Published on

Careers

Content Writer: Tugas, kualifikasi, dan proyeksi karier 2021

Tsalis Annisa

shutterstock_639720997.jpg

Hampir seluruh aspek pemasaran dan branding pada dunia digital memerlukan konten di dalamnya. Digitalisasi tampaknya telah membuat karya tulis meningkat jauh lebih dibutuhkan dari sebelumnya. Jadi, jangan heran jika kini bertebaran lowongan content writer di berbagai perusahaan.

Sayangnya, menulis dan menjadi content writer tidaklah semudah kelihatannya. Pekerjaan satu ini memerlukan banyak latihan dan pengalaman sebelum kamu dapat dikatakan sebagai penulis konten yang sukses. Tidak hanya pengalaman, ada pula hard skills dan soft skills yang harus dimiliki seorang penulis konten sukses.

Agar kamu dapat menjadi Content Writer yang handal dan banyak dicari perusahaan, yuk simak lebih lanjut di artikel berikut!

Mengenal profesi Content Writer

Mengenal profesi Content Writer
Tanggung jawab content writer tidak hanya sebatas menulis artikel - Unsplash

Dikutip dari copify.com, content writer adalah seorang penulis yang mempunyai keahlian khusus dalam memproduksi konten-konten yang relevan dan menarik untuk dimuat di website. Konten tersebut dapat diaplikasikan dalam berbagai bentuk seperti artikel, blog, unggahan di media sosial, konten video/audio, laporan resmi, siaran pers, hingga surel pemasaran.

Selain menulis, seorang content writer memiliki tanggung jawab untuk memastikan tulisan serta visual yang diproduksi selaras dengan citra merek yang ingin disampaikan oleh klien atau perusahaan. Menjadi bagian dari corong perusahaan, content writer juga diharapkan dapat membuat panduan berkomunikasi serta menjaga konsistensi nada dan gaya dalam berinteraksi dengan audiens atau pelanggan.

Baca juga: 7 Pertanyaan interview kerja untuk Content Writer

Tugas Content Writer

Tugas Content Writer
Lingkup pekerjaan content writer dapat berbeda sesuai dengan bidang yang ditekuni - Unsplash

Lingkup pekerjaan content writer dapat berbeda-beda sesuai dengan industri yang kamu tekuni. Namun, secara garis besar deskripsi pekerjaan content writer dapat dijabarkan dalam poin-poin sebagai berikut.

  • Menulis, menyunting, dan mempublikasikan konten untuk situs web, blog, video, kampanye media sosial, kampanye surel, siniar, buku elektronik, laporan resmi, dan sebagainya.
  • Membuat konten yang memotivasi, menginspirasi, mengedukasi, mempromosikan, dan secara sederhana, memberikan informasi, di berbagai platform digital.
  • Memastikan keselarasan serta konsistensi dalam berkomunikasi atau berinteraksi dengan audiens meliputi gaya penulisan, font, dan gambar pendukung.
  • Bekerja sama dengan tim pemasaran digital untuk menghasilkan konten yang bertujuan untuk meningkatkan konversi.
  • Menguasai keahlian penyuntingan, manajemen konten, dan HTML untuk mempublikasikan dan menyunting konten di website.
  • Menguasai pengetahuan mengenai Search Engine Optimization (SEO) untuk meningkatkan traffic, memudahkan perusahaan ditemukan melalui mesin pencari, dan menampilkan perusahaan sebagai pemimpin dalam industri yang sedang dijalankan.

Baca juga: Tertarik menjadi freelance writer? Begini caranya!

7 skill-set untuk menjadi content writer

7 skill-set untuk menjadi content writer
Untuk menjadi content writer yang sukses, kamu harus menguasai beberapa keahlian sekaligus - EKRUT

Menulis dan menjadi content writer tidaklah semudah kelihatannya. Pekerjaan satu ini memerlukan banyak latihan dan pengalaman sebelum kamu dapat dikatakan sebagai penulis konten yang sukses. Berikut beberapa jenis kemampuan yang dapat meningkatkan nilai seorang penulis konten.

