Published on

Expert's Corner

8 Strategi email marketing campaign yang efektif beserta contohnya

Tsalis Annisa

shutterstock_116666242.jpg

Di era digital saat ini, rasanya sebagian besar orang di dunia pasti memiliki email. Untuk menggunakan telepon genggam saja, seseorang perlu memiliki email dahulu. Wajar jika kini email marketing campaign berkembang pesat dan menjadi lahan basah dalam dunia pemasaran. Akan tetapi, ternyata persaingan email marketing campaign cukup ketat. Diketahui setiap harinya terdapat 269 milyar email yang dikirim ke seluruh pengguna. Tentunya, diperlukan cara agar campaign kamu stand out dibanding email-email lain, kan?

Ingin tahu apa saja hal yang perlu diperhatikan saat membuat email marketing campaign agar berhasil? Nah, artikel berikut akan membahas langkah selengkapnya. Mari simak di bawah ini, ya!

Apa itu email marketing campaign?

Apa itu email marketing campaign?
Email marketing campaign diperuntukkan bagi pelanggan dan calon konsumen - Unsplash

Dilansir dari mailchimp.com, email marketing adalah suatu bentuk pemasaran langsung kepada konsumen menggunakan media surel untuk mempromosikan produk atau layanan perusahaan. Email marketing juga menjadi bagian dari pemasaran digital yang dapat membuat pelanggan di daftar surelmu mengetahui produk baru, diskon, serta layanan lainnya. 

Tujuan email marketing campaign

Tujuan email marketing campaign
Tujuan email marketing untuk mempromosikan produk atau layanan perusahaan - Unsplash

Penggunaan email marketing tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan produk atau layanan perusahaan, tetapi juga dapat berperan serta untuk mendorong loyalitas pelanggan. Email marketing berperan penting dalam strategi pemasaran untuk menghasilkan prospek, menumbuhkan kesadaran merek atau brand awareness, membangun hubungan dengan pelanggan, dan melibatkan pelanggan melalui berbagai jenis email pemasaran.

8 Strategi email marketing campaign yang efektif

8 Strategi email marketing campaign yang efektif
Strategi yang tepat akan membantu menjalankan campaign dengan efektif - Pexels

Agar strategi email marketing perusahaan dapat berjalan dengan efektif, kamu perlu memperhatikan beberapa strategi seperti berikut.

1. Ketahui tujuan email marketing campaign yang ingin dicapai

email marketing campaign - EKRUT
Ketahui tujuan email marketing sebelum membuatnya - EKRUT

Setiap strategi pemasaran yang baik dimulai dari pembuatan tujuan yang jelas. Untuk menghasilkan campaign yang sukses dan menghasilkan lebih banyak penjualan serta pendapatan, kamu perlu tahu apa yang ingin kamu capai dengan hal tersebut. Namun, umumnya, tujuan dari campaign melalui email marketing meliputi beberapa hal berikut:

  • Menyambut pelanggan baru. Biasanya, email untuk menyambut pelanggan baru digunakan untuk menginformasikan pada pelanggan tentang bisnis kamu. Cara ini merupakan langkah awal untuk menciptakan hubungan yang baik dengan pelanggan dan memberikan citra baik bagi bisnismu.
  • Meningkatkan keterlibatan pelanggan dengan konten dan bisnismu merupakan tujuan selanjutnya. Kamu dapat mencapai tujuan satu ini dengan mengirimkan promosi seminar online yang berkaitan dengan bisnismu.
  • Menjaga hubungan dengan pelanggan lama juga menjadi tujuan yang perlu dicapai dalam menjalankan email marketing campaign. Jadi, jangan lupakan para pelanggan setia yang sudah mendukungmu sebelumnya agar mereka tidak berpaling.
  • Kembali melibatkan pelanggan non-aktif. Tidak dapat dipungkiri, pasti akan ada pelanggan yang menghilang dan lama tidak terlihat lagi aktivitasnya di bisnismu. Dengan menggunakan email marketing, kamu dapat mencoba kembali menjangkau mereka untuk aktif lagi.
  • Mengetahui segmentasi pelanggan juga dapat dilakukan campaign email marketing. Jika tujuan ini berhasil, kamu dapat melanjutkan email marketing yang lebih fokus dan tertarget.

