Careers

7 Tips untuk Membangun Self Development dan Beberapa Rekomendasi Buku Terbaiknya

Published on
Min read
5 min read
time-icon
H1_(2).jpg

Self development merupakan proses seumur hidup. Proses ini dilakukan seseorang untuk menemukan, menilai, dan membentuk kualitas diri mereka. Hal tersebut yang akan membantu seseorang menentukan tujuan hidup dan memaksimalkan potensi diri mereka.

Baca juga: Inilah tes MBTI, 16 hasil untuk mendapatkan karier yang ideal

Apa itu self development?


Self development menjadi salah satu cara menemukan potensi diri (sumber: pexels)

Self development merupakan proses mempelajari dan membangun keterampilan baru pada diri seseorang. Ketika kemampuan diri berhasil dikembangkan, maka keterampilan sosial dan emosional seseorang akan terbentuk dengan baik.

Tujuan akhir dari proses self development adalah menjadi orang yang mandiri. Artinya, seseorang bisa hidup secara sadar dengan potensi penuh dan mencapai kesuksesan sejati dalam hidup mereka.

Baca juga: 6 Prinsip psikologi yang membantu bidang marketing

Pentingnya self development dalam dunia kerja


Tidak hanya menemukan diri, self development penting bagi karier (sumber: pexels)

Ketika seseorang berhasil terhubung dengan baik pada potensi diri dan emosinya, pengembangan karier pun akan menapaki jalur yang lebih mudah. Selain itu, ada beberapa alasan penting mengapa self development ini menjadi hal krusial dalam dunia kerja, yaitu:

  1. Self development membantu kamu mendapatkan gambaran realistis tentang keterampilan dan pengetahuan diri. Jika kamu tidak terlalu peduli dengan pengembangan pribadi sebelumnya, bisa jadi kamu tidak menyadari kompetensi diri kamu secara objektif.
  2. Self development akan meningkatkan motivasi kerjamu. Dengan benar-benar mengetahui kelebihan dan kekurangan diri, maka kamu akan lebih termotivasi untuk mengoptimalkannya dalam pekerjaan.
  3. Self development membantu tingkatkan skill kamu. Karena kamu telah menyadari area mana yang butuh ditingkatkan, maka dengan mudah bagi kamu untuk tahu skill mana yang harus dikembangkan untuk mencapai tujuan karier jangka panjang.
  4. Self development akan membantumu mencapai tujuan utama dalam karier. Self development membantumu mengidentifikasi tujuan yang didasarkan pada penilaian profesionalmu saat ini, tujuan profesional perusahaan tempatmu bekerja, dan preferensi pribadi.

Baca juga: Pentingnya Self Improvement dan 20 Tips untuk Memulai Karier

7 Tips untuk membangun self development


Membuka diri menjadi langkah awal memulai self development (sumber: pexels)

Memotivasi diri sendiri untuk menjadi versi terbaik memang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Tapi tenang, self development setidaknya memberikan jalur yang jelas untuk menemukan versi terbaik tersebut. Untuk memulainya, kamu bisa pertimbangkan beberapa tips berikut ini:

Baca juga: 10 Tips pengembangan diri dapat menunjang karier kamu

1. Kembangkan pola pikir terbuka dan berkembang

fixed mindset” atau pola pikir sempit cenderung mencari aman dan menghindari tantangan. Bagus, sih, hanya saja pola pikir itu akan membuat kita menghindari pengalaman baru—pengalaman yang akan membantu kita tumbuh dan mengembangkan diri.

Sebaliknya, “growth mindset” atau pola pikir terbuka dan berkembang membantu kita menikmati tantangan, terlepas dari risikonya. Biasanya, karena kita menghargai pembelajaran dan pertumbuhan. Itulah mengapa mereka yang memiliki mindset berkembang seringkali lebih mudah membangun keterampilan baru.

