Careers

8 Cara Mengatasi Overthinking bagi Karyawan

Published on
Min read
5 min read
time-icon
Lita Lia

Long-life learner | Lita Lia writes SEO articles for businesses that want to see their Google search rankings surge.

cara-mengatasi-overthinking-EKRUT.jpg

Overthinking adalah masalah umum yang kerap dialami oleh karyawan di tempat kerja. Bentuk dari overthinking ini adalah berpikir berlebihan mengenai suatu pekerjaan atau rekan kerjamu. Bila kebiasaan ini dibiarkan begitu saja, maka akan berdampak pada kesehatan mental dan fisik. Supaya ini tidak terjadi padamu, berikut beberapa fakta dan cara mengatasi overthinking yang perlu kamu tahu.

Baca juga: Ketahui 8 cara menghilangkan pikiran negatif di tempat kerja

Pengertian overthinking


Overthinking atau berpikir terlalu berlebihan akan mempengaruhi kinerja kerjamu di kantor (Sumber: Pexels)

Overthinking atau berpikir terlalu berlebihan terjadi ketika kamu terlalu fokus memikirkan suatu masalah dalam waktu yang cukup lama. Kebiasaan ini menurut para peneliti mampu meningkatkan stres yang berujung pada penurunan kinerja karyawan di kantor.

Contoh overthinking di tempat kerja seperti, saat kamu memikirkan kenapa bos tidak menyapamu di kantor pagi ini atau saat kamu merasa tidak ada yang menyukai pendapatmu ketika sedang meeting bersama tim. Hal-hal yang menjerumuskan kamu kepada kebiasaan overthinking seperti ini yang wajib kamu hindari. Sebab dengan membiasakan itu, kamu hanya membuat banyak penafsiran saja terhadap keadaan yang terjadi dan belum tentu tafsiran itu benar.

Baca juga: Ini Pentingnya Kesehatan Mental Karyawan Bagi Perusahaan

Jenis dan tanda kamu alami overthinking


Salah satu tanda kamu alami overthinking adalah saat selalu mengingat diri sendiri akan kesalahan (Sumber: Pexels)

Ada dua jenis overthinking yang perlu kamu tahu. Pertama adalah ketika seseorang terlalu banyak berpikir tentang masa lalunya dan kedua saat kamu terlalu banyak memikirkan masa depan. Dua hal ini adalah perkara di luar kendali karena keduanya benar-benar jauh dari keadaan saat ini. Itu sebabnya dengan bersikap overthinking hanya akan menimbulkan banyak penyesalan dan menerka-nerka.

Selain itu, overthinking disini berbeda konteksnya dengan berpikir dalam proses pemecahan masalah dan refleksi diri yang banyak dilakukan. Pemecahan masalah biasanya akan membuahkan solusi, sementara overthinking hanya berkutat di dalam masalah tersebut. Refleksi diri juga akan menghasilkan pembelajaran dan membangun perspektif diri yang lebih baik. Sedangkan overthinking hanya akan memikirkan segala hal di luar kendali serta perasaan bila situasi itu terjadi padanya.

Untuk memberi gambaran lebih jelas tentang overthinking ini, di bawah ini merupakan tanda-tanda orang yang mengalami overthinking:

  • Selalu mengingatkan diri sendiri akan kesalahan
  • Sering khawatir tentang hal yang tidak dapat dikendalikan
  • Sering bertanya pada diri sendiri dengan pertanyaan, “bagaimana jika….”
  • Menghabiskan waktu luang dengan memikirkan makna tersembunyi di balik hal-hal yang orang katakan atau peristiwa yang sudah terjadi
  • Menghabiskan banyak waktu menyesali masa lalu dan mengkhawatirkan masa depan
  • Saat seseorang bertindak dengan cara yang tidak disukai lantas kamu memikirkan ada apa dengan orang itu
  • Sulit tidur sebab otak tidak berhenti berpikir
  • Sering mengingat hal-hal yang mampu membuat malu diri sendiri
  • Tidak bisa berhenti khawatir
  • Tidak bisa mengatakan semua hal yang ingin disampaikan saat berbicara dengan rekan kerja

Melihat 10 tanda dari orang yang berpikir berlebihan tersebut, tidak heran bila orang yang mengalaminya sering dikatakan overthinking disorder karena memiliki tingkat kekhawatiran yang berlebihan serta kesulitan untuk bisa mengendalikan kekhawatiran itu.

