Published on

Careers

Siapkan resolusi untuk tahun baru, Berikut 7 manfaat dan tips menjalankannya!

Ningtyas Dewanasari Kinasih

Siapkan_resolusi_untuk_tahun_baru__Berikut_manfaat_dan_tips_menjalankannya.jpg

Mengapa kita perlu untuk membuat resolusi? Baik itu untuk bisnis, karier, kesehatan, keuangan, kehidupan sosial, maupun hobi. Sebab, beberapa hal yang kamu tetapkan, akan mempengaruhi berbagai aktivitas dan rencanamu di kemudian hari. Sebenarnya, kamu pun tidak perlu menunggu pergantian tahun untuk menyiapkan resolusimu yang memang penting.

Baca juga: Jika kamu mengalami 8 tanda ini, artinya kamu butuh cuti secepatnya!

Orang-orang sukses ternyata tidak menyiapkannya setelah malam tahun baru berlalu. Mereka menyiapkan target jangka pendek sebagai evaluasi terhadap pencapaian diri sendiri. Apa saja sih manfaat yang bisa kamu rasakan dengan menetapkan resolusi sebelum pergantian tahun? Perhatikan juga tips cara menjalankannya berikut ini.

Apa itu resolusi?


Memiliki keinginan untuk mencapai sesuatu akan memotivasi seseorang.. (Sumber pexels)

Resolusi merupakan sebuah ketetapan atau keinginan seseorang untuk mengubah suatu kebiasaan yang kurang baik, mencapai tujuan personal, atau memperbaiki diri. Hal itu biasanya dibuat sebagai pernyataan tertulis. Sebagai tujuan yang ingin dicapai, kamu akan dituntut untuk berusaha agar bisa menyelesaikannya dengan baik dan memuaskan.

Namun, ada kalanya seseorang tidak bisa melakukan hal yang sudah ditetapkan karena berbagai alasan, seperti tidak fokus, lupa, atau menyerah. Nah, karenanya resolusi harus dibuat serealistis mungkin, sehingga kamu lebih mudah untuk menjalaninya dan tidak tertekan. Apabila kamu dapat menjalaninya dengan baik, kualitas hidupmu juga akan ikut meningkat.

Kenapa resolusi perlu dibuat?


Tujuan dari membuat to do list pada tahun baru memberikan gambaran aktivitas di tahun depan. (Sumber pexels)

Lalu, alasan apa yang menyebabkan seseorang membuat resolusi? Dilansir dari verywellmind.com, hanya sekitar 12 persen orang yang berhasil mencapai tujuannya dari resolusi tahun baru. Beberapa hal yang umum dilakukan seperti, menurunkan berat badan, menjaga pola hidup sehat, berolahraga teratur, dan lainnya.

Saat tahun baru seseorang biasanya merasa memiliki awal yang baru. Itulah sebabnya seseorang termotivasi untuk melakukan hal-hal yang bersifat aspirasional. Meskipun terkadang, pencapaian yang ingin dilakukan terlalu muluk dan tidak realistis. Walaupun begitu, kamu tetap perlu membuatnya baik saat memulai tahun yang baru maupun di waktu lainnya. Agar kamu memiliki suatu tujuan untuk dikejar dan terus termotivasi untuk meningkatkan hal-hal positif dalam diri kamu.

Baca juga: 7 Mindset orang sukses yang harus kamu miliki

Manfaat membuat resolusi


Kamu bisa lebih fokus untuk mencapai tujuan. (Sumber pexels)

Membuat resolusi memiliki manfaat tersendiri, lho. Terutama dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi tahun baru. Kamu bisa memiliki gambaran akan aktivitas atau pencapaian yang ingin kamu lakukan selama setahun kedepan. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan apabila menerapkannya.

