Published on

Careers

Kenali emotional intelligence dan 6 cara meningkatkannya

Maria Tri Handayani

emotional-intelligence---EKRUT.jpg

Kecerdasan emosional atau emotional intelligence saat ini dianggap penting di dalam dunia kerja. Skill ini bahkan menjadi salah satu soft skill paling dicari perusahan di tahun 2020 selain kreativitas. 

Memiliki emotional intelligence disebut-sebut dapat menunjang kesuksesan karyawan, tak hanya di tempat kerja tapi juga di kehidupan sehari-hari.

Jadi apa itu emotional intelligence? Agar kamu lebih paham mengenai soft skill yang satu ini, simak lebih lengkap mengenai emotional intelligence dan cara untuk meningkatkan kecerdasan emosional tersebut. 

Apa itu emotional intelligence

emotional intelligence - EKRUT
Emotional intelligence termasuk soft skill yang banyak dicari perusahaan masa kini - EKRUT

Emotional intelligence atau kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk memahami, mengevaluasi serta merespon emosi diri sendiri dan orang lain. 

Seseorang dikatakan memiliki emotional intelligence bila memiliki beberapa elemen berikut ini: 

1. Kesadaran diri

Kesadaran diri adalah tentang  memahami diri sendiri mulai dari kelemahan serta kekuatan diri, nilai-nilai pada diri sendiri, dan bagaimana dampaknya kepada orang lain. 

Dalam praktiknya kesadaran diri juga dapat terlihat sebagai kepercayaan diri dan keterbukaan untuk menerima kritik yang membangun.

2. Manajemen diri 

Manajemen diri dapat dimaknai sebagai kemampuan untuk mengatur dan mengelola emosi diri. Bukan berarti harus menyembunyikan emosi sementara waktu, namun tentang bagaimana mengekspresikan emosi secara tepat. 

Seseorang yang memiliki manajemen diri yang baik cenderung fleksibel, mampu beradaptasi pada perubahan, mampu mengelola konflik, dan meredakan situasi yang tegang.

3. Motivasi 

Motivasi juga akan memainkan peranan dalam skill emotional intelligence seseorang. Orang-orang dengan kecerdasan emosional biasanya akan dimotivasi oleh hal-hal di luar imbalan eksternal seperti uang, pengakuan, dan pujian. 

Sebaliknya, mereka dimotivasi oleh hasrat untuk memenuhi kebutuhan dan tujuan batin mereka sendiri.

Itu sebabnya orang yang memiliki kecerdasan emosional cenderung akan berusaha untuk selalu melakukan segala hal lebih baik, lebih berkomitmen, optimis, dan akan mengambil inisiatif ketika tugas diberikan kepada mereka. 

Baca juga: Kata-kata motivasi kerja saja tidak cukup, terapkanlah cara ini

4. Empati 

Empati juga menjadi elemen lain yang penting dimiliki oleh seseorang yang memiliki kecerdasan emosional.

Empati di sini tidak hanya sebatas dimaknai sebagai kemampuan memahami perasaan orang lain tapi juga melibatkan respon dan tindakan yang tepat dalam menanggapinya.  

Hal ini penting khusunya dimiliki dalam lingkungan kerja sebab akan memengaruhi kemampuan seseorang dalam  berhubungan dengan karyawan yang berasal dari lintas budaya dan mengambil keputusan.

5. Kemampuan sosial 

Orang yang memiliki kecerdasan emosional dapat membangun hubungan yang baik dengan orang lain. 

Dalam lingkungan profesional, elemen ini dibutuhkan pada semua posisi. Contohnya, seorang manajer harus dapat membangun hubungan dan koneksi dengan karyawan, begitu pun sebaliknya. 

Agar dapat memiliki kemampuan sosial yang baik diperlukan juga keterampilan komunikasi, kemampuan mendengar, persuasif dan kepemimpinan. 

Baca juga: Begini cara membuat kesan terbaik ke rekan kerja saat hari pertama kamu ngantor

Pentingnya kecerdasan emosional di tempat kerja 

emotional intelligence - EKRUT
Emotional intelligence akan memengaruhi produktivitas karyawan - EKRUT

Seperti yang dijelaskan di atas, kemampuan emotional intelligence sangat dibutuhkan dalam lingkungan kerja. Alasannya dapat kamu lihat pada beberapa elemen tadi. 

Karyawan dengan emotional intelligence akan memiliki produktivitas kerja yang tinggi. Pasalnya, mereka  memiliki kesadaran diri untuk bekerja keras, rajin, serta berusaha memperbaiki kelemahan diri dengan terbuka pada kritik yang membangun. 

