Published on

Careers

Human capital: Fungsi, 4 kategori, dan perbedaannya dengan Human Resources

Sylvia Rheny

Human_Capital_Fungsi__4_kategori__dan_perbedaannya_dengan_Human_Resources.jpg

Bagi kebanyakan orang, capital atau modal berarti sejumlah uang di rekening bank atau ratusan lembar saham. Tetapi bentuk-bentuk modal yang berwujud seperti itu bukanlah satu-satunya jenis modal. Sekolah, kursus pelatihan coding, pengeluaran untuk perawatan medis, dan seminar tentang manajemen waktu dan kejujuran juga merupakan modal. Sebab, hal-hal tersebut meningkatkan pendapatan, meningkatkan kesehatan, atau menambah kebiasaan baik seseorang selama sebagian besar hidupnya.

Oleh karena itu, pengeluaran perusahaan untuk karyawannya dalam bentuk pendidikan, pelatihan, perawatan medis, dan sebagainya dapat dikatakan sebagai investasi dalam human capital. Lalu, apa itu human capital dan apa saja kategori serta perbedaannya dengan human resources? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Ini skills yang perlu kamu kuasai untuk menjadi HR yang andal

Pengertian dan fungsi human capital


Human capital adalah nilai yang terkandung dalam individu atau tenaga kerja. (Sumber: iStock)

Menurut Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), human capital didefinisikan sebagai: “Pengetahuan, keterampilan, kompetensi, dan atribut lain yang terkandung dalam individu atau kelompok individu yang diperoleh selama hidup mereka dan digunakan untuk menghasilkan barang, jasa, atau ide dalam situasi pasar”.

Istilah human capital mengacu pada nilai ekonomi dari pengalaman dan keterampilan pekerja. Human capital mencakup aset seperti pendidikan, pelatihan, kecerdasan, keterampilan, kesehatan, dan kesetiaan dan ketepatan waktu. Dengan demikian, human capital adalah aset atau kualitas tidak berwujud yang tidak terdaftar di neraca perusahaan. Human capital dianggap menjadi sumber daya yang paling mendasar dan penting untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang disertai dengan peningkatan produktivitas dan efisiensi.

Semakin banyak investasi yang dilakukan perusahaan pada karyawannya, peluang produktivitas dan kesuksesannya menjadi lebih tinggi. Selain itu, human capital juga sangat penting untuk meningkatkan daya saing perusahaan sebab hal tersebut bergantung pada kebiasaan, pengalaman, keterampilan, dan efisiensi karyawan dalam menghasilkan barang dan jasa untuk pasar. Kesimpulannya, semakin banyak perusahaan berinvestasi untuk human capital, maka semakin menguntungkan pula untuk perusahaan.

Baca juga: Personalia adalah: Pengertian, 2 tugas atau fungsi utama, dan bedanya dengan HRD

Fungsi human capital management


Human Capital Management bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja karyawan. (Sumber: iStock)

Human Capital Management (HCM) adalah serangkaian langkah yang komprehensif dalam perusahaan untuk merekrut, mengelola, mengembangkan, dan serta membantu mengoptimalkan kinerja karyawan yang merupakan sumber daya utama dalam sebuah bisnis. Fungsi utama dari Human capital management adalah untuk meningkatkan nilai sumber daya manusia sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi perusahaan. Berikut adalah fungsi human capital management dalam sebuah perusahaan.

1. Merekrut kandidat terbaik

Salah satu fungsi terpenting dari human capital management adalah untuk menarik dan merekrut kandidat yang membantu perusahaan mencapai tujuannya. Human capital management menyediakan semua alat yang dibutuhkan HRD untuk memposisikan perusahaan sebagai tempat kerja yang ideal bagi kandidat terbaik dan memperlancar proses rekrutmen.

2. Orientasi

Mengelola sumber daya manusia membutuhkan orientasi karyawan baru yang efektif dan efisien. Ini memperkenalkan mereka pada budaya perusahaan, persyaratan dan harapan pekerjaan, serta menciptakan lingkungan yang mendukung yang membantu mereka menyesuaikan diri dengan peran mereka.

3. Pelatihan dan pengembangan karyawan

Fungsi lain dari human capital management adalah memberikan pelatihan yang memadai untuk membantu karyawan memberikan kinerja terbaik bagi perusahaan. Human capital management menciptakan lingkungan yang bisa mendorong pertumbuhan dan perkembangan untuk membantu orang memperoleh keterampilan dan kemampuan baru untuk memberikan hasil yang lebih baik dan memajukan karier mereka.