Baca juga: 6 Cara agar tidak stres setelah bekerja seharian

Kenapa overthinking harus dihindari?


Overthinking bisa menyebabkan insecure sehingga mengikis rasa percaya diri (Sumber: Pexels)

Selain memberatkan pikiran, overthinking sebaiknya harus kamu hindari karena beberapa alasan. Risiko mengalami insecure sehingga mengikis rasa percaya diri adalah hal pertama mengapa kamu harus menghindari overthinking. Selain itu, kamu akan kehilangan berbagai peluang karena terpenjara oleh pikiran sendiri.

Alhasil, alih-alih mendapatkan berbagai pencapaian mengesankan, kamu hanya akan menjadi seorang yang pasif disebabkan takut mengambil tindakan. Kamu akan kesulitan mengambil sikap dan keputusan terkait hal-hal yang bahkan sifatnya krusial. Tidak sebatas merugikan kinerja, overthinking harus dihindari karena jika tidak akan membawa dampak bagi kesehatan. Selain itu, bukannya akan menikmati hidup, kamu akan selalu terpenjara oleh pikiran berlebihan yang sebenarnya tidak akan terjadi.

Baca juga: 25+ Kata-kata Motivasi untuk Penyemangat Diri Sendiri!

8 Cara mengatasi overthinking


Salah satu cara mengatasi overthinking yakni dengan membatasi waktu saat membuat keputusan (Sumber: Pexels)

Agar tidak terjebak pada kebiasaan yang buruk bagi kesehatan mental dan fisik ini, berikut adalah cara mengatasi overthinking yang bisa kamu lakukan.

1. Tetapkan batas waktu untuk setiap keputusan

Cara mengatasi overthinking yang pertama, yakni beri batas waktu saat kamu membuat keputusan. Jangan terlalu lama karena kamu hanya akan berkutat dengan masalah tersebut bukan menghasilkan solusi yang baik. Saat kamu telah berhasil membuat keputusan, lakukan keputusan itu dengan baik dan apapun hasilnya terima tanpa adanya penyesalan.

2. Menyadari bahwa kamu tidak bisa mengendalikan semuanya

Ada banyak hal di dunia ini yang memang tidak bisa dikontrol oleh diri sendiri, lantaran keberadaan orang lain atau situasi yang tidak memungkinkan. Untuk itu, diperlukan sikap berdamai dengan diri sendiri bahkan mengurangi sikap perfeksionis yang bisa menyulitkan hidup.

3. Jadwalkan waktu untuk refleksi

Refleksi merupakan salah satu cara mengatasi overthinking yang baik. Luangkan waktu setiap hari selama 20 menit untuk merefleksikan diri tentang apa yang telah dilakukan selama seharian. Bila perlu catat hal-hal apa saja yang bisa kamu tingkatkan dari aktivitas yang kamu jalani. Baru setelah itu beralih melakukan aktivitas yang lebih produktif dengan turut mempertimbangkan catatan tadi.

4. Cari pengalihan pikiran

Terkadang perasaan overthinking selalu muncul saat kamu banyak berdiam diri atau melamun. Nah, agar hal itu tidak terjadi ada baiknya kamu mengisi waktu dengan kegiatan yang mengalihkan pikiran contoh berolahraga, menonton film, atau mengobrol dengan keluarga. Buatlah dirimu senyaman mungkin dengan kegiatan itu, agara perasaan untuk menjurus ke arah sana akan terlupakan.

5. Berlatih mindfulness

Mindfulness merupakan bagian dari cara untuk bisa memperhatikan perasaan, pikiran, dan dunia di sekitarnya. Sederhananya, mindfulness ini menghadirkan pikiran penuh untuk berkonsentrasi saat melakukan aktivitas apapun. Misalnya saat kamu makan, maka kamu harus menikmati tiap suap makanan itu bukan dengan mengalihkan perhatian dengan menonton tv atau melamun. Bila ingin mengetahui cara menerapkan mindfulness kamu bisa melihat di link ini.

6. Berhenti menjadi perfeksionis

Sebagian besar orang yang overthinking disebabkan oleh sikap perfeksionis yang dimilikinya. Mulai sekarang, berhentilah untuk bersikap terlalu perfeksionis. Gagal atau tidak sempurna bukanlah sesuatu yang dilarang. Kinerja yang sempurna tidak pernah menjadi syarat untuk sukses. Berpikirlah untuk komitmen menyelesaikan tugas tepat waktu, alih-alih menghilangkan setiap kesalahan.

