Media

Perhatikan ini saat membuat email marketing campaign
By Tsalis Annisa - 25 March 2019
5 min read 127 Views

Di era digital saat ini, rasanya sebagian besar orang di dunia pasti memiliki email. Untuk menggunakan telepon genggam saja, seseorang perlu memiliki email dahulu. Wajar jika kini email marketing campaign berkembang pesat dan menjadi lahan basah dalam dunia pemasaran.

Akan tetapi, ternyata persaingan email marketing campaign cukup ketat. Diketahui setiap harinya terdapat 269 milyar email yang dikirim ke seluruh pengguna. Tentunya, diperlukan cara agar campaign kamu stand out dibanding email-email lain, kan?

Ingin tahu apa saja hal yang perlu diperhatikan saat membuat email marketing campaign agar berhasil? Nah, artikel berikut akan membahas langkah selengkapnya. Mari simak di bawah ini, ya!

Ketahui tujuan email marketing campaign yang ingin dicapai

Setiap strategi pemasaran yang baik dimulai dari pembuatan tujuan yang jelas. Untuk menghasilkan campaign yang sukses dan menghasilkan lebih banyak penjualan serta pendapatan, kamu perlu tahu apa yang ingin kamu capai dengan hal tersebut. Namun, umumnya, tujuan dari campaign melalui email marketing meliputi beberapa hal berikut:

  • Menyambut pelanggan baru. Biasanya, email untuk menyambut pelanggan baru digunakan untuk menginformasikan pada pelanggan tentang bisnis kamu. Cara ini merupakan langkah awal untuk menciptakan hubungan yang baik dengan pelanggan dan memberikan citra baik bagi bisnismu.
  • Meningkatkan keterlibatan pelanggan dengan konten dan bisnismu merupakan tujuan selanjutnya. Kamu dapat mencapai tujuan satu ini dengan mengirimkan promosi seminar online yang berkaitan dengan bisnismu.
  • Menjaga hubungan dengan pelanggan lama juga menjadi tujuan yang perlu dicapai dalam menjalankan email marketing campaign. Jadi, jangan lupakan para pelanggan setia yang sudah mendukungmu sebelumnya agar mereka tidak berpaling.
  • Kembali melibatkan pelanggan non-aktif. Tidak dapat dipungkiri, pasti akan ada pelanggan yang menghilang dan lama tidak terlihat lagi aktivitasnya di bisnismu. Dengan menggunakan email marketing, kamu dapat mencoba kembali menjangkau mereka untuk aktif lagi.
  • Mengetahui segmentasi pelanggan juga dapat dilakukan campaign email marketing. Jika tujuan ini berhasil, kamu dapat melanjutkan email marketing yang lebih fokus dan tertarget.

Baca juga: Tren media sosial untuk strategi pemasaran online di tahun 2019

Ketahui jenis email yang dikirim

Dalam melakukan pemasaran melalui media email, terdapat banyak jenis yang dapat dilakukan tergantung dari konteks dan waktu pengiriman. Terdapat dua kategori yang membagi jenis-jenis email tersebut.

Kategori pertama adalah relational emails yang tujuannya adalah menjaga hubungan baik antara bisnismu dan pelanggan. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

  • Newsletter rutin adalah caramu dalam menjaga hubungan dengan pelanggan. Kamu dapat memberikan mereka informasi terbaru mengenai acara, berita, atau promosi yang sedang dijalankan bisnismu. Cara ini baik untuk tetap menjaga keterlibatan pelanggan dengan bisnis yang kamu kembangkan.
  • Hadiah kejutan merupakan salah satu opsi ide email yang dapat kamu kirimkan untuk menciptakan kesetiaan pelanggan. Hadiah kejutan ini dapat berupa voucher potongan harga atau voucher bonus barang dengan minimum pembelian. Dengan begini, pelanggan akan merasa tertarik untuk melakukan pembelian sehingga penjualan dan pendapatan kamu dapat bertambah.
  • Update produk baru juga dapat dijadikan konten email marketing yang kami kirimkan. Cara ini akan menginformasikan pelanggan bahwa ada produk baru yang sedang kamu jual. Dalam mengirimkan email sejenis ini, jangan lupakan kalimat call to action, agar mereka semakin impulsif membeli, ya!

