Published on

Careers

Sabar, begini 10 cara mengendalikan emosi di tempat kerja

Tsalis Annisa

mengendalikan_emosi.jpg

Tempat kerja bisa menjadi sumber emosi negatif seperti stres dan rasa cemas yang kamu alami. Terkadang, bahkan emosi tersebut tumpah di kantor karena sudah tak terbendung lagi. Padahal, ada cara mengendalikan emosi yang dapat kamu terapkan di tempat kerja, lho.

Salah satu situasi penting yang perlu pengendalian emosi adalah ketika sedang bekerja. Sebab, ternyata profesionalisme seseorang dapat diukur dari caranya mengendalikan emosi di tempat kerja.

Jadi, yuk cari tahu apa saja cara mengendalikan emosi di tempat kerja agar profesionalisme kamu tetap terjaga!

Jenis emosi negatif yang mungkin terjadi di tempat kerja 

cara mengendalikan emosi EKRUT 
Ada beragam jenis emosi negatif di antaranya adalah frustasi-EKRUT

Sebelum membahas cara mengendalikan emosi, kamu perlu tahu bahwa yang dimaksud adalah emosi negatif. Emosi negatif itu sendiri dapat berupa banyak hal tergantung dari pemicunya. Nah, di bawah ini ada beberapa jenis emosi negatif yang mungkin saja kamu rasakan di tempat kerja.

Rasa frustrasi. Rasa frustrasi dapat muncul ketika kamu merasa terjebak pada sebuah situasi yang tidak diinginkan. Bisa jadi hal ini kamu rasakan akibat adanya kolega yang menghalangi jalannya proyek kerjamu, atau bahkan hanya karena sulit menghubungi nomor penting untuk menyelesaikan pekerjaanmu.

Rasa cemas. Kecemasan dapat terjadi ketika kamu terlalu memikirkan pekerjaan. Sebenarnya wajar jika memikirkan pekerjaan, namun terlalu berlebihan juga tidak baik karena dapat menimbulkan gangguan kecemasan yang tidak baik untuk kesehatan mentalmu.

Rasa marah. Merasa marah ketika ada sesuatu yang mengganggu produktivitas kerja memang hal wajar. Namun, marah yang tidak bisa kamu kendalikan justru akan merugikan dirimu sendiri dan melukai citra profesionalitas milikmu.

Rasa kecewa. Menghadapi rasa kecewa di tempat kerja mungkin cukup berat, sebab emosi satu ini bisa benar-benar menurunkan produktivitasmu. Oleh sebab itu, kamu tidak boleh terlalu larut dalam perasaan satu ini.

Baca juga: Tenang, ini 7 cara menghilangkan pikiran negatif di tempat kerja

Cara mengendalikan emosi yang mudah diterapkan di tempat kerja

cara mengendalikan emosi EKRUT
 
Menarik napas dan relaks jadi salah satu cara mengendalikan emosi-EKRUT

Ketika beberapa emosi negatif di atas menyerangmu di tempat kerja, ada beberapa cara yang dapat kamu terapkan untuk mengendalikannya. Jika kamu mengikuti caranya dengan benar, hal ini tentu tidak akan sulit. Jadi, mari simak dan perhatikan baik-baik caranya, ya!

Tarik napas panjang. Ketika merasakan kecemasan, frustrasi, dan kemarahan, menarik napas panjang merupakan sebuah cara mudah yang dapat sangat membantu mengendalikannya. Lakukan hal ini selama beberapa waktu hingga kamu merasa lebih tenang.

Ketahui pemicunya. Hal ini sangat membantumu dalam mengenali apa yang membuatmu marah atau kecewa. Dengan demikian, kamu akan lebih mudah untuk mempersiapkan dirimu agar lebih tenang, dan merencanakan reaksi apa yang perlu kamu berikan dalam situasi tersebut.

