Published on

Careers

Brain fog penyakit pelupa pada karyawan begini mengatasinya

Nur Lella Junaedi

brain-fog-adalah-EKRUT.jpg

Sering mengalami gejala mudah lupa saat ingin melakukan sesuatu? Mungkin kamu mengalami brain fog. Ini bukanlah sebuah penyakit, melainkan istilah yang menggambarkan gangguan dalam berpikir logis, fokus, memecahkan masalah, dan mengingat.  

Mengidentifikasinya sejak dini dan mengenali penyebabnya, dapat membantu kamu menanganinya dengan tepat. 

Apa itu brain fog? 

brain fog adalah EKRUT 
Brain fog bukan merupakan kondisi medis tertentu - EKRUT

Brain fog adalah salah satu gejala dari beberapa kondisi medis tertentu. Kondisi ini dapat memengaruhi daya ingat, kemampuan kamu berpikir, hingga berkonsentrasi. 

Ada beberapa orang dengan kondisi medis tertentu yang dapat mengalami brain fog. Mulai dari stres, kurang tidur, hingga multiple sclerosis. Bagi seorang karyawan, kondisi ini tentu bisa sangat mengganggu kamu jika dibiarkan begitu saja. 

Pasalnya, kamu akan kesulitan untuk memahami sesuatu, mengingat, dan berpikir dengan jernih. 

Kemampuanmu untuk memecahkan masalah, mengorganisir dan membuat perencanaan dalam kerja juga dapat terpengaruh. Jika dibiarkan, kamu akan mengalami kelelahan mental atau bahkan stres. 

Baca juga: 6 Cara menghilangkan stres dengan cepat dan ampuh

Penyebab terjadinya brain fog 

brain fog adalah EKRUT 
Kurang tidur bisa menyebabkan kamu mengalami brain fog - EKRUT

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kamu mengalami brain fog. Mulai dari kurang tidur, hingga kondisi medis tertentu. Guna membantumu mengidentifikasinya, berikut adalah beberapa penyebab brain fog yang perlu kamu ketahui.

1. Kurang tidur 

Tidur bukan hanya sekadar untuk mengembalikan tenagamu. Selama tidur otak akan memperbaharui sel-sel tubuhmu yang hilang atau rusak. 

Itulah mengapa, kurang tidur karena kerja hingga larut atau sulit tidur dapat menyebabkan kamu sulit untuk fokus, berpikir kreatif, hingga tidak dapat berpikir jernih. Di mana kondisi ini dapat merujuk kepada keadaan brain fog

2. Stres

Tuntutan kerja dan pekerjaan yang menumpuk dapat membuat seseorang semakin merasa stres. Jika dibiarkan begitu saja, hal ini bukannya bisa meningkatkan produktivitas tapi justru menghambatnya. 

Pasalnya, stres dapat membawa kamu kepada kondisi brain fog, seperti kebingungan hingga sulit berpikir. Tak hanya itu, stres dapat membuat kamu takut untuk mengambil keputusan, merasa cemas, sulit mengingat, bahkan depresi. 

3. Kurangnya aktivitas fisik 

Tubuh yang kurang aktif dan hanya duduk seharian di depan komputer juga bisa menyebabkan fungsi otak berkurang. 
Oleh karena itu, usahakan dalam sehari kamu memiliki kegiatan fisik yang rutin dilakukan seperti lari pagi atau sekedar pemanasan ringan. 

4. Kurang mendapat sinar matahari

Penyebab lain terjadinya brain fog adalah karena kurangnya mendapat asupan sinar matahari secara langsung. 

Pasalnya tubuh memerlukan vitamin D untuk membantu menguatkan ingatan dan konsentrasi, meningkatkan vitalitas tubuh serta membuat suasana hati menjadi lebih baik.

5. Perubahan hormon

Perubahan hormon juga bisa memicu terjadinya brain fog. Ketika hormon estrogen dan progesteron meningkat, maka akan mengganggu fungsi kognitif dan memengaruhi memori jangka pendek. 

6. Multiple Sclerosis

Selain beberapa kondisi di atas, jika kamu memiliki multiple sclerosis kamu juga cenderung akan mengalami brain fog.

Pasalnya, penyakit ini memengaruhi sistem saraf, sehingga tubuhmu akan mengalami gangguan dalam mengirimkan informasi sebagaimana seharusnya. 

Akhirnya, kamu akan kesulitan untuk memecahkan masalah, bekonsentrasi, fokus, dan kesulitan memahami apa yang dibicarakan orang lain. Hingga saat ini, belum ada obat untuk kondisi ini. Umumnya dokter hanya akan memberikan obat untuk mengurangi gejala. 