Kategori yang kedua berupa email transaksional, yaitu email yang dikirimkan berkaitan dengan hal administratif pelanggan. Email transaksional umumnya dikirimkan karena ada aktivitas yang pelanggan lakukan di situsmu. Email tersebut dapat meliputi beberapa jenis email berikut:

  • Email konfirmasi pendaftaran biasanya hanya sekali dikirimkan di awal masa pelanggan baru bergabung dengan bisnismu. Biasanya, cara ini juga mampu kamu gunakan untuk mengecek apakah email yang digunakannya aktif atau tidak.
  • Email dengan pesan selamat datang juga dikirimkan sekali saja saat pelanggan baru mendaftar. Kamu dapat memasukkan voucher potongan harga bersamaan dengan email ini untuk mencipatakn kesan pertama yang baik dengan mereka.
  • Email konfirmasi order dapat dijadikan jejak invoice yang mungkin saja dibutuhkan pelanggan. Cara ini mampu menciptakan kepercayaan lebih dari pelanggan untukmu.
  • Email konfirmasi perubahan informasi dapat menjadi salah satu cara kamu menjaga keamanan informasi pelanggan. Dengan adanya email konfirmasi, pelanggan dapat tahu jika suatu waktu ada pihak ketiga yang mencoba mengambil keuntungan dengan mengubah informasinya. Cara ini juga baik untuk menjaga rasa percaya mereka dengan bisnismu.

Baca juga: 6 Tahapan marketing plan ini efektif bantu kembangkan bisnis

Pastikan konten yang dikirim objektif, jelas, dan persuasif

Email marketing campaign tentunya tidak terlepas dari konten. Oleh karena itu, kamu perlu lebih memperhatikan konten yang dikirimkan kepada pelanggan. Tentu kamu perlu trik agar konten yang diciptakan menjadi lebih menarik di mata mereka dibanding konten-konten email lainnya.

Pertama, pastikan konten yang kamu buat memiliki judul serta isi yang objektif. Hal ini sangat penting, terutama untuk menjaga rasa percaya pelanggan terhadap bisnismu.

Sebab, kini banyak sekali email yang berbentuk clickbait dan tidak sesuai antara judul dan isinya. Tentunya siapapun akan merasa kesal dan dibohongi apabila membaca email seperti ini. Jadi, sebaiknya jangan lakukan hal tersebut jika tidak ingin kehilangan rasa percaya mereka.

Yang kedua, kamu perlu memastikan konten yang dikirimkan memiliki maksud, makna, dan tujuan yang jelas. Buatlah judul yang jelas dan dapat mendeskripsikan isi email dengan baik.

Terakhir, kamu perlu membuat konten yang dikirimkan sepersuasif mungkin. Salah satu caranya adalah dengan menciptakan kalimat unik dan memanfaatkan tren yang ada dengan copywriting. Kamu juga perlu memasukkan kalimat call to action agar lebih menarik minat pelanggan untuk melakukan pembelian.

Semakin objektif, jelas, dan persuasif konten yang kamu miliki, biasanya akan semakin meningkatkan ketertarikan pelanggan terhadap email yang kamu kirimkan. Sehingga, kemungkinan emailmu dibaca juga lebih tinggi, dan hal ini dapat mengarahkan pada hasil penjualan dan pendapatan yang lebih baik lagi.

Jadi, sudah tahu, kan, apa saja yang perlu diperhatikan dalam membuat email marketing campaign? Ternyata tidak sesulit dan serumit yang dibayangkan, bukan? Jika demikian, mari segera terapkan cara-caranya dan tingkatkan hasil penjualan serta pendapatanmu sekarang, yuk!

Rekomendasi bacaan:

Sumber:

Tags:

  • tips
  • marketing
  • email marketing campaign
  • email marketing
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang