Published on

Careers

Mau Kerja Di Luar Negeri? Pahami Dulu 4 Pertimbangan Penting Ini!

Anisa Sekarningrum

kerja-di-luar-negeri-EKRUT.jpg

Ketika mendapatkan kesempatan kerja di luar negeri, ada banyak hal positif yang bisa kamu dapatkan. Selain pengalaman, kerja di luar negeri juga dapat meningkatkan karier internasional dan membuka peluang bekerja di negara lainnya.

Bagaimana caranya bisa bekerja di luar negeri?


Salah satu cara bekerja di luar negeri adalah dengan mencari program internship - Pexels

Kamu tertarik untuk bekerja di luar negeri? Simak beberapa cara berikut untuk bisa bekerja di luar negeri.

1. Menggunakan agen atau penyedia program

Kamu dapat pergi ke agen atau penyedia program yang menawarkan peluang magang, volunteer, dan bekerja di luar negeri. Agen ini biasanya akan membantu kamu dari nol, mulai dari mengulik minat kamu sampai membantu kamu tiba di negara tujuan dan siap bekerja. Menggunakan bantuan agen tentunya memiliki biaya tersendiri namun mereka dapat membantu proses kamu lebih cepat.

Contohnya, seperti membantu mengurus visa, mencarikan lowongan kerja hingga tempat tinggal. Jika kamu ingin bekerja di luar negeri dengan cara cepat dan proses yang mudah, menggunakan bantuan agen adalah rekomendasi yang tepat untuk kamu. Namun kamu juga perlu berhati-hati dalam memilih agen, jangan sampai tertipu ya.

2. Bekerja di luar negeri sebagai guru

Salah satu cara untuk bekerja di luar negeri adalah sebagai guru. Contohnya, kamu dapat mengajarkan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris kepada orang Korea dan mendapatkan kesempatan belajar atau memperlancar bahasa Korea sebagai gantinya. Menjadi guru tidak selalu harus memiliki latar belakang pendidikan guru. Kamu dapat mengajar jika mempunyai keahlian dan pengalaman yang cukup.

Pekerjaan sebagai guru memiliki jam kerja yang fleksibel dengan nilai gaji yang bervariasi. Besaran gaji yang didapat ini mungkin akan menjadi kendala bagi kamu dalam mengatur biaya hidup atau memilih tempat tinggal. Namun jika kamu pintar mengatur keuangan, kamu pasti bisa bertahan dan menjalani hidup yang menyenangkan di luar negeri.

3. Pindah ke luar negeri, lalu cari kerja di sana

Jika kamu adalah seorang petualang, cara bekerja di luar negeri yang satu ini mungkin cocok untuk kamu. Apalagi jika kamu memiliki finansial yang cukup atau kerabat di luar negeri. Daripada kamu tidak bergerak sama sekali, kamu dapat mencoba untuk pindah ke luar negeri terlebih dulu kemudian mencoba mencari kerja di sana. Tentunya untuk menjalani proses ini, kamu tetap harus memiliki rencana misalnya kamu memiliki daftar perusahaan yang ingin kamu lamar. Sehingga saat tiba di sana nanti, kamu tidak menghabiskan waktu kamu untuk berdiam diri saja.

4. Menggunakan working holiday visa

Mencoba mencari kerja di luar negeri menggunakan visa liburan kerja adalah pilihan yang disarankan. Umumnya wisatawan berusia 18-35 tahun yang memenuhi syarat dapat tinggal di luar negeri hingga dua tahun, tergantung dari negara pilihan. Working holiday visa dapat membantu kamu menentukan di mana kamu akan bekerja dan tinggal secara legal untuk jangka waktu tertentu. Menggunakan kesempatan ini tentunya memiliki kelebihan seperti kamu dapat berlibur tapi juga mendapat pengalaman kerja di luar negeri.

5. Pertukaran pekerja

Jika perusahaan tempat kamu bekerja memiliki fasilitas pertukaran pekerja, kesempatan ini tidak boleh kamu lewatkan. Di samping semua biaya umumnya akan dibayarkan oleh perusahaan atau program yang menyelenggarakan, kelebihan lainnya adalah kamu dapat bekerja di luar negeri sambil juga mengeksplorasi pengalaman tinggal di luar negeri.

6. Volunteer

Jika kamu belum mendapatkan pekerjaan di luar negeri, kamu dapat mencoba menjadi sukarelawan dan pergi ke negara tujuan kamu. Kamu dapat pergi menjadi volunteer secara individu atau bersama komunitas yang kamu miliki. Menjadi sukarelawan umumnya tidak mendapatkan bayaran, namun pengalaman kerja di luar negeri yang kamu dapatkan akan sangat berharga.

Contohnya, kamu dapat terlibat dalam komunikasi lintas budaya, mencoba memecahkan masalah, sambil mengeksplorasi keunikan negara tersebut. Setelah selesai dengan program volunteer, kamu juga bisa melebarkan kesempatan kamu dan mencari pekerjaan di negara tersebut atau bahkan kamu mungkin saja mendapat tawaran pekerjaan saat sedang mengerjakan program volunteer.

7. Pekerja lepas

Pekerjaan seperti penulis perjalanan, web designer, fotografer, vlogger, dan banyak pekerjaan lepas lainnya adalah contoh kesempatan lain untuk bekerja di luar negeri karena pekerjaan lepas umumnya dapat kamu kerjakan dari mana saja. Walaupun gaji yang dimiliki pekerja lepas bervariasi, namun jika kamu pintar mengatur waktu dan bisa meningkatkan keahlian kamu. Kamu mungkin saja bisa mendapatkan pekerjaan lepas dengan bayaran dan waktu kerja yang sesuai.

8. Sekolah di luar negeri

Dengan mengambil kesempatan bersekolah, kamu juga bisa sambil bekerja di luar negeri, lho. Walaupun mungkin saat bersekolah kamu hanya bisa mencari kerja sambilan, namun bukan hal mustahil jika nanti setelah lulus kamu bisa mendapatkan tawaran untuk bekerja di negara tersebut.

Baca juga: 12 Lembaga Penyedia Beasiswa S2 Yang Wajib Diketahui

Perhatikan hal ini sebelum memutuskan bekerja di luar negeri


Dapatkan izin orang tua sebelum memutuskan untuk bekerja di luar negeri - Pexels

Sebelum kamu memutuskan untuk bekerja di luar negeri, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan agar kamu tidak menyesal dengan keputusanmu nanti.

1. Waktu yang tepat

Hal pertama yang perlu kamu pikirkan adalah apakah saat ini waktu yang tepat bagimu untuk pergi mencari kerja di luar negeri. Hal ini mungkin saja berarti meninggalkan zona  nyaman kamu di negara dan rumahmu sendiri. Sebelum membuat keputusan, kamu perlu mempertimbangkan mengenai kariermu saat ini. Contohnya, jika kamu baru saja lulus kuliah dan ingin membangun karier di luar negeri, mungkin saat ini adalah waktu yang tepat.

Sebaliknya, jika kamu sedang bekerja di sebuah perusahaan dan baru saja mendapatkan promosi, mungkin saat ini bukan waktu yang tepat bagimu untuk memulai karier baru di luar negeri. Kamu juga perlu mempertimbangkan kondisi keluarga dan pasanganmu. Contohnya, jika kamu memiliki tanggung jawab untuk menjaga keluargamu yang sedang sakit, bekerja di luar negeri saat ini mungkin bukan pilihan yang tepat.

2. Izin orang tua

Seperti yang dijelaskan di atas, sebelum membuat keputusan kamu perlu mempertimbangkan keadaan keluargamu dan tentunya meminta izin dari orang tua. Jika orang tuamu merasa keberatan dengan keputusanmu untuk pergi ke luar negeri, mungkin sebaiknya kamu menunda keberangkatanmu sampai semua keadaan mendukungmu dan orang tuamu juga memberikan izin untuk kamu bekerja di luar negeri.

3. Kesiapan finansial dan dokumen

Saat memutuskan untuk bekerja di luar negeri, penting bagi kamu untuk mengatur kesiapan finansial. Kamu perlu menghitung dan memperkirakan pengeluaran yang akan kamu habiskan di negara baru nanti. Kamu juga harus tahu standar biaya hidup di negara tersebut untuk dapat menghitung. Setelah mengetahui perkiraan biaya tersebut, kamu harus mempertimbangkan kesiapan finansialmu. Jangan sampai kamu salah menghitung dan kekurangan biaya di sana. Selain menyiapkan keadaan finansial, siapkan juga dokumen-dokumen yang akan kamu butuhkan dan mungkin akan dibutuhkan juga saat kamu berada di sana. Simpan semua dokumenmu secara online sehingga mudah diakses.

4. Kesiapan fisik dan kesehatan

Persiapan berikutnya adalah keadaan fisik dan kesehatan kamu. Jika kamu seorang pasien komorbid yang membutuhkan konsultasi ke dokter secara berjangka, kamu harus mencari tahu apakah fasilitas kesehatan di negara tujuan kamu mudah diakses. Jangan lupa untuk melakukan konsultasi dengan doktermu di sini dan persiapkan semua rekam medismu untuk ditransfer ke rumah sakit di negara tujuan nanti agar pengobatanmu tidak terputus.

Jika kamu memiliki alergi, kamu juga perlu mempertimbangkan mengenai perbedaan cuaca antara Indonesia yang memiliki iklim tropis dengan negara tujuan. Jika kamu sudah mengetahui hal ini, kamu mungkin dapat mempersiapkan kemungkinan jika alergi kamu kambuh. Sehingga kamu bisa segera mendapatkan pengobatan. Di masa pandemi seperti sekarang, kamu juga perlu mengecek mengenai status vaksinasi yang diperlukan di negara tujuan. Jangan lupa untuk mempersiapkan sertifikat vaksinmu.

5. Kesiapan mental

Saat kamu tiba di negara lain nanti, hal pertama yang pasti kamu rasakan adalah culture shock. Hal ini tidak dapat kamu hindari, tapi bisa kamu hadapi dengan lebih baik. Sehingga kamu harus mempersiapkan mental kamu dengan baik. Mempersiapkan mental tidak hanya berkaitan dengan culture shock tapi juga dengan homesick. Berada sendirian di lingkungan yang bukan zona nyaman kamu pasti akan berat. Akan ada waktu di mana kamu rindu dengan keluargamu, teman-teman, juga negara asalmu. Kamu perlu mempersiapkan mental kamu dengan baik, agar kamu bisa menghadapi masa-masa sulit tersebut dengan lebih terkontrol.

Baca juga: 5 Tips Produktif Di Kantor Ala CEO Kelas Dunia

Tips bekerja di luar negeri


Bekerja di luar negeri memberikan kamu kesempatan bertemu banyak orang dari negara lain - Pexels

Maka dari itu, jangan ragu untuk mengambilnya jika kamu memiliki kesempatan untuk kerja di luar negeri. Namun sebelumnya, ada beberapa hal yang harus kamu pahami terlebih dahulu.

1. Pelajari semua tentang visa dan izin kerja

kerja di luar negeri - EKRUT
Perhtiungkan dengan baik berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengurus visa dan dokumentasi lainnya - EKRUT

Saat kamu sudah merencanakan dan mengatur segalanya untuk bekerja di luar negeri, pada akhirnya akan bergantung pada visa atau izin kerja kamu. Pastikan kamu sudah memperhitungkan berlama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan visa atau izin kerja dan uang yang perlu disiapkan. Kamu juga perlu tahu berapa lama kamu bisa tinggal di negara tujuanmu, dengan begitu kamu akan bisa memperhitungkan kapan waktu yang tepat untuk memperpanjang visa atau izin kerja tersebut.

Baca juga: Jangan sedih, yuk intip 5 cara mencari teman di kantor baru

2. Cari tahu berapa besaran biaya hidup dan bandingkan dengan gaji

kerja di luar negeri - EKRUT
Pertimbangkan apakah gajimu setimpal dengan biaya hidupmu di negara tersebut - EKRUT

Selain mendapatkan pengalaman kerja yang baik, faktor utama lainnya adalah pendapatan. Ketika telah mengetahui berapa besaran gaji yang akan kamu terima, kamu harus mencari tahu berapa biaya hidup yang dibutuhkan di negara tersebut. Menghitung biaya makan, sewa tempat tinggal, dan pajak adalah hal yang wajib untuk kamu ketahui. Dengan begitu, kamu bisa memperkirakan berapa besaran biaya yang dibutuhkan. Pertimbangkan juga apakah masih setimpal dengan gaji yang kamu dapatkan atau tidak. Jangan sampai kamu sembarangan menerima pekerjaan di luar negeri dan tidak bisa menabung sama sekali.