1. Mengerti penulisan artikel yang SEO friendly

Pengetahuan teknik penulisan artikel berdasarkan SEO merupakan salah satu hard skill yang saat ini wajib dimiliki oleh seorang penulis konten. Sebab, sebagus apapun tulisan yang diciptakan seorang penulis konten tidak akan efektif apabila pembaca tidak dapat menemukannya. Jadi, seorang penulis konten wajib mengetahui bagaimana kriteria konten yang SEO-friendly, mampu menggunakan keyword secara efektif, dan mampu mengikuti setiap perubahan algoritma Google.

2. Menyelesaikan pekerjaan tepat waktu

Menyelesaikan konten yang berkualitas dengan cepat akan menunjukkan bahwa kamu adalah content writer yang profesional dan dapat diandalkan. Memiliki manajemen waktu yang teratur juga menjadi hal yang penting bagi seorang content writer karena akan membantumu memperkirakan secara realistis beban pekerjaan yang dapat kamu terima dan yang harus kamu tolak agar semua tanggung jawab dapat diselesaikan tepat waktu.

3. Mengikuti tren yang relevan

Kamu bisa saja menjadi content writer yang hebat, tetapi jika kamu tidak mengikuti perkembangan tren terbaru, peluang kerjamu akan terbatas. Bergabunglah dengan komunitas penulis, perbarui profilmu di website, memanfaatkan berbagai media sosial, dan promosikan portofolio tulisan yang sudah pernah kamu kerjakan sebelumnya.

Menunjukkan eksistensimu dengan berpartisipasi aktif di media sosial tidak hanya membuka berbagai peluang kerja, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membangun relasi dan menjalin koneksi. Klien juga akan memberikan nilai tambah jika kamu memiliki jangkauan yang luas dan keterlibatan yang kuat dalam profil media sosialmu.

4. Paham format penulisan yang baik

Hard skill yang satu ini perlu dimiliki penulis konten profesional. Format penulisan yang baik adalah kunci awal agar pembaca mampu terus membaca tulisan kamu. Jadi, seorang penulis konten harus mampu melakukan self-editing serta memahami struktur kalimat, ejaan bahasa Indonesia yang benar, dan peletakkan tanda baca yang sesuai.

5. Kemampuan riset

Selain itu, mampu melakukan riset terhadap topik yang akan dibahas tentunya juga perlu dimiliki oleh seorang Content Writer profesional. Sebab, konten yang bagus adalah yang memiliki kredibilitas dan nilai-nilai di dalamnya. Jadi, seorang penulis konten perlu memilki kemampuan riset yang baik agar mudah menemukan informasi penting dan menarik dari sumber terpercaya.

6. Kemampuan meringkas

Kemampuan merangkum berkaitan dengan kemampuan meriset. Seorang penulis konten seharusnya mampu merangkum hal-hal yang telah diriset menjadi sebuah artikel utuh yang berkesinambungan. Sebab, siapa yang mau membaca konten yang tidak nyambung awal dan akhirnya?

7. Soft skills penunjan Content Writer

Tidak hanya hard skills saja, ada juga soft skills yang sewajarnya dikuasai oleh seorang Content Writer. Ingin tahu apa saja soft skills tersebut? Berikut empat soft skills yang dibutuhkan.

a. Fokus

Kemampuan fokus diperlukan dalam kegiatan menulis, karena terkadang sangat sulit untuk dapat tetap fokus pada tulisan dan tidak terganggu keadaan sekitar. Jadi, seorang penulis konten biasanya memiliki kemampuan fokus yang baik ketika ia harus bekerja dan menulis. Hal ini dapat memudahkan pekerjaan dan membuat tulisan menjadi cepat selesai.

b. Komunikasi

Komunikasi juga menjadi kemampuan yang diperlukan penulis konten. Sebab, kemampuan komunikasi yang baik dapat membantu seorang penulis dalam caranya berkomunikasi dengan pembaca di dalam artikel. Jadi, seorang penulis konten perlu kemampuan ini agar dapat mengomunikasikan apa yang ada di dalam otaknya ke dalam konten dengan baik.

