Careers

10 Jenis Artikel yang Umum dan Penting untuk Diketahui Seorang Penulis

Published on
Min read
5 min read
time-icon
H1-10_Jenis_Artikel_yang_Umum_dan_Penting_untuk_Diketahui_Seorang_Penulis.jpg

Konten artikel merupakan hal penting di era digital seperti sekarang, termasuk bila kamu ingin memasarkan sebuah produk. Artikel tidak sebatas berita atau review. Masih banyak jenis artikel yang harus diketahui penulis agar bisa menulis sesuai sasaran.

Baca juga: 10 Cara Menulis Artikel yang Baik dan Benar untuk Pemula

Pentingnya mengetahui jenis artikel untuk penulis


Ada banyak keuntungan memahami berbagai jenis artikel (sumber: pexels)

Seorang penulis, pembuat konten, atau apapun yang bergerak di dunia literasi, harus paham jenis-jenis artikel. Tidak sebatas memburu view, sebuah tulisan harus spesifik dengan tujuan utama agar:

  • Bisa menyasar audiens secara tepat
  • Pembahasan artikel menjadi terkonsep
  • Pembaca tahu jenis tulisan yang akan dibacanya dan tepat memilihnya
  • Memudahkan dalam mencari sumber rujukan
  • Isi artikel sesuai dengan yang diinginkan
  • Bisa memperoleh feedback dari pembaca
  • Bisa menemukan sumber baru, sesuai dengan jenis artikel

Sebuah artikel yang ditulis harus jelas isi, tujuan, target audiens, dan bisa dipertanggung jawabkan. Oleh karena itu, sebagai penulis harus paham jenis artikel apa yang akan dibuat. Selain agar isinya menarik dan jelas, konsep tiap tulisan juga berbeda, tergantung jenisnya.

Baca juga: 7 tips menjadi freelance writer dengan banyak proyek

10 Jenis artikel yang umum dan penting untuk diketahui


Ada 10 jenis artikel paling umum diketahui (sumber: pexels)

Setiap jenis artikel memiliki sasaran yang berbeda. Berikut beberapa jenis artikel yang paling umum diketahui:

1. Artikel esai

Ada beberapa artikel dengan jumlah kata cukup sedikit, salah satunya esai. Esai merupakan tulisan yang menggambarkan pengalaman, maupun pendapat penulis secara personal. Isi tulisan esai menyajikan pandangan spesifik terhadap sebuah topik. Esai biasanya dijabarkan dalam bentuk singkat dan mudah dipahami. Tujuannya agar pembaca bisa fokus langsung ke inti artikel.

2. Artikel fitur

Jenis artikel ini berisikan detail tentang tren, topik, atau sosok tertentu. Tujuan dibuatnya artikel ini sebagai bentuk eksplorasi dari bab yang ditulis. Saat menulis artikel fitur, penulis biasanya melakukan wawancara dengan ahli atau orang yang berkaitan dengan isi artikel. Tujuan wawancara ini untuk menunjukkan perspektif baru yang sebelumnya belum terlihat. Selain itu, detail yang mendalam terhadap sebuah topik juga ada di artikel fitur. Jumlah kata cukup banyak, bahkan yang tertinggi dibanding jenis artikel lain.

3. Artikel opini

Artikel opini bisa disebut juga sebagai artikel perspektif, yakni tulisan yang dibuat dengan berisikan konsep fundamental di bidang tertentu. Bentuk tulisannya mayoritas esai dengan sudut pandang pribadi. Sementara isi jenis artikel ini adalah sebuah kritikan atau pandangan penulis tentang gagasan populer, peristiwa, dan berbagai hal lain di bidang tertentu. Artikel ini juga dianggap sastra sekunder dengan panjang sampai 2.000 kata.

4. Artikel kolom

Artikel kolom mungkin masih banyak yang belum paham. Jenis artikel ini memungkinkan penulis menyertakan subyek dengan gaya bahasa unik. Pembuat artikel ini menggunakan pendekatan agar artikel buatannya lebih personal, misalnya dengan menyertakan humor maupun keahlian dalam topik tertentu. Isi artikelnya bisa tentang pemikiran atau pengalaman pribadi penulis, bisa juga tentang sebuah peristiwa.

