Published on

Technology

Apa itu Sinematografi? Pengertian, Unsur, Fungsi, hingga 7 Tekniknya

Ningtyas Dewanasari Kinasih

Apa_itu_Sinematografi-Pengertian__Unsur__Fungsi_hingga_7_Tekniknya.jpg

Apabila kamu termasuk pecinta film, sinematografi adalah istilah yang tentunya sudah tidak asing. Sinematografi adalah seni dan teknologi fotografi gambar bergerak. Hal tersebut berkaitan dengan proses menangkap dan membuat footage untuk film, iklan, video game, dan program televisi lainnya.

Untuk dapat menceritakan sebuah cerita dalam film, bukan hanya tentang merekam aksinya saja, namun bagaimana gambar dapat diambil dengan baik. Itulah yang menjadikan sinematografi proses penting dalam pembuatan film. Tertarik menjadi sinematografer? Ketahui dulu lebih jauh mengenai sinematografi beserta tekniknya berikut ini.

Apa itu sinematografi?


Sinematografi adalah seni membuat motion picture untuk menangkap cerita secara visual. (sumber: pexels)

Dikutip dari studiobinder.com, sinematografi adalah seni dan keahlian membuat gambar bergerak dengan menangkap cerita secara visual. Sedangkan secara teknis, sinematografi adalah seni dan ilmu merekam cahaya baik secara elektronik ke sensor gambar atau kimia ke dalam film.

Secara garis besar, proses tersebut mengenai framing, komposisi, gerakan, sudut kamera, pementasan, dan pencahayaan. Sinematografi berusaha untuk tidak terlihat sehingga semua perhatian dapat terfokus pada apa yang sedang direkam atau difilmkan tanpa gangguan.

Sinematografi adalah penciptaan gambar yang kamu lihat di layar. Serangkaian shots atau gambar akan membentuk narasi yang saling berkaitan. Sinematografi menyusun setiap gambar dengan mempertimbangkan dimana bagian mana yang membutuhkan fokus atau perhatian.

Baca juga: Mengenal Apa Saja Tugas Seorang Produser beserta Kisaran Gajinya di Tahun 2022

Elemen yang terdapat pada sinematografi


Salah satu elemen penting dalam sinematografi adalah pergerakan kamera. (sumber: pexels)

Sinematografi adalah proses menangkap dan merekam gambar bergerak yang mana melibatkan kamera, lensa, filter, dan berbagai macam peralatan lain untuk dapat menciptakan shots film atau video. Nah, sinematografer sendiri seringkali ditugaskan untuk menentukan jenis lensa yang harus digunakan untuk menangkap perspektif atau suasana hati tertentu dengan baik saat proses pembuatan film. Sinematografi adalah seni yang kompleks dan sangat teknis yang mungkin sulit untuk dipahami.

Terdapat berbagai macam elemen yang ada di dalamnya, namun, tiga komponen yang paling penting dari sinematografi adalah:

  • Framing
  • Pergerakan kamera
  • Teknik sinematografi

Sinematografi sangat penting dalam kaitannya dengan cerita film. Proses ini bertanggung jawab atas mood, suara, dan suasana yang mengelilingi apa yang dilihat penonton di layar. Menciptakan hubungan emosional dengan penonton melalui cahaya, warna, sudut kamera, pilihan lensa, dan komposisi merupakan hal yang harus diperhatikan oleh seorang sinematografer.

Baca juga: 18 Serial Netflix Terbaik yang Seru dan Asyik untuk Ditonton Saat Ini

Unsur-unsur sinematografi


Unsur penting dalam sinematografi adalah camera placement. (sumber: pexels)

Peran sinematografer sangat penting selama proses produksi dan berhubungan erat dengan lensa kamera sutradara untuk membuat gambar terbaik. Memiliki kamera, mengetahui perbedaan lensa kamera, dan teknik pencahayaan merupakan kemampuan yang harus dimiliki sinematografi.

Selain itu, dalam proses sinematografi terdapat beberapa unsur yang harus dipertimbangkan oleh sinematografer. Adapun unsur-unsur tersebut, yaitu:

1. Pergerakan kamera

Unsur pertama dalam sinematografi adalah camera movement yang penting untuk meningkatkan emosi dan ketegangan dalam suatu adegan. Menggerakan kamera mengikuti para karakter untuk mendapatkan berbagai perspektif merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah menjaga agar kamera tetap statis.

2. Penempatan kamera

Unsur lain sinematografi adalah dimana kamu akan menempatkan kamera. Hal ini akan mempengaruhi reaksi penonton terhadap bidikan kamera dan keseluruhan adegan. Unsur ini memiliki dampak emosional yang signifikan hingga menyampaikan perilaku para karakter.

3. Pencahayaan

Meskipun terdapat staf yang mengatur pencahayaan, sinematografi menuntutmu harus memiliki pengetahuan mengenai hal tersebut. Bagaimanapun, sinematografi adalah apa yang penonton lihat di layar dan seberapa baik atau buruk suatu adegan dapat dipengaruhi dari aspek pencahayaan.