Emotional intelligence juga dapat membantu meningkatkan kemampuan komunikasi, kemampuan menyelesaikan masalah, manajemen dan hubungan karyawan di tempat kerja. 

Selain itu memiliki karyawan dengan kecerdasan emosional juga akan memberikan kontribusi pada perusahaan. Perusahaan dapat menghemat biaya rekrutmen karena karyawan dengan kecerdasan emosional umumnya akan lebih berkomitmen pada pekerjaan dan perusahaan.

Memiliki karyawan yang memiliki kecerdasan emosional juga dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif di mana karena satu sama lain memiliki hubungan kerja yang baik. 

Baca juga: 8 Cara membuat lingkungan kerja nyaman untuk meningkatkan produktivitas

Cara meningkatkan kecerdasan emosional 

emotional intelligence - EKRUT
Kamu dapat melatih skill kecerdasan emosional seiring waktu - EKRUT

Setelah memahami manfaat dan pentingnya skill ini di dalam pekerjaan, sekarang saatnya kamu melatih diri untuk meningkatkan kecerdasan emosional. 

Ada beberapa bentuk penerapan emotional intelligence yang bisa kamu lakukan untuk membangun dan meningkatkan skill emotional intelligence yang kamu miliki, seperti: 

1. Belajar mengelola emosi negatif

Meskipun sulit, namun cobalah untuk mengontrol emosi negatif pada diri kamu. Cobalah untuk melihat berbagai hal secara objektif sehingga kamu tidak akan mudah gusar. 

Belajarlah mengelola emosi tersebut di tempat kerja dan perhatikan bagaimana cara pandangmu terhadap berbagai hal dan situasi akan perlahan berubah. 

2. Latih kemampuan komunikasi 

Berlatihlah menjadi komunikator yang lebih andal di tempat kerja dengan mepertimbangkan kosa kata yang sering kamu gunakan. 

Orang dengan kecerdasan emosional akan cenderung menggunakan kata-kata yang lebih spesifik untuk membantu mengkomunikasikan kekurangannya lalu berusaha untuk mengatasinya. 

3. Belajar lebih empati pada orang lain

Cobalah untuk menempatkan diri kamu pada posisi orang lain untuk memahami apa yang mereka rasakan. Dengan melakukan ini kamu dapat memberikan tanggapan terhadap percakapan dan situasi dengan tepat. 

Keterampilan ini akan sangat kamu butuhkan terutama ketika konflik di tempat kerja muncul. 

Baca juga: Ini pentingnya membangun empati di tempat kerja

4. Bersosialisasi 

Kemampuan bersosialisasi akan sangat mempengaruhi kecerdasan emosional kamu. Tingkatkan kemampuan sosial dengan menjadi pendengar yang baik bagi orang lain, memperhatikan komunikasi non verbal serta latih kemampuan memecahkan masalah ketika konflik muncul. 

5. Kembangkan motivasi diri 

Orang dengan kecerdasan emosional akan dengan mudah memotivasi dirinya sendiri tanpa harus menunggu orang lain memberikan motivasi.

Agar dapat selalu memotivasi diri, kenali aspek-aspek yang kamu sukai dari pekerjaanmu sekarang.

6.  Terapkan active listening skills 

Salah satu contoh penerapan emotional intelligence dan cara mengembangkannya adalah dengan selalu mendengarkan secara aktif atau active listening saat mendengarkan penjelasan orang-orang di tempat kerja.

Pastikan bahwa kamu memahami apa yang dikatakan orang lain sebelum menanggapi. Perhatikan pula detail percakapan nonverbal yang ada. Ini berguna agar kamu dapat menanggapi dengan benar, mencegah kesalahpahaman, sekaligus menunjukkan rasa hormat pada lawan bicara 

Itu dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai skill emotional intelligence dan bagaimana cara meningkatkan kecerdasan emosional tersebut di lingkungan kerja. Cobalah untuk mulai mengenali diri dan mengembangkan kecerdasan emosional sejak kini. Dengan membangun skill ini kamu tidak hanya unggul di pekerjaan tapi juga unggul di mata perekrut. 

Agar kamu semakin memahami pentingnya kecerdasan emosional, simak juga penjelasan yang ada di video berikut ini,ya. 

 

emotional intelligence - EKRUT
Last update: 22 August 2020

Sumber: 

  • Forbes.com
  • Bamboohr.com
  • Verywellmind.com
  • inc.com

Tags

Share