Published on

Careers

Proaktif Adalah: Definisi, Manfaat, Ciri, hingga Contohnya

Tio Derma

h1_proaktif.jpg

Dalam kehidupan bermasyarakat, kamu pasti sering bertemu dengan orang yang memiliki karakter dan kepribadian yang berbeda-beda. Suatu ketika kamu pernah bertemu dengan orang yang pendiam namun meledak-ledak ketika marah. Di lain waktu, kamu berjumpa dengan orang yang periang namun mudah sedih dengan hal-hal yang sensitif.

Hal tersebut karena tiap orang memiliki reaksi yang beragam saat merespons sesuatu. Hakikatnya, ada dikotomi dalam menangani suatu reaksi, yaitu dengan cara proaktif dan reaktif. Lalu, bagaimana cara merespons tiap permasalahan dan realitas yang dihadapi? Apakah kamu termasuk orang yang merespons sesuatu dengan proaktif atau reaktif?

Baca juga: Inilah Tes MBTI dan 16 Hasil untuk Mendapatkan Karier yang Ideal

Apa itu proaktif?


Kunci dari sikap proaktif adalah tanggung jawab. (sumber: pexels)

Melakukan pendekatan proaktif terhadap berbagai masalah yang sering muncul di dunia kerja adalah salah satu dari berbagai sikap yang sangat dibutuhkan. Sebelum membahas lebih dalam, kamu sebaiknya mengetahui apa itu proaktif.

Melansir Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), makna proaktif adalah tindakan yang lebih aktif. Kata proaktif mengandung arti yang lebih sekadar mengambil inisiatif. Ketika kamu bertanggung jawab atas keputusan dan hidupmu sendiri, itulah yang definisikan dari sikap proaktif. Proaktif adalah sikap dimana seseorang mampu untuk menentukan pilihan dan meresponsnya secara positif.

Orang yang memiliki sifat proaktif dapat membuat pilihan dan jawaban yang paling sesuai untuk mereka. Seseorang yang proaktif bergerak dengan prinsip yang dipegang. Mereka memiliki visi ke depan, menatap masa depan dengan optimis, dan selalu berupaya meningkatkan kualitas hidup. Orang yang memiliki sifat proaktif akan memikirkan hal dengan matang sebelum bertindak.

Mereka yang proaktif tidak akan menyalahkan keadaan, masa lalu, dan kondisi eksternal yang menghambat mereka. Prinsip dari proaktif adalah bahwa akar dari semua perilaku terletak pada kepercayaan diri manusia. Sikap proaktif sangat berguna bagi manusia, terutama saat menghadapi rintangan dan berinteraksi dengan manusia lain. Seseorang yang memiliki sikap proaktif akan bertahan dalam menghadapi rintangan, dapat meningkatkan motivasi ketika dalam keadaaan buruk, dan dapat memberikan respons yang positif.

Baca juga: INFJ Adalah: Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan Beserta Rekomendasi Pekerjaannya

Manfaat pola pikir proaktif


Proaktif membentuk kepribadian yang lebih logis. (sumber: pexels)

Kamu akan mendapatkan banyak manfaat dari sikap proaktif, yaitu kamu akan menjadi individu yang lebih sigap dalam segala situasi yang mungkin saja akan terjadi. Kamu juga akan merasa lebih nyaman dalam situasi apapun karena kamu memiliki kontrol yang lebih besar atas perubahan-perubahan yang akan terjadi. Proaktif memiliki manfaat yang membuatmu mempertimbangkan dan mengantisipasi dari kejadian-kejadian yang tidak terduga kedepannya karena sikap proaktif memperhitungkan segala sesuatu sebelum bertindak.

Manfaat lain yang akan kamu dapatkan, yaitu menjadi pribadi yang lebih fleksibel. Artinya, kamu mampu untuk beradaptasi dengan cepat dan mengubah rencana dengan tepat apabila tidak sesuai dengan visi awal. Sebab, orang dengan sikap proaktif tidak terjebak dan terlena akan kegagalan yang terjadi. Salah satu manfaat yang paling penting dalam sikap proaktif adalah kamu lebih bertanggung jawab atas diri sendiri sehingga kamu akan lebih fokus dan memiliki visi yang jelas untuk dicapai.

Baca juga: INTP Adalah: Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan, beserta Rekomendasi Pekerjaannya

Ciri-ciri sikap proaktif


Menerima kritik sebagai bentuk evaluasi merupakan salah satu ciri sikap proaktif. (sumber: pexels)

Beberapa ciri-ciri yang menandakan bahwa kamu adalah seseorang yang memiliki sifat proaktif adalah sebagai berikut.