4. Komposisi shot

Acuan komposisi pada sinematografi adalah cara elemen adegan diatur dalam frame kamera. Shot composition mengacu pada pengaturan unsur visual untuk menyampaikan pesan yang diinginkan.

5. Fokus kamera

Salah satu bagian dari sinematografi adalah memainkan fokus kamera untuk menekankan berbagai aspek cerita. Terdapat berbagai jenis fokus kamera yang tersedia, masing-masing dengan nilai cerita tersendiri.

6. Ukuran shot

Unsur penting lain dari sinematografi adalah mengukur seberapa besar suatu adegan terlihat di layar. Misalnya, untuk melihat perubahan ekspresi karakter, sinematografer akan melakukan close-up pada subjek.

Baca juga: Green Screen Adalah: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan 5 Tips Penggunaannya

Teknik dasar sinematografi


Teknik dasar yang menunjukkan emosi dalam sinematografi adalah close-up shot. (sumber: pexels)

Sinematografi sendiri memiliki banyak teknik yang dapat digunakan untuk pembuatan film. Beberapa teknik dasar dari sinematografi adalah:

1. Medium shot

Salah satu teknik yang paling populer dalam sinematografi adalah medium shot. Teknik ini sering digunakan untuk memperlihatkan adegan atau lokasi baru. Medium shot menunjukkan karakter yang saling berbagai informasi, menangkap dialog dua orang atau lebih. Teknik tersebut juga umum digunakan pada film dokumenter.

2. Bird's-eye shot


Bird’-eye shot menunjukkan area secara luas dari angle tinggi. (sumber: pexels)

Teknik selanjutnya dari sinematografi adalah teknik pembuatan film yang menunjukkan suatu area secara luas dari angle tinggi. Objek dilihat secara langsung dari atas. Shot ini seringkali digunakan untuk menunjukkan permulaan atau perkenalan dari suatu setting dan ukuran subjek yang kecil.

3. Long shot

Dengan bantuan dari teknik sinematografi ini, penonton bisa mendapatkan gambaran yang lebih spesifik akan lokasi dari suatu adegan. Long shot menunjukkan seluruh tubuh karakter dari kepala hingga kaki. Lalu, apa perbedaannya dengan bird's-eye shot? Teknik ini menunjukkan subjek yang berdiri lebih dekat ke kamera.

4. Close-up shot

Karakteristik dari close-up shot dalam sinematografi adalah hanya menyoroti bagian kepala dari pemain peran. Close-up shot memiliki tujuan untuk menampilkan emosi aktor dan membuat penonton terlibat dengan karakter secara emosional.

5. Extreme close-up shot


Extreme close-up menunjukkan salah satu bagian wajah. (sumber: pexels)

Teknik ini menampilkan close-up pada bagian wajah karakter, misalnya mata aktor. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan drama dan intensitas adegan. Penonton akan terpikat pada emosi aktor. Selain pada subjek, teknik ini juga dapat digunakan untuk membidik objek.

6. Over-the-shoulder shot

Salah satu teknik yang paling penting dalam sinematografi adalah over-the-shoulder shot. Hal ini karena mengungkapkan hubungan karakter antara satu sama lain, sehingga penonton dapat melihat interaksi antar pemain. Teknik over-the-shoulder shot biasanya diambil saat karakter sedang berbincang. Bidikan diambil dari atas bahu salah satu karakter dan menunjukkan kepada penonton karakter lainnya.

7. Point-of-view shot

Dalam suatu adegan film, teknik ini memberikan kesempatan pada penonton untuk melihat apa yang terjadi melalui mata karakter. Dapat dikatakan penonton melihat hal yang sama dengan aktor. Hal ini membantu penonton merasa seperti menjadi bagian dalam film.

Sinematografi adalah bagian penting dari terbentuknya suatu film, iklan, dan video lainnya secara apik dan memanjakan penonton. Sinematografer harus memiliki pengetahuan akan berbagai hal seperti, elemen, unsur, dan teknik yang digunakan.

Selain di EKRUT Media, kamu bisa mendapatkan informasi serta tips menarik dari EKRUT di YouTube EKRUT Official. Yuk, kembangkan kariermu bersama EKRUT! Sign up EKRUT sekarang juga, agar kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang sesuai dengan minat kamu.

Sumber:

  • studiobinder.com
  • filmlifestyle.com
  • movavi.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    0-rdp-adalah.jpg

    Technology

    Mengenal RDP: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, dan Panduan Menghubungkannya

    Arin Khurota

    01 July 2022
    6 min read
    H1_Stack.jpg

    Technology

    Stack: Definisi, Kelebihan, Kekurangan, Jenis Operasi, dan Implementasi

    Algonz D.B. Raharja

    01 July 2022
    6 min read
    Untitled_design-12.jpg

    Technology

    Apa Itu Client Server? Definisi, Cara Kerja, dan Fungsinya

    Tsalis Annisa

    29 June 2022
    5 min read

    Video