Careers

10 Cara Membuat Tujuan Karier dan Cara Menjawab Interview

Published on
Min read
7 min read
time-icon
Tsalis Annisa

Content Editor who eager to learn more about Marketing | Experienced Editor In Chief with a demonstrated history of working in the internet industry. Skilled in Event Management, Journalism, English, Marketing Strategy, and Social Media. 

9_Cara_membuat_tujuan_karier_dan_cara_menjawabnya_secara_profesional.jpg

Menentukan tujuan karier adalah salah satu keputusan terbesar dan terpenting dalam hidup. Pasalnya, kariermu akan turut memengaruhi tingkat kebahagian, kesehatan dan tentunya status keuangan. Tidak sedikit orang yang kesulitan dalam menentukan tujuan kariernya. Latar belakang pendidikan bisa saja berbenturan dengan passion yang kamu miliki. Tempat kerja yang nyaman tapi stagnan juga bisa membuatmu sulit berkembang.

Saat memasuki dunia kerja, sebaiknya kamu sudah memikirkan dengan matang dan menentukan apa tujuan karier yang ingin dicapai. Dengan menentukan tujuan karier ini di awal, akan membantu kamu dalam menentukan langkah untuk mengembangkan karier, sehingga kamu bisa lebih berfokus untuk mencapainya. Tujuan karier sendiri terbagi menjadi dua, yaitu tujuan karier jangka panjang dan tujuan karier jangka pendek. 

Lantas, bagaimana caranya menentukan tujuan karier agar tidak salah langkah? Berikut tipsnya.

Baca juga: 8 Tips pengembangan karir untuk kesuksesan di masa depan

Apa itu tujuan karier?

Apa itu tujuan karier?
Tujuan karier adalah pernyataan yang menjelaskan profesi yang ingin dikejar sepanjang karier. (Sumber: Pexels)

Melansir dari website CFI, tujuan karier adalah pernyataan yang terdefinisi dengan baik yang menjelaskan profesi yang ingin dikejar seseorang sepanjang karirnya. Menentukan tujuan karier berarti mengetahui apa saja rencana ke depan saat bekerja dan apa saja yang ingin dicapai dalam karier. Penting bagi setiap karyawan atau pencari kerja untuk mendefinisikan tujuan karier mereka dengan jelas. Dengan begitu akan membantu mereka untuk membuat rencana tindakan dalam berkarier yang efektif.

Menetapkan tujuan karier yang tidak realistis dapat menyebabkan kekecewaan. Tapi bukan berarti bahwa seseorang harus menghindari merumuskan tujuan karier sama sekali. Membuat resolusi secara rutin adalah cara termudah untuk membuat diri termotivasi untuk mencapai impian. Tujuan karier ini penting dan sering ditanyakan oleh perusahaan saat wawancara kerja. Tujuan perusahaan menanyakan ini adalah untuk mengetahui motivasi kandidat dan apakah kandidat benar-benar sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Baca juga: Catat, ini 4 tips menghindari lowongan kerja palsu

Apa bedanya tujuan karier jangka panjang dengan jangka pendek?

Apa bedanya tujuan karier jangka panjang dengan jangka pendek?
Tujuan karier dapat dibedakan menjadi jangka panjang dan jangka pendek. (Sumber: Pexels)

Tujuan karier sendiri biasanya dibedakan menjadi dua, yaitu tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Tujuan jangka panjang adalah tujuan akhir yang ingin dicapai seseorang dalam kariernya setelah berhasil melewati beberapa tujuan jangka pendek. Misalnya, jika tujuan utama seseorang adalah menjadi manajer sebuah perusahaan, maka untuk mencapainya, ia perlu mencapai tujuan jangka pendeknya, seperti lulus dari perguruan tinggi, memperoleh pengalaman dengan bekerja di perusahaan terkait, dan meningkatkan pengalaman dan keterampilannya melalui studi lebih lanjut.

Sedangkan tujuan jangka pendek adalah tujuan yang dapat dicapai dalam waktu enam bulan sampai tiga tahun. Mungkin diperlukan tiga sampai lima tahun atau lebih untuk mencapai tujuan jangka panjang.