Baca juga: Tren media sosial untuk strategi pemasaran online di tahun 2019

2. Ketahui jenis email yang dikirim

email marketing campaign -  EKRUT
Tentukan jenis email yang paling sesuai dengan tujuan - EKRUT

Dalam melakukan pemasaran melalui media email, terdapat banyak jenis yang dapat dilakukan tergantung dari konteks dan waktu pengiriman. Terdapat dua kategori yang membagi jenis-jenis email tersebut.

Kategori pertama adalah relational emails yang tujuannya adalah menjaga hubungan baik antara bisnismu dan pelanggan. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

  • Newsletter rutin adalah caramu dalam menjaga hubungan dengan pelanggan. Kamu dapat memberikan mereka informasi terbaru mengenai acara, berita, atau promosi yang sedang dijalankan bisnismu. Cara ini baik untuk tetap menjaga keterlibatan pelanggan dengan bisnis yang kamu kembangkan.
  • Hadiah kejutan merupakan salah satu opsi ide email yang dapat kamu kirimkan untuk menciptakan kesetiaan pelanggan. Hadiah kejutan ini dapat berupa voucher potongan harga atau voucher bonus barang dengan minimum pembelian. Dengan begini, pelanggan akan merasa tertarik untuk melakukan pembelian sehingga penjualan dan pendapatan kamu dapat bertambah.
  • Update produk baru juga dapat dijadikan konten email marketing yang kami kirimkan. Cara ini akan menginformasikan pelanggan bahwa ada produk baru yang sedang kamu jual. Dalam mengirimkan email sejenis ini, jangan lupakan kalimat call to action, agar mereka semakin impulsif membeli, ya!

Kategori yang kedua berupa email transaksional, yaitu email yang dikirimkan berkaitan dengan hal administratif pelanggan. Email transaksional umumnya dikirimkan karena ada aktivitas yang pelanggan lakukan di situsmu. Email tersebut dapat meliputi beberapa jenis email berikut:

  • Email konfirmasi pendaftaran biasanya hanya sekali dikirimkan di awal masa pelanggan baru bergabung dengan bisnismu. Biasanya, cara ini juga mampu kamu gunakan untuk mengecek apakah email yang digunakannya aktif atau tidak.
  • Email dengan pesan selamat datang juga dikirimkan sekali saja saat pelanggan baru mendaftar. Kamu dapat memasukkan voucher potongan harga bersamaan dengan email ini untuk mencipatakn kesan pertama yang baik dengan mereka.
  • Email konfirmasi order dapat dijadikan jejak invoice yang mungkin saja dibutuhkan pelanggan. Cara ini mampu menciptakan kepercayaan lebih dari pelanggan untukmu.
  • Email konfirmasi perubahan informasi dapat menjadi salah satu cara kamu menjaga keamanan informasi pelanggan. Dengan adanya email konfirmasi, pelanggan dapat tahu jika suatu waktu ada pihak ketiga yang mencoba mengambil keuntungan dengan mengubah informasinya. Cara ini juga baik untuk menjaga rasa percaya mereka dengan bisnismu.

Baca juga: 6 Tahapan marketing plan ini efektif bantu kembangkan bisnis

3. Pastikan konten yang dikirim objektif, jelas, dan persuasif

email marketing campaign - EKRUT
Tulislah subjek email yang menarik perhatian audiens - EKRUT

Email marketing campaign tentunya tidak terlepas dari konten. Oleh karena itu, kamu perlu lebih memperhatikan konten yang dikirimkan kepada pelanggan. Tentu kamu perlu trik agar konten yang diciptakan menjadi lebih menarik di mata mereka dibanding konten-konten email lainnya.

