Published on

Careers

Manajemen Organisasi: Pengertian, 6 Fungsi, Tujuan, Struktur

Luqman Hafidz

H1_Manajemen_organisasi__Pengertian__6_fungsi__tujuan__dan_struktur_manajemen_organisasi.jpg

Dengan sederet perubahan yang terjadi di kantor, kamu merupakan orang yang beruntung jika mendapat promosi jabatan. Hal yang telah kamu perjuangkan dan semua kerja kerasmu di tempat kerja akhirnya berbuah manis. Namun bukan berarti semua hal akan menjadi lebih menyenangkan, kamu akan dihadapkan dengan banyak urusan kantor, karyawan, dan semua hal detail di dalamnya. Tapi tenang saja, semua hal tersebut dapat dijalani secara profesional kalau kamu memahami dan menekuni manajemen organisasi.

Baca juga: Apa itu Venture Capitalist (VC)? Berikut jenis pendanaan dan posisinya dalam perusahaan!

Apa itu manajemen organisasi?


Manajemen organisasi adalah kerja kelompok dalam penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan bersama. (Sumber: Shutterstock)

Secara etimologi, manajemen menurut kamus besar Bahasa Indonesia versi daring bermakna penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran, sedangkan organisasi adalah kelompok kerja sama antara orang-orang yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama. Bersumber dari definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa manajemen organisasi adalah kerja kelompok dalam penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan bersama.

6 Fungsi manajemen organisasi


Manajemen organisasi sebaiknya dipahami oleh semua karyawan bahkan sebelum menjadi pemimpin. (Sumber: Shutterstock)

Enam fungsi yang akan dijabarkan di bawah seperti anak tangga yang harus dilewati satu persatu. Sebagai calon pemimpin yang bijak, ada baiknya kamu memahami hal ini di awal karirmu sebagai pemimpin. Namun, untuk kamu yang sekarang sedang menjadi team leader atau manajer, ada baiknya untuk merefleksikan hal-hal yang telah kamu laksanakan sehingga kinerjamu sebagai pemimpin dapat ditransformasi menjadi lebih baik.

Baca juga: Ini 7 Kriteria Pemimpin Yang Baik, Apakah Bosmu Salah Satunya?

1. Planning

Ada pepatah kalau semua hal itu tergantung tujuannya. Hal ini betul adanya karena kalau kamu tidak tahu tujuan utamamu dalam bekerja, kamu akan sulit menemukan garis kesuksesan. Perencanaan atau planning merupakan hal paling esensial. Tentukan apa yang akan diraih tim dalam kurun waktu satu minggu, satu bulan, satu tahun, atau satu kuartal. Memiliki rencana akan membuatmu menjadi pemimpin dengan tujuan yang jelas.

2. Organizing

Setelah tujuan ditentukan, sekarang saatnya membagi pekerjaan sesuai kapasitas, memiliki bawahan, dan mengorganisasi pekerjaan yang sesuai kapasitas setiap pekerja akan membawa efisiensi. Pastikan juga kamu mengorganisasi jalur reporting dan jalur komunikasi yang jelas, terutama jika kamu memimpin lebih dari satu subdivisi.

3. Leading

Setelah tahap organisasi selesai, seorang pemimpin akan dihadapkan pada pemaparan apa yang telah direncanakan dan diorganisasikan sebelumnya kepada karyawannya. Hal ini akan terealisasi pada meeting dan pendelegasian tugas pada setiap karyawan. Manajemen organisasi akan berjalan secara efektif apabila pemimpin dan orang-orang yang dipimpin memiliki kesepahaman akan tujuan bersama.

4. Controlling

Fungsi kontrol dibutuhkan agar tujuan yang telah direncanakan, diorganisasikan, serta didelegasikan sebelumnya dapat terus dilaksanakan secara terus-menerus. Hal ini berfungsi agar setiap individu di perusahaan memahami pentingnya bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. Pastikan garis laporan pekerjaan mengikuti struktur yang telah ada. Dalam memimpin, pastikan kamu tidak melakukan micromanage, ya.

Baca juga: Micromanagement: Pengertian, 5 Tanda, Plus-Minus, Dan Solusinya

5. Timing

Fungsi manajemen yang tidak kalah pentingnya adalah memaksimalkan waktu. Dewasa ini, memaksimalkan waktu bukan berarti setiap karyawan dapat dibebankan pekerjaan kapanpun. Pastikan kamu tahu waktu yang tepat untuk memberi pekerjaan atau meminta report dari bawahanmu, jangan sampai diluar jam bekerja, apalagi saat bawahanmu cuti. Selalu ingat untuk memastikan setiap karyawan mendapatkan waktu kerja yang masuk akal.

