Careers

Hati-hati, 5 kesalahan membuat cover letter ini ancam kariermu

Published on
Min read
5 min read
time-icon
Tsalis Annisa

Content Editor who eager to learn more about Marketing

cover-letter-EKRUT.jpg

Cover letter adalah salah satu unsur terpenting saat melamar pekerjaan. Kendati tidak semua perekrut membaca cover letter yang dikirimkan bersama CV. Cover letter dinilai sebagai simbol dari niat seseorang dalam mengejar kesempatan mendapatkan pekerjaan. Sayangnya, ada beberapa kesalahan dalam membuat cover letter yang sering dilakukan oleh para pencari kerja. Kesalahan tersebut bukan sekadar kesalahan pengetikan atau desain. Lalu, apa saja kesalahan yang harus kamu hindari saat merangkai cover letter? Berikut ulasannya.

1. Terlalu formal, atau terlalu santai

Poin pertama yang harus kamu ingat dalam menyusun cover letter adalah, kamu menulis surat kepada seseorang yang menawarkan lowongan pekerjaan. Kamu tidak sedang menulis surat kepada kerabat, jadi gunakanlah bahasa yang sesuai untuk memberikan kesan sopan dan sigap. Akan tetapi, jangan pula menulis cover letter dengan bahasa yang terlampau formal. Sedapat mungkin, cobalah menyeimbangkan gaya bahasa formal sekaligus kasual untuk membuat cover letter-mu terlihat profesional dan berkualitas.

2. Terlalu banyak ungkapan klise

Seperti apa kamu menggambarkan dirimu dalam cover letter? Apakah kamu masih gemar menggunakan ungkapan “out-of-the-box” atau “pekerja keras”? Ungkapan-ungkapan seperti ini sudah terlalu banyak digunakan sehingga menimbulkan kesan klise dan semua orang bisa saja mengklaim bahwa dirinya memiliki kualitas tersebut.

Alih-alih menyebutkan kualitas dirimu secara eksplisit, cobalah menjabarkan bagaimana caramu menemukan solusi ketika menghadapi suatu masalah. Jelaskan aspek-aspek yang berkaitan dengan posisi yang sedang kamu kejar agar perekrut yakin bahwa kamulah kandidat yang tepat.

3. Terlalu banyak bercerita tentang diri sendiri

Salah satu kesalahan dalam membuat cover letter yang paling sering dilakukan para pencari kerja adalah terlalu fokus menceritakan tentang dirinya sendiri. Kamu memang perlu menunjukkan kualitas diri sebagai seorang kandidat yang berpotensi, tapi apakah kemampuanmu sesuai dengan keinginan dan kebutuhan perusahaan tersebut?

Tinjau kembali deskripsi pekerjaan dari posisi yang kamu lamar. Menyesuaikan dengan kemampuanmu saat ini, jabarkan solusi yang kamu miliki untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh perusahaan. Ini bisa menjadi nilai jual yang tidak terpikirkan oleh kandidat lain.

Baca juga: 5 Kursus online bersertifikat untuk perkaya resume kamu

cover letter - EKRUT
Saat membuat cover letter, hindarilah mengulangi isi resume - EKRUT

4. Mengulang isi resume

Kamu sudah menyertakan resume yang berisikan pendidikan, riwayat pekerjaan, serta sederet hard skills dan soft skills. Mengulang isi resume dalam cover letter justru membuat perekrut tidak bisa menemukan hal menarik yang tidak tersampaikan di dalam resumeCover letter adalah tempat bagi para pelamar kerja untuk menunjukkan pemahamannya terhadap posisi yang dilamar. Maka dari itu, hanya tunjukkan pengalaman ataupun pencapaian yang benar-benar relevan untuk memenuhi kualifikasi dari posisi tersebut.

5. Terlalu panjang

Rata-rata, perekrut menghabiskan waktu kurang dari sepuluh detik untuk membaca cepat resume yang kamu kirimkan. Waktu yang dihabiskan untuk membaca cover letter tentu lebih sedikit lagi. Jadi, pastikan bahwa cover letter yang kamu buat bermuatan padat, singkat, dan jelas. Hindari membuat cover letter yang panjangnya melebihi satu halaman. Hindari pula menyiasati cover letter yang panjang dengan cara menggunakan ukuran tulisan paling kecil. Selain itu, kemaslah cover letter­ kamu dalam halaman berlatar belakang putih yang nyaman untuk dibaca dan langsung mengarah pada kualifikasi yang hendak kamu tawarkan.

Baca juga: Ini alasan kamu susah cari kerja sampai sekarang

Hindari kesalahan cover letter dengan cara mudah ini

Tidak bisa dipungkiri bahwa cover letter yang sederhana justru sering menjadi kendala bagi banyak pelamar kerja. Tapi tak perlu khawatir, karena selain menghindari beberapa hal di atas, sebenarnya masih ada cara lain yang mudah dalam mendapatkan kerja.

Baca juga: Contoh cover letter bahasa Inggris lengkap dengan caranya

Caranya adalah dengan mendaftarkan dirimu di situs talent marketplace. Pasalnya, situs talent marketplace seperti EKRUT menawarkan inovasi dalam pencarian kerja sehingga kamu tidak lagi harus mengirimkan CV atau bahkan cover letter ke berbagai perusahaan.

EKRUT merupakan talent marketplace yang berbasis data science, sehingga lebih memudahkan perusahaan untuk menemukan kandidat yang sesuai. Tentu saja hal ini akan membuka peluangmu untuk mendapatkan pekerjaan tanpa perlu melamar ke sana-kemari.

Cukup daftarkan dirimu dengan akun LinkedIn, lengkapi sejumlah data diri dan kontak, tunggu proses verifikasi, dan perusahaanlah yang akan “melamar” kamu sebagai kandidat potensialnya.

Situs talent marketplace seperti EKRUT tidak hanya membebaskanmu dari kesalahan membuat cover letter yang bisa mengurangi peluang diterima kerja. Kamu juga bisa membuka lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan di berbagai perusahaan yang mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Yuk, tinggalkan cara lama melamar kerja dan daftarkan dirimu di EKRUT! #byebyeapply

Cover letter - EKRUT

Rekomendasi bacaan:

Sumber:

  • forbes.com
  • topresume.com
  • wayup.com
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    contoh-deskripsi-diri---EKRUT.jpg

    Careers

    20 Contoh Deskripsi Diri Sendiri yang Profesional dan Menarik HRD

    Maria Tri Handayani

    06 December 2022
    8 min read
    H1.jpg

    Careers

    Contoh Motivation Letter yang Profesional Beserta Panduan Membuatnya

    Felixitas Yolanda

    06 December 2022
    5 min read
    Kalimat-penutup-surat-lamaran-pekerjaan-yang-tepat-adalah--EKRUT.jpg

    Careers

    10 Contoh Kalimat Penutup Surat Lamaran Pekerjaan yang Tepat

    Nur Lella Junaedi

    05 December 2022
    6 min read

    Video