Published on

Lainnya

Kecerdasan Intelektual: Pengertian, Contoh, dan 6 Tips Meningkatkannya

Nurina Ulfah

H1_kecerdasan_intelektual.jpg

Kecerdasan intelektual atau yang biasa dikenal dengan intelligence quotient (IQ) merupakan sebuah istilah yang memberikan penjelasan terkait bagaimana kemampuan intelektual yang dimiliki seseorang. Baik itu kemampuan menganalisis, merencanakan, memecahkan masalah, bahasa hingga daya tanggap belajar. Lalu, apa itu kecerdasan intelektual? Apa saja contohnya? Bagaimana tips meningkatkannya? Simak artikel ini lebih lanjut, ya.

Baca juga: 8 Cara meningkatkan kemampuan komunikasi demi kemajuan karier

Pengertian kecerdasan intelektual


Kecerdasan intelektual adalah potensi yang dimiliki oleh individu untuk mempelajari sesuatu. (sumber: pexels)

Konsep kecerdasan intelektual muncul ketika William Stern menemukan adanya lapisan neocortex pada otak manusia. Dari lapisan inilah manusia dapat mempelajari banyak hal termasuk berhitung, berbahasa, hingga menggunakan komputer.

Secara umum, kecerdasan intelektual merujuk pada potensi yang dimiliki oleh individu untuk mempelajari sesuatu lewat alat-alat berpikir. Kecerdasan ini dapat dinilai dari kemampuan verbal dan logika berpikir seseorang. Konsep ini pertama kali diutarakan oleh Alfred Binet.

Menurut William Stern, kemampuan intelektual adalah kesanggupan seseorang untuk menyesuaikan diri pada hal-hal baru dengan menggunakan alat-alat berpikir menurut tujuan yang ingin dicapai. Kemampuan intelektual juga merujuk pada kapabilitas seseorang untuk dapat bertindak secara terarah, berpikir secara bermakna, dan dapat berinteraksi secara efisien dengan lingkungannya.

IQ dibentuk oleh otak kiri yang mencakup kecerdasan linear, matematik, dan logis sistematis. Kecerdasan ini menghasilkan pola pikir yang berdasarkan logika, tepat, akurat, dan dapat dipercaya. Orang dengan kecerdasan ini akan mampu memiliki analisis yang tajam dan memiliki kemampuan untuk menyusun strategi bisnis yang baik. Namun, kecerdasan intelektual tidak melibatkan emosi dalam memproses informasi.

Baca juga: Panduan memiliki komunikasi efektif dan cara membangunnya

Contoh kecerdasan intelektual


berikut ini adalah contoh kecerdasan intelektual. (sumber: pexels)

Melansir Vocasia.id, kecerdasan intelektual mampu membuat seseorang memiliki kemampuan pada bidang tertentu, yang umumnya dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah contoh-contoh kecerdasan intelektual yang bisa kamu terapkan sehari-hari.

1. Kecerdasan linguistik

Kecerdasan ini biasanya lebih dominan dimiliki oleh seorang jurnalis, pengacara, dan penyair. Kecerdasan linguistik adalah kemampuan seseorang dalam ruang lingkup bahasa untuk mengolah kata-kata dengan baik dalam bentuk audio atau bicara, maupun dalam bentuk tulisan.

2. Kecerdasan matematika atau logika

Seseorang dengan kecerdasan ini biasanya pandai dalam membuat klasifikasi maupun kategorisasi, berpikir dengan pola, memahami sebab akibat, dan pandai membuat hipotesis. Contoh kecerdasan intelektual ini banyak ditemui pada seorang ilmuwan, akuntan, dan programmer.

3. Kecerdasan spasial

Merupakan kecerdasan yang kompleks yang memadukan kepekaan yang tajam dalam visual, memahami keseimbangan warna, garis, dan bentuk ruang, serta membuat sketsa ide yang jelas. Orang-orang yang memiliki kecerdasan spasial di antaranya seorang arsitek, fotografer, desainer, pilot, dan insinyur.