7. Percaya terhadap intuisi diri sendiri

Overthinking bisa disebabkan karena bingung harus melakukan apa di dalam pekerjaan. Percayalah pada intuisi pribadi sebagai modal utama bekerja. Kamu bisa mengumpulkan berbagai informasi terlebih dahulu sebagai patokan dalam bekerja. Jika dalam situasi mepet, dan tidak bisa bertindak cepat mengumpulkan data, intuisi adalah jalan keluarnya. Percayai apa yang kamu pikirkan, selagi intuisi tersebut membimbing ke jalan yang tepat.

8. Kurangi jumlah keputusan yang dibuat

Overthinking bisa terjadi karena pikiran yang terlalu berat. Pikiran yang terlalu berat ini salah satunya disebabkan oleh banyaknya jumlah keputusan yang harus dibuat. Sebaiknya ringankan tingkat stresmu dengan tidak banyak membuat keputusan. Ciptakan rutinitas sehingga tidak perlu lagi memikirkan hal-hal remeh. Misalnya tempat makan, bagaimana bersikap, hingga kapan waktu untuk istirahat.

Baca juga: Tak Bisa Berhenti Pikirkan Masalah Pekerjaan Saat Cuti? Coba Cara Ini!

Dampak overthinking bagi kesehatan 


Overthinking tidak hanya buruk untuk mental, tetapi juga Kesehatan (Sumber: Pexels)

Overthinking bukan sekadar gangguan berpikir. Bahkan sains mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sangat berpengaruh bagi kesehatan. Beberapa hal berikut bisa menjadi efek buruk akibat overthinking.

1. Pemicu penyakit mental

Memikirkan sesuatu secara berlebihan seperti kekurangan hingga masa lalu, ternyata bisa meningkatkan peluang terkena masalah kesehatan mental. Mengapa bisa demikian? Sebab saat seseorang overthinking, kedamaian pikiran tidak akan didapatkan. Padahal, kesehatan mental sangat erat kaitannya dengan kedamaian pikiran. Mulai sekarang, lebih aware terhadap apa yang dipikirkan, agar tetap sehat tanpa perlu overthinking.

2. Membuat jadwal tidur terganggu

Seorang overthinker bisa saja mengalami masalah tidur. Bagaimana hubungannya? Seseorang yang terlalu banyak berpikir akan membuat kedamaian pikiran tidak akan diperoleh. Hal ini seperti yang telah dibahas sebelumnya. Ternyata, dampak paling buruk adalah gangguan tidur. Padahal, jika tidur saja tidak teratur maka organ tubuh bisa terganggu kinerjanya. Risiko berbagai penyakit berbahaya tentu tidak dapat terhindarkan.

3. Memicu sakit kepala

Pikiran seseorang sebenarnya memiliki kapasitas tertentu. Bayangkan jika overthinking terus kamu alami, tentu akan membuat kinerja otak menjadi sangat terbebani. Tidak heran jika banyak overthinker yang kerap merasa pusing, terutama di jam kerja. Sebenarnya hal ini bukan karena kesalahan pihak luar karena semua berasal dari diri sendiri.

Baca juga: 7 Cara memotivasi diri sendiri ini bantu kamu kembali semangat

Itulah pembahasan lengkap soal cara mengatasi overthinking dan apa saja bahayanya. Kamu juga bisa temukan berbagai artikel menarik lainnya di EKRUT Media. Informasi dan tips menarik tersedia pula di YouTube EKRUT Official. Jika tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • forbes.com
  • indeed.com
  • pharmeasy.in
  • positivityblog.com
  • psychologytoday.com
  • mylearningsolutions.org
  • successconsciousness.com
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1_1._Cara_Menulis_Artikel_yang_Baik_Untuk_Pemula.jpg

    Careers

    10 Cara Menulis Artikel yang Baik dan Benar untuk Pemula

    Anisa Sekarningrum

    19 December 2022
    5 min read
    ucapan_perpisahan_kerja_-_EKRUT.jpg

    Careers

    Tips Menyampaikan Kata-kata Perpisahan Kerja yang Berkesan beserta Contohnya

    Maria Tri Handayani

    19 December 2022
    7 min read
    5.Bagaimana_cara_Anda_untuk_menciptakan_lingkungan_kerja_yang_kondusif__(1).jpg

    Careers

    8 Pertanyaan Tentang Kepemimpinan Saat Interview Kerja beserta Jawaban Terbaiknya

    Gloria Renatha

    16 December 2022
    5 min read

    Video