c. Memahami pembaca

Memahami kebutuhan dan keinginan pembaca dan dapat mewujudkannya ke dalam konten merupakan faktor terpenting dari keberhasilan seorang penulis konten.

d. Mampu memberikan jawaban dari pertanyaan melalui artikel

Membuat artikel berdasarkan SEO atau search engine optimization artinya kamu akan membuat artikel berdasarkan kata kunci yang banyak di cari di mesin pencarian. Maka akan lebih baik bagi seorang Content Writer mampu memahami kata kunci yang akan ia tulis. Misalnya saja dengan kata kunci tersebut, hal apa yang sebenarnya sedang dicari oleh pembaca.

Jika kamu memiliki keinginan menjadi seorang Content Writer, sebaiknya kuasai dulu tujuh hal di atas. Apabila belum, jangan patah semangat dan tetap berusaha, ya!

Baca juga: Ini perbedaan social media marketing dengan content marketing

Proyeksi karier Content Writer 2021

Proyeksi karier Content Writer 2021  Era digital menciptakan peluang yang menjanjikan bagi karier content writer. - Unsplash  Kesadaran untuk menjadikan content writer sebagai pilihan karier semakin meningkat pesat terlebih di era digital seperti saat ini. Karena telah menjadi media utama untuk menyajikan informasi, hampir semua industri atau bisnis akan terkait erat dengan penulisan konten. Hal ini menciptakan peluang yang menjanjikan bagi content writer. Dilansir dari pureinbound.com, berikut adalah beberapa profesi pilihan yang dapat ditempuh untuk membangun karier dalam bidang penulisan konten. SEO Content Writer Penulis konten profesional yang berfokus pada SEO harus mengerti cara memasukkan kata kunci ke dalam artikel dan halaman di situs web perusahaan. Selain itu, penulis SEO juga akan mengelola tag, meta, URL, serta faktor penting lainnya yang dapat meningkatkan peringkat konten yang ditulis. Technical Writer Penulis teknis yang baik memiliki tingkat pengetahuan yang mumpuni mengenai topik yang akan diangkat. Mereka harus dapat menulis dengan detail dan menerjemahkan hal-hal yang rumit menjadi konten yang mudah dipahami oleh audiens. Biasanya penulis teknis dibutuhkan untuk menulis artikel panduan maupun buku petunjuk. Jurnalis Tidak seperti penulis editorial, jurnalis diwajibkan untuk menulis konten yang bersifat informatif dan benar secara faktual. Jurnalis dapat membantu bisnismu jika kamu akan memberitahukan kabar terbaru mengenai perusahaan, produk, atau layanan tertentu. Mereka akan melakukan riset dan menuliskan artikel berita yang dapat dipublikasikan di situs web perusahaan. Penulis Naskah Penulis naskah yang dimaksud disini tidak hanya terbatas pada penulis naskah untuk film layar lebar. Perusahaan dapat mempekerjakan penulis naskah untuk membuat skrip konten video bisnis mereka. Seringkali, perbedaan antara konten video biasa dengan konten video bagus yang viral terletak pada kekuatan skripnya. Jika kata-katanya ditulis dengan cara yang menarik, kemungkinan besar video tersebut akan populer dan mendatangkan engagement. Ghostwriter Ghostwriter atau penulis anonim tidak diketahui oleh publik, tetapi semua orang tahu mereka ada. Para penulis ini akan membuat konten untuk penerbit atau perusahaan untuk membantu mereka menghemat waktu. Banyak perusahaan yang mempekerjakan penulis anonim karena mereka tidak pandai menulis tetapi tetap ingin menerbitkan artikel atas nama sendiri.
Era digital menciptakan peluang yang menjanjikan bagi karier content writer. - Unsplash

Kesadaran untuk menjadikan content writer sebagai pilihan karier semakin meningkat pesat terlebih di era digital seperti saat ini. Karena telah menjadi media utama untuk menyajikan informasi, hampir semua industri atau bisnis akan terkait erat dengan penulisan konten. Hal ini menciptakan peluang yang menjanjikan bagi content writer. Dilansir dari pureinbound.com, berikut adalah beberapa profesi pilihan yang dapat ditempuh untuk membangun karier dalam bidang penulisan konten.

