Technology

Apa Fungsi Iklan untuk Bisnis? Pahami 7 Fungsi Iklan Fundamental Ini Sebelum Memulainya!

Published on
Min read
5 min read
time-icon
H1_apa_fungsi_iklan.jpg

Iklan adalah media yang paling banyak untuk memasarkan produk atau iklan yang ada di sebuah bisnis. Tetapi, tahukah kamu ada beberapa fungsi iklan lain yang juga menjadi alasan mendasar kenapa advertensi itu dibuat. Nah, pada artikel kali ini kamu akan mengenal 7 fungsi iklan yang bisa dipahami sebelum membuat iklan. Selamat membaca!

Baca juga: 5 Contoh Iklan Layanan Masyarakat beserta Indikator Keberhasilan dan Kegagalannya

Memberikan informasi kepada konsumen


Iklan dapat mengandung informasi yang dibutuhkan konsumen. (Sumber: Pexels)

Tujuan iklan yang pertama adalah untuk memberikan informasi kepada konsumen secara luas. Terkadang perusahaan perlu menjelaskan bagaimana cara menggunakan produk, cara menikmati produk atau apa fungsi produk, dan jasa yang dipasarkan. Daripada memberitahu secara langsung dan menghabiskan waktu lama, ada baiknya untuk mengemas konteks tersebut menjadi sebuah iklan. Selain untuk menjelaskan inti informasi yang ingin disampaikan, adanya iklan ini juga bisa menjadi salah satu media untuk memasarkan produk yang kamu jual.

Informasi yang disiarkan bisa beragam. Mulai dari bentuk, warna, ukuran, kandungan, varian, dan di mana saja tempat untuk membeli produk tersebut. Dari sini, masyarakat bisa lebih memahami produk dengan waktu yang lebih sedikit dan cara yang lebih efisien. Iklan yang bertujuan untuk fungsi ini bisa diletakkan di tv nasional, iklan berupa video, atau di media sosial.

Baca juga: 10 Contoh Iklan TV Terbaik dari Indonesia dan Luar Negeri

Mengenalkan produk atau jasa


Iklan menjadi salah satu media untuk mengenalkan produk baru. (Sumber: Pexels)

Selain untuk promosi, iklan berfungsi untuk mengenalkan jika perusahaan baru saja merilis produk atau jasa baru. Iklan ini bisa berupa pamflet atau banner yang ada di website atau iklan cetak. Iklan dengan tujuan ini biasanya akan diletakkan di media yang mudah dikunjungi oleh pengguna atau masyarakat. Dengan menyiarkan iklan di area yang mudah dijangkau masyarakat, maka akan makin banyak pula atensi dan kemungkinan calon konsumen yang menggunakan produkmu.

Baca juga: Apa itu Marketing? Berikut Informasi Terlengkap yang Penting untuk Kamu Ketahui!

Mengajak konsumen untuk membeli produk


Tujuan utama adanya iklan adalah untuk menarik masyarakat agar membeli produk. (Sumber: Pexels)

Ketika produk kamu sudah terjual di toko atau platform belanja online, terkadang sudah banyak orang yang mengenali produk tersebut tetapi belum membelinya. Dengan adanya iklan, kamu bisa mengajak calon konsumen tersebut untuk melakukan transaksi. Lebih dari itu, dengan aset visual yang kuat, kamu bisa membujuk konsumen untuk mencoba produk atau jasa yang kamu miliki.

Eksplor konsep kreatif yang bisa kamu kombinasikan dengan kegunaan produk, pastikan pesan persuasif untuk membeli produk tetap tercapai, dan letakkan di lingkungan yang strategis. Dengan ajakan untuk mencoba kelebihan dan kegunaan produk tersebut, konsumen bisa tertarik untuk melakukan transaksi.

Baca juga: 6 Strategi Internet Marketing yang Berguna untuk Bisnis Anda

Mengenalkan tren yang sedang terjadi


Tren yang terjadi bisa digiring karena iklan produk. (Sumber: Pexels)

Ada banyak hal yang bisa menjadi tren secara tiba-tiba. Tren tersebut juga bisa dikarenakan karena adanya iklan. Misalnya iklan merk air mineral kemasan yang ada di Indonesia, “#Aquadulu” menjadi tren dan masyarakat akan teringat untuk membeli Aqua ketika ingin membeli air minum kemasan di toko swalayan. Selain itu, masih banyak tren yang bisa saja terjadi karena iklan yang beredar di masyarakat.

Strategi ini bisa digunakan oleh perusahaan untuk mendapatkan atensi dari masyarakat dan meninggalkan kesan agar brand atau produk kamu selalu diingat. Tetapi, jangan sampai pesan persuasi yang diinginkan tidak tersampaikan, ya. Karena apapun tujuan dari iklan tersebut, hal terpenting yang harus terpenuhi adalah menjual produk tersebut kepada masyarakat.