7. Pola makan 

Pola makan yang salah dan kurang vitamin B-12 juga dapat berperan pada  brain fog. 

Kenapa? Karena vitamin B-12 sangat berperan penting pada kesehatan fungsi otak kamu, sehingga kekurangan vitamin ini dapat membuat kamu kesulitan fokus atau mengalami brain fog. 

Jadi, pastikan kamu cukup mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B-12, ya!

8. Kelelahan kronis (Chronic Fatigue Syndrome)

Penyebab terakhir munculnya brain fog adalah kamu mengalami kelelahan kronis. Meski belum diketahui dengan pasti apa penyebab sindrom kelelahan kronis ini, tapi kesulitan berpikir, fokus, dan gangguan pada daya ingat adalah gejalanya. 

Umumnya dokter akan mendiagnosa kondisi ini setelah kamu mengalami kelelahan mental dan fisik selama setidaknya 6 bulan. 

Baca juga: Ini pentingnya kesehatan mental karyawan bagi perusahaan

Cara mengatasi brain fog di tempat kerja

brain fog adalah EKRUT 
Cara mengatasi brain fog yakni dengan membuat jadwal harian - EKRUT

Setelah kamu tahu apa saja penyebabnya, kini saatnya bagimu untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi brain fog ini agar tidak semakin buruk dan mempengaruhi pekerjaan. 

1. Buat jadwal harian 

Jadwal harian yang kamu tulis bisa sangat membantumu untuk menghindari kelupaan akibat brain fog ini. 

Selain itu, membuat catatan kecil seperti juga akan mempermudah kamu untuk mengorganisir pekerjaan. Misalnya, dengan mengerjakan pekerjaan yang mudah dahulu baru kemudian ke hal yang lebih sulit. 

Bila kegiatan ini rutin kamu lakukan maka diharapkan kamu bisa lebih produktif lagi dalam bekerja. 

2. Meminta bantuan rekan kerja 

Ketika kamu menyadari gejala dari brain fog dan mulai mengganggu pekerjaanmu karena lupa tentang ide-ide yang kamu miliki, tak ada salahnya untuk mulai mengkomunikasikannya dengan rekan kerjmu.

Ajak mereka untuk melakukan brainstorming mengenai proyek yang akan kamu kerjakan. 

Barangkali dari aktivitas itu akan muncul ide-ide kamu yang sempat hilang dan mendapatkan inspirasi lain melalui dialogmu dengan teman. 

3. Mengonsumsi makanan sehat 

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa pola makan dapat menjadi salah satu penyebab timbulnya brain fog. Jadi, pastikan kamu memenuhi nutrisi harianmu, seperti vitamin B-12 hingga omega-3.  

4. Minum lebih banyak air 

Dehidrasi juga bisa mengakibatkan brain fog. Oleh karena itu, kamu bisa menyiasatinya dengan meminum banyak air mineral untuk memperlancar penyebaran oksigen di dalam otakmu. 

5. Kurangi kebiasaan merokok, alkohol, dan kafein

Kegiatan merokok, mengonsumsi alkohol dan kafein bisa memperparah gejala brain fog bila terus dilakukan. Pasalnya, merokok mampu mengurangi kadar oksigen ke otak yang membuat kamu lebih pelupa. 

Alkohol juga mampu menurunkan daya ingat serta kafein bisa membuatmu terjaga semalaman.

6. Berolahraga secara teratur 

Otak layaknya seperti otot yang harus terus dilatih untuk bisa mendapatkan kinerja yang lebih baik. Karena itu, tak ada salahnya untuk melakukan olahraga rutin setiap hari dengan berolahraga minimal 10 menit.

7. Menggunakan aromaterapi

Mungkin kamu tidak tahu bahwa ternyata, aromaterapi tidak hanya dapat memperbaiki suasana hati tapi juga dapat membantumu untuk mengatasi brain fog. 

Misalnya seperti, aromaterapi grapefruit bisa membantu mengurangi kelelahan mental dan  rosemary bisa membantu meningkatkan kinerja otak. 

Selain tujuh  cara di atas, kamu juga bisa mengatasi brain fog dengan cara melakukan game asah otak dengan menjawab teka teki atau puzzle yang bisa meningkatkan kemampuan otak. 

Selain itu, yang terpenting adalah kamu dapat mengendalikan emosi dalam diri sendiri sehingga tekanan dan stres tidak menjadi pemicu gejala ini semakin parah. 

brain fog adalah EKRUT

Sumber: 

  • medicalnewstoday
  • benefitscanada
  • themuse
  • healthline

Tags

Share