1. Resolusi membantu menata berbagai aktivitas

Kebanyakan orang berlomba-lomba menyelesaikan tumpukan pekerjaan mereka menjelang libur, termasuk sebelum tahun baru. Hal ini pun berdampak pada perusahaan, yang juga ingin menyelesaikan setiap pekerjaan secepatnya. Bagaimana kamu bisa melakukan hal ini? Caranya dengan membuat target yang masuk akal bagi dirimu sendiri, yang bisa kamu lakukan di pertengahan tahun. Sebab saat tahun baru datang, belum tentu semua karyawan di perusahaan tempatmu bekerja, memiliki semangat kerja yang sama.

Co-founder dan co-host dari podcast Pretty Electric, Dara Kaplan menjelaskan, setiap orang bisa tertekan dengan target yang setinggi langit. Padahal, tak seharusnya seperti itu. Kamu hanya perlu membagi-bagi resolusimu ke delapan tahapan-tahapan tertentu. Jadi, kamu bisa mulai merealisasikannya setiap hari.

2. Target lebih cepat dicapai


Dengan membuat target lebih awal, akan lebih cepat pula kamu akan mencapainya. (Sumber pexels)

Osefo mengungkapkan, banyak orang yang "kebakaran jenggot" pada bulan pertengahan tahun. Katakanlah, bulan Juli. Sebab, ternyata selama enam bulan pertama, mereka belum melakukan apa pun untuk mencapai resolusi. Misalnya, target menurunkan berat badan, maupun liburan keliling Eropa. Orang-orang sering melihat jangka waktu satu tahun sebagai waktu yang cukup untuk mencapai target mereka. Ternyata, ini tak selamanya sukses. Kamu bisa membuatnya di bulan Oktober karena hanya memiliki tiga bulan sebelum pergantian tahun. Maka, kamu akan merasa lebih termotivasi untuk mencapai semua targetmu.

Osefo memberikan saran, saat kamu menentukan resolusi di bulan Oktober, bagilah ke dalam beberapa target yang bisa kamu capai di tiga bulan terakhir dalam tahun itu. Selanjutnya, lakukan evaluasi pada awal November dan Desember. Dengan demikian, kamu bisa melihat progres dari pencapaianmu. Terus lakukan evaluasi hingga seluruh resolusimu tercapai.

3. Jadi lebih fokus

Dengan membuat daftar target yang belum berhasil kamu raih, misalnya, kenaikan gaji. Nah, tiga bulan terakhir dalam tahun tertentu bisa menjadi sebuah momentum bagimu untuk lebih fokus mengejar kenaikan gaji. Jika kamu belum mendapatkan kenaikan gaji di perusahaan tempatmu bekerja saat ini, kamu bisa memperbarui resume dan portofoliomu untuk mendapatkan peluang baru.

4. “Mencuri” start


Kamu bisa membuat target tahun depan lebih awal. (Sumber pexels)

Kamu mungkin belum terbiasa menentukan resolusi di bulan Oktober. Namun percayalah, langkah ini membuatmu lebih siap menghadapi tahun berikutnya. Jika kamu membuat resolusi pada bulan Oktober, kamu sudah "mencuri" start dan pada Januari di tahun berikutnya, progres yang kamu lakukan sudah terlihat. Dengan adanya progres tersebut, kamu tentu akan lebih termotivasi dan tidak mudah menyerah untuk mencapai target-targetmu. Jadi ketika bulan Januari tiba, kamu hanya perlu memikirkan kuartal kedua tahun tersebut.

5. Membantumu siapkan target lebih besar

Tak ada yang melarangmu memiliki mimpi besar, menentukan resolusi pada bulan Oktober akan membuatmu mencapai semua target. Dari target yang paling kecil hingga yang sangat mustahil untuk dicapai. Misalnya saja, kamu ingin melampaui target penjualan di akhir tahun dan menjadi seorang manajer tiga tahun mendatang. Saat kamu menyadari, bahwa setiap langkah yang kamu lakukan, mendekatkanmu pada target besar dalam hidupmu, kamu akan melihat bahwa tidak ada resolusi yang mustahil dicapai.

6. Resolusi memotivasi


Dengan resolusi yang dibuat, kamu akan berusaha untuk terus mengejarnya. (Sumber pexels)

Membuat resolusi saat tahun baru bisa sangat berdampak positif pada motivasimu. Kamu akan termotivasi untuk mencapai tujuan yang telah kamu tetapkan sebelumnya. Sebagai contoh, kamu termotivasi untuk hidup lebih sehat, secara otomatis kamu akan mengurangi konsumsi makanan cepat saji. Dengan list hal-hal yang ingin kamu lakukan untuk satu tahun kedepan, pastinya kamu akan terdorong untuk dapat mencapainya, bukan? Sehingga dapat dikatakan resolusi  merupakan sebuah motivasi untuk mengawali tahun baru dengan lebih baik.

7. Meningkatkan harga diri

Apabila kamu berhasil dalam mencapai resolusi, tentu kamu akan merasa bangga karena mampu untuk melampauinya. Dengan keberhasilan tersebut, harga diri kamu juga akan ikut meningkat.

Tips menjalankan resolusi


Tips pertama adalah membuat daftar yang pendek dan realistis. (Sumber pexels)

Membuat resolusi bukanlah suatu hal yang sulit, namun kamu harus mengetahui cara agar dapat menjalaninya dengan baik. Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan saat membuatnya.

1. Membuat daftar yang pendek

Salah satu alasan seseorang gagal mewujudkan resolusinya adalah karena memiliki terlalu banyak prioritas. Kamu bisa mengawali dengan membuat tiga prioritas, dua untuk kebutuhan personal dan lainnya bersifat profesional, atau sebaliknya.

2. Buatlah secara spesifik

Hindari untuk membuat daftar yang bersifat umum, buatlah sespesifik mungkin. Misalnya, kamu ingin berolahraga teratur, tulislah dengan lebih spesifik, seperti lari atau ke gym tiga kali seminggu. Hal itu akan membuat keinginan kamu lebih mudah dicapai dan bisa diukur.

3. Membuat periode waktu


Membuat periode waktu untuk mengetahui sejauh mana target yang sudah dicapai (Sumber pexels)

Saat kamu sedang menetapkan tujuan, periode waktu sampai kapan kamu bisa mencapainya merupakan hal penting. Kamu bisa menggunakan pengingat di smartphone kamu untuk menandai waktu kamu memulai. Dengan begitu kamu juga bisa lebih bertanggung jawab pada diri sendiri.

4. Membuat secara visual

Kamu memiliki resolusi? Jangan hanya menulisnya di buku saja. Kamu bisa menulisnya, lalu ditempelkan ke tempat-tempat lain yang ada di rumahmu. Hal itu akan semakin memotivasi kamu untuk mencapainya.

5. Mencatat progres

Kamu bisa menggunakan jurnal atau kalender untuk merekam progres yang sudah kamu lewati. Kamu bisa melihat sejauh mana upaya yang sudah kamu lakukan, sehingga kamu tidak akan mudah menyerah.

6. Memberikan reward pada diri sendiri


Apabila resolusi sudah tercapai, tidak ada salahnya memberikan reward untuk diri sendiri. (Sumber pexels)

Untuk mencapai suatu target atau tujuan bukanlah hal yang mudah. Kamu juga tidak perlu terlalu keras pada diri kamu sendiri. Berikan diri kamu sedikit reward saat berhasil menghadapi rintangan atau mencapai sesuatu. Apabila resolusimu ingin mendapatkan pekerjaan yang baik. Kamu pun bisa bergabung dengan talent marketplace EKRUT untuk memperoleh berbagai peluang dari ratusan perusahaan, termasuk startup.

Baca juga: 8 Tips pengembangan karier untuk kesuksesan di masa depan

Membuat daftar resolusi bukanlah hal yang sulit, namun bisa tetap fokus untuk dapat menjalankannya adalah hal yang tidak mudah. Kamu harus mulai membuatnya dengan hal-hal yang realistis, sehingga kamu tidak terlalu kesulitan saat menjalaninya.

sign up EKRUT

Sumber:

  • verywellmind.com  
  • getsmarter..com
  • liputan6..com

Tags

Share