4. Penilaian dan umpan balik kinerja yang efektif

Human capital management menciptakan berbagai sistem untuk mengukur kinerja guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Melalui berbagai tinjauan dan survei karyawan, praktik ini dapat membantu manajemen mengidentifikasi kesenjangan dalam pelatihan, sumber daya, kepuasan kerja, dan hal-hal lain yang dapat memengaruhi efektivitas tenaga kerja. Perusahaan kemudian dapat menggunakan informasi ini untuk memberikan umpan balik untuk membantu semua pihak untuk meningkatkan hasil yang lebih baik.

5. Retensi karyawan

Human capital management bertujuan untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan dengan memungkinkan mereka menggunakan keterampilan dan pengetahuan mereka untuk berkontribusi pada tujuan perusahaan. Hal ini menciptakan rasa memiliki bagi karyawan sekaligus membuat mereka merasa dihargai dan berkomitmen.

Baca juga: 6 tips dapatkan kandidat sesuai visi perusahaan

4 Kategori human capital


Terdapat empat kategori pada human capital. (Sumber: iStock)

Human capital sendiri terbagi menjadi beberapa kategori. Berikut ini adalah 4 kategori human capital beserta penjelasannya.

1. General management human capital

General management human capital adalah kategori human capital untuk sumber daya manusia dengan level paling tinggi. Human capital pada kategori ini memiliki kompetensi dalam bidang manajerial, misalnya leadership, decision making, critical thinking, dll. General management human capital dibutuhkan oleh seseorang yang menempati level eksekutif agar memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan stakeholder maupun pebisnis lainnya dengan tujuan memajukan perusahaan. Oleh karena itu, human capital kategori ini juga memiliki kemampuan mengelola keuangan, operasional, hingga sumber daya manusia.

2. Industry human capital

Industry human capital adalah kategori human capital yang memerlukan seseorang untuk memahami pengetahuan terkait industri tertentu, mulai dari regulasi, teknis, dll. Contohnya industri retail, otomotif, transportasi, telekomunikasi, tekstil, dan masih banyak lagi. 

3. Relationship human capital

Relationship human capital adalah kategori human capital yang memerlukan keterampilan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan berbagai pihak terkait. Keterampilan komunikasi ini tidak hanya kepada sesama karyawan, namun juga pihak-pihak lainnya seperti stakeholder, client, dll. Seorang karyawan yang memiliki kemampuan berkomunikasi atau berinteraksi dengan baik maka akan lebih mudah mencapai tujuan dari pekerjaannya.

4. Company specific human capital

Company specific human capital adalah kategori human capital yang berkaitan dengan struktur dan kebijakan masing-masing perusahaan. Kategori ini memerlukan kemampuan adaptasi karyawan terhadap masing-masing kebijakan dan aturan yang ditetapkan oleh perusahaan. Dengan memahami setiap kebijakan, aturan, dan juga budaya perusahaan maka akan membantu mencapai tujuan yang ditetapkan oleh perusahaan.

Baca juga: Apakah HR harus memiliki latar belakang Psikologi?

Bedanya human capital dengan human resources


Perbedaan antara human capital dengan human resources. (Sumber: iStock)

Berbicara mengenai perbedaan human capital dengan human resources, human resources fokus pada pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan, sedangkan human capital lebih fokus dengan kemampuan dan pelatihan yang dimiliki karyawan. Human Resources juga dapat didefinisikan sebagai cabang dalam suatu perusahaan yang mengawasi perekrutan karyawan yang cakap, sedangkan human capital adalah ukuran kemampuan dan keterampilan yang dibutuhkan HRD dari calon karyawan.

Faktor pembeda antara human capital dan human resources adalah bahwa human capital mengacu pada ROI, sedangkan salah satu tanggung jawab human resources adalah mengidentifikasi karyawan potensial yang memiliki jenis modal yang dibutuhkan perusahaan. Departemen human resources juga memiliki tanggung jawab untuk memutuskan cara-cara di mana perusahaan dapat berinvestasi dalam SDM untuk meningkatkan kualitas karyawan yang ada.

Baca juga: Manfaat dan pentingnya talent management bagi perusahaan

Kesimpulannya, human capital adalah sumber daya yang paling mendasar dan penting untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi perusahaan yang disertai dengan peningkatan produktivitas dan efisiensi.  Nah, sekarang ini banyak cara tersedia untuk mengembangkan diri. Selain melalui artikel dari EKRUT Media, kamu juga bisa mendapatkan berbagai informasi dan tips menarik seputar karier melalui YouTube EKRUT Official.

Untuk kamu yang sedang mencari pekerjaan baru, yuk, sign up di EKRUT karena terdapat berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu!

sign up EKRUT

Sumber:

  • Investopedia
  • The Balance
  • Economic Helps
  • Indeed

Tags

Share