Published on

Expert's Corner

Kumpulan tagline unik dan catchy dari 15 brand yang dapat menjadi referensi

Nurina Ulfah

H1_tagline.jpg

Tagline adalah alat pemasaran yang kuat untuk memotivasi pelanggan mendukung sebuah merek yang dapat langsung dikenali oleh audiens. Lebih lanjut, tagline merupakan slogan atau frasa yang dibuat para pengiklan dalam bentuk visual maupun verbal yang mengungkapkan betapa pentingnya manfaat dari produk tertentu. Memperkenalkan sebuah brand baru kepada khalayak tentunya tidak hanya mempersiapkan produk atau jasa lengkap dengan logonya saja, akan tetapi juga disertai dengan tagline yang memberi efek signifikan pada kegiatan branding tersebut.

Pemilihan atau pembuatan tagline yang tepat akan membuatnya mudah diingat oleh khalayak. Bahkan saking ingatnya, seseorang yang melihat logo perusahaan sudah langsung ingat kalimat tagline yang digunakan. Artikel ini akan membahas kumpulan tagline unik yang bisa menjadi contoh serta inspirasi sebelum kamu membuat tagline.

Baca juga: 10 Cara Membuat Tagline yang Representatif Beserta Contohnya

Jenis-jenis tagline


jenis-jenis tagline yang wajib kamu pahami. (sumber: pexels)

Tagline adalah suatu frasa yang digunakan untuk suatu bisnis dalam menarik perhatian pelanggan atau konsumennya. Untuk di Indonesia sendiri, tagline sering disebut sebagai jargon, motto, atau semboyan. Berdasarkan pengertian tersebut, maka tagline terbagi menjadi lima jenis, yaitu:

1. Tagline deskriptif

Tagline deskriptif adalah suatu tagline yang memberikan penjelasan pada suatu produk, sekaligus memiliki kandungan unsur keunggulan dalam hal pelayanan, sehingga membuat masyarakat percaya dengan keunggulan brand tersebut. Contohnya, Walmart “Save money, Live Better”.

2. Tagline spesifik

Tagline spesifik adalah tagline yang mengiklankan slogan dengan keunggulan khusus dari brand itu sendiri. Tagline ini nantinya akan menimbulkan kesan bahwa brand tersebutlah yang paling unggul di antara para kompetitor lainnya. Contohnya, Teh Botol Sosro “Apapun makanannya, minumnya Teh Botol Sosro”, atau Relaxa “Permen wangi ya Relaxa”.

3. Tagline superlatif

Tagline superlatif sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tagline spesifik. Namun, tagline superlatif ini mempunyai berbagai unsur penegasan, sehingga membuatnya terlihat lebih provokatif, seperti Kapal Api “Jelas Lebih Enak”, atau Yamaha “Semakin di Depan”.

4. Tagline imperatif

Tagline imperatif adalah tagline yang lebih menegaskan pada suatu aksi yang selalu diawali dengan kata kerja. Contohnya, Sanken “Santai, ada Sanken”, atau Nike “Just Do It”.

5. Tagline provokatif

Jenis tagline provokatif memiliki unsur ajakan atau tantangan pada publik atau audiens. Bahkan, beberapa tagline provokatif juga sering menggunakan tanda tanya di akhir tagline-nya. Contohnya, Tolak Angin “Orang Pintar Minum Tolak Angin”, atau Top One “Oli kamu Top One Juga Kan?”.

3 Manfaat tagline untuk bisnis


Manfaat tagline untuk bisnis. (sumber: pexels)

Berikut ini tiga manfaat tagline untuk bisnis yang perlu kamu ketahui.

1. Representasi visi dan misi bisnis

Visi dan misi adalah dua faktor penting untuk sebuah bisnis. Oleh karena itu, tagline yang baik seharusnya memiliki manfaat untuk menggambarkan bagaimana visi dan misi bisnis yang berjalan. Contoh brand dengan tagline yang mewakili visi dan misi adalah Toshiba yaitu “Leading innovation”. Secara eksplisit, Toshiba ingin menjelaskan bahwa visi dan misi mereka adalah selalu menyajikan berbagai inovasi terbaru dalam produknya.

Contoh lainnya adalah Gojek dengan tagline “Pasti Ada Jalan”. Tagline tersebut menunjukkan bahwa meskipun Gojek memiliki berbagai jenis produk, transportasi (jalan) adalah core business mereka. Singkatnya, mereka selalu berusaha untuk mewujudkan layanan bagi konsumen sesuai tagline tersebut.

