Published on

Careers

Sequence diagram dan cara membuatnya

Nur Lella Junaedi

Sequence-diagram-adalah-EKRUT.jpg

Sequence diagram merupakan salah satu solusi pemodelan dinamis yang cukup populer di UML. Bila kamu ingin tahu lebih dalam tentang ini sekaligus cara membuat sequence diagram. Kamu bisa mengikuti panduannya berikut. 

Apa itu sequence diagram? 

Sequence diagram adalah EKRUT 
Sequence diagram termasuk ke dalam interactions diagram - EKRUT

Untuk memahami pengertian dari sequence diagram, kamu perlu tahu dulu apa itu UML (Unified Modeling Language) karena ini saling berkaitan. 

UML sendiri bukanlah bahasa pemrograman, ini adalah alat yang digunakan untuk menghasilkan kode dalam berbagai bahasa melalui diagram UML. Diagram UML terdiri dari tiga jenis yakni behavior diagram, structure diagram dan interactions diagram. 

Nah, sequence diagram sendiri masuk ke dalam jenis interactions diagram. Sederhananya sequence diagram adalah jenis interactions diagram yang menggambarkan bagaimana dan dalam urutan apa sekelompok objek bekerja bersama. 

Penggunaan diagram ini dipakai untuk kebutuhan bisnis atau software developer agar bisa mendokumentasikan proses yang ada atau memahami persyaratan sistem yang baru. Selain itu manfaat lain dari adanya sequence diagram adalah sebagai berikut,

  • Sequence diagram lebih mudah untuk dibuat. 
  • Lebih mudah untuk dilakukan pemeliharaan.
  • Lebih mudah diperbaharui sesuai dengan perubahan di dalam sebuah sistem.
  • Memungkinkan rekayasa mundur atau maju.
  • Digunakan untuk merepresentasikan message flow dari satu objek ke objek lain
  • Bisa digunakan juga untuk mengeksplorasi aplikasi atau sistem. 

Di samping manfaatnya, sequence diagram juga memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan seperti, 

  • Tipe pesan menentukan jenis sequence di dalam diagram. 
  • Jika urutan pesan sequence diubah, maka hasilnya akan salah.
  • Sequence diagram bisa menjadi kompleks bila terlalu banyak lifelines yang terlibat di dalam sistem. 

Baca juga: Panduan software development bagi milenial

Komponen yang terdapat di dalam sequence diagram 

Sequence diagram adalah EKRUT 
Ada beragam komponen dan simbol yang harus kamu perhatikan dalam sequence diagram - EKRUT

Tidak cukup untuk mengetahui pengertian dan manfaat dari sequence diagram saja, kamu juga sebaiknya memahami komponen yang kerap digunakan di dalamnya. 

  • Activation box, merupakan komponen berbentuk persegi panjang yang merepresentasikan waktu yang dibutuhkan suatu objek untuk menyelesaikan tugas. 

Nantinya semakin lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu objek maka komponen ini akan semakin panjang. 

  • Actors, komponen berbentuk seperti stick figure. Ini merupakan komponen yang mewakili seorang pengguna yang berinteraksi baik di dalam maupun di luar sistem. 
  • Object, merupakan komponen yang berbentuk kotak. Komponen ini mendemonstrasikan bagaimana sebuah objek akan berperilaku dalam konteks sistem.
  • Lifelines, bentuknya seperti garis putus-putus. Ini menunjukkan kejadian berurutan yang terjadi pada objek selama proses pembuatan grafik. 
  • Option loop, bentuknya seperti gambar kotak file digunakan untuk memodelkan skenario jika keadaan hanya akan terjadi pada kondisi tertentu. 
  • Synchronous message, dibuat dengan simbol panah ke kanan dengan garis panah yang tebal. Simbol ini mengisyaratkan bila pengirim harus menunggu respon pesan sebelum melanjutkan. 
  • Reply message, digambarkan dengan simbol panah ke kiri putus-putus yang artinya pesan ini merupakan balasan untuk panggilan. 
  • Delete message, disimbolkan dengan tanda cakra dan ditengahnya terdapat garis putus-putus. Simbol ini artinya untuk menghapus objek. 

Cara membuat sequence diagram 

Sequence diagram adalah EKRUT 
Kamu bisa membuat sequence diagram secara online atau pun offline - EKRUT

Dalam cara membuat sequence diagram bisa dilakukan dengan dua cara, yakni secara offline menggunakan software Visual Paradigm versi 13.2 atau online dengan menggunakan Lucidchart. 

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan cara yang paling mudah yakni membuat sequence diagram online menggunakan Lucidchart. Kamu bisa mengikuti petunjuknya di  bawah ini. 

  • Buat dokumen Lucidchart yang baru. 
  • Klik more shapes, lalu buka UML shapes library
  • Lalu pilih use markup di kategori UML Sequence
  • Nantinya akan muncul kotak dialog lalu klik OK. 

Setelah itu kamu bisa memulai membuat sequence yang diperlukan. Tampilan Lucidchart yang intuitif akan memudahkanmu dalam membuat sequence diagram secara online

Bila kamu ingin tahu bagaimana contoh sequence diagram, kamu bisa melihat contohnya proyek pembuatan sistem mesin ATM ini. Contoh di bawah ini menguraikan tentang interaksi dalam mesin ATM. 

Mudah bukan cara membuat sequence diagram dan pengaplikasiannya? Untuk pemula sebaiknya kamu memulai dengan proyek-proyek yang sederhana terlebih dahulu, khususnya yang memiliki model bisnis tidak terlalu rumit. 

Baca juga: 3 tantangan Typescript untuk programmer dan developer

Kamu pun bisa mendalami pembahasan ini melalui YouTube atau Blog agar pemahamanmu tentang sequence diagram semakin berkembang. 

Sequence diagram adalah EKRUT
 Last update 20 January 2021

Sumber:

Tags

Share