Pertama, pastikan konten yang kamu buat memiliki judul serta isi yang objektif. Hal ini sangat penting, terutama untuk menjaga rasa percaya pelanggan terhadap bisnismSebab, kini banyak sekali email yang berbentuk clickbait dan tidak sesuai antara judul dan isinya. Tentunya siapapun akan merasa kesal dan dibohongi apabila membaca email seperti ini. Jadi, sebaiknya jangan lakukan hal tersebut jika tidak ingin kehilangan rasa percaya mereka.

Kedua, kamu perlu memastikan konten yang dikirimkan memiliki maksud, makna, dan tujuan yang jelas. Buatlah judul yang jelas dan dapat mendeskripsikan isi email dengan baik. Terakhir, kamu perlu membuat konten yang dikirimkan sepersuasif mungkin. Salah satu caranya adalah dengan menciptakan kalimat unik dan memanfaatkan tren yang ada dengan copywriting. Kamu juga perlu memasukkan kalimat call to action agar lebih menarik minat pelanggan untuk melakukan pembelian.

Semakin objektif, jelas, dan persuasif konten yang kamu miliki, biasanya akan semakin meningkatkan ketertarikan pelanggan terhadap email yang kamu kirimkan. Sehingga, kemungkinan emailmu dibaca juga lebih tinggi, dan hal ini dapat mengarahkan pada hasil penjualan dan pendapatan yang lebih baik lagi.

4. Siapkan desain yang menarik

4. Siapkan desain yang menarik
Mengatur desain dan tata letak email merupakan tahapan yang penting dilakukan - Pexels

Setelah menentukan isi konten yang akan dikirimkan kepada pelanggan, poin penting berikutnya yaitu menyiapkan desain dan mengatur tata letak agar terlihat menarik. Saat merencanakan email campaign, fokus saja pada pesan yang ingin disampaikan dan jaga agar desain tetap lugas sesuai dengan identitas brand. Kamu dapat meletakkan semua elemen untuk kampanye sesuai tingkatan, misalnya, menempatkan informasi terpenting atau kesimpulan utama di atas sehingga pelanggan dapat membaca email-mu dengan cepat jika mereka tidak punya banyak waktu.

5. Lakukan A/B testing

email marketing campaign - EKRUT
Lakukan a/b testing untuk menguji konsep email yang paling efektif - EKRUT

Sebelum mengirimkan kampanye email marketing secara besar-besaran, cobalah melakukan a/b testing terlebih dahulu. Ambil dua konsep yang menurut kamu akan berhasil dan kirimkan ke dalam dua kelompok. Lihat metrik untuk membandingkan konsep mana yang memiliki kinerja lebih baik. Analisa hasil tersebut untuk kamu jadikan panduan dalam kampanye email marketing selanjutnya. 

6. Atur tampilan yang mobile friendly 

email marketing campaign EKRUT 
Kamu juga perlu memerhatikan tampilan email marketing campaign yang ramah pengguna seluler - EKRUT

Penelitian menyebutkan bahwa hampir 47% email di buka melalui ponsel. Itu artinya kamu harus menyiapkan tampilan email yang ramah bagi pengguna seluler. Caranya adalah dengan: 

  • Mengoptimalkan ukuran font untuk meningkatkan keterbacaan di smartphone,
  • Mengikuti pedoman tombol iOS dengan ukuran 44x 44 pixel,
  • Mempertimbangkan ergonomi karena bagaimanapun banyak pengguna yang mengetuk dan menggulirkan handphone memakai ibu jari.
  • Mengubah email menjadi template satu kolom 
  • Buat CTA yang jelas dan mudah diketuk  

Baca juga: 6 Ide email marketing menarik dan efektif meningkatkan bisnis

7. Gunakan fitur email automation

Gunakan fitur email automation
Perusahaan dapat mengirim email secara otomatis dengan bantuan software email marketing - Pexels

Email automation atau otomatisasi email adalah suatu cara mengirimkan email agar dapat menjangkau orang yang tepat, dengan pesan yang tepat, dan pada saat yang tepat—tanpa harus dipantau setiap saat. Kamu dapat menggunakan bantuan software email marketing untuk mengirim pesan secara otomatis. Email automation juga membantu mempersingkat komunikasi dengan pelanggan sehingga kamu memiliki lebih banyak waktu untuk fokus membuat konten dan meningkatkan laba atas investasi (ROI).

