Published on

Careers

Tes Wartegg: Teori dasar, teknis pengerjaan, dan 7 tips suksesnya

Nur Lella Junaedi

cara-mengerjakan-tes-wartegg-EKRUT.jpg

Tes Wartegg adalah salah satu tes psikologi yang kerap dilakukan untuk mendapatkan kandidat yang sesuai dengan perusahaan. Tes ini bertujuan untuk menggali kepribadian individu melalui tes gambar. Agar kamu tidak bingung saat berhadapan dengan tes ini, kamu perlu tahu lebih lengkap apa itu tes Wartegg dan bagaimana cara mengerjakannya. 

Baca juga: Kenali Tes Potensi Akademik (TPA) dan tips menghadapinya

Cara mengerjakan tes Wartegg 

Cara mengerjakan tes Wartegg - EKRUT
 Untuk mengerjakan tes Wartegg ini kamu akan diberikan 8 kotak berukuran 4cm x 4 cm  - EKRUT

Untuk mengerjakan tes Wartegg ini, kamu nantinya akan diberikan sebuah kertas. Di dalam kertas tersebut terdapat 8 kotak berukuran sekitar 4 cm x 4 cm berwarna hitam seperti gambar di atas. Setiap kotak memiliki tanda cetak yang berbeda bentuknya seperti titik, garis, kotak kecil, dan melengkung. Kamu harus melanjutkan bentuk tanda cetak yang belum sempurna ini menjadi sebuah gambar sesuai yang diinterpretasi oleh kamu saat pertama kali. 

Saat kamu mencoba menggambar, konsep gambar sebaiknya sudah matang dan tahu akan menggambar apa. Karena, tes ini tidak memperbolehkan peserta untuk menghapus atau menggambar ulang. Selain itu, kamu juga sebaiknya menggambar dengan menggunakan pensil HB yang tidak terlalu tajam atau tumpul dan dibawahnya terdapat alas. Adapun petunjuk lainnya yang mungkin akan ditemukan adalah: 

  • Menuliskan secara urut gambar mana yang paling cepat selesai.
  • Kamu diharapkan menuliskan nomor urut yang sesuai dengan gambar yang bisa diselesaikan dengan cepat di luar kotak hitam. 
  • Kamu juga diharapkan menuliskan gambar mana yang paling mudah dan paling sulit. 
  • Kamu juga diharapkan menuliskan gambar yang paling disukai dan tidak disukai disertai dengan penjelasan atau alasannya. 

Tidak ada catatan benar atau salah saat kamu mengerjakan tes Wartegg ini serta tidak ada batasan waktu yang ditentukan. Akan tetapi, dalam cara mengerjakan tes Wartegg ini sebaiknya kamu memiliki konsep gambar yang jelas sebelum memulai menggambar, supaya nantinya gambar yang dihasilkan bisa maksimal. 

Kamu juga bisa melatih untuk menggambar di rumah sebelum hari tes tiba, agar sudah bisa memikirkan akan menggambar apa dan mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menggambar objek tersebut. Salah satu contoh gambar objek hasil tes Wartegg ini mungkin bisa menjadi inspirasimu, tetapi sebaiknya jangan menduplikasi gambar ini supaya kreativitasmu tidak terbatas. 

Contoh tes Wartegg - EKRUT 
Contoh gambar dalam pengerjaan tes Wartegg - EKRUT

 

Baca juga: Kenali tes DiSC untuk pahami karakteristik kepribadian

Mengenal apa itu tes Wartegg 

Mengenal apa itu tes Wartegg - EKRUT 
Tes Wartegg diperkenalkan oleh Ehrig Wartegg pada tahun 1920 an - EKRUT

Setelah kamu mengetahui cara mengerjakan tes Wartegg, tidak lengkap rasanya bila belum memahami maksud dan tujuan dari tes Wartegg itu sendiri. Lantas apa itu tes Wartegg? Tes Wartegg adalah tes menggambar proyektif, proyektif disini maksudnya adalah teknik yang diberikan melalui stimulus-stimulus ambigu dan tidak terstruktur. Tes ini dikembangkan oleh psikolog Austria-Jerman bernama Ehrig Wartegg pada sekitar tahun 1920 dan 1930 an.

Tes ini kerap disebut dengan The Wartegg Zeichen Test atau The Wartegg Drawing Completion Test. Adapun tujuan tes ini adalah untuk mengetahui kepribadian individu dilihat dari aspek organisasi dan struktur serta tingkat kedinamisannya. Sampai saat ini tes Wartegg masih sering digunakan dalam proses seleksi karyawan karena dianggap mampu mengetahui kepribadian dari kandidat tersebut.

