manager harus memahami seluruh aspek bisnis suatu perusahaan. Dengan demikian, ia bisa mulai mengatur seluruh aspek kerja tim, dalam perusahaan tempatnya bekerja. Ini semua demi menghasilkan suatu produk yang berkualitas tinggi, sesuai standar perusahaan, dan sukses di pasaran.  

Perbedaan Product Manager dengan Product Owner

Perbedaan Product Manager dengan Product Owner
Product Manager dan Product Owner memiliki tanggung jawab yang berbeda - EKRUT

Bagi sebagian orang, posisi Product Manager dengan Product Owner dianggap adalah dua posisi yang sama. Namun, jika dijabarkan lebih lanjut, dua posisi ini memiliki lingkup dan tanggung jawab yang berbeda.

Secara pengertian, Product Manager bertugas untuk menghasilkan suatu produk sedangkan Product Owner bertugas lebih ke pengembangan suatu produk. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini akan dijelaskan perbedaan antara Product Manager dengan Product Owner yang bisa menjadi referensi kamu.

Product Manager Product Owner
Bekerja dengan stakeholder eksternal. Bekerja dengan internal stakeholder.
Bertanggung jawab mendefinisikan visi suatu produk. Membantu tim mengeksekusi visi suatu produk.
Mendefinisikan metrik kesuksesan suatu produk. Merencanakan strategi untuk mencapai metrik kesuksesan produk.
Merumuskan visi, rencana pemasaran, dan ROI (Return of Investment). Terlibat dalam aktivitas keseharian pengembangan produk.

Tanggung jawab Product Manager

Tanggung jawab Product Manager
Membuat strategi produk adalah salah satu tanggung jawab dari Product Manager - EKRUT

1. Melakukan riset produk

Sebuah produk yang dapat bersaing di pasar, haruslah dapat menawarkan suatu inovasi bagi pengguna. Oleh sebab itu, Product Manager perlu melakukan riset produk. Riset ini bisa bermacam-macam wujudnya. Mereka bisa meriset apa yang sedang menjadi tren di masyarakat. Misalnya, dengan membaca buku dan menonton video seputar topik tersebut. 

Selain melakukan riset terhadap apa yang sedang tren, seorang Product Manager juga perlu melakukan analisis kompetitor. Hal ini dapat membantu dalam melihat kekurangan apa yang bisa diatasi oleh produk yang dihasilkan.

2. Mengatur strategi produk 

Setelah mendapat inspirasi produk yang ingin dibuat, Product Manager harus mengatur strategi untuk merealisasikannya. Mereka harus cakap dalam mengomunikasikan ide mereka di depan perusahaan. Jika perusahaan menyetujui, proses pembuatan produk pun bisa dimulai. Product manager diharuskan membagi skema kerja, dengan strategi yang telah disusunnya, untuk mewujudkan produk berkualitas. Ia juga harus menentukan standar kualitas produk tersebut.  

Baca juga: Begini cara menciptakan strategi pemasaran yang efektif

3. Menangani masalah produk 

Saat proses pembuatan produk, tentunya masalah tak bisa dihindari. Product Manager juga harus bisa menangani masalah yang muncul. Mereka diharapkan bisa memberi solusi terbaik atas masalah yang dihadapi tim kerja, dalam mewujudkan produk berkualitas. Oleh sebab itu, pengetahuan mereka pun harus luas, agar bisa memahami setiap masalah dari berbagai aspek produk. Dalam hal ini, mereka harus memperkaya diri dengan pengetahuan teknis yang cukup memadai. 

4. Jalin komunikasi dan kerja sama 

Komunikasi dan kerja sama yang baik akan menghasilkan produk berkualitas. Oleh karena itu, Product Manager harus memiliki kemampuan komunikasi baik, sekaligus mampu menciptakan suasana kerja yang kondusif untuk kerja sama antar anggota tim kerja. Semua ini dilakukan supaya setiap detil produk yang dihasilkan sesuai dengan standar perusahaan. 

5. Membuat rencana untuk tim produk 

Salah satu tugas Product Manager adalah menentukan apa yang akan dikerjakan oleh tim produk. Ia harus membuat rencana dan menentukan timeline proyek beserta jadwal pelaksanaannya. Terkadang ini juga termasuk membuat rencana rilis, menampilkan feedback dan ide yang dapat ditindaklanjuti, serta memprioritaskan fitur produk

5 Kualifikasi untuk menjadi Product Manager

Kualifikasi untuk menjadi Product Manager
Seorang Product Manager setidaknya harus memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang baik - EKRUT

Untuk menjadi Product Manager yang dapat diandalkan, ada beberapa kemampuan atau skill yang perlu dimiliki. Kualifikasi ini bukan hanya berkaitan dengan product management saja, namun lebih luas lagi dibutuhkan kualifikasi yang berkaitan dengan strategi dan people management.

Nah, agar pekerjaan sebagai Product Manager dapat berjalan dengan lancar, simak dan ketahui beberapa hard skill dan soft skilll yang dibutuhkan. Selengkapnya simak penjelasan di bawah ini.

1. Memiliki pemikiran strategis

Product Manager harus dapat memikirkan strategi apa yang perlu dilakukan agar produk tersebut berhasil. Dengan memiliki pemikiran strategis, ia diharapkan dapat lebih mampu dalam memahami kompetisi dan pasar. Ia harus dapat memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk setiap tahap pengembangan produk tersebut. Selain itu, ia pun harus dapat merumuskan strategi untuk dapat mengatasi risiko yang mungkin terjadi.

2. Kemampuan menganalisa dan memahami data

Kemampuan menganalisa dan memahami data adalah hal yang penting dimiliki oleh seorang Product Manager. Data dapat membantu seseorang dalam memahami beberapa aspek dari performa sebuah produk, serta untuk memvalidasi ide. Menganalisa data yang tepat dapat membantumu dalam menentukan keputusan. Baik dalam hal strategi bisnis, dan pengembangan produk 

3. Mengerti coding

Sebagai seorang Product Manager, kamu akan banyak berhubungan dengan tim Developer. Oleh karena itu, tentu akan lebih baik jika kamu cukup mengerti mengenai belajar coding. Tak apa jika kamu tidak handal, tapi setidaknya kamu cukup mengerti. Pasalnya, hal ini akan membantumu dalam memahami pekerjaan mereka dan berapa lama waktu kerja yang dibutuhkan. 

Nilai tambahnya jika kamu sangat paham melakukan coding adalah, kamu akan lebih mudah membantu tim saat berhadapan dengan suatu tantangan dan proses pengembangan.

4. Kemampuan interpersonal

Seperti yang sudah disebutkan di atas, seorang Product Manager berhubungan dengan beragam divisi. Mulai dari Developer hingga marketing. Itulah mengapa kemampuan interpersonal penting untuk dimiliki. 

5. Keahlian teknis 

Seorang Product Manager tentu harus memiliki keahlian teknis yang mumpuni. Kamu harus memiliki pengetahuan mendalam tentang arsitektur teknis produk dan kemampuan mengidentifikasi bug. Dengan begitu kamu bisa langsung memahami kendala teknis yang dihadapi tanpa perlu harus berkonsultasi terlebih dahulu. 

Selain beberapa kemampuan di atas, masih banyak skill lainnya yang dibutuhkan oleh seorang Product Manager. Salah satunya, Product Manager diharapkan juga mengerti mengenai user experience (UX). Dengan begini, ia akan lebih memiliki gambaran produk apa yang berguna untuk pengguna. 

Best practices untuk menjadi Product Manager yang handal

Best practices untuk menjadi Product Manager yang handal
Product Manager yang handal dapat menganalisa dan membuat strategi atas permasalahan yang ada   - EKRUT

Posisi Product Manager membutuhkan dedikasi yang tinggi dan tanggung jawab penuh dalam proses pengembangan sebuah produk. Best practices menjadi Product Manager yang ideal, kamu diharapkan telah memiliki dan menguasai beberapa kualifikasi yang telah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya.

Namun, jika kamu baru saja terjun menjadi Product Manager, kualifikasi-kualifikasi yang telah dijelaskan di atas dapat kamu pelajari seiring berjalanya waktu. Kuncinya, kamu harus selalu penasaran dan tekun mempelajari hal-hal baru. Selain itu, kamu juga harus selalu mempertajam analisa dan mengasah strategi dalam pengembangan produk.

Tools yang umumnya digunakan oleh Product Manager

Tools atau peralatan tertentu dibutuhkan untuk dapat mempermudah pekerjaan. Berikut ini adalah tools yang umumnya digunakan oleh product manager:

  • Analisis data (Google Analytics, GoodData)
  • Analisis kepuasan pelanggan (Google Forms, SurveyGizmo)
  • Desain (Mockingburd, Sketch)
  • Uji pengalaman pelanggan (Appsee, Helio)
  • Produksi dan kolaborasi data (Ms.Office, Slack)
  • Manajemen proyek (Trello, Jira)

KPI atau metrics seorang Product Manager

Seorang product manager perlu merancang produk dan membuatnya terus digunakan oleh pelanggan. Maka dari itu, ukuran kesuksesan kerja posisi ini dapat dinilai dari tingkat inovasi, respon pasar akan produk, juga kepuasan pelanggan atau pengguna.

Potensi Penghasilan

Berdasarkan data pada tahun 2018, gaji untuk product manager dengan pengalaman hingga dua tahun berada pada kisaran angka Rp13.000.000, sedangkan untuk mereka yang berpengalaman 2-5 tahun berada pada angka Rp.22.000.000. Bagi product manager dengan total pengalaman lebih dari 5 tahun, kisaran angkanya adalah Rp34.000.000. 

Kisaran angka ini tentu disesuaikan dengan pengalaman, perusahaan, dan keahlian lainnya yang dimiliki oleh product manager tersebut. 

Contoh job description untuk Product Manager

Contoh job description untuk Product Manager
Membuat konsep desain dan strategi produk adalah salah satu job description Product Manager - EKRUT

Secara umum, Product Manager memiliki job description yang melingkupi seluruh siklus pengembangan produk. Beberapa contoh tanggung jawabnya meliputi mendefinisikan visi dari produk yang dikembangkan, mengembangkan strategi produk, hingga menjalankan beragam percobaan untuk menemukan fitur yang menyelesaikan masalah yang ada. Selain itu, job description Product Manager juga berhubungan dengan pihak ketiga dan berbagai divisi seperti marketing dan engineering.

Nah, itulah penjelasan mengenai profesi Product Manager. Seru sekali profesi ini, ya? Jika kamu tertarik menjadi seorang Product Manager, kamu bisa mulai mencari lowongan Product Manager dari sekarang, atau cobalah untuk daftarkan dirimu di situs talent marketplace seperti EKRUT. Ada beberapa perusahaan yang mencari Product Manager seperti kamu! 

Apakah kamu masih penasaran dengan kualifikasi untuk menjadi Product Manager? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

sign up EKRUT

Tags

Share