Published on

Careers

Mengenal prokrastinasi (Kebiasaan menunda pekerjaan) dan cara mengatasinya

Maria Tri Handayani

prokrastinasi---EKRUT.jpg

Hampir setiap karyawan pasti pernah melakukan prokrastinasi terutama dalam keseharian termasuk pekerjaan. Procrastination atau prokrastinasi adalah kecenderungan untuk menunda-nunda tugas hingga menit terakhir, atau bahkan melewati batas waktu. 

Meski kebiasaan ini kerap dianggap mengganggu produktivitas, lantas kenapa kebanyakan karyawan cenderung tetap melakukan hal ini dan apa yang harus dilakukan agar prokrastinasi tidak memberi dampak buruk bagi produktivitas dalam pekerjaan?

Mengenal prokrastinasi dan penyebabnya

prokrastinasi - EKRUT
Suasana hati menjadi salah satu penyebab orang melakukan prokrastinasi - EKRUT

Dalam kebanyakan kasus, prokrastinasi bukanlah tanda masalah yang serius. Ini adalah kecenderungan yang hampir pernah dialami oleh semua orang pada suatu titik.

Beberapa hal yang disebut-sebut penyebab seseorang menunda pekerjaan tersebut seperti:

1. Ketidakmampuan mengelola suasana hati

Secara etimologis, prokrastinasi berasal dari bahasa Latin yang berarti menunda sampai besok. Prokrastinasi juga berasal dari kata dalam bahasa Yunani kuno yakni akrasia yang berarti melakukan sesuatu yang bertentangan dengan penilaian kita yang lebih baik. 

Ketika melakukan prokrastinasi, seseorang tidak hanya sadar bahwa ia menghindari tugas yang seharusnya dikerjakan, tetapi ia juga tahu bahwa melakukan hal tersebut adalah ide yang buruk meski pada akhirnya tetap  mereka lakukan. Itu sebabnya prokrastinasi sering dianggap tidak rasional.

Dr. Fuschia Sirois, profesor psikologi di University of Sheffield menjelaskan bahwa orang-orang yang melakukan prokrastinasi kronis yang tidak rasional ini adalah karena ketidakmampuan untuk mengelola suasana hati yang buruk saat bekerja. 

Prokrastinasi menjadi cara seseorang mengatasi emosi serta suasana hati yang negatif karena tugas-tugas tertentu. Misalnya kebosanan, kebencian, kecemasan, rasa tidak aman, frustasi, dan keraguan diri. 

2. Kecenderungan mendahulukan hal yang lebih mudah 

Terkadang kita menunda pekerjaan karena memilih mengerjakan tugas yang cepat dan mudah untuk diselesaikan terlebih dahulu.

Tugas yang mudah memberikan kamu rasa puas yang instan karena dapat dicapai dengan cepat. Sebaliknya semakin banyak waktu dan upaya yang diperlukan untuk melakukan tugas semakin besar kemungkinan seseorang akan melakukan prokrastinasi. 

3. Kurangnya motivasi 

Kurangnya motivasi juga kerap dianggap salah satu penyebab seseorang menunda pekerjaan. Motivasi yang kurang biasanya dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti:

  • Kelelahan
  • Kurangnya energi
  • Stres
  • Kesulitan menemukan ide baru 
  • Dikelilingi oleh orang-orang yang negatif 

4. Tujuan yang tidak jelas 

Studi menemukan bahwa orang merasa kurang motivasi ketika mereka hanya menemukan sedikit nilai dalam proyeksi hasil pekerjaan mereka.

Sebaliknya jika orang dapat melihat dengan jelas bagaimana pekerjaan tersebut terhubung dengan minat dan tujuan mereka cenderung lebih menghargai pekerjaan tersebut dan termotivasi untuk menginvestasikan energi mereka di dalamnya.

5. Kurangnya pengetahuan akan tugas yang dihadapi 

Terkadang ketidakpastian karena kurangnya pengetahuan terhadap suatu pekerjaan dapat menjadi alasan lain seseorang menunda pekerjaan.  Misalnya tugas tersebut terlalu rumit dan unik sehingga kamu tidak tahu harus memulai bekerja dari mana. 

6. Banyaknya gangguan 

Tidak dapat dipungkiri ada banyak hal yang dapat menganggu perhatian kita saat bekerja. Hal tersebut bisa jadi berupa email, pesan teks, media sosial, gawai, rapat, tugas sampingan dan masih banyak contoh distraksi lainnya. Banyaknya gangguan menjadi faktor lain yang menyebabkan orang tidak fokus hingga akhirnya tanpa disadari melakukan prokrastinasi. 

Sebuah survei menemukan bahwa satu dari lima pengusaha percaya bahwa pekerja mereka hanya menghabiskan kurang dari lima jam setiap hari untuk produktif. Salah satu alasan yang dianggap para pengusaha menjadi faktor penyebabnya adalah  smartphone pekerja, internet dan gosip di lingkungan kerja.