2. Kembangkan kemampuan untuk berpikir seperti seorang pengusaha

Terlepas dari apakah kamu memiliki bisnis atau tidak, pola pikir seorang pengusaha ini patut dipelajari. Mengapa? Karena seorang pengusaha biasanya melatih dirinya untuk selalu berinovasi, pandai merencanakan kemungkinan, dan terampil mempengaruhi orang lain dengan visi atau impian mereka. Para pengusaha cenderung mudah beradaptasi dan mampu berkembang dalam segala situasi. Pola pikir ini akan membantumu mengembangkan kemampuan positif diri.

Baca juga: Pentingnya Self Acceptance dan 12 Tips untuk Dapat Melakukannya

3. Pelajari cara menenangkan diri dan hilangkan stres

Tingkat stres yang tinggi tidak hanya buruk bagi kesehatan dan kesejahteraan, tetapi juga dapat menghambat kamu mencapai tujuan pengembangan diri. Dengan mempelajari beberapa strategi mengurangi stres, tubuh dan pikiran, maka kamu akan lebih siap untuk menghadapi tantangan yang pasti akan muncul.

4. Kembangkan refleks positif

Hidup terkadang sulit. Semua orang mengalami pasang surut. Tapi tidak semua menanggapi pasang surut ini dengan cara yang sama. Beberapa orang membiarkan masa-masa sulit mengalahkan mereka. Orang lain yang berpikir positif, akan menyelesaikannya dengan hati-hati. Untuk itulah pentingnya mengembangkan refleks positif dalam diri, sehingga kamu bisa menanggapi masa sulit dengan lebih bijak dan tenang.

Baca juga: 10 Life skill yang wajib dimiliki di dunia kerja saat ini

5. Atur ulang “hubunganmu” dengan ponsel

Begitu banyak orang yang hanya terpaku pada ponsel atau gawai lainnya hingga membiarkan objek ini mengambil alih waktu dan bahkan emosi mereka. Tidak heran banyak orang mengalami kesulitan mengembangkan diri akhir-akhir ini, karena perhatian mereka dimakan oleh interaksi dengan gawai. Tentu saja kita tidak bisa menghindari internet, bukan itu yang perlu diatur ulang, namun “kesenangan” pribadi yang tidak ada hubungannya dengan pengembangan diri.

6. Kembangkan dirimu untuk menjadi lebih tangguh

Resilience atau tahan banting menjadi keterampilan super yang penting untuk kamu miliki, agar mampu dengan mudah kembali bangkit setelah jatuh. Ini menjadi salah satu keterampilan terpenting untuk sukses karena biar bagaimanapun kegagalan pasti mungkin terjadi.

7. Nikmati hari ini

Belajar untuk menikmati dan menerima apa yang kita miliki hari ini. Meskipun kita memiliki tujuan atau impian yang sedang kita perjuangkan, tetap nikmati prosesnya dan nikmati juga bagian sederhana yang  berlangsung saat ini.

Baca juga: Pentingnya Attitude dalam Dunia Kerja dan 6 Contohnya

Bedanya self development dengan self improvement


Sering disamakan, self development dan self improvement memiliki implementasi yang berbeda (sumber: pexels)

Keduanya terbentuk dari dua kata yang berbeda, yaitu development dan improvement. Development diartikan sebagai proses individu atau sesuatu tumbuh berkembang, berubah menjadi lebih maju. Sedangkan improvement memiliki arti perbaikan suatu hal untuk menjadi lebih baik.

Singkatnya, self development adalah upaya individu untuk ‘mengembangkan diri’, sementara self improvement adalah upaya individu untuk ‘memperbaiki/meningkatkan diri’.

Self improvement biasanya merujuk pada peningkatan atau perbaikan hal-hal yang berhubungan dengan kekurangan diri. Sebagai contohnya, kamu yang kurang percaya diri, maka target self improvement-nya adalah meningkatkan kepercayaan diri kamu.

Sedangkan self development fokus pada pengembangan diri, yang tentu saja tidak hanya berkutat pada kekurangan saja, tapi juga mengasah kelebihan. Self development ini membantu mengurangi tantangan kekurangan diri, tapi tidak menjadi fokus utamanya. Yang menjadi tujuan utamanya adalah bagaimana kelebihan kamu diasah dan mencapai versi terbaiknya.

