Published on

Careers

Barang substitusi adalah: Pengertian, jenis, 5 contoh, dan pengaruhnya

Nur Rosita Dewi

Barang_substitusi_adalah_Pengertian__jenis__5_contoh__dan_pengaruhnya.jpg

Barang substitusi tidak hanya dapat memberikan manfaat bagi konsumen tapi juga berperan penting dalam dunia marketplace. Pasalnya, dengan begitu konsumen akan memiliki lebih banyak pilihan. Agar kamu lebih paham, berikut adalah penjelasan mengenai barang subsitusi dan contohnya yang perlu kamu ketahui.

Apa itu barang substitusi?

Apa itu barang substitusi?
Adanya barang substitusi dapat memberikan lebih banyak pilihan untuk konsumen - EKRUT

Barang substitusi adalah barang pengganti yang bisa ditukar atau diganti dengan barang lain. Di dalam ilmu ekonomi, barang substitusi merupakan produk atau layanan yang pada dasarnya sama atau cukup mirip dengan produk lain di mata konsumen.

Sederhananya, barang substitusi adalah barang yang dapat digunakan untuk menggantikan barang lain. Barang substitusi ini sangatlah penting keberadaannya. Sifatnya menguntungkan karena memberikan banyak pilihan untuk konsumen. Jika ada satu produk atau barang yang mengalami kenaikan atau penurunan harga, kemungkinan permintaan barang substitusi pun akan naik atau turun. Dan konsumen, bisa bebas memilih produk atau layanan yang diinginkan.

Baca juga: 5 ide bisnis rumahan yang menguntungkan dan patut dicoba!

Jenis dari barang substitusi

Jenis dari barang substitusi
Jenis dari barang substitusi adalah sempurna dan tidak sempurna. (Sumber: Pexels)

Dilansir dari investopedia.com, mengklasifikasikan barang substitusi adalah hal yang tidak mudah. Terdapat batasan yang berbeda untuk suatu produk atau jasa dapat dikatakan sebagai batang substitusi. Barang substitusi dapat dibedakan menjadi 2 tipe, sempurna dan tidak sempurna.

Hal tersebut tergantung dari apakah barang substitusi tersebut dapat memuaskan konsumen  secara keseluruhan atau hanya sebagian saja. Barang substitusi sempurna dapat digunakan dengan cara yang sama dengan barang atau jasa yang digantikan. Hal tersebut dapat diartikan bahwa kegunaan barang atau jasa hampir bersifat identik.

Salah satu contoh dari barang substitusi sempurna adalah roti dari dua produsen yang berbeda. Walaupun produsennya berbeda, tetapi memiliki kegunaan dan fungsi yang sama. Nah, jenis lainnya dari barang substitusi adalah tidak sempurna, dimana suatu produk atau jasa dapat digantikan tetapi terdapat batasan yang cukup berbeda.

Sebagai contohnya adalah mobil dan sepeda, keduanya sama-sama kendaraan yang bisa membawa kamu dari satu tujuan ke ke tujuan lainnya. Akan tetapi, dari kedua hal tersebut terdapat perbedaan yang berarti jika dilihat dari berbagai sisi.  

Perbedaan barang substitusi dengan komplementer

Perbedaan barang substitusi dengan komplementer
Barang substitusi adalah barang pengganti, sedangkan komplementer merupakan pelengkap.  Sumber: Pexels

Selain ada barang substitusi, terdapat pula barang komplementer atau barang pelengkap yang perlu kamu ketahui. Barang komplementar adalah barang yang digunakan bersama dengan barang lain. 

Lantaran bersifat pelengkap biasa, barang komplementer ini hanya memiliki sedikit nilai saat dikonsumsi sendiri. Akan tetapi, bila digabung dengan barang atau jasa lain ternyata ini bisa menambah nilai secara keseluruhan. Berikut ini perbedaan antara barang substitusi dengan komplementer.

Barang Substitusi Barang Komplementer
Barang pengganti yang memiliki fungsi sendiri tanpa harus dilengkapi oleh barang lain. Barang yang tidak dapat berfungsi sendiri karena harus dilengkapi dengan barang atau jasa utama lainnya.
Barang yang dapat digunakan sendiri maupun dipasangkan dengan barang atau jasa lainnya. Barang yang harus berpasangan dengan barang atau jasa utama lainnya.

Baca juga: Product Manager: Tanggung jawab dan 5 kualifikasi yang dibutuhkan

5 Contoh barang substitusi yang wajib kamu ketahui

contoh barang substitusi - EKRUT
Beras yang dapat ddiganti dengan singkong atau beras singkong termasuk contoh barang substitusi - EKRUT

Kini, kamu sudah tau apa itu pengertian barang substitusi. Sekarang saatnya kenalan lebih jauh dengan contoh barang substitusi.