3. Pahami budaya perusahaan tempat kamu bekerja


kerja di luar negeri - EKRUT
Cari tahu dan pelajari budaya di negara tempat kamu bekerja agar memudahkankamu beradaptasi - EKRUT

Seperti yang mungkin sudah kamu ketahui, setiap negara memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Jadi hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah berhubungan atau bertanya tentang negara tujuan kepada orang-orang yang pernah tinggal di negara tersebut. Tanyakan kepada mereka tentang cara hidup warga lokal dan tetap agar berpikiran terbuka. Kamu juga bisa mengetahui kebiasaan penduduk setempat melalui internet. Ingat, jangan malas mencari tahu, ya.

4. Pelajari bahasa

kerja di luar negeri - EKRUT
Pelajari bahasa negara tujuanmu agar dapat memudahkanmu beradaptasi dengan lingkungan - EKRUT

Sekalipun kamu bisa bekerja dengan menggunakan bahasa Inggris, mempelajari bahasa negara tujuan kamu merupakan hal yang wajib dilakukan. Ini akan membantu periode penyesuaian kamu menjadi lebih lancar. Jika sudah memahami bahasa setempat, kamu bisa bergabung dalam percakapan dengan penduduk lokal. Bahasa yang kamu pelajari tersebut juga akan menjadi nilai tambah untuk CV dalam jangka waktu ke depan.

5. Siapkan tabungan


Kamu perlu menyiapkan uang tabungan sebelum memutuskan untuk kerja di luar negeri - Pexels

Selain beberapa hal di atas, pastikan kamu sudah memiliki uang tabungan yang bisa membantu kamu ketika sampai di negara tersebut. Tabungan ini dapat kamu gunakan untuk menyewa tempat tinggal, membeli barang-barang dan biaya tidak terduga lainnya saat tiba. Perlu kamu antipasi juga bahwa, beberapa tempat tinggal yang kamu sewa mungkin akan memerlukan deposit. Jadi, pastikan kamu sudah memiliki tabungan, ya!

Baca juga: Panduan Memiliki Komunikasi Efektif Dan Cara Membangunnya

Negara ini nyaman untuk bekerja di luar negeri


Korea Selatan menjadi salah satu negara yang banyak dipilih sebagai negara nyaman untuk bekerja di luar negeri - Pexels

Jika kamu masih bingung negara mana yang ingin kamu tuju, berikut adalah beberapa negara tujuan yang direkomendasikan untuk bekerja di luar negeri.

1. Korea selatan

Korea Selatan adalah salah satu negara favorit bagi para penggemar K-POP dan Korean enthusiast, yang menjadikannya sebagai negara tujuan bagi banyak pelajar dan pencari kerja. Tingginya wisatawan Indonesia yang berkunjung ke negara ginseng ini membuat makanan halal sudah banyak dijual di sana. Sehingga untuk kaum Muslim yang ingin bekerja di negara ini sudah tidak perlu khawatir lagi soal kebutuhan pangan. Selain itu, hal yang perlu kamu perhatikan adalah mengenai cuaca. Walaupun sama-sama negara di benua Asia, Korea Selatan memiliki empat iklim empat musim sehingga kamu perlu waspada dengan hal ini.

Biaya hidup di Korea Selatan masih tergolong tidak terlalu tinggi, apalagi jika kamu bisa berhemat soal makan dan belanja. Namun kamu mungkin akan kesulitan mencari penginapan dengan harga murah, yang umumnya terletak di lokasi yang jauh sehingga kamu perlu pintar-pintar mencari informasi soal penginapan.

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mengklaim jumlah Tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Korea Selatan cukup besar. Dilaporkan bahwa rata-rata gaji di Korea Selatan mencapai Rp30.000.000/bulan dengan rata rata jam kerja 2.069 jam per tahun.

2. Singapura

Singapura adalah salah satu negara tetangga Indonesia yang lokasinya cukup dekat dan merupakan negara yang bagus untuk mengembangkan karier, namun bukan yang terbaik untuk mencari keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi. Banyak orang Indonesia yang memilih Singapura untuk bekerja di luar negeri karena tingginya gaji di sana, yaitu rata-rata mencapai Rp50.000.000/bulan. Nilai gaji yang tinggi ini tentunya diikuti dengan rata-rata jam kerja yang tinggi juga yaitu 2.238 jam per tahun.