  • Bertanggung jawab dan mempertimbangkan segala sesuatu sebelum mengambil keputusan
  • Memiliki visi dan tujuan yang jelas untuk dicapai
  • Bertindak menggunakan logika dan tidak mengikuti emosi
  • Memiliki kemampuan untuk berpikir positif dan tenang dalam menghadapi rintangan dan kesulitan
  • Bergerak dalam perubahan yang lebih baik dan tidak terjebak dalam sebuah nostalgia atau memori buruk
  • Fokus dan menentukan langkah selanjutnya dan tidak menyalahkan keadaan dan orang lain ketika menghadapi situasi terpuruk dan tidak sesuai dengan keinginannya
  • Menerima kritikan sebagai bentuk evaluasi diri dan tidak mudah terpancing emosi saat dikritik
  • Fokus pada hal-hal yang bisa dilakukan dan tidak mudah overthinking pada hal-hal yang belum terjadi
  • Memiliki inisiatif yang tinggi dan penuh perhitungan

Baca juga: 10 Tes Kepribadian Online untuk Rekrut Professional Talent

Bedanya proaktif dan reaktif


Perbedaan mendasar dari sikap proaktif dan reaktif adalah respon terhadap sebuah permasalahan. (sumber: pexels)

Salah satu perbedaan yang mendasar dari sifat proaktif dan reaktif terletak pada bagaimana cara merespons dan bereaksi terhadap suatu hal dan permasalahan. Baik itu hal-hal yang internal maupun terhadap peristiwa lain yang sifatnya eksternal.

Sikap reaktif sangat bertolak belakang dengan sifat proaktif. Orang dengan sikap proaktif akan berpikir sebelum dirinya bertindak, sedangkan orang dengan sikap reaktif akan bertindak secara impulsif, yaitu tindakan spontan tanpa berpikir panjang sebelum bertindak.

Orang dengan sikap proaktif akan bertanggung jawab atas dirinya sendiri dalam hal mengambil setiap keputusan, tidak seperti orang dengan sikap reaktif yang cenderung menyalahkan orang lain dan keadaan sehingga tidak mampu bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Orang yang reaktif akan membiarkan dirinya dikontrol dan dipengaruhi oleh hal-hal luar seperti suasana hati, perasaan, dan kondisi lingkungan. Pengaruh tersebut bertolak belakang dengan sikap proaktif yang fokus dan dapat menentukan langkah ke depan.

Perilaku impulsif, menyalahkan kondisi eksternal, dan membiarkan dirinya dikontrol emosi membuat orang dengan sikap reaktif hanya menemukan kebuntuan dan memandang sesuatu cenderung buruk. Mereka yang memiliki sikap reaktif tidak dapat berpikir logis dan terlena dengan keadaan sehingga tidak bisa melihat peluang yang ada dan sulit membuat keputusan dan perubahaan hidup.

Baca juga: 12 Ciri Kepribadian Ambiver dan Cara Mengembangkannya

Contoh sikap proaktif


Contoh sikap proaktif dalam dunia kerja (sumber: pexels)

Kamu dapat mengetahui sikap proaktif dalam kehidupan sehari-hari. Contoh perilaku proaktif bisa dilihat dari bagaimana kamu menghadapi permasalahan. Sikap proaktif akan berdampak pada kemajuan kelompok dan perkembangan pribadi yang selalu bertanggung jawab. Sikap proaktif akan mempertimbangkan segala aspek sebelum bertindak, bukan berdasarkan perasaan emosional dan menyalahkan situasi yang terjadi. Seseorang yang memiliki sikap proaktif biasanya dapat melakukan pekerjaannya dengan baik dan menjaga perilakunya agar tidak memberikan masalah bagi orang lain.

Contoh sikap proaktif misalnya, ketika target sebuah perusahaan tidak tercapai, orang yang memiliki sikap proaktif akan mencari sumber kendala atas permasalahan tersebut dan mempelajarinya supaya dapat menentukan solusi yang tepat bagi perusahaan. Orang yang memiliki sikap proaktif tidak akan menyalahkan kondisi yang membuat target perusahaan tidak tercapai seperti karyawan yang tidak bekerja maksimal, lingkungan perusahaan yang tidak kondusif, dan situasi eksternal lainnya yang dianggap menghambat.

Baca juga: Kenali Tes DiSC untuk Pahami Karakteristik Kepribadian

Itulah pembahasan lengkap mengenai proaktif secara mendalam. Kata kunci dari sikap proaktif adalah bertanggung jawab dan memiliki visi yang jelas untuk dicapai. Dengan prinsip yang bertanggung jawab, maka orang yang memiliki sikap proaktif akan menggunakan logika dan lebih memperhitungkan segala sesuatu sebelum bertindak. Dengan memiliki visi yang jelas untuk dicapai, orang yang memiliki sikap proaktif akan selalu berpikir positif, membuat perubahan, dan fokus menentukan langkah selanjutnya untuk memperbaiki kualitas hidup. Semoga informasi di atas bermanfaat untukmu, ya!

Selain melalui artikel dari EKRUT Media, kamu juga bisa memperoleh berbagai informasi dan tips menarik seputar karier melalui YouTube EKRUT Official. Tak hanya itu, jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • clockify.me
  • indeed.com
  • aventislearning.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    shutterstock_1682336344.jpg

    Careers

    9 Tips Menghadapi Interview Kerja Setelah Terkena Layoff

    Fakhrizal Muttaqien

    23 September 2022
    7 min read
    cara-membalas-email-panggilan-interview---EKRUT.jpg

    Careers

    Cara Membalas Email Panggilan Interview beserta Contohnya

    Maria Tri Handayani

    23 September 2022
    7 min read
    tujuan-karier-EKRUT.jpg

    Careers

    Simak! 7 Tips Membuat Tujuan Karir Kamu Lebih Terarah

    Nelson Simbolon

    23 September 2022
    4 min read

    Video