Published on

Careers

Mengenal Pentingnya Menerapkan Ergonomi di Lingkungan Tempat Kerja

Ningtyas Dewanasari Kinasih

Mengenal_pentingya_menerapkan_ergonomi_di_lingkungan_tempat_kerja.jpg

Pernahkah kamu mendengar istilah ergonomi? Sebagian besar orang memahami ergonomi sebagai hal yang berkaitan dengan cara duduk, namun sebenarnya lebih daripada itu. Penerapan dari prinsip tersebut dapat sangat mempengaruhi kinerja karyawan.

Peralatan yang kamu gunakan saat bekerja, seperti angle layar komputer yang tidak tepat atau meja yang terlalu tinggi bisa memiliki risiko jangka panjang. Area kerja yang tidak sesuai akan berdampak pada kesehatan, salah satunya adalah pergelangan yang sakit.

Ergonomi adalah prinsip yang bisa diterapkan oleh perusahaan dan akan memberikan dampak positif untuk lingkungan kerja. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai ergonomi, ketahui pengertian, cakupan, dan manfaatnya berikut ini.

Apa itu ergonomi?


Ergonomi adalah proses merancang lingkungan kerja yang disesuaikan dengan kenyamanan karyawan. (Sumber: Pexels)

Melansir dari ergonomics.com.au, ergonomi adalah proses merancang atau mengatur tempat kerja, produk, dan sistem sehingga sesuai dengan orang yang menggunakannya. Prinsip tersebut berlaku untuk desain atau rancangan apapun yang melibatkan orang, ruang kerja, kesehatan, dan keselamatan.

Dengan kata lain, ergonomi adalah cabang ilmu yang bertujuan untuk mempelajari tentang kemampuan dan keterbatasan manusia, untuk kemudian diterapkan guna meningkatkan interaksi orang dengan produk, sistem, dan lingkungan.

Tujuan utama dari ergonomi adalah meningkatkan ruang dan lingkungan kerja untuk meminimalisir atau mencegah risiko cedera saat bekerja. Seiring dengan berkembangnya teknologi, penting untuk memastikan bahwa alat yang kita gunakan untuk bekerja sudah dirancang sesuai dengan kebutuhan kita.

Cakupan ergonomi


Salah satu cakupan yang paling umum dari ergonomi adalah berkaitan dengan fisik. (Sumber: Pexels)

Rancangan ergonomi adalah hal yang penting untuk diterapkan oleh perusahaan agar dapat terbentuk lingkungan kerja yang kondusif. Prinsip ergonomi menerapkan teori, data, dan metode untuk dapat mengoptimalkan kesejahteraan karyawan dan performa secara keseluruhan.

Baca juga: 11 Cara mengatasi sakit punggung akibat duduk terlalu lama

Bukan hanya aspek fisik saja, berikut ini beberapa cakupan dari ergonomi yang penting untuk kamu ketahui.

1. Physical ergonomic

Physical ergonomic adalah prinsip yang berfokus pada pencegahan cedera melalui desain dan evaluasi tempat dan lingkungan kerja. Termasuk pula postur, tugas manual, dan kegiatan produksi yang dilakukan secara berulang.

Selain mengurangi cedera, ergonomi fisik juga fokus pada cara meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko eror atau masalah yang mungkin terjadi. Cara kerja dari ergonomi adalah dengan meneliti tubuh seseorang yang berinteraksi dengan alat yang digunakan setiap hari dalam lingkungan kerja.

2. Cognitive ergonomic


Fokus dari kognitif ergonomi adalah berkaitan dengan fungsi otak. (Sumber: Pexels)

Cognitive ergonomic adalah ilmu yang berhubungan dengan fungsi otak dalam kaitannya dengan investigasi kecelakaan kerja, interaksi manusia dan mesin, mental beban kerja, pengambilan keputusan, kegunaan, pelatihan, dan lainnya.

Secara lebih singkat, konteks kognitif dalam ergonomi adalah berkaitan dengan performa manusia dalam suatu sistem dengan kualitas kinerja. Selain itu juga memeriksa kemampuan pikiran untuk memproses informasi dan interaksi dengan data.

3. Organizational ergonomic

Sedangkan cakupan organizational ergonomic atau disebut juga macroergonomics berfokus kepada struktur organisasi, kebijakan, serta prosesnya. Termasuk di dalamnya, komunikasi, desain jam kerja, team work, manajemen kualitas, dan manajemen sumber daya. Prinsip ini memeriksa cara untuk mengoptimalkan seluruh lingkungan kerja.

Pentingnya menerapkan ergonomi kerja


Pentingnya ergonomi adalah untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman. (Sumber: Pexels)

Fokus dari ergonomi adalah untuk menciptakan ruang atau lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif dengan memaksimalkan kemampuan dan keterbatasan manusia. Hal tersebut meliputi ukuran tubuh individu, kekuatan, keterampilan, kecepatan, kemampuan sensorik, hingga attitude.

Sehingga menerapkannya dalam lingkungan kerja cukup penting untuk dapat mengoptimalkan setiap sumber daya manusia. Berikut ini beberapa keuntungan dari penerapan ergonomi di tempat kerja.