2. Memperkuat identitas brand

Selanjutnya, tagline juga bermanfaat untuk memperkuat identitas sebuah brand, karena kamu bisa membangun ikatan emosional antara brand dengan audiens melalui tagline. Salah satu contohnya adalah brand kecantikan L’Oreal yang menggunakan tagline “Because You’re Worth It” untuk meningkatkan kesadaran bahwa para konsumen itu berharga.

Contoh lainnya, tagline milik McDonald yaitu “I’m Loving It”. Tagline tersebut dianggap mampu mendekatkan bisnis mereka kepada konsumen. Sebab, McDonald ingin membuktikan bahwa konsumen mereka memang menyukai berbagai produk makanan yang ditawarkan.

Baca juga: Cara Membuat Iklan Kreatif Yang Efektif Untuk Meningkatkan Konversi

3. Meningkatkan brand awareness

Brand awareness juga bisa ditingkatkan jika kamu menggunakan tagline untuk bisnis. Contohnya, tagline “Aku dan kau, suka Dancow” dari produk susu Dancow. Penggunaan tagline ini kemudian membuat Dancow dikenal sebagai brand susu sapi yang disukai di Indonesia. Nah, selain brand awareness, kamu juga bisa membuat tagline khusus untuk memperkuat brand loyalty atau kesetiaan pelanggan terhadap sebuah brand atau bisnis.

Selain beberapa tujuan di atas, terkadang tagline juga digunakan dalam bentuk tagar untuk menjalankan sebuah campaign bisnis. Namun, pada beberapa brand, tagline yang digunakan untuk campaign malah lebih terkenal ketimbang tagline dari brand, misalnya tagar #AdaAqua yang lebih akrab didengar ketimbang tagline Aqua, yaitu “Kebaikan Hidup”.

Baca juga: Tren Digital Marketing Terbaru Untuk Tingkatkan Konversi

15 Kumpulan tagline unik sebagai referensi


kumpulan tagline unik yang bisa dijadikan referensi. (sumber: pexels)

Berikut adalah kumpulan tagline unik dari berbagai perusahaan atau brand besar di dunia yang bisa dijadikan contoh atau inspirasi:

  1. LG – “Life’s Good
  2. Apple – “Think Different
  3. Panasonic – “Ideas for Life
  4. Walmart – “Save Money, Live better
  5. McDonalds – “I’m lovin it
  6. Levi’s – “Quality never goes out of style
  7. Nike – “Just Do It”
  8. Nokia – “Connecting People
  9. Sony – “Make Believe
  10. L’Oreal – “Because you’re worth it
  11. Nikon – “At the Heart of the image
  12. Google – “Don’t be Evil
  13. Canon – “See what we mean
  14. Disneyland – “The happiest place on earth”
  15. Adidas – “Impossible is Nothing

Baca juga: 12 Jenis Strategi Pemasaran Yang Paling Efektif Beserta Contohnya

Itulah beberapa tagline unik dan catchy dari beberapa perusahaan terkemuka dunia. Beberapa tagline brand besar di atas bisa dijadikan sebagai inspirasi atau sumber ide untuk membuat kalimat tagline unik dan bernilai jual. Pembuatan tagline bisa dilakukan dengan membuat daftar kalimat yang merefleksikan produk atau jasa yang akan dipasarkan. Selanjutnya, memilih yang dirasa paling sesuai, paling unik, dan paling mudah diingat.

Selain melalui artikel dari EKRUT Media, kamu juga bisa memperoleh berbagai informasi dan tips menarik seputar karier melalui YouTube EKRUT Official. Tak hanya itu, jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

sign up EKRUT

Rekomendasi Bacaan:

 

Sumber:

  • sixads.net
  • blog.hubspot.com
  • columnfivemedia.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    0-rdp-adalah.jpg

    Technology

    Mengenal RDP: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, dan Panduan Menghubungkannya

    Arin Khurota

    01 July 2022
    6 min read
    H1_user_experience_adalah.jpg

    Technology

    User Experience: Pengertian, Tujuan, dan 7 Aspek yang Penting dalam Membangunnya

    Alvina Vivian

    01 July 2022
    6 min read
    H1_Stack.jpg

    Technology

    Stack: Definisi, Kelebihan, Kekurangan, Jenis Operasi, dan Implementasi

    Algonz D.B. Raharja

    01 July 2022
    6 min read

    Video