Careers

Workaholic Adalah: Pengertian, Ciri-ciri, Bedanya dengan Hard Worker, dan Dampaknya untuk Kesehatan

Published on
Min read
6 min read
time-icon
H1_Workaholic_Adalah_Pengertian__Ciri-Ciri__Bedanya_dengan_Hard_Worker__dan_Dampaknya_untuk_Kesehatan.jpg

Bekerja keras bukanlah hal yang buruk. Namun, jika kamu termasuk orang yang workaholic, hal tersebut perlu dipikirkan kembali. Workaholic adalah sebuah perilaku dimana seseorang memiliki kecanduan untuk bekerja. Menjadi seseorang yang workaholic sebenarnya sangat melelahkan, karena workaholic berbeda dengan bekerja keras. Mereka pun cenderung sering mengalami stres akibat pekerjaan mereka.

Baca juga: Mengenal Hustle Culture, 4 Penyebab, dan Dampak Negatifnya dalam Bekerja

Pengertian workaholic


Seorang workaholic sulit memiliki waktu untuk hal lain. Sumber: Pexels

Workaholic adalah seseorang yang merasa sangat sulit untuk melepaskan diri dari pekerjaan yang mereka lakukan. Umumnya, mereka akan kecanduan bekerja dan memilih untuk tetap bekerja pada jam di luar office hours. Para workaholic juga cenderung mengobarkan tugas-tugas penting lainnya dan kehidupan mereka sehari-hari. Mereka merasa harus melakukan pekerjaan dengan ekstra sehingga perlu menginvestasikan waktu pribadi mereka untuk pekerjaan yang sedang dikerjakan.

Baca juga: Apakah Kerja Keras Kamu Sudah Cukup? Berikut 7 Tanda yang Perlu Diperhatikan

Ciri-ciri workaholic


Workaholic menghabiskan waktunya hanya untuk bekerja. Sumber: Pexels

Seorang peneliti dari Departemen Ilmu Psikososial dari University of Bergen menjelaskan terdapat beberapa ciri dari seseorang yang workaholic. Berikut ciri dari orang-orang yang memiliki sifat workaholic.

  • Cenderung meluangkan waktu lebih banyak untuk bekerja.
  • Menghabiskan banyak waktu untuk bekerja.
  • Pekerjaan yang kamu kerjakan dilakukan untuk mengurangi perasaan cemas, tidak berdaya bahkan depresi.
  • Tidak mendengarkan orang-orang yang telah mengingatkan kamu tentang bekerjalah secukupnya.
  • Jika tidak bekerja, kamu akan merasa stres.
  • Kamu mengabaikan hobi, kegiatan santai dan olahraga karena pekerjaan kamu.
  • Terlalu banyak bekerja sehingga memberikan dampak negatif pada kesehatan kamu.

Baca juga: 10+ Aplikasi To-Do List Ini Bantu Kamu Jadi Lebih Produktif

Perbedaan workaholic dengan hard worker


Workaholic dan hard worker adalah dua hal yang berbeda. Sumber: Pexels

Kamu juga perlu mengetahui perbedaan antara workaholic dengan hard worker. Workaholic adalah orang-orang yang bekerja dengan durasi waktu yang panjang, bahkan saat akhir pekan dan pada waktu liburan. Sedangkan seseorang yang hard worker tidak menempatkan dirinya seperti para workaholic. Mereka mungkin akan bekerja keras bila pekerjaan mereka mulai dekat dengan deadline, namun mereka tidak sampai mengabaikan hal-hal di sekitarnya, seperti keluarga, teman, dan kesehatan mereka sendiri.

Baca juga: 9 Tanda kamu workaholic dan dampaknya dalam dunia kerja

Dampak workaholic untuk kesehatan


Beberapa dampak kesehatan akan kamu rasakan ketika menjadi sosok yang workaholic. Sumber: Pexels

Ada beberapa dampak yang dapat kamu rasakan apabila kamu termasuk orang yang workaholic. Salah satu dampaknya langsung dirasakan oleh kesehatan kamu. Berikut beberapa dampak workaholic untuk kesehatan.

1. Masalah pada kesehatan mental

Dampak workaholic untuk kesehatan yang pertama adalah kamu akan mengalami masalah pada kesehatan mental. Workaholic dapat menyebabkan berbagai masalah pada kesehatan mental, seperti depresi, gangguan tidur hingga kecemasan berlebih. Masalah kesehatan mental ini dapat membuat produktivitas kamu menurun.

2. Meningkatkan stres hingga penyakit kronis

Workaholic juga dapat membuat kamu stres. Apabila kamu mengalami stres karena pekerjaan maka hal tersebut akan berkaitan dengan kesehatan fisik yang nantinya akan menimbulkan penyakit-penyakit kronis. Seperti timbulnya penyakit darah tinggi dan kadar kortisol tinggi. Bahkan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes dan penyakit kronis lainnya.

3. Mengalami burnout syndrome

Burnout syndrome adalah sebuah kondisi stres kronis yang berhubungan dengan pekerjaan. Para workaholic umumnya sering mengalami hal ini. Kondisi yang dirasakan berupa lelah secara fisik dan emosional akibat pekerjaan. Menjadi seseorang yang workaholic biasanya terlalu memforsir banyak waktu untuk bekerja, sehingga rentan terjadinya burnout syndrome. Burnout syndrome juga biasanya berkaitan dengan penyakit pencernaan.

4. Kekurangan nutrisi

Sebagai seseorang yang merasa kecanduan dalam bekerja, terkadang membuat kamu tidak sempat untuk memasak makanan yang layak dan gizi penuh. Dengan begitu, tubuh akan kekurangan nutrisi. Para workaholic umumnya hanya mengandalkan minuman berkafein seperti kopi agar mereka dapat tetap bekerja. Kekurangan nutrisi pada tubuh tentu membuat kamu akan rentan terhadap berbagai penyakit.

Baca juga: 6 Tips bekerja cerdas agar pekerjaan lebih efisien

Demikian informasi mengenai pengertian, ciri-ciri, perbedaan dan dampak workaholic untuk kesehatan. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi kamu yang sedang mencari tahu seputar orang-orang yang kecanduan kerja.

Sekarang, melamar pekerjaan sangat mudah karena kamu bisa langsung melamar dari rumah dengan menggunakan platform EKRUT. EKRUT punya banyak informasi tentang dunia pekerjaan, lho! Kamu bisa mencari informasi seputar lowongan pekerjaan, diskusi tentang pekerjaan, dan berbagai kebutuhan lainnya terkait dengan pekerjaan.

Selain melalui artikel dari EKRUT Media, berbagai informasi dan tips menarik tersedia pula di YouTube EKRUT Official. Jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • inc.com
  • k-link.co.id
  • forbes.com
  • womensrunning.com
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    BEP_(Break_Event_Point)_Pengertian__konsep__tujuan__3_komponen_dan_cara_perhitunganya.jpg

    startup

    BEP (Break Event Point): Pengertian, Tujuan, dan 3 Komponennya

    Sylvia Rheny

    06 December 2022
    5 min read
    tipe-tipe-kepemimpinan-EKRUT.jpg

    Careers

    10 Tipe Kepemimpinan Dalam Tim, Kamu Termasuk yang Mana?

    Tsalis Annisa

    06 December 2022
    5 min read
    cara-membuat-grafik-di-excel---EKRUT.jpg

    Technology

    Cara Membuat Grafik di Excel dengan Mudah Beserta Contohnya

    Maria Tri Handayani

    05 December 2022
    6 min read

    Video