1. Meningkatkan produktivitas kerja

Keuntungan utama dari ergonomi adalah dapat meningkatkan produktivitas karyawan. Dengan merancang peralatan atau fasilitas untuk memungkinkan karyawan tetap memiliki postur yang baik saat bekerja, tidak membuang-buang tenaga, dan memiliki jangkauan yang lebih baik akan membuat tempat kerja menjadi lebih efisien. Workspace yang efisien tentunya akan berpengaruh pada peningkatan produktivitas dari setiap karyawan.

2. Menciptakan budaya keselamatan yang lebih baik


Keselamatan kerja merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan oleh perusahaan. (Sumber: Pexels)

Salah satu pentingnya penerapan ergonomi adalah menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan karyawannya. Karyawan yang sehat merupakan aset besar bagi perusahaan. Menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan mementingkan keselamatan akan memberikan performa karyawan yang lebih baik untuk perusahaan.

3. Meningkatkan engagement karyawan

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ergonomi dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas. Peningkatan tersebut dapat diraih apabila karyawan merasa terlibat dalam pekerjaan mereka. Nah, ergonomi adalah salah satu cara perusahaan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan.

Ketika suatu perusahaan berusaha untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan nyaman, karyawan akan memperhatikan hal tersebut. Dengan kata lain, perusahaan memprioritaskan kesejahteraan karyawan yang dapat meningkatkan etos kerja.

Baca juga: 6 Tips menata ruangan kerja ini bantu tingkatkan produktivitasmu

Masalah yang timbul akibat lingkungan kerja yang tidak ergonomi


Menghiraukan ergonomi akan memiliki risiko jangka panjang. (Sumber: Pexels)

Ergonomi adalah prinsip yang cukup penting diterapkan oleh perusahaan. Prinsip tersebut memiliki banyak dampak positif pada perusahaan. Tidak menerapkan ergonomi pada perusahaan akan menimbulkan masalah jangka panjang, yaitu:

1. Menurunnya kualitas produk

Selain produktivitas, benefit lain dari penerapan ergonomi adalah peningkatan kualitas. Ergonomi yang buruk pada tempat kerja akan membuat karyawan stres dan cepat lelah, sehingga tidak dapat melakukan yang terbaik.

Apabila tugas yang diberikan terlalu membebani secara fisik, kemungkinan akan terjadi risiko kelalaian yang akan berpengaruh pada proses produksi. Risiko tersebut dapat berpengaruh pada kualitas produk yang menurun.

2. Keselamatan dan kesehatan kerja yang minim


Sakit punggung merupakan masalah yang paling sering terjadi dalam dunia kerja. (Sumber: Pexels)

Ergonomi adalah cara untuk menciptakan lingkungan kerja yang memperhatikan keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan kerja karyawan. Tidak menutup kemungkinan akan terjadi cedera atau kesalahan yang diakibatkan dari minimnya keselamatan karyawan baik dalam jangka pendek maupun panjang. Hal tersebut akan berdampak pada banyak aspek dalam perusahaan, seperti performa dan produktivitas.

3. Meningkatnya turnover karyawan

Bagian dari ergonomi adalah membuat lingkungan kerja yang nyaman bagi seluruh karyawan. Karyawan adalah aset berharga untuk perusahaan, sehingga memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan kerja merupakan suatu keharusan. Nah, jika tidak, karyawan akan merasa tidak diperhatikan dan tidak nyaman untuk bekerja.

Lingkungan kerja yang tidak ideal, beban kerja yang terlalu banyak, stres, kelelahan, dan lainnya akan membuat karyawan tidak betah untuk bekerja dengan perusahaan. Akibatnya pergantian karyawan akan sering terjadi yang bisa merugikan perusahaan.

Baca jangka: Kerja seharian? Ini bahaya duduk terlalu lama yang perlu kamu hindari

Ergonomi adalah prinsip yang bertujuan untuk menyesuaikan pekerjaan dengan orangnya, sayangnya prinsip tersebut masih sering diabaikan. Namun, perusahaan harus mulai memperhatikan ergonomi sebagai peluang EHS (Environment, Health, Safety) yang menguntungkan, dimana penerapannya dapat mengatasi masalah yang berkaitan dengan keselamatan kerja jangka panjang.

Ingin mendapatkan informasi seputar dunia kerja? Pastikan untuk mengakses situs talent marketplace EKRUT. Selain itu, kamu bisa mendaftarkan diri di EKRUT untuk nantinya dihubungkan dengan perusahaan yang sesuai dengan keahlianmu.

Sumber:

  • ergonomics.com.au
  • berkeley.edu
  • anteagroup.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    cara-interview-kerja-yang-baik-EKRUT.jpg

    Careers

    12 Cara Interview Kerja yang Baik Agar Bisa Diterima

    Lita Lia

    06 July 2022
    6 min read
    cover.jpg

    Careers

    12 Contoh Etos Kerja yang Penting Bagi Perkembangan Karier

    Detty Risetya

    06 July 2022
    5 min read
    H1.jpg

    Careers

    5 Contoh Biografi Diri Sendiri untuk Peluang dan Perkembangan Karier

    Alvina Vivian

    06 July 2022
    6 min read

    Video