4. Kecerdasan kinestetik dan jasmani

Contoh kecerdasan intelektual ini dominan dimiliki oleh seorang pengrajin, penjahit, dan atlet. Seseorang dengan kemampuan ini mempunyai kecerdasan untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan, juga menyukai kegiatan yang banyak melibatkan fisik.

5. Kecerdasan musikal

Orang dengan kecerdasan musikal mempunyai kemampuan untuk mengembangkan mengekspresikan dan juga menikmati musik dan suara. Penyanyi, musisi, pemain alat musik, dan pencipta lagu adalah contoh orang-orang yang memiliki kecerdasan musikal dan umumnya memiliki kemampuan dalam menghafal lagu-lagu dengan cepat walaupun baru pertama kali didengarnya.

6. Kecerdasan interpersonal

Kecerdasan interpersonal mencakup kehidupan seseorang dengan melihat bagaimana sikap yang ditunjukkan kepada sesama makhluk hidup. Seseorang yang memiliki kepekaan terhadap perasaan orang lain, peduli, memotivasi, dan memahami watak orang lain. Contoh kecerdasan intelektual ini dimiliki seorang networker, negosiator, dan guru.

7. Kecerdasan intrapersonal

Kecerdasan ini adalah kebalikan dari kecerdasan interpersonal, yaitu memiliki pemahaman terhadap kecerdasan intelektual dan pengetahuan tentang dirinya sendiri. Kecerdasan ini dapat membuat seseorang lebih suka untuk bekerja sendiri. Orang dengan ciri ini biasanya ditemukan oleh seorang konselor dan teolog.

8. Kecerdasan eksistensial

Kecerdasan eksistensial melibatkan kemampuan dalam unsur mendasar soal kehidupan. Orang dengan kecerdasan ini memiliki keingintahuan yang tinggi tentang arti kehidupan, kematian, dan realitas hidup.

9. Kecerdasan naturalis

Kemampuan seseorang dalam mengenali alam sekitar dan peduli dengan sesama makhluk hidup. Orang yang memiliki kecerdasan ini mampu memahami dan menikmati alam dengan menggunakannya secara produktif serta mengembangkan pengetahuannya mengenai alam.

Ciri-ciri kecerdasan ini dimiliki oleh orang-orang yang mencintai lingkungan, mampu mengenali sifat dan tingkah laku hewan, dan senang melakukan kegiatan di luar atau alam. Kecerdasan ini biasanya dimiliki oleh petani, nelayan, pendaki, dan pemburu.

Baca juga: 10 Contoh soft skill untuk menunjang karier profesional kamu

6 Tips meningkatkan kecerdasan intelektual


tips yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kecerdasan intelektual. (sumber: pexels)

Ada beberapa langkah yang dapat kamu ambil untuk meningkatkan kecerdasan intelektual. Berikut ini adalah upaya dalam meningkatkan kecerdasan intelektual.

1. Melakukan olahraga secara rutin

Aktivitas fisik seperti berolahraga, tidak hanya mampu membuat kondisi tubuh kita menjadi lebih bugar, namun juga membuat otak kita semakin berfungsi dengan baik. Berolahraga dapat meningkatkan kemampuan otak kita agar lebih fokus, mencegah penurunan kognitif, meningkatkan memori otak, dan memudahkan otak kita untuk menerima informasi-informasi baru.

Secara tidak langsung, aktivitas fisik menjadi cara yang paling tercepat dan efektif agar kita bisa menjadi lebih pintar, tidak stres, tidak depresi, dan lebih energik.