1. SEO Content Writer

Penulis konten profesional yang berfokus pada SEO harus mengerti cara memasukkan kata kunci ke dalam artikel dan halaman di situs web perusahaan. Selain itu, penulis SEO juga akan mengelola tag, meta, URL, serta faktor penting lainnya yang dapat meningkatkan peringkat konten yang ditulis.

2. Technical Writer

Penulis teknis yang baik memiliki tingkat pengetahuan yang mumpuni mengenai topik yang akan diangkat. Mereka harus dapat menulis dengan detail dan menerjemahkan hal-hal yang rumit menjadi konten yang mudah dipahami oleh audiens. Biasanya penulis teknis dibutuhkan untuk menulis artikel panduan maupun buku petunjuk.

3. Jurnalis

Tidak seperti penulis editorial, jurnalis diwajibkan untuk menulis konten yang bersifat informatif dan benar secara faktual. Jurnalis dapat membantu bisnismu jika kamu akan memberitahukan kabar terbaru mengenai perusahaan, produk, atau layanan tertentu. Mereka akan melakukan riset dan menuliskan artikel berita yang dapat dipublikasikan di situs web perusahaan.

4. Penulis Naskah

Penulis naskah yang dimaksud disini tidak hanya terbatas pada penulis naskah untuk film layar lebar. Perusahaan dapat mempekerjakan penulis naskah untuk membuat skrip konten video bisnis mereka. Seringkali, perbedaan antara konten video biasa dengan konten video bagus yang viral terletak pada kekuatan skripnya. Jika kata-katanya ditulis dengan cara yang menarik, kemungkinan besar video tersebut akan populer dan mendatangkan engagement.

5. Ghostwriter

Ghostwriter atau penulis anonim tidak diketahui oleh publik, tetapi semua orang tahu mereka ada. Para penulis ini akan membuat konten untuk penerbit atau perusahaan untuk membantu mereka menghemat waktu dan anggaran. Banyak perusahaan yang mempekerjakan penulis anonim karena mereka tidak pandai menulis tetapi tetap ingin menerbitkan artikel atas nama sendiri.

Baca juga: 8 Perbedaan antara Copywriter dan Content Writer, sudah tahu?

3 Contoh resume untuk posisi Content Writer

3 Contoh CV Content Writer
Cantumkan perjalanan kariermu dalam resume yang dikirimkan - Unsplash

Untuk memudahkan kamu mendapatkan gambaran mengenai resume yang akan digunakan untuk melamar pekerjaan, berikut 3 contoh mudah yang dapat kamu jadikan sebagai panduan. Semoga berhasil!

Contoh resume Content Writer #1

Contoh resume Content Writer 1

Contoh resume Content Writer #2

Contoh resume Content Writer 2

Contoh resume Content Writer #3

Contoh resume Content Writer

Baca juga: Content writer, ini 5 Aplikasi menulis terbaik di tahun 2019

Content Writer juga membutuhkan pengalaman, jadi coba asah skill-mu dengan bekerja dan belajar dengan tekun. Jika kamu ingin terus mengasah kemampuanmu dengan bekerja di perusahaan yang mendukung, cobalah daftarkan dirimu di situs talent marketplace seperti EKRUT. Dengan begini, kamu akan mendapatkan pekerjaan yang cocok tanpa perlu melamar ke sana-kemari.

Untuk kamu yang ingin mendalami dunia copywriting, simak video di bawah ini, ya. Semangat terus belajar untuk mempelajari semuanya! 

sign up EKRUT
Last update: 11 Juni 2021

Sumber:

  • constantcontent.com
  • thenextscoop.com
  • copify.com
  • zippia.com
  • pureinbound.com

Tags

Share