Published on

Careers

Cara Jitu Meraih Kebebasan Finansial secara Efektif dan Efisien

Alvina Vivian

H1_kebebasan_finansial.jpg

Apakah kamu pernah mendengar istilah financial freedom atau kebebasan finansial? Akhir-akhir ini istilah tersebut seringkali ditemukan di media sosial. Banyak orang yang mengatakan bahwa financial freedom adalah sesuatu yang harus dipersiapkan untuk kawula muda. Banyak orang memberi saran agar di umur tertentu kita bisa meraih financial freedom. Lalu, apa itu kebebasan finansial dan bagaimana untuk meraihnya? Artikel kali ini akan membahas mengenai panduan kebebasan finansial hingga tips yang bisa diikuti. Untuk itu, simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!

Apa itu kebebasan finansial?

seorang pria sedang memikirkan kebebas finansial
Kebebasan finansial adalah kondisi keuangan yang stabil (sumber: pexels)

Kebebasan finansial atau financial freedom adalah kondisi keuangan seseorang yang terbebas dari hutang, memiliki pendapatan pasif, dan merasa aman dalam hal finansial. Siapapun bisa mendapatkan kebebasan finansial, mulai kalangan orang tua hingga anak muda bisa mempersiapkan keuangan mereka agar mencapai financial freedom. Namun untuk meraihnya, tentu memerlukan proses dan perencanaan.

Baca juga: 18 Aplikasi pengatur keuangan terbaik untuk Android dan iOS

Tingkatan kebebasan finansial

seseorang sedang menghitung finansial
7 Tingkatan kebebasan finansial yang perlu kamu kenali (sumber: pexels)

Dalam konsep kebebasan finansial terdapat tahapan yang perlu dikenali. Yuk, pahami tingkatan kebebasan finansial berikut ini.

1. Clarity

Pada tahap ini kamu masih perlu mengenali level finansialmu. Artinya, kamu perlu mengenali pemasukan, pengeluaran, tujuan, hutang, dan situasi keuangan yang sedang kamu alami. Karena dengan mengenali kondisi finansial kamu sekarang, maka kamu akan lebih mudah dalam melakukan perencanaan dan mencapai kebebasan finansial.

2. Self-sufficiency

Tingkatan yang kedua adalah di mana kondisi finansialmu bisa tercukupi secara mandiri. Misalnya, jika kamu sebelumnya mendapatkan pemasukan dari orang tua atau keluarga, pada tingkat ini kamu bisa mencukupi kebutuhan dengan gaji di tiap bulannya.

3. Breathing room

Pada tahapan ini, kamu bisa mulai menyisihkan uang untuk dana darurat dan investasi. Jika pada sebelumnya gaji yang kamu dapatkan akan habis hanya untuk mencukupi kehidupan kamu saja, pada tahapan ini kamu memiliki kelebihan uang yang bisa digunakan untuk menabung.

4. Financial stability

Tahap keempat ini bisa diukur dengan cara beberapa hal. Misalnya dengan kamu bisa membayar kartu kredit dengan bunga tinggi atau memiliki tabungan dana darurat senilai biaya hidup kamu selama 5-6 bulan. Kedua kondisi tersebut menandakan bahwa kamu memiliki pegangan jika ternyata terjadi hal yang tidak diinginkan misalnya saja tiba-tiba kamu diputus hubungan kerja oleh perusahaan kamu bekerja.

5. Financial flexible

Tahap fleksibel artinya kamu memiliki tabungan yang cukup saat kamu butuh dengan cepat. Tidak hanya itu, financial flexible juga dapat diukur ketika kamu memiliki dana darurat setara dengan biaya hidup selama dua tahun.

6. Financial independence

Penghasilan pada tingkatan financial independence ini bisa didapatkan dari pendapatan pasif seperti investasi atau properti yang dimiliki. Dari kondisi tersebut, seseorang bisa bekerja lebih sedikit namun tetap akan mendapatkan di masa depan. Untuk mencapai hal ini, kamu perlu bekerja lebih keras dan menabung secara lebih agresif.

7. Financial abundance

Tingkat yang terakhir menandakan kamu sudah sangat aman dan tidak akan khawatir mengenai finansial di masa pensiun kamu karena finansial yang kamu miliki sudah berlimpah.

Baca juga: 6 Cara mendapatkan passive income yang patut kamu coba

Cara meraih kebebasan finansial

seseorang sedang menulis finansial
Cara meraih kebebasan finansial yang mudah dilakukan (sumber: pexels)

Ingin tahu bagaimana cara mendapatkan financial freedom? Yuk, mulai lakukan cara meraih kebebasan finansial di usia muda dengan cara di bawah ini.