Baca juga: 21 Kekurangan Dan Kelebihan Jam Kerja Fleksibel

6. Motivating

Sebagai orang di posisi tertinggi manajemen organisasi, pemimpin juga perlu memberikan motivasi kepada karyawannya. Tentu hal ini subjektif sesuai dengan kebiasaan dan budaya perusahaan. Contoh sederhana bisa dengan memberi pujian atau appraisal kepada setiap pekerja yang melaksanakan tugasnya dengan baik, sampai memberikan kenaikan gaji atau increment yang kompetitif sehingga karyawan yang bekerja dengan baik merasa nyaman dan diapresiasi secara positif.

Baca juga: 4 Jenis Budaya Kerja Dan Ciri Perusahaan Dengan Budaya Kerja Positif

Tujuan manajemen organisasi


Manajemen organisasi dibutuhkan di perusahaan dengan jumlah karyawan berapapun. (Sumber: Shutterstock)

Tujuan utama manajemen organisasi adalah sebagai sarana untuk mempermudah sistem yang ada. Dalam pelaksanaanya, manajemen organisasi sangat dibutuhkan baik oleh perusahaan, organisasi kemahasiswaan maupun organisasi non-profit. Dengan adanya sistem manajemen yang terukur dan terstruktur, baik perusahaan dengan karyawan berjumlah sepuluh maupun korporasi besar dengan lebih dari ribuan karyawan dapat bekerja secara efektif dan efisien, terutama bila pekerja di perusahaan tersebut merupakan culture mix dari berbagai daerah dan negara.

Struktur manajemen organisasi


Jalur komunikasi dan reporting merupakan struktur yang penting dalam manajemen organisasi. (Sumber: Shutterstock) 

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, harus ada jalur komunikasi dan reporting yang jelas pada sebuah perusahaan ataupun organisasi non-profit. Sebab, hal tersebut merupakan struktur manajemen organisasi yang perlu dijalankan dengan optimal. Sebetulnya ada pelbagai macam struktur organisasi yang dapat dipakai oleh perusahaan, namun struktur apapun yang dijalankan, pastikan telah disesuaikan dengan tujuan dan budaya perusahaan.

Baca juga: 7 Jenis Struktur Organisasi Perusahaan Yang Perlu Diketahui

Sebagai kesimpulan, manajemen organisasi sangat penting untuk diterapkan pada perusahaan. Dengan berjalannya sistem ini secara  baik, semua karyawan di perusahaan dapat bekerja secara efektif dan efisien sesuai struktur yang berlaku. Perlu dipahami juga bahwa pemimpin dan para manajer memiliki peran ekstra agar organisasi yang dipimpin dapat meraih kesuksesan.

Apabila kamu tengah memimpin sebuah tim sekarang, refleksikan enam fungsi yang telah dijabarkan di atas agar kamu bisa memimpin lebih baik. Apabila kamu baru akan mendapat promosi jabatan, pastikan apa yang telah kamu baca dapat diterapkan secara baik. Selamat menjadi pemimpin!

Baca juga: 10 Tipe Kepemimpinan Dalam Tim, Kamu Termasuk Yang Mana?

Untuk mendapatkan informasi penting lainnya seputar dunia kerja, pastikan kamu mengakses laman EKRUT. Kamu juga bisa melakukan registrasi di laman talent marketplace tersebut untuk dihubungkan ke berbagai perusahaan. Yuk, daftar sekarang di EKRUT!

sign up EKRUT

Rekomendasi Bacaan:

 

Sumber:

  • managementstudyguide
  • kompas
  • indeed

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    shutterstock_1682336344.jpg

    Careers

    9 Tips Menghadapi Interview Kerja Setelah Terkena Layoff

    Fakhrizal Muttaqien

    23 September 2022
    7 min read
    cara-membalas-email-panggilan-interview---EKRUT.jpg

    Careers

    Cara Membalas Email Panggilan Interview beserta Contohnya

    Maria Tri Handayani

    23 September 2022
    7 min read
    H1_1._10__Rekomendasi_Kursus_Digital_Marketing.jpg

    Careers

    10+ Rekomendasi Kursus Digital Marketing

    Anisa Sekarningrum

    21 September 2022
    8 min read

    Video