Baca juga: 9 Hal yang Membuatmu Profesional dalam Dunia Kerja dan Cara Membangunnya

Rekomendasi buku untuk self development


Membaca bisa menjadi pilihan termudah untuk memulai self development (sumber: pexels)

Jika kamu tidak punya banyak waktu luang untuk menghadiri coaching self development, membaca bisa menjadi salah satu solusinya. Membaca bisa dilakukan dimana saja, bahkan bentuknya kini pun sudah digital.

Berikut rekomendasi empat buku dengan tema self development yang bisa kamu pertimbangkan untuk dibaca:

1. Daniel Kahneman, Thinking Fast and Slow

Dalam buku ini, Kahneman menjelaskan bagaimana pemikiran manusia dibagi menjadi dua sistem: fast and slow. Kahneman menjelaskan dengan kata-kata sederhana bagaimana kedua sistem ini bekerja dan juga menuntun pembacanya untuk membuat penilaian yang rasional dan berdasarkan logika dan mendapatkan hasil maksimal dari kedua sistem tersebut.

2. David Allen, Getting Things Done: The Art of Stress-Free Creativity

Ada banyak hal yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan kita dalam mengelola waktu. Dalam bukunya, David Allen memberikan panduan langkah demi langkah yang 100% akurat karena didukung oleh penelitian bertahun-tahun tentang bagaimana mengelola waktu dalam rencana pribadi ataupun profesional.

3. Mark Manson, The Subtle Art of Not Giving a F*ck

Jika kamu merasa seorang overthinker, buku ini layak kamu pertimbangkan untuk dibaca. Melalui bahasanya yang lugas dan sederhana, Mark mengajak pembacanya untuk menjadi sedikit cuek dan bodo amat terhadap hal-hal yang tidak seharusnya menghantui pikiran. Buku ini mengajarkan kita memilah masalah dan mengelolanya dengan bijak.

4. E. Widijo Hari Murdoko, Grow Beyond Your Limits

Setiap orang tentu memiliki kekurangan dan kelebihan. Jika kita bersedia dan mengenal kedua hal tersebut, hal itu akan membuat kemampuan kita untuk mengembangkan diri menjadi lebih optimal. Buku karangan E. Widijo Hari Murdoko, Grow Beyond Your Limits, akan mengajarimu cara mempelajari dua hal tersebut lebih dalam.

Baca juga: 9 Rekomendasi buku self improvement yang menarik

Self development menjadi sepenuhnya urusan pribadi seseorang dan kamu lah yang menetapkan tujuan dan memilih untuk menjalankannya. Namun demikian, pekerjaan adalah tempat yang tepat untuk mengasah soft skill dan hard skill kamu. Ketika kamu menyelaraskan tujuan pengembangan pribadi dengan tujuan perusahaan, kamu bisa mendapatkan kesempatan untuk berkembang baik secara profesional maupun pribadi. Selamat bereksplorasi, ya!

Selain dari artikel EKRUT Media ini, kamu masih bisa memperoleh informasi dan berbagai tips bermanfaat lainnya melalui YouTube EKRUT Official. Jika kamu ingin mengembangkan karier dan mencari pekerjaan baru, yuk, sign up di EKRUT sekarang juga karena banyak peluang kerja dari perusahaan dan startup ternama menantimu!

sign up EKRUT

Sumber:

  • destiny
  • berkeley wellbeing
  • skillsyouneed
  • intelligentchange
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1.jpg

    Careers

    5 Contoh Biografi Diri Sendiri untuk Peluang dan Perkembangan Karier

    Alvina Vivian

    01 December 2022
    6 min read
    business-model-canvas-EKRUT.jpg

    startup

    Segmen Business Model Canvas untuk Merancang Bisnis di Awal

    Nur Lella Junaedi

    29 November 2022
    8 min read
    H1_1._5_Cara_Menjawab_Pertanyaan_“Kenapa_Kami_Harus_Menerima_Anda_”.jpg

    Careers

    Panduan Menjawab “Kenapa Kami Harus Menerima Anda?” Beserta Contohnya

    Anisa Sekarningrum

    29 November 2022
    7 min read

    Video