1. Beras diganti dengan jagung, kentang, atau singkong

Contoh pertama barang substitusi yang paling mudah kita temui sehari-hari adalah beras yang diganti dengan jagung, kentang, atau singkong. Kebanyakan penduduk Indonesia memang mengonsumsi nasi sebagai makanan pokoknya. Namun, kamu bisa menggantinya dengan sumber karbohidrat lainnya sesuka hati. Beberapa orang bahkan memilih mengganti nasi putih dengan nasi merah atau nasi shirataki dengan alasan kesehatan atau diet.

2. Teh dengan kopi

Apa yang kamu sajikan saat kedatangan tamu? Tidak ada kopi, teh pun jadi. Keduanya bisa saling menggantikan, tergantung keinginan konsumen.

3. Buku cetak atau buku digital

Untuk pencinta buku, kini bisa memilih antara membeli buku versi cetak maupun digital yang biasa disebut ebook. Kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Ada yang memilih menggunakan kendaraan umum saat berangkat kerja? Atau kamu lebih suka membawa kendaraan pribadi, seperti mobil atau motor? Keduanya sama-sama memiliki fungsi yang serupa, yaitu mengantarmu ke lokasi tujuan.

4. Pulpen dengan pensil

Alat tulis seperti pulpen dan pensil juga merupakan barang substitusi yang bisa diganti sesuka hati karena memiliki fungsi yang sama.

5. Komputer atau laptop

Dua barang elektronik ini memiliki fungsi yang sama untuk mempermudah pekerjaan karyawan di kantor atau mengerjakan tugas di rumah. Hal yang berbeda hanya terletak pada bentuknya saja, di mana bentuk komputer lebih besar dan tidak dapat di bawa kemana-mana sementara laptop lebih ringkas.

Barang komplementer 

barang komplementer EKRUT 
Contoh barang komplementer yakni handphone dan chargerannya - EKRUT

Selain ada barang substitusi, terdapat pula barang komplementer atau barang pelengkap yang perlu kamu ketahui. Barang komplementar adalah barang yang digunakan bersama dengan barang lain. 

Lantaran bersifat pelengkap biasa, barang komplementar ini hanya memiliki sedikit nilai saat dikonsumsi sendiri. Akan tetapi, bila digabung dengan barang atau jasa lain ternyata ini bisa menambah nilai secara keseluruhan. Berikut beberapa ciri lain dari barang komplementar yaitu: 

  • Barang yang tidak dapat berfungsi sendiri karena harus dilengkapi dengan barang atau jasa utama lainnya. 
  • Barang yang harus berpasangan dengan barang atau jasa utama lainnya. 

Sebagai contoh barang komplementar yaitu mobil dan ban mobil, handphone dan chargerannya, kompor dan gas, AC dan remote control dan sebagainya. Sementara itu, contoh barang komplementer dan barang substitusi seperti gula dan teh atau bila tidak ada teh, bisa diganti dengan kopi dan gula.

Baca juga: Ini 7 ide bisnis untuk karyawan yang mudah dan bermodal kecil

Pengaruh perubahan harga terhadap barang substitusi

Pengaruh perubahan harga terhadap barang substitusi
Peran penting dari barang substitusi adalah sebagai kompetitor dalam pasar.  Sumber: Pexels

Menurut sendpulse.com, jika harga relatif untuk suatu produk meningkat, hal tersebut dapat membuat konsumen mencari alternatif lainnya untuk berhemat. Oleh karenanya, permintaan untuk barang yang lebih mahal tentunya akan menurun.

Peran barang substitusi adalah sebagai kompetitor di pasar yang merupakan hal baik karena dapat menyediakan pilihan lain baik produk atau jasa dengan harga terbaik bagi konsumen. Dengan adanya kompetitor, maka perusahaan pastinya akan mengembangkan, meningkatkan, dan membuat inovasi suatu produk untuk tetap bertahan dalam bisnis.

Hal tersebut merupakan tanggung jawab dari tim yang bertugas mengembangkan produk atau product developer. Bagi kamu yang tertarik dengan profesi tersebut, yuk daftarkan diri kamu di EKRUT untuk mendapatkan karier impian.

Sekarang kamu sudah tahu dengan jelas apa itu barang substitusi, bukan? 

Mengetahuinya beberapa contoh tersebut dapat menginspirasi kamu untuk menciptakan barang substitusi dan komplementer lainnya yang dapat berguna bagi orang banyak. Jadi, kira-kira barang substitusi atau komplementer seperti apa yang akan kamu buat?

contoh barang subtitusi EKRUT 
Last update 5 Juli 2021

Sumber: 

  • sendpulse.com
  • investopedia.com
  • corporatefinanceinstitute.com

Tags

Share