Baca juga: Daftar pekerjaan yang cocok sesuai hasil tes kepribadian MBTI

Teori tes Wartegg

Teori tes Wartegg - EKRUT 
Teori dari tes ini menggunakan teori gestalt - EKRUT

Adapun teori yang digunakan dalam tes Wartegg ini menggunakan teori gestalt dimana manusia cenderung melihat suatu objek sebagai sekumpulan elemen yang dinilai serupa, mengenali pola-pola dan menyederhanakan imaji yang sebenarnya kompleks. Setidaknya ada empat fungsi dasar kepribadian yang dicerminkan melalui tes Wartegg pada diri manusia, berdasarkan hasil penelitian Adhyatman Prabowo dari UMM meliputi,  

Imagination 

Bentuk fungsi dasar imajinasi dibagi lagi dalam dua aspek kepribadian yakni 

  • Creative, individu kerap lebih menyukai hal-hal abstrak atau simbol-simbol filosofis atau emosional. Sayangnya bila berlebihan imajinasi ini bisa menjadi hambatan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. 
  • Combining, tipe combining merupakan individu yang akan mengambil materi dari sekelilingnya kemudian diorganisir dan menghasilkan materi atau bentuk yang sesuai dengan dunia luar. 

Intellect   

Bentuk dari fungsi dasar intellect dicerminkan dalam dua aspek juga yaitu, 

  • Speculative, artinya individu yang dimana teori lebih ditekankan daripada fakta.  
  • Practical, sebaliknya individu tipe ini orientasinya lebih ditekankan pada fakta, penalaran induktif dan hal-hal yang konkrit. 

Emotion 

Fungsi dasar emotion ditekankan pada dua hal di antaranya, 

  • Open atau outgoing adalah individu yang mudah berhubungan dengan orang lain. 
  • Seclusive, ini adalah individu yang lebih fokus terhadap dirinya sendiri ketimbang terhadap dunia di luar dirinya. 

Activity 

Sementara activity terdiri dari dua sifat yaitu, 

  • Controlled artinya individu tersebut lebih suka mengambil keputusan secara tegas untuk bertindak. Selain itu, mereka menyukai ketenangan dan keteraturan. 
  • Dinamic, individu dengan sifat ini senang dengan hal-hal baru bersikap antusias dan berani. Bahkan mereka bisa melakukan banyak pekerjaan dalam waktu yang sama. 

Baca juga: Induk perusahaan TikTok raup laba bersih USD 3 miliar

Teknis tes Wartegg

Contoh kotak Tes Wartegg
Contoh kotak Tes Wartegg (Sumber:aspghandwriting.org)

Secara teknis tes Wartegg menggunakan kotak-kotak sebagai subjek analisis yang nantinya akan menentukan bagaimana keterkaitan jawaban peserta dengan keempat teori utama Tes Wartegg tadi. Adapun teknis utama dari tes Wartegg ini adalah sebagai berikut,

1. Analisis 8 kotak dan pengertiannya

Dalam tes Wartegg, dikenal ada 8 bidang kotak dengan rincian bidang A (pojok kiri atas) hingga H (pojok kanan bawah) yang berisi titik atau garis yang masing-masing memiliki artian sebagai berikut,

  • Bidang A, menjadi basis analisis untuk ego, konsentrasi, asal, identitas, dan citra diri
  • Bidang B, fleksibilitas, gerakan dalam masyarakat (sosial), keaktifan, pelepasan emosi
  • Bidang C, pencapaian sistematis, ambisi, antusiasme, keterarahan tujuan, ketekunan
  • Bidang D, masalah atau kesulitan, beban dan cara pengelolaannya
  • Bidang E, ketegangan, agresi, oposisi, pencapaian, pemenuhan, dan dorongan
  • Bidang F, integrasi, keberpihakan dan penyelesaian
  • Bidang G, kelembutan, kepekaan, kehalusan, dan keramahan, serta proses penyampaian ekspresinya
  • Bidang H, menunjukkan di mana dan bagaimana subjek merasa dilindungi atau membela diri

2. Kombinasi bidang 

Teknis analisis Tes Wartegg selanjutnya adalah dengan melakukan kombinasi antar bidang kotak yang telah dijelaskan di atas. Adapun beberapa kombinasi bidang yang dievaluasi antara lain adalah sebagai berikut,

