Published on

Lainnya

3 Contoh RAB rumah yang baik dan benar beserta panduan untuk membuatnya

Algonz D.B. Raharja

H1_RAB.jpg

Bagi kamu yang tengah menabung untuk membangun rumah impianmu, tentu kamu perlu tahu apa itu RAB dan bagaimana membuatnya agar tidak keliru. Untuk itu, simak ulasan singkat tentang RAB dan contohnya berikut ini.

Apa itu RAB?


RAB merupakan rencana anggaran biaya yang dibuat sebelum memulai kegiatan atau pembangunan proyek (Sumber: Pexels)

RAB atau rencana anggaran biaya merupakan perkiraan biaya yang diproyeksikan dalam kegiatan tertentu atau pelaksanaan suatu kegiatan, salah satunya adalah proyek membangun rumah. RAB merupakan perencanaan pengeluaran keuangan yang didasarkan pada berbagai aspek yang hendak dibeli atau disewa dalam rangka pembangunan rumah maupun pembiayaan kegiatan tertentu.

Dengan adanya RAB ini nantinya diharapkan sebuah proyek, khususnya pembangunan rumah, dapat terlaksana secara efektif dan efisien. Hal ini diperlukan karena urusan finansial dalam proses pembangunan rumah memerlukan tata kelola khusus yang harus teliti agar tidak membengkak dan menjadi beban.

Baca Juga: 5 Cara Mengatur Keuangan agar Bisa Beli Rumah

Cara menghitung RAB


RAB dihitung dengan memastikan volume pekerjaan dan analisis harga satuan dalam proyek (Sumber: Pexels)

Dalam praktiknya, perhitungan RAB dapat melibatkan konsultan atau ahli di bidang perhitungan RAB bagik dari segi teknis (quantity engineer) maupun survei (quantity surveyor) yang dapat membantu pembuatan RAB secara efektif.

Pada dasarnya, perhitungan RAB dapat menggunakan metode analisis harga satuan pekerjaan dalam proyek maupun berdasarkan satuan per meter persegi. Oleh karena itu, umumnya perhitungan RAB perlu didahului dengan pengetahuan harga pasar bangunan dan juga luas bangunan.

Adapun rumus dari kedua metode perhitungan tadi adalah sebagai berikut.

Metode satuan pekerjaan,

Harga Satuan Pekerjaan = Volume Pekerjaan x Analisa Harga

Metode ukuran per meter persegi,

Harga total = Luas bangunan x Harga bangunan per meter persegi

Baca Juga: Cara Jitu Mengatur Keuangan Rumah Tangga di Tengah Pandemi

Komponen dalam RAB


Salah satu komponen utama dalam RAB adalah harga satuan barang atau pekerjaan yang akan dilakukan (Sumber: Pexels)

Dalam pembuatan RAB, diperlukan analisis dan implementasi dari beberapa komponen pokok yang terdiri dari berbagai hal seperti berikut.

  • Harga satuan, dalam RAB perlu disertakan harga satuan yang ditilik dari harga barang per unit, harga satuan pekerjaan, dan juga volume atau unit pekerjaan
  • Volume pekerjaan, komponen ini dihitung dalam RAB dengan berdasar pada satuan luas atau unit yang terkait dengan pengerjaan serta luas lahan proyek pembangunan
  • Upah, komponen upah dihitung dari jumlah pekerja dengan satuan tertentu baik harian maupun borongan
  • Uraian pekerjaan, setelah menentukan jumlah pekerja, komponen RAB selanjutnya adalah uraian pekerjaan yang harus dilakukan oleh pekerja proyek, biasanya rincian ini tersusun sistematis dari pembangunan fondasi hingga atap bangunan
  • Harga material, material bahan bangunan dipilih dan ditentukan sesuai tinjauan kualitas dan kuantitas yang nanti tercantum dalam RAB. Harga material juga menjadi pokok perhitungan utama dalam RAB
  • Total biaya, komponen ini dicantumkan setelah semua anggaran tiap komponen sudah terisi. Total biaya merupakan komponen penting yang dijadikan patokan finansial perancang bangunan atau pihak pembangun rumah.

Baca Juga: Manajemen Keuangan: Pengertian dan Tujuannya

Cara membuat RAB rumah


Berikut adalah cara membuat RAB rumah (Sumber: Pexels)

Setelah mengetahui beberapa komponen utama RAB, seorang perencana pembangunan juga harus tahu cara membuat RAB rumah dengan tepat. Adapun beberapa langkah cara membuat RAB rumah adalah sebagai berikut.

1. Membuat gambar rancang bangun


Membuat gambar rancang bangun atau bestek merupakan langkah awal pembuatan RAB (Sumber: Pexels)

Langkah pertama dalam membuat RAB pembangunan rumah tentu saja adalah menyusun dan membuat gambar rancang bangun. Hal pertama yang harus ada dalam RAB adalah biaya menyewa arsitek dan jasa konsultan perancangan bangunan rumah untuk mengetahui beberapa hal seperti,

  • Gambaran bangunan proyek konstruksi
  • Rencana kerja konstruksi
  • Memperkirakan dan menghitung volume kerja
  • Merencanakan material bahan bangunan

2. Memperhitungkan volume pekerjaan konstruksi

Langkah selanjutnya dalam penyusunan RAB adalah menghitung volume pekerjaan selaras dengan konsultasi dari hasil gambar rancang bangun konstruksi.