Baca juga: 5 Software email marketing terbaik dengan fitur menarik

8. Ukur dan amati performa email marketing campaign

Ukur dan amati performa email marketing campaign
Performa email marketing campaign dapat diketahui melalui beberapa indikator - Pexels

Perusahaan dapat mengetahui performa email marketing campaign melalui beberapa indikator seperti jumlah klik, kunjungan ke situs web, dan pembelian di e-commerce. Catat data yang diperoleh dari indikator tersebut kemudian lakukan evaluasi apakah kampanye yang dilakukan sudah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Semakin kamu mampu menganalisis data, semakin kamu dapat memahami apa yang berhasil dan apa yang tidak untuk audiens perusahaan sehingga kamu dapat merencanakan kampanye yang lebih efektif di masa mendatang.

Contoh email marketing campaign

Contoh email marketing campaign
Penerapan email marketing campaign dapat berbeda menyesuaikan tujuan yang ingin dicapai perusahaan - Unsplash

Perusahaan-perusahaan besar di bawah ini sudah berhasil menjalankan email marketing campaign dengan efektif. Kamu bisa mengikuti langkah yang mereka lakukan dengan menyimak beberapa contohnya sebagai berikut.

1. Netflix

Netflix menggunakan email marketing campaign yang dipersonalisasi untuk menjangkau pelanggan yang sudah lama tidak menggunakan aplikasinya. Mereka mengirim email ini dengan menyertakan rekomendasi film atau serial TV yang sesuai dengan minat atau kegemaran masing-masing pelanggan. Email yang dikirimkan tersebut hampir tidak menggunakan teks sama sekali, Netflix memilih berkomunikasi dengan pelanggannya melalui visual. Hal ini membuat tampilan email terlihat rapi tanpa menghilangkan pesan yang ingin disampaikan, yaitu untuk kembali dan menghabiskan lebih banyak waktu di Netflix.

2. BuzzFeed

Newsletter menjadi salah satu alat yang mendatangkan traffic paling tinggi di situs BuzzFeed. Subjek dan pratinjau email yang menarik selalu berhasil membuat pembacanya segera membuka konten atau artikel yang ditautkan. Newsletter ‘This Week In Cats’ adalah salah satu contohnya. Nawala yang dikirimkan setiap hari Jumat ini memuat banyak tautan dan gambar kucing yang menggemaskan. 

3. Uniqlo

Mayoritas perusahaan online menggunakan cookies untuk melacak aktivitas yang dilakukan oleh pelanggan di dalam situs webnya. Uniqlo juga melakukan hal yang sama. Dengan bantuan cookies, mereka dapat mengidentifikasi dengan jelas pelanggan yang tertarik pada pakaian tertentu. Biasanya pelanggan meninggalkan jejak dengan membuka halaman produk atau bahkan menambahkan produk tersebut ke dalam keranjang. Oleh karena itu, Uniqlo dapat mengirimkan email marketing campaign mengenai perubahan harga atau promo diskon pada item tertentu yang telah dilihat oleh pelanggan. Bentuk tindak lanjut melalui email ini merupakan salah satu cara yang bagus untuk meningkatkan pendapatan perusahaan.

Baca juga: 6 Ide email marketing menarik dan efektif meningkatkan bisnis

Nah, itu tadi hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat email marketing campaign beserta contohnya. Ternyata tidak sesulit dan serumit yang dibayangkan, bukan? Berhubung email marketing masih menjadi bagian dari digital marketing, kamu juga perlu tahu lebih lanjut mengenai tren penggunaannya yang dijelaskan melalui video di bawah ini. Yuk, segera terapkan caranya dan tingkatkan hasil penjualanmu sekarang.

EKRUT
Last update: 1 September 2021

Sumber:

  • optinmonster.com
  • campaignmonitor.com
  • forbes.com
  • mailchimp.com 
  • mailbakery.com 
  • influencermarketinghub.com 

Tags

Share