  • Bidang A dan H (Citra Diri), dalam hal ini bidang kotak Tes Wartegg A dan H akan menunjukkan cerminan dari personalitas seseorang atau citra diri yang meliputi harga diri dan rasa aman dalam relasi seseorang, berikut pula dengan perasaan rentan dan ego yang dihadapinya.
  • Bidang B dan G (Sosiabilitas), kombinasi antara bidang B dan G menunjukkan bagaimana seseorang dapat mengelola emosi dan kemampuan bersosialisasi. Di samping itu, analisis dari kombinasi ini juga melihat kepekaan dan reaksi terhadap orang lain atau lawan jenis dalam hal relasi.
  • Bidang C dan E (Prestasi), kombinasi antara bidang C dan E dipakai untuk menganalisis ambisi dan agresi dari produktivitas kerja seseorang. Evaluasi tentang hal ini umumnya mengarah pada tingkat atau kecenderungan prestasi seseorang secara umum.
  • Bidang D dan F (Sikap Umum), analisis mengenai kombinasi dua bidang ini umumnya mengacu pada sikap seseorang dalam menghadapi masalah atau kesulitan hidup. Dalam hal ini, seseorang membutuhkan perspektif umum untuk memberikannya pandangan yang lebih luas dalam menghadapi masalah secara terbuka.

Baca juga: Tips alokasi bonus akhir tahun dengan bijak

3. Konten isian

Selain bidang-bidang kotak Tes Wartegg, analisis utama juga dilakukan pada isian peserta yang meliputi berbagai hal seperti berikut,

  • Coretan, secara umum coretan atau guratan yang dibuat peserta mencerminkan kepekaan yang tidak memadai terhadap daya tarik dan ketidakpedulian terhadap tugas yang dihadapi seseorang tersebut. Hal ini umumnya menyangkut masalah sosialisasi.
  • Tekanan, berat atau lembutnya tekanan serta dominasi sudut atau kurva dalam isian Tes Wartegg menentukan bagaimana permasalahan interpersonal dan kontrol atas perasaan dari seorang peserta
  • Abstraksi, secara umum bagian ini mencerminkan kecenderungan seseorang untuk menghindari tugas-tugas, permasalahan komunikasi, dan pemahaman mengenai sudut pandang orang lain.
  • Gambar, dalam hal ini identifikasi dilakukan dengan jenis gambar yang dipakai, entah alam. manusia, hewan, objek eksklusif atau benda mati. Gambar seseorang dapat menjadi identifikasi terhadap aktualisasi kecerdasan seseorang, hubungan interpersonal, ketertarikan pada hal praktis dan realis, atau selera humor.
  • Simbol, pemberian simbol dalam Tes Wartegg juga dilihat sebagai sebuah reproduksi nilai dan gagasan dari seseorang yang dapat mengindikasikan keyakinan dan tujuan dalam diri seseorang.

Baca juga: 3 Cara menjawab psikotes gambar orang beserta contohnya

Tips lulus mengerjakan tes Wartegg


Mengisi Tes Wartegg secara dinamis dapat menunjang pengerjaan tes dengan baik (Sumber: Pexels)

Untuk dapat lulus dalam Tes Wartegg, umumnya seseorang perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin. Sebabnya, Tes Wartegg akan melihat bagaimana kepribadian diri kita secara konteks lewat media yang nantinya kita kerjakan. Apa yang kita tulis atau gambar dalam Tes Wartegg akan menjadi citra diri di hadapan para interpreter. Oleh karena itu, alangkah baiknya kita simak beberapa tips berikut ini sebelum mengerjakan Tes Wartegg.

1. Berlatih dahulu sebelum hari H

Berlatih mengerjakan Tes Wartegg mungkin memang bukan menjadi pilihan terbaik, namun tetap bisa dilakukan agar kamu tidak kaget terhadap apa yang harus diisikan dalam Tes Wartegg. Tes Wartegg cenderung berbeda dari tes potensi akademik yang mengharuskanmu belajar tentang persoalan verbal, numerik, dan kognitif, namun Tes Wartegg bisa dipelajari perlahan agar kamu siap mengisi bidang-bidang kotak secara riil dan realistis.

2. Membuat rencana gambar yang akan dibuat

Langkah tepat yang seharusnya dilakukan sebelum menjalani Tes Wartegg adalah membuat rencana gambar yang akan dibuat. Dari sini, nantinya kamu bisa mengidentifikasikan dirimu melalui gambar terencana. Meski demikian, beberapa hal terkait tekanan gambar hingga bagaimana kamu menggambar tetap dijadikan basis analisis bagi interpreter Tes Wartegg, sehingga bagus tidaknya gambarmu tentu bukan indikator penilaian.