Riset dari Sleepseeker meletakkan Singapura pada peringkat kedua sebagai negara dengan rata-rata jam kerja tertinggi per tahun. Sementara Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata jam kerja di Indonesia pada tahun 2020 adalah 1.975 jam. Perbedaan yang cukup jauh bukan? Meskipun begitu, tingginya jam kerja ini juga membuat Singapura menjadi negara ke-5 terbaik di dunia, menurut InterNations, untuk membesarkan keluarga dengan prospek pekerjaan yang baik, keselamatan pribadi dan sistem sekolah yang baik.

3. Australia

Australia merupakan salah satu negara dengan tingkat toleransi dan keramahan tertinggi di dunia. Jika kamu mencari keseimbangan antara hidup dan jam kerja, Australia adalah negara yang bisa kamu pertimbangkan dengan rata-rata jam kerja 1.613 jam/tahun. InterNations melaporkan bahwa pada tahun 2018, biaya hidup di Australia tergolong sangat tinggi. Namun, pendapatan rata-rata di Australia dilaporkan mencapai Rp16.000.000 per minggu.

4. Inggris

Hampir sama seperti Australia, rata-rata jam kerja di Inggris adalah 1.670 per tahun, sehingga membuat negara ini memiliki ritme kerja yang cukup santai. Mereka juga tidak menuntut karyawan untuk bekerja lembur. Inggris juga adalah salah satu negara yang ramah untuk umat Muslim karena sudah banyak menyediakan makanan halal. Ditambah lagi keindahan negara ini pasti akan menjadi motivasi tersendiri untukmu.

Biaya hidup di Inggris tergolong sangat tinggi, sehingga kamu perlu mempersiapkan dengan cerdik, misalnya memilih penginapan yang berbagi dengan orang lain sehingga biaya kamu untuk hal tersebut bisa lebih ringan. Namun jangan khawatir dengan biaya hidup tinggi ini, karena rata-rata pendapatan di Inggris juga cukup tinggi yaitu sekitar Rp117.895.463 per bulan.

5. Swiss

Swiss adalah salah satu negara terindah untuk bekerja di luar negeri. Banyak dari imigran yang menyatakan bahwa kualitas hidup mereka meningkat setelah tinggal di Swiss karena lingkungan lebih bersih, lebih nyaman, lebih aman, dan tidak padat penduduk. Rata-rata gaji di Swiss juga tergolong sangat tinggi yaitu hingga Rp162.192.215 per bulan dengan rata-rata jam kerja 1.590 jam per tahun.

Baca juga: 8 Cara Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Demi Kemajuan Karier

Apakah kamu masih tertarik bekerja di luar negeri atau kamu ingin bekerja di dalam negeri saja? Saat mencari pekerjaan, coba juga daftarkan diri kamu untuk menjadi talent di EKRUT. Semua proses dan bantuan professional di talent marketplace EKRUT gratis. Kamu – sebagai talent atau employer – bisa langsung direkrut dan merekrut kandidat yang sesuai. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, daftar sekarang di EKRUT!

Itulah beberapa hal yang bisa kamu siapkan sebelum kerja di luar negeri. Dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin, kamu bisa menyesuaikan diri dengan lebih cepat dan lebih baik. Bagaimana, sudah siap kerja di luar negeri? Tonton juga video tentang cara profesional menjawab pertanyaan interview kerja tentang menceritakan diri sendiri berikut ini untuk membantu kamu mempersiapkan diri sebelum interview kerja.

Sumber:

  • ef.com
  • careeraddict.com
  • forbes
  • indeed
  • hult
  • goabroad
  • coburgbanks

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    0-kata-kata-motivasi.jpg

    Lainnya

    25+ Kata-kata Motivasi untuk Penyemangat Diri Sendiri!

    Arin Khurota

    01 July 2022
    7 min read
    H1_10__Rekomendasi_Peralatan_Kantor_Beserta_Fungsinya_yang_Wajib_Kamu_Miliki.jpg

    Careers

    10+ Rekomendasi Peralatan Kantor beserta Fungsinya yang Wajib Kamu Miliki

    Farah Reginda

    01 July 2022
    6 min read
    H1_user_experience_adalah.jpg

    Technology

    User Experience: Pengertian, Tujuan, dan 7 Aspek yang Penting dalam Membangunnya

    Alvina Vivian

    01 July 2022
    6 min read

    Video