Baca juga: 7 Tips sukses merancang rencana karier untuk masa depanmu

10 Cara membuat tujuan karier

10 Cara membuat tujuan karier
Mencapai tujuan karier harus diimbangi dengan komitmen yang kuat. (Sumber: Pexels)

Mendefinisikan tujuan karier saja belum cukup, kamu perlu menetapkan mindset yang kuat untuk mencapai tujuan yang telah kamu tetapkan di awal. Selain itu, kamu juga perlu untuk memetakan tujuan karier dengan benar. Tanpa memetakan tujuan dengan benar, maka akan lebih sulit untuk kamu mencapai tujuan kariermu. Berikut ini 9 cara membuat tujuan karier yang tepat:

1. Tentukan tujuan kariermu di awal

tujuan karier - EKRUT 
Melakukan eksplorasi dan tak hanya berkutat di satu bidang dianggap mampu membantu seseorang menentukan tujuan karier - EKRUT

Memahami tujuan utama dalam berkarir dapat membantumu memiliki kehidupan profesional yang lebih terarah. Kamu semakin mengerti pentingnya keseimbangan antara kehidupan sehari-hari dan pekerjaan, proyek yang dapat membuatmu berkembang, serta hal lain seputar dunia kerja. Langkah ini juga membantumu menentukan apa yang sebenarnya kamu inginkan dari sebuah pekerjaan. Saat kesempatan kerja kembali datang, kamu telah mampu memilih jenis pekerjaan apa yang paling sesuai dengan tujuan kariermu di masa depan.

Berikut beberapa cara lainnya untuk menentukan tujuan kariermu:

a. Eksplorasi

Kamu perlu melakukan eksplorasi agar bisa menemukan jalur karier yang sesuai dengan kemampuan, minat, dan nilai-nilai yang kamu miliki. Eksplorasi dapat dilakukan melalui seminar karir, interview, membuat profil online, atau bahkan menjalani pekerjaan tertentu. Cara lain yang dapat dilakukan adalah bertanya pada orang yang bekerja pada suatu perusahaan. Gali infromasi mengenai pekerjaan mereka, kemampuan yang dibutuhkan, hingga budaya kerja perusahaan. Dengan begitu, kamu akan mengetahui sejauh apa kesesuaianmu dengan perusahaan tersebut.

b. Tidak hanya berkutat pada satu bidang

Selama tahap awal menentukan tujuan karier, tidak ada salahnya mengambil kesempatan dalam berbagai bidang. Dari sinilah kamu bisa menggali potensi yang sebelumnya tidak pernah kamu duga. Jangan takut untuk mencari pengalaman dari tempat yang berbeda jika pekerjaan saat ini tidak sesuai dengan harapanmu. Menemukan tempat yang tepat memang tidak semudah kelihatannya. Kamu mungkin perlu berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Namun, pastikan bahwa kamu selalu mengambil pengalaman yang berharga sebagai bekal menjajaki tangga karier yang selanjutnya.

c. Menemukan pekerjaan yang tepat

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menemukan pekerjaan yang tepat. Kamu bisa mendatangi perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan dan acara job opening, mencari melalui portal lowongan kerja, atau cara yang lebih modern serta efektif seperti mendaftarkan diri pada situs talent marketplace. Kamu mungkin dihadapkan pada beberapa pilihan dalam waktu yang sama. Cobalah tuliskan berbagai keunggulan dan kekurangan dari setiap pilihan yang kamu miliki. Jika kamu masih belum yakin, mintalah saran profesional dari seseorang yang kompeten.

Baca juga: Catat, ini 4 tips menghindari lowongan kerja palsu

Faktanya, tak sedikit orang yang masih bimbang saat ditanyai perihal tujuan dan target karier. Pekerjaan menjadi rutinitas yang menjemukan, dan inilah yang menyebabkan rasa tidak puas pada karyawan. Survei bahkan menunjukkan bahwa 2 dari 3 karyawan mengaku tidak bahagia dengan pekerjaannya.

d. Seimbangkan tujuan karier dan tujuan hidup

Ketika berbicara tentang tujuan dan target karier yang ingin dicapai, sia-sia rasanya bila kamu tidak menyelaraskan tujuan karier itu ke dalam tujuan hidupmu juga. Bukankah harusnya tujuan karier itu menjadi bagian dari tujuan hidup? Bila tidak berarti ada yang salah dengan rencana tujuan karier kamu selama ini. Sebaliknya jika kamu sudah melakukannya, itu artinya kamu memiliki tujuan karier yang jelas. Misalnya, beberapa orang berpikir untuk mendapatkan keselarasan antara hidup dan pekerjaan. Di samping mereka kerja keras, tapi mereka juga ingin menikmati hidupnya. 

Untuk mewujudkannya, maka orang akan memilih pekerjaan yang sesuai dengan hal tersebut. Contohnya seperti bekerja pada bidang dan jenis pekerjaan yang memiliki waktu kerja fleksibel. Begitupun sebaliknya, bila seseorang memiliki tujuan hidup seperti ingin melunasi hutang, membangun rumah, hidup nyaman dan berkecukupan, maka kamu dapat menyelaraskan tujuan karier dengan menyasar pada jenis pekerjaan bergaji tinggi. 

e. Bersikap realistis saat menentukan tujuan karier 

Bila kamu baru lulus perguruan tinggi dengan gelar sarjana tidak baik untuk mencanangkan tujuan karier menjadi CEO. Mungkin itu bisa saja terwujud akan tetapi kamu harus lebih realistis dengna kemampuanmu. Dari pada mengkhayal terlalu tinggi lebih baik tetapkan tujuan karier jangka pendek terlebih dahulu, itu akan membantumu mendapatkan posisi yang diinginkan di masa depan. 