1. Kenali kondisi keuanganmu sekarang

Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan mendata berapa pemasukan dan pengeluaran tiap bulannya. Mulai catat kondisi keuangan kamu setiap bulannya, ya! Ini akan memudahkanmu untuk menyadari apakah kamu terlalu boros dan pengeluaran apa saja yang perlu kamu potong.

2. Mulai buat perencanaan finansial

Setelah mengenali nilai pemasukan dan pengeluaran, kamu bisa mulai membuat perencanaan finansial di tiap bulannya. Misalnya dengan menuliskan apa saja kebutuhan primer untuk makan, sembako, bersenang-senang, kuota, sedekah, dan berapa nilai yang bisa kamu tabung untuk investasi dan dana darurat. Dari perencanaan ini, kamu juga bisa mengukur berapa tabungan yang akan kamu dapat dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan.

3. Utamakan untuk melunasi hutang terlebih dahulu

Salah satu tanda bahwa kamu sudah di posisi financial freedom adalah dengan terbebasnya diri dari hutang. Untuk itu, jika kamu masih memiliki hutang atau cicilan, utamakan hal tersebut terlebih dahulu sebelum berinvestasi. Namun, tetap sisakan sekian persen untuk dana darurat, ya!

4. Siapkan tabungan dana darurat

Kamu tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Untuk lebih berjaga-jaga, kamu bisa menyiapkan tabungan dana darurat mulai dari sekarang. Seperti namanya, dana darurat adalah dana yang bisa sewaktu-waktu kamu gunakan ketika terjadi momen darurat, misalnya untuk keluarga, kesehatan, atau momen darurat lainnya. Sangat disarankan untuk menyediakan dana darurat setidaknya minimal di satu kali pengeluaran wajib bulanan yang mencakup sembako, biaya untuk makan, dan pengeluaran utama lainnya. Tetapi, kamu juga bisa menargetkan nilai yang lebih tinggi, ya!

5. Kurangi pengeluaran yang tidak penting

Sering tergiur dengan barang-barang yang sering muncul di eksplor media sosial? Sebelum membelinya, coba kamu renungkan lagi apakah barang yang kamu beli tersebut penting atau tidak. Hal ini berlaku juga untuk pembelian baju, sepatu, dan jenis pakaian lainnya. Karena pakaian yang telah kamu beli tersebut akan menumpuk di lemari dan membuat kamu menyesal membelinya. Agar kamu bisa meraih kebebasan finansial, cobalah untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting. Coba pertimbangkan berulang kali terlebih dahulu sebelum membelinya, ya!

6. Mulai berinvestasi

Cara terakhir yang bisa kamu lakukan adalah dengan berinvestasi. Ada banyak pilihan investasi yang bisa kamu coba, mulai dari obligasi, saham, reksa dana, hingga emas. Sebelum mengambil investasi, kamu perlu belajar dasar berinvestasi yang tepat hingga mengenal investasi apa yang cocok untukmu.

Baca juga:  12 Cara mewujudkan financial freedom dengan realistis dan tepat guna

Nah, itu tadi penjelasan mengenai apa itu kebebasan finansial hingga beberapa tips cara meraihnya. Ada baiknya bila kamu mempersiapkan masa depan mulai dari sekarang. Ikuti tips yang dijelaskan di atas untuk memulai financial freedom di usia muda. Jangan menyerah dan tetap semangat agar di masa tua bisa memiliki kehidupan yang lebih baik.

Selain melalui artikel dari EKRUT Media, kamu juga bisa memperoleh berbagai informasi dan tips menarik seputar karier melalui YouTube EKRUT Official. Tak hanya itu, jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • bareska.com
  • feb.unair.ac.id
  • cnbcindonesia.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    shutterstock_1682336344.jpg

    Careers

    9 Tips Menghadapi Interview Kerja Setelah Terkena Layoff

    Fakhrizal Muttaqien

    23 September 2022
    7 min read
    cara-membalas-email-panggilan-interview---EKRUT.jpg

    Careers

    Cara Membalas Email Panggilan Interview beserta Contohnya

    Maria Tri Handayani

    23 September 2022
    7 min read
    H1_1._10__Rekomendasi_Kursus_Digital_Marketing.jpg

    Careers

    10+ Rekomendasi Kursus Digital Marketing

    Anisa Sekarningrum

    21 September 2022
    8 min read

    Video