Baca juga: EKRUTConnect5: Tips menerapkan work life integration

3. Mengerjakan soal dari yang termudah

Mengerjakan soal dari yang termudah
Mengerjakan Tes Wartegg dari soal termudah adalah kunci pengelolaan emosi dan waktu (Sumber: Pexels)

Hal umum yang dilakukan saat mengerjakan tes adalah kita kerjakan dari soal yang paling mudah terlebih dahulu. Selain untuk menghemat waktu, hal ini juga patut dilakukan agar kita tak mudah terserang stres saat mengerjakan Tes Wartegg. Pengelolaan waktu dan emosi amat penting saat kita mengerjakan Tes Wartegg ini.

4. Mengerjakan soal Tes Wartegg dengan dinamis

Tips umum yang patut dipahami adalah usahakan kinerjamu dalam pengerjaan Tes Wartegg tidak monoton stagnan. Selain mencerminkan emosi dan perasaanmu saat tes, hal ini juga dapat menjadi indikasi psikismu bagi para interpreter Tes Wartegg. Jadi, buatlah dirimu nyaman untuk mengerjakan Tes Wartegg dengan isian yang dinamis dan memiliki keragaman tinggi. Hindari menggambar atau membuat garis-garis monoton.

Baca juga: Intip 6 manfaat sarapan pagi sebelum kerja

5. Hindari menghafal jawaban yang sudah kamu buat sebelumnya

Hindari menghafal jawaban yang sudah kamu buat sebelumnya
Berpikirlah secara dinamis dan terbuka saat mengerjakan Tes Wartegg (Sumber: Pexels)

Hal ini hampir sama dengan persoalan jawaban soal yang monoton tadi. Hindari membuat gambar serupa atau menjawab Tes Wartegg dengan model atau ragam garis yang selalu sama seperti jawaban pada bagian kotak sebelumnya. Usahakanlah untuk terbuka atas ide dan gagasan dengan keragaman tinggi untuk tidak stres dalam mengerjakan Tes Wartegg.

6. Konsentrasi dan yakin

Konsentrasi dan yakin
Menjaga konsentrasi amat membantu pengerjaan Tes Wartegg (Sumber: Pexels)

Kamu tentu telah mengetahui bahwa cara menarik garis dan menekan pensil dalam proses pengisian Tes Wartegg termasuk hal yang dianalisis oleh interpreter. Hal ini membuat kamu harus yakin dan mempertahankan konsentrasi sekuat mungkin selama pengerjaan Tes Wartegg. Konsentrasi dan keyakinan akan membuatmu mampu menarik garis atau menggambar dengan baik dan tidak terputus-putus. 

Baca juga: 12 Contoh soal psikotes beserta tipsnya

Meskipun melalui tes Wartegg penguji dapat melihat profil kepribadian individu. Akan tetapi, tes ini tidak memiliki penilaian yang terstandarisasi serta interpretasi yang terkesan subjektif. Oleh karena itu, untuk membuat hasil tesnya lebih akurat, akan lebih baik bila perekrut menggunakan kombinasi tes yang lain juga seperti Kraepelin, Papi Kostick, DISC dan sebagainya.  

Kini dengan mengetahui cara mengerjakan tes Wartegg kamu menjadi siap untuk menyelesaikannya, bukan? Jika kamu telah siap dengan tes psikotes macam Tes Wartegg, maka alangkah baiknya kamu mendaftarkan diri kamu lewat EKRUT. EKRUT akan mempertemukanmu dengan berbagai perusahaan yang mencari kandidat sesuai dengan kapasitasmu. Klik tautan di bawah ini untuk mulai meniti kariermu lewat EKRUT.

cara mengerjakan tes wartegg - EKRUT
Last update: 15 October 2021

Sumber: 

  • semanticscholar
  • psychology.binus
  • karyawanesia
  • umm.ac.id
  • ASPG - Resources - [Article The Wartegg Test in a Nut Shell]
  • 🥇▷ Wartegg test: what is it and how is this projective test used 【NUOVO】
 

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    h1_psikotes.jpg

    Careers

    7 Platform Tes Psikotes Online untuk Kebutuhan Rekrutmen serta Tips Mengerjakannya

    Tio Derma

    08 August 2022
    6 min read
    H1_(1)_(1).jpg

    Careers

    10 Teknik Wawancara yang Efektif dan Tepat untuk Berbagai Keperluan

    Gloria Renatha

    08 June 2022
    5 min read
    H1_-_Apa_Itu_In-Depth_Interview__Berikut_Karakteristik__Tujuan__Kelemahan-Kelebihan__dan_Metodenya_(1)_(1).jpg

    Careers

    Apa Itu In-Depth Interview? Berikut 3 Karakteristik, Tujuan, Kelemahan-Kelebihan, dan Metodenya!

    Gloria Renatha

    08 June 2022
    5 min read

    Video