Lalu lacak tujuan karier tersebut selangkah demi selangkah disertai evaluasi dan konsistensi. Bila kariermu terus berkembang tentu keinginan menjadi CEO tersebut bukanlah mimpi. Sebab tidak ada yang tidak mungkin, bukan?

2. Evaluasi diri

tujuan karier EKRUT 
Sebelum menentukan tujuan karier tapi kenalilah dirimu sendiri-EKRUT

Evaluasi ini dapat dimulai dari mencari tahu kondisi diri, seperti kelemahan dan kelebihan diri sendiri. Setelah mengetahui apa saja kelemahan dan kelebihan tersebut, selanjutnya cari tahu bagaimana hal tersebut berdampak kepada karier dan adakah cara untuk menyiasatinya. 

Awali dengan mengenali minat dan bakatmu, latar belakang pendidikan yang kamu miliki, hard skill dan soft skill, serta kepribadianmu. Buatlah sebuah rangkuman yang memuat semua hal tersebut berserta kursus, proyek, riwayat pekerjaan, atau kegiatan lain yang pernah kamu jalani. Kamu mungkin merasa belum cukup kompeten untuk bisa membangun karier yang hebat, tapi kamu sudah berada pada jalur yang tepat. Jangan sia-siakan semua pencapaian yang pernah kamu peroleh. Kamu justru bisa menjadikan ini sebagai nilai jual yang berharga.

3. Tentukan timeline 

Menentukan timeline dan batas waktu ini penting supaya kamu dapat bertindak secara efektif. Apabila kamu mengalami kegagalan, maka kamu bisa segera melakukan evaluasi. Dengan adanya evaluasi tersebut, maka kamu bisa mengetahui penyebab dari kegagalan tersebut. Ada baiknya dalam menentukan timeline disesuaikan dengan kemampuan diri.

4. Melihat prestasi yang pernah diraih

Melihat kembali pencapaian atau prestasi yang pernah diraih di masa lalu akan membuatmu terus termotivasi. Kamu dapat mengingat bagaimana kondisi dan pola kerja saat kamu berhasil meraih prestasi tersebut. Selain itu, pencapaian ini bisa menjadi benchmark untuk kamu bisa meraih prestasi yang lebih dari sebelumnya.

5. Membuka koneksi atau jaringan baru

Berkenalan dengan orang baru adalah salah satu cara untuk memperluas networking. Hal ini penting mengingat bahwa persaingan dalam dunia kerja ini cukup tinggi. Dengan memperluas koneksi diharapkan peluang baru untuk memaksimalkan potensi diri juga ikut terbuka dengan lebar. 

Baca juga: 8 Tips pengembangan karir untuk kesuksesan di masa depan

6. Beradaptasi dengan lingkungan kerja

Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja bisa dilakukan dengan mengetahui apa yang dibutuhkan oleh perusahaan dan mencari tahu kontribusi apa yang bisa kamu berikan. Berada di lingkungan kerja yang profesional harus mampu mengesampingkan kepentingan diri sendiri dan memprioritaskan kepentingan perusahaan.

7. Berkomitmen dengan tujuan karier

Pada kenyataannya, menjaga komitmen untuk meraih tujuan karier bukan hal yang mudah. Seringkali ketika menghadapi tantangan yang sulit membuat seseorang menjadi goyah dan ingin menyerah. Oleh karena itu, komitmen yang kuat untuk mencapai tujuan karier adalah salah satu hal yang penting untuk dimiliki.

8. Membuat catatan

Membuat catatan perkembangan diri adalah hal yang baik, karena dengan begitu kamu mampu melihat sejauh mana kemajuan yang telah kamu buat. Selain itu, membuat catatan juga akan membantu kamu untuk mengingat detail-detail yang penting dan ide-ide yang pernah terlintas dalam pikiranmu.

9. Konsultasi dengan orang yang bisa dipercaya

Kamu bisa berkonsultasi dengan teman atau seseorang yang berpengalaman mengenai potensi yang kamu miliki. Dengan berkonsultasi, kamu bisa memperoleh masukan yang berharga yang mungkin belum pernah terlintas di pikiranmu selama ini. Mendapatkan masukan dari orang yang lebih ahli tentu akan membantumu mencapai tujuan karier.

