Technology

Mengenal Pentingnya Anchor Text dalam SEO dan Cara Membuatnya

Published on
Min read
5 min read
time-icon
Tsalis Annisa

Content Editor who eager to learn more about Marketing | Experienced Editor In Chief with a demonstrated history of working in the internet industry. Skilled in Event Management, Journalism, English, Marketing Strategy, and Social Media. 

Untitled_design-106.jpg

Ada banyak hal yang perlu kamu lakukan untuk mengoptimasi halaman website, salah satunya adalah dengan menggunakan anchor text. Pada anchor text, nantinya akan ada link yang ditautkan dan mengarah ke halaman lainnya. Hal ini tentu akan membantu Google untuk membaca dan menilai struktur halaman website kamu. Agar makin paham, yuk, intip penjelasan lebih lengkap mengenai anchor text di sini!

Apa itu anchor text?

Anchor text SEO
Anchor text digunakan untuk strategi SEO. (sumber: pexels)

Anchor text adalah teks yang dapat diklik dam berisikan hyperlink yang menuju ke halaman website lain. Hal ini dirancang untuk membuat anchor text lebih menonjol dari sisa teks lainnya sehingga pengguna tahu bahwa kata atau kalimat tersebut dapat diklik. Oleh karena itu, anchor text harus memiliki warna yang berbeda dari teks biasa. Selain itu, elemen gaya lainnya, seperti garis bawah, dapat ditambahkan. Anchor text harus menunjukkan kepada pengguna jenis halaman apa yang akan mereka kunjungi jika mereka mengklik tautan tersebut. Oleh karena itu, hyperlink anchor text harus sesuai dengan text yang diberi tautan.

Baca juga: SEO Specialist: Pengertian, Tanggung Jawab, dan Skill yang Harus Dimilikinya

Mengapa anchor text penting?

Pentingnya anchor text untuk SEO
Anchor text meningkatkan user experience. (sumber: pexels)

Anchor text yang relevan dapat meningkatkan halaman website kamu di Google. Selain itu, cara ini juga dapat meningkatkan UX atau user experience pada halaman website. Hal ini karena mesin pencari dan pembaca menggunakan anchor text untuk menentukan halaman yang di tautan itu tentang apa. Jadi, anchor text yang relevan dapat membantu algoritma Google memahami struktur halaman website. Selain itu, hal ini juga dapat memberikan lebih banyak konteks tentang bagaimana halaman yang berbeda terkait satu dengan yang lainnya. Misalnya saja, anchor text “pewangi terbaik” memberitahu Google bahwa halaman berikut adalah tentang pewangi terbaik.

Ketika kamu menambahkan anchor text ke konten yang ada pada halaman website kamu sendiri, kamu akan memiliki kendali penuh atas seberapa deskriptif anchor text tersebut. Dalam contoh di atas, “pewangi terbaik” lebih deskriptif daripada hanya “klik di sini”. Selain itu, menggunakan kata atau kalimat yang fokus dalam text dengan tautan dapat membingungkan mesin pencari dan pengguna kamu. Itulah mengapa kamu harus secara aktif menghindari tautan yang bersaing.

Baca juga: Manfaat, Jenis, 10 Indikator Utama SEO, dan Bedanya

Jenis-jenis anchor text

Jenis-jenis anchor text
Ada banyak jenis anchor text. (sumber: pexels)

Ada beberapa jenis anchor text. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Brand and keyword

Jenis anchor text brand and keyword mencakup nama brand ditambahkan dengan keyword tambahan atau beberapa informasi kontekstual. Misalnya saja, “lihat profil backlink kamu dengan tool analisis backlink dari Semrush” atau "jangan lupa untuk mencoba roti terbaik dari Zoo Cafe ini”.

2. Brand

Seperti namanya, hal ini mengacu pada nama brand yang digunakan sebagai anchor text tanpa kata tambahan apapun. Anchor text brand berfungsi dengan baik jika kamu mengutip sumber atau menautkan langsung ke halaman website. Misalnya saja, “gunakan Semrush untuk memeriksa audit halaman website” atau “gunakan Ahrefs untuk melakukan analisis backlink”.