Baca juga: 8 Cara tepat meningkatkan produktivitas karyawan 

Jenis-jenis prokrastinasi 

prokrastinasi - EKRUT
Pokrastinasi aktif menunda pekerjaan karena merasa yang dia lakukan lebih penting - EKRUT

Melakukan prokrastinasi tidak selalu dianggap negatif. Menurut beberapa ilmuwan ada dua jenis prokrastinasi yaitu. 

  • Prokrastinasi pasif adalah jenis yang paling sering kita temui. Jenis prokrastinasi ini terjadi ketika kamu menunda sesuatu tetapi tidak menggantinya dengan tugas yang bermanfaat.
  • Prokrastinasi aktif adalah ketika kamu menyadari ada tugas yang harus kamu lakukan namun kamu memutuskan bahwa apa yang kamu lakukan lebih penting dan akan terbayarkan hasilnya dalam jangka panjang. Prokrastinator aktif cenderung menunda hal karena mereka bekerja dengan baik di bawah tekanan dan leibh termotivasi ketika tenggat waktu datang. Prokrastinator aktif lebih percaya pada kemampuan mereka sendiri untuk berhasil dibanding prokrastinator pasif. 

Dari penjelasan di atas dapat dilihat perbedaaan keduanya adalah bahwa yang satu berakhir menyelesaikan tugas sementara yang lain tetap menundanya atau bahkan sering tidak menyelesaikannya sama sekali. 

Cara mengatasi prokrastinasi 

prokrastinasi - EKRUT
Kurangi distraksi agar kamu tidak terpancing untuk menunda pekerjaan - EKRUT

Meskipun tidak selalu dianggap negatif, namun bila prokrastinasi mulai berdampak serius pada kualitas dan produktivitas pekerjaan serta karier kamu maka ini waktunya untuk mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan tersebut. 

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi prokrastinasi dalam pekerjaan seperti: 

1. Buatlah daftar tugas 

Untuk membuatmu tetap berada di jalur yang benar pertimbangkan untuk membuat daftar tugas yang harus dikerjakan sehari sebelumnya. Beri pula tenggat waktu untuk setiap pekerjaan tersebut. 

2. Ambil langkah kecil

Bagilah daftar tugas kamu menjadi langkah-langkah kecil yang dapat diatur sehingga tugas tersebut tidak tampak terlalu berat

3. Lakukan proyek/tugas paling sulit di pagi hari 

Cobalah menilai tugas atau proyek yang harus kamu kerjakan di hari itu lalu selesaikan tugas yang paling menantang dan paling membosankan di pagi hari. 

Dengan cara ini kamu tidak perlu khawatir terjebak dalam tugas tersebut sepanjang hari. Kita seringkali ingin menghindari pekerjaan yang sulit. Namun alih-alih menghindarinya, lebih baik menyelesaikan lebih cepat daripada menundanya bukan?

Baca juga: 11 Tips dan teknik manajemen waktu untuk mencapai kesuksesan

4. Matikan notifikasi 

Kurangi gangguan dalam pekerja yang dapat mendorongmu untuk menunda pekerjaan dengan cara mematikan notifikasi di smartphone kamu. Dengan begitu kamu bisa fokus pada tugas yang sedang dihadapi.

5. Berikan hadiah pada diri sendiri

Untuk memperbaiki kebiasaan menunda,  kita harus memberikan otak kita apa yang disebut sebagai penawaran yang lebih baik. 

Salah satu caranya dengan memberikan hadiah pada diri sendiri setiap kali kamu berhasil  menyelesaikan proyek dan tugas kamu. Kamu bisa memberi reward pada diri dengan hal-hal yang dapat  memotivasi kamu. 

6. Bergaul dengan orang yang menginpirasi kamu untuk aktif mengambil tindakan 

Lingkungan dan orang di sekitar sedikit banyak mempengaruhi perilaku kita. Identifikasi  teman atau kolega yang menurutmu dapat membawa energi positif lalu bergaullah dengan mereka. Jadikan mereka inspirasi dan pemacu semangat kamu saat bekerja.

7. Tentukan kembali tujuan 

Jika selama ini kamu sudah terlalu sering melakukan prokrastinasi dalam pekerjaan mungkin ini mencerminkan adanya ketidakselarasan antara apa yang kamu inginkan dan apa yang sedang kamu lakukan. 

Cobalah ambil rehat sejenak dari pekerjaan  dan luangkan waktu untuk memikirkan apa yang sebenarnya ingin kamu capai dan cara yang harus kamu lakukan untuk sampai ke sana.

Apakah pekerjaan kamu saat ini sudah sesuai dengan tujuanmu itu? Jika tidak tentukan apa yang harus  kamu lakukan selanjutnya

Meski dalam praktiknya sulit untuk menghentikan prokrastinasi dalam pekerjaan, namun bila hal tersebut terus mempengaruhi kualitas kerja dan karier kamu maka ini tandanya kamu tidak bisa menganggap remeh kebiasaan menunda pekerjaan itu. 

Cobalah identifikasi apa yang sering menjadi penyebab kamu menunda pekerjaan lalu terapkan langkah tepat mengatasinya seperti yang sudah dijelaskan dalam ulasan di atas. 

prokrastinasi - EKRUT

Sumber: 

Tags

Share