10. Pelajari perusahaan dengan seksama

Mempelajari perusahaan dengan seksama bisa dimulai dari mengetahui bagaimana pola kerja dalam perusahaan tersebut, apa saja prestasi yang pernah diraih, bagaimana peran perusahaan di bidangnya, apa saja kontribusinya terhadap masyarakat, dan seperti apa kultur perusahaan. Dengan begitu, kamu bisa membuat tujuan karier yang lebih realistis.

Baca juga: 7 Tips sukses merancang rencana karier untuk masa depanmu

Cara menjawab “Apa tujuan karier kamu?” saat proses wawancara

Cara menjawab “Apa tujuan karier kamu?” saat proses wawancara
Sampaikan korelasi antara tujuan karier dan kontribusi yang bisa kamu berikan untuk perusahaan. (Sumber: Pexels)

Untuk menjawab pertanyaan wawancara mengenai tujuan karier, kamu bisa mengikuti 3 cara di bawah ini.

1. Pikirkan tentang tujuan karier yang ingin kamu capai

Sebelum wawancara, pikirkan tentang apa yang kamu inginkan dari karier. Tentukan skill apa yang ingin kamu kembangkan dan tanggung jawab apa yang kamu harapkan nantinya. Renungkan tujuan kariermu dalam jangka pendek dan jangka panjang, serta bagaimana posisi yang kamu lamar tersebut dapat membantu kamu mencapainya. 

Untuk membuat tujuan karier yang baik, kamu dapat menggunakan metode SMART, yaitu Specific, Measurable, Attainable, Relevant, dan Time-based.

2. Pelajari lebih lanjut tentang perusahaan dan peran posisi yang kamu lamar

Mempelajari tentang perusahaan dan peran posisi yang kamu lamar bisa membantu kamu mengetahui bagaimana kesesuaian tujuan karier kamu dengan keduanya. Hal tersebut juga dapat mempermudah kamu untuk meyakinkan recruiter bahwa kamu adalah orang yang tepat untuk perusahaan. 

3. Berikan jawaban tentang kesesuaian tujuan karier dengan kontribusi yang bisa kamu berikan

Hanya menjelaskan apa tujuan karier yang telah kamu buat saja tidak cukup, kamu juga harus memberikan korelasi antara tujuan karier dan kontribusi apa yang bisa kamu berikan untuk perusahaan. Ceritakan tentang skill apa yang ingin kamu kembangkan dan bagaimana kamu bisa menjadi nilai tambah yang berharga untuk perusahaan. 

Itulah tadi 10 cara membuat tujuan karier dan cara menjawabnya secara profesional. Untuk membuat tujuan karier yang baik, kamu harus memahami kelebihan dan kekurangan diri dan apa yang ingin kamu raih selama berkarier. Membuat plan saja tidak cukup, kamu juga perlu untuk konsisten dalam mencapai tujuan karier yang kamu inginkan. 

Selain itu, untuk menjawab pertanyaan interview seputar tujuan karier, kamu harus mampu menemukan korelasi antara tujuan karier dan kontribusi apa yang bisa kamu berikan untuk perusahaan. Itulah cara yang tepat untuk meyakinkan recruiter bahwa kamu adalah orang yang tepat untuk mengisi posisi tersebut.

Di lain sisi, kamu juga perlu mempertimbangkan apakah perusahaan tersebut memang benar-benar cocok denganmu. Mendaftarkan dirimu melalui EKRUT juga bisa menjadi salah satu cara efektif untuk mempertemukan kamu dengan perusahaan dan pekerjaan yang sesuai dengan minatmu. 

tujuan karier EKRUT
Last update: 23 Agustus 2021

Sumber:

  • thebalancecareers.com
  • themuse.com
  • asm.org
  • biz30.timedoctor
  • glassdoor
  • indeed
  • corporatefinanceinstitute
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1_1._Cara_Menulis_Artikel_yang_Baik_Untuk_Pemula.jpg

    Careers

    10 Cara Menulis Artikel yang Baik dan Benar untuk Pemula

    Anisa Sekarningrum

    19 December 2022
    5 min read
    ucapan_perpisahan_kerja_-_EKRUT.jpg

    Careers

    Tips Menyampaikan Kata-kata Perpisahan Kerja yang Berkesan beserta Contohnya

    Maria Tri Handayani

    19 December 2022
    7 min read
    H1_1._5_Cara_Menjawab_Pertanyaan_“Kenapa_Kami_Harus_Menerima_Anda_”.jpg

    Careers

    Kenapa Kami Harus Menerima Anda?

    Anisa Sekarningrum

    14 December 2022
    7 min read

    Video