Volume pekerjaan ini diperhitungkan secara terperinci meliputi,

  • Luas lahan
  • Luas bangunan
  • Denah konstruksi rumah

Baca Juga: 5 Penghasilan Pekerjaan Ini Membuat Kamu Mampu Membeli Rumah

3. Memperhitungkan biaya taksiran


Menaksir biaya merupakan salah satu langkah pembuatan RAB (Sumber: Pexels)

Setelah volume pekerjaan konstruksi dibuat, langkah selanjutnya adalah memperhitungkan biaya taksiran atau perkiraan terhadap bahan material dan kesesuaiannya dengan luas lantai rumah. Pedoman yang digunakan dalam menaksir biaya ini adalah perhitungan dari konsultan konstruksi dan juga perbandingan harga material di pasaran sesuai kebutuhan material terkait.

4. Membuat plot biaya anggaran

Secara umum RAB dibuat dalam tiap aspek atau plot-plot pengeluaran, entah itu pra pembangunan maupun saat pembangunan. Dalam hal ini diperlukan satuan hitung dan biaya teliti untuk tiap plotnya.

Plot utama dalam RAB pra pembangunan adalah gambar rancang bangun atau Bestek. Gambar rancang bangun ini menjadi plot sendiri di awal saat RAB dibuat dan harus secara detail melingkupi denah rumah, fasad, fondasi, potongan vertikal dan horizontal, atap, plafon, kosen jendela dan pintu, instalasi listrik, air bersih, air kotor, serta sanitasi.

Rincian plot Bestek dalam RAB dapat menentukan pengeluaran untuk masing-masing lingkup gambar rancang bangun. Hal ini nantinya memudahkan perhitungan seperti misalnya biaya untuk pembuatan plafon atau atap memiliki kolom tersendiri.

Plot yang kemudian adalah menentukan upah pekerjaan dan perizinan pembangunan rumah atau Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

5. Analisis perhitungan upah dan bahan material


Pembuatan RAB perlu disertai dengan analisis untuk menghindari kelebihan beban biaya (Sumber: Pexels)

Bagian ini dilakukan untuk proses relevansi biaya pekerja yang umum di suatu daerah dalam tipe pekerjaan tertentu, seperti borongan atau harian. Dan di samping itu, juga ada proses analisis harga bahan material dan ketersediaannya di daerah tersebut.

6. Mempersiapkan dana cadangan

Sebagai antisipasi adanya pembengkakan biaya dalam pembangunan, tetap dibutuhkan dana cadangan. Meski di satu sisi, pembuatan RAB adalah agar perencanaan pembangunan tidak membengkak, namun kita tidak tahu bagaimana sebuah proyek berkembang dan pengaruh cuaca hingga ketersediaan bahan baku di lapangan.

Baca Juga: 7 Tips Sukses Merancang Karier untuk Masa Depanmu

3 Contoh RAB rumah


Berikut adalah contoh RAB rumah (Sumber: Pexels)

Untuk lebih memahami bentuk RAB pembangunan rumah, berikut ini adalah beberapa contoh RAB rumah yang umum diacu sebagai contoh.

1. Contoh RAB rumah minimalis

Berikut ini adalah contoh RAB rumah minimalis dengan ukuran sederhana seperti tipe 36 dan lainnya.


Contoh RAB rumah tipe 36 (Sumber: content.co.id)


Contoh RAB rumah tipe 36 (Sumber: interiorrumahterminimaliscream0.blogspot.com)

2. Contoh RAB rumah modern

Selain rumah minimalis, berikut adalah contoh RAB untuk pembangunan rumah modern dengan ukuran di atas tipe 36, seperti tipe 45 minimalis dan seterusnya.


Contoh RAB rumah tipe 45 (Sumber: 99.co)


Contoh RAB rumah modern (Sumber: tsgbali.blogspot.com)

3. Contoh RAB rumah lainnya

Selain rumah minimalis dan berukuran besar, berikut ini adalah contoh RAB rumah lainnya yang dapat dijadikan acuan.


Contoh RAB rumah tipe 70 (Sumber: harga.web.id)


Contoh RAB rumah tipe 90 (Sumber: scribd.com)

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai RAB yang dapat menjadi pengetahuan untuk kamu yang tengah merencanakan pembangunan rumah. Kamu perlu memberi perhatian pada tiap-tiap aspek bangunan yang akan dijadikan plot pembiayaan agar terhindar dari salah perhitungan maupun kelebihan biaya.

Sedangkan, bagi kamu yang masih ingin menabung dan membangun karier untuk dapat membangun rumahmu sendiri, maka EKRUT bisa menjadi jalan bagimu. Dengan mendaftar lewat EKRUT, kamu bisa ditemukan oleh berbagai perusahaan yang tengah mencari kandidat baru bagi kantor mereka.

Dengan memulai karier yang baik, maka besar kesempatanmu untuk bisa menabung demi membangun sebuah rumah baru. Tunggu apa lagi, persiapkan CV terbaikmu dan klik tautan di bawah ini untuk langsung mendaftar lewat EKRUT.

sign up EKRUT

Rekomendasi Bacaan:

Sumber:

  • 99.co
  • modalrakyat.id

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    Biaya_Implisit_Adalah.jpg

    Lainnya

    Mengenal Perbedaan Biaya Implisit dan Biaya Eksplisit beserta Contohnya

    Mauditalani

    20 September 2022
    7 min read
    H1_(4).JPG

    Lainnya

    Berapa Biaya Hidup di Bali 2022? Berikut Rinciannya untuk Lajang dan Keluarga!

    Mentari Nurmalia

    14 September 2022
    6 min read
    Mengenal_Apa_Saja_Kelebihan_dan_Kekurangan_Kartu_Debit_dan_Cara_Menjaga_Keamanannya.jpg

    Lainnya

    Debit Adalah : Pengertian, Kelebihan, dan Cara Menjaga Keamanannya

    Sylvia Rheny

    14 September 2022
    5 min read

    Video