Klarifikasi hal pemicu. Ketika kamu merasakan emosi negatif, jangan langsung gegabah memercayainya. Sebaiknya kamu mengklarifikasi pemicu yang membuatmu merasakannya terlebih dahulu. Bisa saja hal tersebut hanya sebuah kesalahpahaman atau miskomunikasi yang tidak perlu kamu khawatirkan.

Baca juga: 5 Cara mengatasi ganggguan kecemasan di tempat kerja

Jangan gegabah. Ketika sedang marah atau kecewa, secara naluriah manusia sering membuat keputusan atau sikap yang gegabah. Berusahalah menghindari hal tersebut. Jangan biarkan kemarahan atau kekecewaan mengendalikanmu meski sesaat. Sebaiknya, hentikan dulu sejenak arus komunikasi yang masuk agar kamu tidak melakukan atau mengatakan hal gegabah.

Hargai rekan kerja. Perlakukanlah rekan kerjamu sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Jangan menjadi orang yang kasar jika kamu tidak ingin diperlakukan kasar. Jadi, selalu berusahalah menjaga emosi dengan mengingat respekmu untuk kolega di kantor.

JIka kamu merasa rekan kerjamu memicu emosi, cobalah untuk mempraktikan cara mengatasi rekan kerja yang menyebalkan

cara mengendalikan emosi EKRUT 
Di saat emosipun kamu tetap harus menghargai rekan kerjamu-EKRUT

Gunakan situasi emosional sebagai motivasi. Jika kamu mengalami sesuatu yang membuatmu merasa stres atau frustasi, fokuslah pada hal yang dapat kamu lakukan untuk membuatnya lebih baik. Mengubah emosi menjadi motivasi benar-benar dapat membantumu menjaga sikap dan profesionalisme.

Jauhi situasi yang jadi pemicu. Ketika kamu merasakan kemunculan emosi negatif di dalam suatu situasi, sebaiknya jauhi dan hindarilah situasi tersebut. Jaga pikiranmu tetap tenang, dan jangan terpancing emosi yang tidak perlu.

Buat ruang kerjamu senyaman mungkin. Ruang atau meja kerja yang nyaman dan bersih dapat membantumu mengurangi emosi negatif seperti stres dan rasa cemas. Jadi, buatlah tempat kerjamu senyaman dan semenenangkan mungkin.

Jangan bawa emosimu ke rumah. Saat kamu merasa marah di tempat kerja usahakan untuk tidak membawa kemarahan itu ke rumahmu. Sebab, situasi yang membuatmu marah berada di kantor bukan di rumah. Terlebih keadaan ini baik untuk menetralkan lagi emosi. Mungkin kamu setelah pulang kantor kamu bisa bertemu teman atau mungkin makan di tempat nyaman sehingga kamu tidak lagi emosi. 

Coba pecahkan  masalah dengan menuliskannya.  Bila kamu terus memikirkan situasi yang menganggu emosi  di tempat kerja terutama tanpa henti cobalah untuk menuliskan perasaan dan permasalahan yang kamu hadapi tersebut. Cara ini dapat membantumu untuk mengenali perasaan dan melihat situasi dengan lebih jelas. Dengan begitu kamu pun dapat memikirkan jalan keluar yang tepat. 

Baca juga: 5 Cara agar tidak stres setelah bekerja seharian

Nah, itulah beberapa cara mengendalikan emosi di tempat kerja yang dapat kamu terapkan. Selain hal di atas, kamu juga dapat membantu proses pengendalian emosi dengan meluapkannya di luar tempat kerja. Misalnya, berolahraga atau berlibur dapat membantu menjernihkan pikiran, dan mengendalikan emosimu.

Jadi, mulai sekarang jangan biarkan emosi yang mengendalikanmu hingga menimbulkan penyakit emosi berlebihan, ya! Sebaliknya, mulailah mengendalikan emosimu demi pribadi yang lebih baik, dan masa depan karier yang lebih cemerlang. 

cara mengendalikan emosi EKRUT 
Last update 10 Juli 2020

Sumber:

 

Tags

Share