2. Mencukupi waktu istirahat

Sudah banyak penelitian yang mengatakan bahwa seseorang yang memiliki waktu tidur yang kurang secara terus-menerus akan menurunkan kecerdasan intelektual mereka. Kenyataannya, memiliki waktu tidur yang cukup akan meningkatkan kemampuan, mempertahankan perhatian, dan mempertahankan keunggulan intelektual kita. Dengan memiliki waktu tidur yang cukup, ini akan memudahkan proses belajar sehingga otak kamu akan lebih mudah dalam menyerap segala ilmu dan informasi baru.

3. Melatih otak melalui permainan

Tips membuat nilai kecerdasan intelektual bertambah adalah dengan melakukan permainan yang dapat mengasah otak. Biasanya, permainan ini disebut sebagai brain games seperti puzzle, sudoku, atau teka-teki silang. Sering bermain mainan tersebut dipercaya dapat meningkatkan kecerdasan karena selalu melatih daya ingat, keterampilan bernalar, dan berbahasa.

4. Memainkan alat musik

Menurut beberapa penelitian, bermain alat musik dapat melatih kemampuan berpikir, sensoris, persepsi pendengaran, koordinasi fisik, dan juga daya ingat. Bila kamu merupakan salah satu orang yang sulit mempelajari alat musik, kamu tak perlu khawatir. Sebab, kamu tidak harus mempelajari musik hingga seperti musisi ataupun komposer. Dengan mempelajari teknik dasar dan memahami cara bermain musik pun juga dapat meningkatkan kecerdasan intelektual.

5. Belajar bahasa asing

Studi menyatakan, seseorang yang bilingual memiliki nilai kecerdasan intelektual dan kemampuan belajar yang jauh lebih baik dibandingkan dengan seseorang yang hanya bisa berkomunikasi dengan 1 bahasa saja. Jika kamu senang menonton film-film luar negeri, ini waktunya kamu untuk memulai belajar bahasa asing supaya dapat meningkatkan kecerdasan intelektualmu.

6. Membaca buku

Dengan sering membaca buku, kamu akan mulai mengikuti alur cerita, membayangkan, berimajinasi, memahami cerita, dan mencoba mengambil kesimpulan dari apa yang kamu baca. Kegiatan tersebut merupakan cara dasar yang efektif untuk melatih kemampuan berpikir. Selain menjaga kesehatan dan fungsi otak, dengan rajin membaca buku juga dapat meningkatkan wawasan.

Selain membaca buku, membacakan buku kepada orang lain atau ke anak-anak juga sangat baik untuk perkembangan otak anak-anak. Menurut para peneliti, hal ini dapat melatih kemampuan berpikir dan juga berbahasa.

Baca juga: 15 Jenis game asah otak yang seru dan bisa anda coba di rumah

Itulah pengertian, contoh, dan tips meningkatkan kecerdasan intelektual yang bisa kamu praktikkan. Jika kamu tertarik berkarier di bidang psikologi, EKRUT punya segudang informasi tentang ini, lho! Mulai dari lowongan pekerjaan, diskusi pekerjaan, dan berbagai kebutuhan lainnya terkait dengan pekerjaan.

Selain melalui artikel dari EKRUT Media, kamu juga bisa memperoleh berbagai informasi dan tips menarik seputar karier melalui YouTube EKRUT Official. Tak hanya itu, jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • vocasia.id
  • idntimes.com
  • alodokter.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1_1._Pilihan_Pekerjaan_yang_Sesuai_untuk_Seorang_INTJ.jpg

    Careers

    10 Pilihan Pekerjaan yang Sesuai untuk Seorang INTJ

    Anisa Sekarningrum

    30 June 2022
    5 min read
    H1_infp_adalah.jpg

    Careers

    INFP Adalah: Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan, beserta Rekomendasi Pekerjaannya

    Alvina Vivian

    30 June 2022
    5 min read
    pexels-cottonbro-4861355.jpg

    Careers

    8 Pekerjaan yang Cocok untuk ISFJ, Kamu yang Mana?

    Chrissila Jessica

    30 June 2022
    5 min read

    Video