Baca juga: 7 Unsur Iklan yang Fundamental Beserta Beberapa Contoh Terbaiknya

Mencakup target calon pelanggan baru


Iklan bisa digunakan untuk menarget cakupan pasar baru. (Sumber: Pexels)

Bayangkan ada bisnis peralatan rumah yang awalnya hanya menyediakan perlengkapan dengan harga mahal dan kualitas super. Kemudian, bisnis tersebut meluncurkan produk baru yang memiliki kualitas baik namun dengan harga lebih murah karena ditujukan untuk target pasar ibu rumah tangga dengan kelas ekonomi menengah ke bawah.

Dari kasus tersebut, maka kamu bisa menggunakan iklan dan menempatkannya pada area yang banyak dilalui atau banyak dikunjungi target pasarmu tersebut. Sebagai contoh di kawasan pasar tradisional, supermarket, atau di platform digital seperti Facebook.

Tentu konten iklan yang kamu buat akan berbeda dengan produk sebelumnya dan mengatakan bahwa produk kali ini memiliki harga yang lebih murah tanpa mengurangi kualitas barang. Jika sebelumnya kamu menyasar target pasar untuk ekonomi tingkat menengah ke atas, sekarang kamu bisa menggunakan iklan untuk target pasar yang baru. Pada tujuan inilah iklan bisa disesuaikan dengan kebutuhan atau campaign yang dilakukan.

Baca juga: 12 Jenis Strategi Pemasaran yang Paling Efektif Beserta Contohnya

Memberikan solusi yang dibutuhkan pelanggan


Produk dibuat untuk memberi solusi terhadap permasalahan pelanggan. (Sumber: Pexels)

Setiap produk dibuat untuk menjawab kebutuhan pelanggan. Namun, tidak jarang masyarakat belum mengenal produk kamu sama sekali. Dengan adanya iklan, kamu bisa mengenalkan solusi untuk permasalahan yang dialami. Tekankan apa kegunaan produk kamu pada aset iklan sehingga masyarakat lebih mengerti bahwa barang atau jasa tersebut menjadi solusi terbaik dari permasalahan yang dimilikinya.

Baca juga: 10 Strategi Promosi Penjualan yang Efektif dalam Bisnis Saat Ini

Menampilkan harga yang kompetitif


Iklan untuk mengedukasi masyarakat mengenai harga yang tepat. (Sumber: Pexels)

Salah satu cara yang paling yang sering digunakan pemilik usaha adalah bermain pada harga produk yang dijual dan mengedukasi masyarakat untuk membeli produk dengan harga yang sesuai, tidak mahal dan tidak murah. Iklan bisa menjadi media yang tepat untuk menampilkan harga yang sesuai dan mengarahkan masyarakat agar membeli produk kamu karena harga yang ditawarkan kompetitif dengan kualitas barang yang baik.

Baca juga: 17 Contoh Iklan Produk Terbaik yang Berasal dari Indonesia dan Luar Negeri

Itu tadi penjelasan mengenai apa fungsi iklan dan contoh penerapan yang bisa kamu pahami. Memang tidak semua jenis iklan bisa digunakan oleh bisnis. Kamu juga perlu mengenali apa tujuan atau goals dari dibuatnya iklan tersebut. Apakah ingin meningkatkan metrik seperti CTA atau ingin mengenalkan produk kamu ke kalangan ibu-ibu. Keduanya tentu memiliki penerapan yang berbeda.

Kalau kamu ingin mengenali tips menarik seputar bisnis, dunia karier atau hal lainnya, pastikan kamu telah membaca artikel di EKRUT Media lainnya. Atau, kamu juga bisa menonton video menarik yang ada di YouTube EKRUT official. Jika kamu sedang mencari kerja, klik sign up di EKRUT sekarang juga!

Sumber:

  • study.com
  • chron.com
  • mbaknol.com
  • yourarticlelibrary.com
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1.jpg

    Careers

    Contoh Proposal Usaha Pengajuan Dana Investor Beserta Panduan Menyusunnya

    Felixitas Yolanda

    28 November 2022
    6 min read
    H1_Surat_Dinas.jpg

    Careers

    10 Contoh Surat Dinas dari Berbagai Instansi Beserta Struktur Penulisannya

    Algonz D.B. Raharja

    25 November 2022
    5 min read
    H1_1._Panduan_Menggunakan_YouTube_Dashboard_Monetisasi_Terlengkap_2022.jpg

    Technology

    Panduan Menggunakan YouTube Dashboard Monetisasi Terlengkap 2022

    Anisa Sekarningrum

    25 November 2022
    5 min read

    Video