3. Keyword

Anchor text keyword terkait tidak menyertakan keyword yang sebenarnya, namun hanya yang berkaitan dengan keyword utama. Jenis anchor text ini adalah cara yang baik untuk memberikan konteks tentang halaman yang kamu tautkan tanpa menggunakan keyword yang sama secara berlebihan. Misalnya saja, “pelajari lebih lanjut tentang strategi off-page SEO”. Off-page SEO ini terkait dengan topik link building.

4. Exact-match

Anchor text exact-match menyertakan keyword yang sama persis dengan halaman yang ditautkannya. Misalnya saja, menautkan ke halaman tentang sofa tidur menggunakan anchor text “sofa tidur”. Misal saja, “panduan Semrush untuk membangun tautan”. Perlu diperhatikan bahwa Google dapat melihat kelebihan anchor text sebagai tanda bahaya.

5. Partial-match

Anchor text partial-match menyertakan variasi keyword yang menjadi target laman tertaut. Hal ini berarti keyword target sebagian atau seluruhnya termasuk dalam teks tertaut, bersama dengan beberapa kata lain untuk konteks. Misalnya, “lihat panduan Semrush untuk membuat strategi link building”. Di sini link building adalah target keyword.

6. Naked link

Naked link adalah ketika URL tautan digunakan sebagai anchor text tanpa ditautkan dengan kata atau kalimat tertentu. Jenis ini mungkin terkadang akan kamu temukan di bagian bawa artikel sebagai sumber penulisan. Misalnya saja, https://www.semrush.com/.

7. Images

Saat image atau gambar digunakan sebagai tautan, teks alt-nya berfungsi sebagai teks jangkarnya. Jadi jika gambar itu sendiri tidak dimuat, teks jangkarnya masih dapat diklik. Sama seperti anchor text tradisional, alt text harus deskriptif dan menghindari keyword yang berlebihan. Teks alternatif atau alt text juga cenderung lebih panjang daripada anchor text rata-rata. Pasalnya, perlu menyampaikan apa yang ada dalam gambar dan menjelaskan mengapa gambar disertakan.

8. Generic

Anchor text generic tidak menyertakan keyword atau titik referensi apapun. Pengguna perlu membaca teks di sekitarnya untuk menentukan apa konteks dari tautan tersebut. Misalnya saja, “klik di sini untuk membaca lebih lanjut” atau “temukan info lebih lanjut sekarang”.

Baca juga: 20 Tools Digital Marketing Terbaik di Tahun 2022

Cara membuat anchor text

Cara membuat anchor text
Ciptakan alur yang natural saat membuat anchor text. (sumber: pexels)

Perlu kamu ketahui bahwa anchor text yang SEO friendly adalah yang singkat, relevan dengan halaman yang kamu tautkan, dan tidak terlalu dipenuhi dengan keyword. Berikut adalah cara membuat anchor text yang benar lainnya.

  • Ciptakan alur yang natural
  • Sesuaikan text tautan dengan konten yang ingin kamu arahkan atau tautkan
  • Jangan mengelabui pembaca
  • Pastikan anchor text menonjol

Baca juga: Bagas Prasetyo: Dari Customer Service hingga Menjadi SEO Specialist Andal

Itulah beberapa hal mengenai anchor text yang perlu kamu ketahui. Ingat, jangan menggunakannya terlalu banyak, ya! Selain itu, pastikan bahwa link yang kamu tautkan sesuai dengan anchor text. Selamat mencoba!

Selain melalui artikel dari EKRUT Media, kamu juga bisa memperoleh berbagai informasi dan tips menarik seputar karier melalui YouTube EKRUT Official. Tak hanya itu, jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • yoast.com
  • ahrefs.com
  • semrush.com
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    cover_(2).jpg

    Technology

    30 Contoh Slogan Unik dan Menarik Serta Cara Membuatnya

    Detty Risetya

    13 February 2023
    4 min read
    H1_jadwal_fyp_tiktok.jpg

    Technology

    Jadwal FYP TikTok 2022: Jam Terbaik untuk Upload Video

    Nurina Ulfah

    16 January 2023
    5 min read
    0-cara-cek-nomor-indosat.jpg

    Technology

    5 Cara Cek Nomor Indosat dengan Mudah dan Cepat 2022

    Arin Khurota

    19 December 2022
    5 min read

    Video