5. Artikel uji klinis

Khusus di bidang kedokteran, ada artikel uji klinis. Artikel ini menggambarkan metodologi, implementasi, serta hasil studi yang bisa dikendalikan. Biasanya artikel dilakukan dengan uji klinis grup pasien. Untuk formatnya juga cukup panjang. Pengalaman kerja praktik, standar etika, serta keahlian tinggi diperlukan. Tanpa hal itu, artikel dianggap kurang teruji dan sulit dipertanggungjawabkan.

Baca juga: 8 Perbedaan antara Copywriter dan Content Writer, sudah tahu?

6. Studi kasus klinis

Artikel studi kasus klinis merepresentasikan detail kasus pasien secara nyata, kasus yang disajikan berkontribusi terhadap pengetahuan di lapangan. Diharapkan, penelitian ini bisa membahas tanda-tanda, diagnosis, dan gejala suatu penyakit. Artikel ini dianggap sebagai literatur primer dengan jumlah kata mirip artikel asli. Banyak pengalaman diperlukan untuk bisa menulis artikel ini. Selain itu, formatnya bukan format publikasi.

7. Artikel ulasan

Selanjutnya adalah review article. Artikel review atau ulasan merupakan tulisan yang berisi analisis kritis dan konstruktif. Analisis ini diterbitkan melalui ringkasan, perbandingan, dan sebagai rekomendasi untuk penelitian masa depan. Artikel ulasan dianggap sebagai literatur sekunder dan dapat dibagi menjadi tiga jenis, mulai dari ulasan sastra, sistematis, serta meta-analisis. Panjangnya tergantung dari area subjeknya. Mulai dari 1.000 hingga 5.000 kata.

8. Artikel investigasi

Artikel investigasi merupakan salah satu tulisan yang mengungkap suatu peristiwa. Ada contoh karya jurnalisme bertemakan artikel investigasi, yaitu artikel yang mengungkapkan skandal besar. Skandal yang diungkapkan adalah Watergate, yang merupakan karya Bob Woodward serta Carl Bernstein.

Artikel ini bak pisau bermata dua. Selain membeberkan informasi, dampaknya bisa memicu keributan. Apalagi jika topiknya sensitif, seperti skandal contohnya. Penulis biasanya melakukan penyelidikan mendalam hingga bisa membuat artikel investigasi yang utuh dan tajam.

9. Artikel gaya hidup

Topik yang disajikan sangat bervariasi untuk jenis tulisan ini. Namun, untuk temanya hanya tentang gaya hidup, baik itu kesehatan, rekreasi, hubungan personal, dan sejenisnya, masuk sebagai gaya hidup. Misalnya artikel berisi tempat wisata paling populer, tips dan trik kecantikan, memilih sekolah, dan sejenisnya. Isi artikel berguna untuk berbagi informasi. Pembacanya biasanya untuk semua kalangan, baik pria maupun wanita.

10. Artikel berita

Berita merupakan hal yang sudah umum di masyarakat. Artikel berita sifatnya terisi dan langsung. Penulisannya harus tanpa bias, serta tidak dibumbui interpretasi pribadi penulis. Perlu diketahui, sebuah artikel berita harus to the point. Formatnya hanya judul dan isi, agar pembaca tidak malas menggali informasi. Jenis artikel ini berisi informasi yang cukup. Tidak ada alur cerita dan hal lain di luar isi berita. Yang disajikan hanyalah fakta akurat, tanpa tendensius ke suatu pihak.

Baca juga: Content Writer: Tugas, kualifikasi, dan proyeksi karier 2022

Itulah pembahasan dari EKRUT Media tentang berbagai jenis artikel dan perbedaanya. Kamu juga bisa temukan artikel menarik lainnya. Berbagai informasi dan tips menarik tersedia pula di YouTube EKRUT Official. Jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • popoptiq.com
  • editage.com
  • libery.edu
  • ascopubs.org
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    optimasi_instagram_ads.jpg

    Expert's Corner

    Optimasi Instagram Ads: 4 Metrik Utama untuk Mengukur Performa Campaign

    Nelson Simbolon

    07 December 2022
    5 min read
    BEP_(Break_Event_Point)_Pengertian__konsep__tujuan__3_komponen_dan_cara_perhitunganya.jpg

    startup

    BEP (Break Event Point): Pengertian, Tujuan, dan 3 Komponennya

    Sylvia Rheny

    06 December 2022
    5 min read
    manajemen-pemasaran-adalah---EKRUT.jpg

    Expert's Corner

    Manajemen Pemasaran: Pengertian, Tujuan, Tugas, dan Strateginya

    Maria Tri Handayani

    06 December 2022
    8 min read

    Video